Permasalahan Gender Yang Tak Pernah Usai

Sabtu, 22 Desember 2018

Tidak ada komentar
Membahas mengenai gender seperti tidak ada habisnya. Semua punya persepsi dan pandangan masing-masing. Ada yang keras memaksakan gender, disisi lain ada yang tidak kalah keras menolak gender.

Sejatinya gender adalah sebuah peran atau tanggung jawab yang ditentukan oleh nilai-nilai sosial budaya yang timbul dan berkembang di masyarakat.

Sebagai contoh, jangan jadikan patokan, bahwa pergi berladang atau bertani adalah urusan laki-laki saja.
Memang di suatu daerah yang pergi ke ladang sesuai budaya mayoritas adalah seorang pria. Tapi di daerah lain bisa jadi tugas keladang adalah pekerjaan utama perempuan.

Dan yang harus kita ingat adalah, gender bukanlah jenis kelamin atau sex semata.

Semua informasi ini saya dapat saat mengikuti acara temu blogger kesehatan Bandung yang di adakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Hadir di acara tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI drg. Widyawati, MKM, Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI dr. Eni Gustina, MPH, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Provinsi Jawa Barat drg. JuanitaP.F., MKM dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Bandung dr. Hj. Henny Rahayu Ningtyas, MKM.

Dari semua pembicara yang hadir saya tertarik membahas mengenai masalah gender yang di bawakan oleh dr.Eni Gustina, karena seperti yang saya tulis di awal, sepertinya perdebatan mengenai gender ini tidak pernah menemui jalan indah.

Kesetaraan gender sederhannya adalah, kesamaan kondisi baik laki atau perempuan untuk mendapat kesempatan hak-hak yang sama sebagai manusia.

Contohnya kenapa selalu perempuan yang bertugas bersih-bersih rumah? Apakah ada aturan yang melarang pria untuk bersih-bersih? Atau justru para pria yang tidak mau berbagi tugas.

Lainnya adalah, kenapa ada seorang laki-laki menangis selalu ada, ucapan “Jangan menangis seperti perempuan”. Padahal menangis adalah anugerah yang diberikan tuhan untuk semua mahluknya tanpa terkecuali.

Isu mengenai ketidak seteraan gender bagi perempuan salah satunya ada didunia pekerjaan. Isu perbedaan upah yang paling terlihat jelas, entah kenapa.

Apakah karena perempuan dianggap hanya sebagai penambah penghasilan suami dirumah, sehingga tidak perlu disamakan. Padahal beban dan tanggung jawab mereka sama

Sudah saatnya kita mengerti dan paham apa itu keseteraan gender, wanita tidak ingin diutamakan, mereka hanya ingin disamakan dengan hak dan kewajiban yang mereka lakukan.

Dan semua itu bisa dimulai dari keluarga. Biasakan membagi tugas antara ibu dan ayah agar bisa dicontoh oleh anak-anak.

Karena di tangan anak-anak kita lah, nanti keadilan atau kesetaraan gender bisa semakin lebih baik dan dapat diterima.
Read More

Victor Wirawan Kembangkan Mobil Listrik Indonesia

Jumat, 21 Desember 2018

21 komentar
Dunia sudah mengenal Elon Musk dengan Tesla (mobil listrik Amerika), di Indonesia kita harus mengenal Victor Wirawan yang juga bermimpi mengembangkan mobil listrik Indonesia. Tidak hanya itu, lewat Baran Energy Pria kelahiran 23 November 1983 ini juga menaruh perhatian lebih di energi terbarukan.
Victor Wirawan
Victor Wirawan, Saat berbincang di kantornya yang berada dikawasan Serpong

Victor Wirawan bukanlah sosok yang mempunyai nilai akademis setinggi langit atau mentereng seperti bintang di gelap malam. Karena saat ditemui di kantornya, pria yang sudah dikarunia 3 anak ini berbicara terus terang bahwa pendidikannya hanya sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Jujur kami saat itu kaget dan tidak percaya, kalau pria dihadapan kami ini, yang mempunyai perusahaan property, mempunyai mimpi membuat mobil listrik Indonesia, mengembangkan energi terbarukan dengan Baran Energynya hanya lulusan SMP.

Tingkat pendidikan yang tidak terlalu tinggi, ternyata tidak mencerminkan semangat seseorang untuk bisa berguna bagi orang disekitarnya bahkan untuk bangsa dan negara. Itu yang dapat saya simpulkan saat Victor Wirawan memberitahukan background pendidikan.

Victor Wirawan muda sudah mempunyai kemampuan untuk mengolah suatu hal menjadi bisnis. Di masa sekolah, saat ikan cupang aduan sedang marak, alih-alih hanya membeli dan megadu cupang disela istirahat sekolah, Victor melakukan langkah lebih jauh ketimbang teman-teman yang lain. Dia mengembang biakkan ikan cupang lalu menjualnya kembali.

Di usia 19 tahun, (di umur ini saya baru masuk kuliah) Victor Wirawan sudah mempunyai pabrik rokok. Usaha bersama ini memang tidak berjalan mulus, hanya bertahan 3 tahun karena di tipu oleh rekan bisnisnya.

Kegagalan tidak pernah membuatnya berhenti, saat berumur 24 tahun Victor dipercaya sebuah lembaga untuk menjadi kontraktor dan merehabilitasi 10.000 rumah yang tidak layak huni di sebuah kabupaten hanya dalam waktu 4 bulan.

Kemampuan dalam bidang kontruksi didapat Victor saat dia ikut bekerja di perusahaan kontraktor. Membangun jembatan, infrastruktur, gedung pemerintahan sampai jalan penghubung adalah makanan sehari-hari Victor di Kalimantan.

Jadi tidak heran, saat ada kesempatan didepan mata, dia tidak ragu untuk mengambil dan nyatanya berhasil dengan baik.

Victor Wirawan Kembangkan Mobil Listrik Indonesia 

Bisnis propertynya terus berkembang, bahkan pernah satu waktu dalam satu hari omset penjualannya bisa mencapai 100 milyar. Tapi Victor Wirawan tidak ingin berhenti di situ saja, saat ini dia mulai mengembangkan energi terbarukan Baran Powerwall yang dapat di aplikasikan di semua properti yang dia bangun.

Baran Powerwall semacam baterei yang bisa menyimpan daya listrik, dan bisa di gunakan sebagai pengganti listrik PLN baik untuk keadaan darurat ataupun untuk keseharian. Untuk mengisi daya Baran Powerwall bisa menggunakan solar panel atau menggunakan listrik dari PLN.

Sederhananya untuk menghemat listrik kita bisa atur strategi, siang hari gunakan listrik PLN namun di malam hari kita gunakan listrik dari Baran Powerwall.

Mimpi Victor pun semakin meluas, terinspirasi dari Elon Musk dengan Teslanya, Victor mulai mengembangkan mobil listrik. Karena Victor sadar, polusi yang ditimbulkan karena energi dari fosil seperti minyak memberikan dampak polusi yang cukup besar bagi bumi.

Tahun 2017 di wilayah DKI polusi emisi gas buang yang meliputi Carbonmonoksida (CO2), 90% di hasilkan oleh sektor transportasi. Jadi tidak heran kalau mobil listrik akan menjadi solusi kedepannya untuk menjaga bumi agar anak-anak kita bisa hidup lebih baik.

Victor Wirawan Elon Musknya Indonesia memang nekat mengembangkan mobil listrik dan energi terbarukan untuk kehidupan sehari-hari. Semua yang dikembangkan adalah karya Indonesia yang dibuat oleh pemuda Indonesia dan benar-benar produk asli Indonesia.

Jujur saya masih penasaran, rahasia apalagi di balik sosok Victor Wirawan, sehingga lulusan SMP ini bisa sukses dan memimpin perusahaan yang mempunyai karyawan dengan tingkat pendidikan 2 atau 3 tingkat diatasnya.

“Membaca momentum..” Ujarnya singkat.

Victor Wirawan punya insting kuat membaca momentum bisnis apa yang kedepannya akan potensial. Terlihat dari bisnis ikan cupangnya di masa sekolah, properti saat muda dan kini merintis bisnis di energi terbarukan.

Saya belajar banyak dari sosok satu ini, di usia yang masih muda (setidaknya lebih muda dari saya), penampilan yang tidak terlihat formal dengan jeansnya, ternyata sosok yang punya pengalaman bisnis dengan jam terbang yang tinggi dan punya pandangan jauh kedepan.

“Saat ini Bisnis tidak hanya melulu uang, tapi bagaimana bisa berguna bagi orang lain” Ujarnya menutup pembicaraan kami sore itu.

Baran Energy, Energi Terbarukan Untuk Indonesia


Read More

Cara Mudah Menikmati Indahnya Pulau Dewata

Kamis, 20 Desember 2018

Tidak ada komentar
Keindahan Bali sudah tidak terbantahkan. Pulau ini sudah jadi magnet pariwisata dunia. Bahkan tidak perlu dipromosikan saja, cerita keindahan dan keaneka ragaman budayanya sudah tersebar kepenjuru dunia.
Sarapan pagi sambil menikmati indahnya alam Ubud, kapan lagi bisa ngerasaain ya
Saya sudah beberapa kali nengunjungi pulau dewata Bali, baik untuk urusan pekerjaan, liburan sampai ngurusuin bulan madu sahabat.

Jujur sudah lama tidak mengeksplore Bali, mungkin sudah 2-3 tahun lalu kami (saya dan istri) terakhir kesana. Itu pun dalam misi pekerjaan, jadi tidak maksimal menikmati wisata pulaunya para dewa.

Tahun depan kami ada rencana ke Bali, dan saat ini sedang dalam tahap persiapan ittenerary perjalanan.
Merencanakan mau menginap dimana, hari kedua tujuan wisatanya apa, sampai beli oleh-oleh di toko mana harus di persiapkan jauh-jauh hari karena terkait budget travel kami yang tidak unlimited. Walau kami sadari perencanaan biasanya suka meleset jauh dari prakteknya.
Suara sungai Campuhan Ubud, masih terekam hingga kini.
Destinasi wisata favorit kami adalah dataran tinggi berhawa sejuk macam Ubud, Kintamani atau Bedugul. Menurut kami, Menikmati hawa sejuk di Bali itu semacam anti mainstream atau bisa dibilang Anomali (tidak seperti biasanya), karena semua yang datang Ke Bali, hampir 50% akan memilih pantai sebagai destinasi utama.

Salah satu pantai yang terkenal adalah Kuta. Tapi kurun waktu 5-10 tahun kebelakang banyak wisata pantai yang berkembang dan menjadi alternatif para wisatawan.

Kuta bagi kami adalah titik awal dan titik akhir perjalanan di Bali. Baru mendarat di Bali kurang sah rasanya kalau tidak ke Kuta sebelum melanjutkan perjalanan. Dan saat akan mengakhiri liburan di Bali pun rasanya kurang lengkap juga tanpa menjejakkan kaki di pasir Kuta yang mempunyai garis pantai sejauh 5 kilometer ini.

Terlebih, saya punya kakak sepupu yang tinggal di daerah Kuta. Jadi kalau ke Bali, hampir 100% kami akan ke Kuta.

Apalagi kalau bugdet hotel kami sudah mulai menipis gara-gara salah perhitungan, lumayanlah 1-2 malam menginap di rumah kakak, irit sekaligus menyambung silaturahmi.
Harga di Traveloka tertera sangat jelas sehingga mempermudah kita mengatur bugdet perjalanan wisata.
Menyusun rute perjalanan sesuai bugdet itu sangat penting, sebenarnya semua bisa kita prediksi di awal, mulai dari biaya transportasi sampai masalah penginapan. Jadi kita tidak perlu khawatir tidak bisa pulang atau kebingungan cari penginapan saat liburan. Caranya?

Memanfaatkan aplikasi booking online salah satunya Traveloka. Yeeess, Traveloka bisa kita manfaatkan untuk mengatur perjalanan wisata kita. Mulai dari pesan tiket pergi-pulang dan memilih hotel dengan pilihan yang beragam sesuai dengan estimasi budget dan tentunya lokasi strategis yang kita inginkan.

Sederhananya seperti ini, misal kita berencana 7 hari di Bali. 2 hari pertama di Kuta, 4 hari di Ubud dan hari terakhir kembali di Kuta.

Semua itu bisa kita atur sebelum keberangkatan. Jadi saat di Bali kita tidak seperti orang bingung, karena sudah punya tujuan tempat untuk istirahat. Tinggal mengoptimalkan tujuan wisata selanjutnya menggunakan moda transportasi darat baik online maupun konvensional.

Saran saya sih, Kuta harus ada di agenda hari terakhir, kenapa? Kalau ke Bali nggak ke Kuta itu, rasanya kaya ada yang ngajak nikah tapi gak di KUA, atau sama aja pergi ke Bali tapi pesen hotelnya bukan di Traveloka, ya nggak sah lahh. Haahahahahhaaa..

Alasan utama kenapa harus Kuta dihari terkahir adalah, jarak Kuta dan Bandara yang tidak terlalu jauh. Jadi kita tidak terburu-buru di hari terkahir di Bali, syukur-syukur masih bisa menikmati matahari tenggelam di pantai Kuta.

Pilihan hotelnya pun beragam, kalau daerah Kuta Legian dianggap terlalu riweuh dan kusut, sekali-kali bolehlah cari hotel di wilayah Kuta Selatan.

Kalau bingung memilih hotel mana yang sesuai bugdet cukup akses ke www.traveloka.com dan semua masalah akan terselesaikan. Saya sarankan untuk mengakses dari aplikasi Traveloka yang bisa di cari di google playstore, karena ada penawaran harga yang lebih murah ketimbang booking via website.

Di Traveloka kita bisa pilih hotel berdasarkan area, contoh kita tinggal tulis Kuta Selatan, maka akan tampil seluruh hotel yang ada di daerah tersebut.

Bahkan kita bisa spesifik mengenai range harga yang kita inginkan. Hampir semua harga yang tertera sudah termasuk pajak (inclusive tax) dan dibeberapa hotel kita bisa bayar ditempat.

Baiknya sih booking langsung bayar, perjalanan kita jadi lebih teratur. Toh Traveloka sudah sangat terpercaya untuk masalah booking hotel, tidak hanya di Indonesia tapi juga seluruh dunia.
Ini fasilitas penting buat para traveler. Traveloka memberi saran, kapan saja harga hotel sedang murah dengan memberi warna hijau pada tanggal.
Satu fitur yang menurut saya menarik adalah, ada tampilan yang menunjukkan harga terendah saat kita akan memilih waktu menginap. Tanggal dengan harga terendah ditandai dengan warna hijau, ini bisa jadi pertimbangan kita juga untuk melakukan perjalan wisata bersama keluarga.

Dengan pilihan hotel yang beragam dan harga yang lebih murah dan simple, kamu harus coba booking hotel Traveloka. Jamin ketagihan, selamat menikmati liburan bersama keluarga.
Read More

HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia

Minggu, 16 Desember 2018

Tidak ada komentar
HIV AIDS sudah ada obatnya di Indonesia, masa sih? Kalau kalian belum tahu, berarti tidak jauh beda dengan saya. Tepat di bulan Desember yang dikenal sebagai peringatan hari AIDS sedunia pada tanggal 1, saya pun baru tahu.
(tengah) Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes
Bahkan sejak tahun 2005 obat HIV/AIDS yang lebih dikenal dengan ARV (AntiRetorViral) sudah disediakan gratis oleh pemerintah bagi para penyintas HIV/AIDS.

HIV (Human Immunodefeciency Virus) adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS. Sementara AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang terjadi karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV.

Dalam bahasa sederhananya, HIV adalah virus penyakitnya, sedangkan AIDS adalah gejala atau efek yang ditimbulkan karena virus HIV.

Masyarakat awam masih mempunyai pandangan negatif, cenderung mendiskreditkan para penyintas HIV/AIDS. Harus dimengerti bahwa HIV/AIDS adalah sebuah penyakit layakanya penyakit stroke atau pun darah tinggi.

Pemahaman ini saya dapat saat menghadiri acara di Kementerian Kesehatan yang dihadiri oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes dan Penyintas HIV/AIDS Neneng Yuliani yang hadir mewakili Yayasan Syair Untuk Sahabat.

Kalau dibandingkan dengan penularan penyakit demam berdarah yang tersebar melalui nyamuk atau TBC melalui udara, penyebaran HIV/AIDS sebenarnya tidak semudah yang kita kira selama ini.

HIV/AIDS hanya bisa ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat (freesex), berbagi jarum suntik (narkoba), produk darah/organ tubuh (donor) dan ibu hamil yang positif HIV ke bayinya.

Jadi tidak usah panik kalau ada teman-teman penyintas HIV/AIDS di dekat kita. Virus tersebut tidak akan dengan mudah menular dengan kita berjabat tangan, berpelukan bahkan saat kita berciuman.

HIV AIDS sudah ada obatnya di Indonesia

Agar jelas diawal, virus HIV AIDS akan selalu ada di dalam tubuh penyintas. Nah ARV (AntiRetroViral) berfungsi untuk mengendalikan perkembangan virus itu di dalam tubuh kita.

Dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, menganalogikan, bahwa virus HIV itu seperti mesin fotokopi. Tiap hari akan selalu bertambah banyak. Nah dengan mengkonsumsi ARV, virus tersebut dikendalikan.

Kehadiran dan cerita Neneng Yuliani di acara hari itu sangat menginspirasi dan memberikan gambaran, bahwa para penyintas HIV/AIDS bisa bertahan dan hidup normal dengan rutin mengkonsumsi ARV.

Neneng terinfeksi virus HIV melalui suaminya, yang bikin Neneng hancur dan bingung saat mengetahui kabar tersebut dari dokter, dia sedang mengandung 4 bulan.

Tapi dengan arahan dokter dengan mengkonsumsi ARV secara rutin, buah hatinya bisa lahir dengan kondisi negatif HIV. Sementera Suami Neneng hanya mampu bertahan beberapa bulan dalam perawatan karena virusnya sudah terlalu menyebar.

Dan saat Neneng memutuskan menikah kembali dengan suami yang positif HIV, dua orang anak hasil perkawinan merekapun negatif dari virus HIV.

Stigma bahwa HIV/AIDS menyeramkan dan mematikan lebih karena penyebaran penyakit ini cenderung melalui hal-hal yang negatif, freesex dan narkoba.

Untuk itu pemerintah fokus untuk mencegah penyebaran virus HIV dari ibu hamil ke bayinya. Langkah awal adalah periksa darah, dan jika (memang) terjangkit virus HIV segera lapor agar diberikan perawatan agar si bayi bisa punya kesempatan hidup dengan negatif HIV.

Tentu kita semua tidak ingin terkena penyakit jenis apapun, untuk itu harus saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan memberi dukungan moril bagi sahabat, teman atau keluarga (jika ada) yang menerima cobaan penyakit.

Jadi kalau ada yang bertanya apakah HIV AIDS sudah ada obatnya di Indonesia, jawablah dengan lantang. Sudaaahh..!!

Neneng Yuliani bercerita bagaimana dia berjuang mengedukasi keluarga dan orang-orang terdekat saat divonis positif HIV
 HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia 

HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia

Read More

Ciri-Ciri Fintech Yang Terdaftar Di OJK

Selasa, 27 November 2018

Tidak ada komentar
Beberapa bulan kebelakang, istilah Fintech sedang ramai di perbincangkan. Heboh dan penuh drama, melebih akun sosial media yang dulunya ngebahas gosip selebritis sekarang beralih bahas politik. Sebelum saya bahas ciri-ciri fintech yang terdaftar di OJK (otoritas jasa keuangan), ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu fintech.
(kiri-kanan) Ali Nuryasin, Hendrikus Passagi, Zulfitra Agusta, Surya Wijaya dan Tumbur Pardede
Hadir di acara sosialisasi program fintech peer to peer lending “Kemudahan Dan Risiko untuk Konsumen” yang diadakan oleh TEMPO Media pada 23 November 2018 lalu, saya semakin memahami apa itu Fintech dan ciri-ciri fintech yang terdaftar di OJK.

Fintech (Financial Technology) menurut Hendrikus Passagi selaku Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK adalah layanan atau jasa keuangan yang berbasis teknologi.

Acara yang dimoderatori oleh Ali Nuryasin yang merupakan Redaktur Ekonomi Tempo, menghadirkan narasumber Ketua Bidang Kelembagaan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Tumbur Pardede.

Dan pada kesempatan tersebut hadir pula dua perwakilan dari pengelola platform Fintech, yaitu Zulfitra Agusta selaku Chief Commercial Officer Crowdo Indonesia dan Surya Wijaya selaku Chief Information Officer KlikAcc.

Menurut OJK, Fintech pada dasarnya terbagi menjadi 4 karateristik, Payment, Settlement, and Clearing; Market Aggregator; Risk and Investment Management; dan yang terakhir Crowdfunding dan Peer to Peer Lending.

Ada dua klasifikasi yang sangat dekat dengan masayarakat umum, yaitu Payment, Settlement, and Clearing diatur langsung oleh BI. Fintech type ini biasanya digunakan untuk perbankan, transaksi jual beli online termasuk e-wallet dan payment gateway.

Lalu Crowdfunding dan Peer to Peer Lending, melalui fintech ini, pengguna memungkinkan memperoleh sejumlah pinjaman uang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di setiap penyedia jasa. Selain itu juga crowdfounding bisa digunakan untuk mengumpulkan dana sosial yang nantinya disalurkan kepada yang membutuhkan.

Ciri-Ciri Fintech Peer to Peer Lending Yang Terdaftar Di OJK

Beberapa bulan lalu melalui group pesan di smartphone saya, terjadi percakapan yang menggelitik. Kawan dekat di masa kuliah bertanya keadaan kabar kawan kami yang sudah lama tidak terdengar kabarnya.

“Adapakah dengan saudara kita si Anu, apakah dia baik-baik saja?” Ujar kawan saya.

“Udah lama gak kelihatan Bang, emangnya ada apa”. Seorang kawan lainnya coba menjawab.

“Ada yang menelpon dan kirim pesan ke saya, mencari saudara kita si Anu. Katanya dia ada tunggakan yang harus dibayar”.

Dan dialog singkat yang tidak berlanjut panjang tersebut menemui benang merahnya sekarang.

Kalau saya boleh menganalisa, kemungkinan besar sahabat saya si Anu ini terkait tunggakan fintech. Pertanyaannya adalah, kok bisa penyelenggara fintech tersebut menghubungi kawan kami padahal dia bukan merupakan sanak famili.

Fintech yang menjanjikan pinjaman cepat dengan syarat (sangat) mudah sudah makin menjamur. Dan makin banyak orang-orang yang terjerat dengan tipu daya mereka.

Saya tidak mencoba membela si Anu yang kemungkinan telat membayar atau meminjam uang untuk kebutuhan konsumerisme, tapi jika ada platform fintech yang mengakses data nomor kontak di smartphone kita, maka itu salah satu indikator fintech ilegal dan belum terdaftar di OJK.

Kita harus mengetahui beberapa ciri-ciri fintech yang terdaftar di OJK jika kita ingin menggunakan jasa fintech peer to peer lending atau pembiayaan pinjaman adalah:
  • Kantor dan pengelola tidak jelas dan sengaja disamarkan keberadaannya. Kalau memang benar, kenapa kantornya harus disamarkan.
  • Syarat dan proses peminjaman sangat mudah, kadang yang terlalu medah malah akan menjebak.
  • Tidak hanya menyalin seluruh data nomor telepon, tapi semua foto-foto dari handphone calon peminjam pun di salin.
  • Tingkat bunga dan denda sangat tinggi dan diakumulasikan setiap hari tanpa batas, tidak lebih seperti rentenir dibalut teknologi.
  • Melakukan penagihan online dengan cara intimidasi dan mempermalukan para peminjam melalui seluruh nomor handphone yang sudah disalin. Ini sepertinya yang terjadi oleh kawan saya.
Berarti fintech ini bahaya dong, menyusahkan dan tidak patut diperjuangakan. Nggak gitu juga Bos, fintech peer to peer lending ini hadir untuk mengisi celah yang tidak bisa dilakukan oleh perbankan konvensional.

Contoh, kalau kita membutuhkan pinjaman untuk usaha dan butuh cepat di akhir pekan, tentu tidak mungkin mengandalkan perbankan disituasi seperti ini.

Dengan waktu singkat, dana bisa cair. Namun bak buah simalakama, kemudahan ini juga bisa berbahaya jika digunakan dengan tidak bijak. Jadi kalau memang tidak berkemampuan untuk mengembalikan dan meminjam bukan untuk hal yang produktif lebih menjurus konsumerisme.

Lalu bagaimana triknya agar kita tidak terjebak dalam lingkaran yang fintech yang tidak bertanggung jawab?
  • Cek legalitas perusahaan fintech tersebut apakah sudah terdaftar atau berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jika belum maka jangan melakukan peminjaman pada perusahaan tersebut.
  • Nominal pinjaman wajib sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan meluniasi (maksimal 30% dari penghasilan), jadi jangan maksain diri untuk pinjam banyak padahal tidak akan mampu membayar.
  • Baca dan cermati baik-baik syarat dan ketentuan (misalnya bunga dan denda) dari perusahaan peminjam, dan tidak semua perusahaan fintech lending memiliki syarat dan ketentuan yang sama.
  • Sebelum melakukan peminjaman, bisa lakukan perbandingan penawaran peminjaman antar perusahaan fintech lending yang ada.
  • Bila terjadi permasalahan atau pelanggaran dengan perusahaan fintech yang terdaftar di OJK maka bisa melaporkannya ke Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan OJK.
Sekedar gambaran, per Oktober 2018 baru ada 73 fintech yang di akui oleh OJK dan tergabung dalam AFPI. Sementara diluaran sana lebih dari 300 fintech ilegal yang masih berkeliaran dan meresahkan tidak hanya masyarakat, tapi juga pemangku kebijakan.

Semakin banyak laporan mengenai fintech ilegal ini semakin baik agar pihak kepolisian bisa bertindak. OJK akan terus mengawasi, tapi memang tidak bisa mengintervensi untuk melarang aplikasi fintech ilegal yang selalu bermunculan di Google playstore.

Hendrikus Passagi memberikan gambaran kepada semua yang hadir, bahwa fintech membawa banyak manfaat. “Jangan hanya beritakan sisi negatif dari fintech”, tutup Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK.

Ciri-Ciri Fintech Yang Terdaftar Di OJK

Read More

Beli Asuransi Masa Kini, di HappyOne.ID

Kamis, 15 November 2018

Tidak ada komentar
Nggak pernah membayangkan kalau kita bisa membeli asuransi dengan mudah melalui internet. Memangnya bisa? Bisalah, coba cek ke www.happyone.id, produk asuransi berbasis digital dari Asuransi Astra yang di lauching pada tanggal 17 Oktober 2018.

Saya jadi teringat saat beberapa tahun lalu masih di tawari oleh sales marketing/agen asuransi untuk membeli produk dari asuransi perusahaan mereka. Jujur saja, mereka menawarkan produknya dengan semangat, tidak kenal lelah dan mungkin terlihat sangat "intimdatif".

Belum lagi waktu yang harus kita sisihkan agar bisa mendengarkan penjelasan mereka, walau para agen asuransi itu akan sangat senang hati mengikuti kemauan kita, kapan ada waktu untuk bisa bertemu. Tapi tetap saja, memutuskan kapan untuk bertemu saja sudah sangat menyita waktu.

Untuk itu Asuransi Astra melalui produk asuransi digital Happyone.id menghadirkan kenyamanan digital journey saat membeli produk asuransi secara online.

Happyone.id dapat diakses dengan mudah melalui website, mulai dari pembelian produk sampai cek status dan riwayat pembelian.

Sesuai dengan tagline "my all in one insurance" produk yang ada di happyone.id sangat sesuai dengan kebutuhan kita.

Mulai dari HappyMe, perlindungan asuransi kecelakaan diri yang manfaat utamanya berupa santunan meninggal atau cacat tetap. HappyEdu, asuransi pendidikan yang memastikan anak tertanggung akan dapat melanjutkan pendidikannya jika orangtuanya meninggal dunia karena kecelakaan.

Lalu ada juga asuransi kebakaran untuk melindungi rumah saat terkena bencana yang tidak kita inginkan, melalui produk HappyHome. Dan yang paling menarik (menurut saya) adalah HappyTrip, Asuransi perjalanan dengan berbagai manfaat yang tentunya akan sangat berguna bagi para pecinta perjalanan.

Keempat produk tersebut (HappyMe, HappyEdu, HappyHome dan HappyTrip) dapat di beli melalui online dengan nilai preminya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Saya sempat kaget, dengan nilai premi sebesar 40.000, kita sudah bisa tercover oleh HappyTrip untuk melindungi perjalanan wisata domestik kita. Penasaran kan?

Cara Log In di HappyOne.id

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat merasakan manfaat asuransi HappyOne.id? Langkah pertama adalah mengkases situsnya di www.happyone.id, begitu masuk home screen jangan panik dan bingung.

Di halaman utama memuat informasi umum mengenai HappyOne.id, mulai dari alamat kantor, sampai nomor telpon contact center.

Kita bisa eksplore masing-masing produk dari HappyOne.id dengan sangat mudah. Penjelasan detil mengenai 4 produk andalan HappyOne.id sudah terpampang dengan sangat jelas di banner paling atas website tersebut, kita tinggal klik masing-masing produk yang ingin kita cari tahu lebih detil.

Untuk dapat mengakses semua produk HappyOne.id di website, kita bisa menggunakan OneId atau satu identitas yang kita daftarkan di website.

Dengan OneId, kita bisa merasakan semua manfaat dari HappyOne.id untuk melakukan pembelian, cek riwayat polis, cukup berbekal email aktif saja kita sudah mempunyai OneID dari HappyOne.id

Lalu bagaimana cara mendaftarnya? Gampang sekili,...eh maksudnya gampang sekali.

Langkah pertama, pilih dulu produk yang kita inginkan. Misalnya kita pilih HappyTrip, lalu kita akan masuk kelaman penjelasan mengenai HappyTrip, klik "Info Lengkap" dan kemudian klik "Beli Sekarang".

Bagi yang pertama kali mengakses www.happyone.id, dan belum mempunyai akun OneID jangan khawatir. Lanjutkan saja dulu prosesnya ya.

Dilaman pembelian HappyTrip ada tiga langkah yang harus kita lewati, langkah pertama kita harus isi, dari mana kita berangkat dan tujuan perjalanan kita, lalu berapa lama perjalanan tersebut.

Selain mengisi destinasi, kita juga bisa memilih opsi, apakah ini perjalan individu atau keluarga. Kalau memang bersama keluarga, kita bisa mengikut sertakan dengan mengisi berapa jumlah orang dewasa dan anak yang ikut serta dalam perjalanan.

Kalau kita sudah mengisi semua kolom, maka akan muncul estimasi harga premi dan detail manfaat yang kita peroleh. Kita tinggal pilih paket yang kita inginkan, sesuai kebutuhan. Kemudian pilih Next.

Nah masuk ke langkah kedua ini yang sangat penting. Untuk yang belum punya akun OneID, kamu bisa klik daftar sebelum melanjutkan keproses selanjutnya. Siapkan alamat email yang aktif, karena notifikasi (berupa enam digit angka) OneID akan dikirim keemail tersebut. Setelah proses notifikasi berhasil, kita bisa melanjutkan transaksi kita sebelumnya.



Kemudian kita bisa melanjutkan kelangkah ke tiga, yaitu laman ringkasan premi dan metode pembayaran.

Ada tiga macam metode pembayaran, melalui kartu kredit, BCA klikpay dan transfer melalui virtual account bank Permata. 


Selesai sudah, nggak sampai 10 menit kita udah tercover asuransi, gak perlu buang waktu ketemu agen asuransi dan gak perlu mahal.

Gimana? Sederhana, Mudah dan Cepat kan, beli asuransi di Happyone.id?

HappyOne.id "my all in one insurance"  #bethehappyone

       
Read More

Dampingi Dan Beri Semangat Untuk Para Penyintas Diabetes Anak

Rabu, 07 November 2018

3 komentar
Mendengar kata diabetes selalu membuat detak jantung saya melemah dan nafas menjadi sesak. Almarhumah ibu saya adalah pengidap diabetes yang secara genetik akan mudah menurun ke anak laki-lakinya yaitu saya. Tapi yang lebih mengejutkan adalah, saat saya bertemu dengan penyintas diabetes pada anak.
Dr. dr, Aman Pulungan saat memberikan pemaparan mengenai diabetes pada anak
Mengingat kembali perjuangan almarhumah ibu saat berjuang melawan diabetes sungguh membuat hati ini pedih teriris tanpa disadari seakan ada irisan bawang merah di bawah kelopak mata.

Tidak terbayangkan juga perjuangan bapak dan adik-adik saya yang secara rutin menjaga almarhumah, karena tinggal dalam satu rumah.

Lalu bagaimana dengan anak yang terdiagnosis diabetes? Bagaimana perasaan orang tuanya?

Fulki Baharudin Prihandoko, anak lelaki berumur 12 tahun yang masih sekolah di tingkat menengah pertama adalah penyintas diabetes anak. Fulki terdiagnosa diabetes saat berumur 9 tahun.

Orang tua Fulki, bapak Konang Prihandoko dan ibu Aisyah bercerita kepada kami saat awal kali mengetahui anak tercintanya di diagnosa diabetes.

Gejala awal yang dialami Fulki yang paling menonjol adalah mudah sekali haus. "Fulki bisa dengan mudah menghabiskan air putih dalam sekali teguk" Ujar ibu Asiyah. Ini disebabkana karena tubuh kekurangan cairan/dehidrasi karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin.

Selain itu juga, anak terdiagnosis diabetes akan lebih sering buang air kecil. Bahkan disaat malam hari, banyak kasus mengompol di usia yang sudah cukup besar, dikarenakan ketidak mampuan tubuh dalam menyerap cairan dengan maksimal.
Aisyah, ibu Fulki saat memperlihatkan perlengkapan apa saja yang dibawa oleh Fulki saat ke Sekolah.
Orang tua Fulki sudah membaca gejala-gejala kesehatan anaknya, dan sudah berkali-kali konsultasi dengan dokter. Setiap konsultasi, yang dijadikan fokus adalah problem mengompol Fulki. Sehingga berkali-kali pula diberikan obat untuk mengurangi masalah ini, tapi problemnya tidak kunjung selesai

Sampai pada titik tertentu, Fulki masuk IGD karena badannya terasa lemas, lalu orang tua Fulki berinisiatif meminta untuk cek kandungan gula darah.

Hasilnya mencengangkan, kadar gula Fulki 700 lebih, sehingga Fulki yang hari tersebut sudah diperbolehkan pulang, kembali di telepon pihak rumah sakit untuk menjalani rawat inap untuk menjalani berbagai prosedur.

Sekedar informasi saja, untuk orang dewasa dengan kadar gula 700, kemungkinan besar akan kolaps.

Fulki anak hebat dan di berkahi oleh orang tua yang sangat luar biasa perhatian. Orang tua Fulki sempat kaget dan heran kenapa ini bisa menimpa Fulki, tapi itu hanya sebentar saja. Mereka lalu fokus bagaimana agar Fulki bisa tetap melewati masa anak-anak, tanpa harus dibebani dengan label penyintas diabetes.

Diabates pada anak bukan hanya sekedar Gen, karena orang tua Fulki tidak ada yang mengidap diabetes. Sekalipun ada dari garis keluarga yang terkenan daibetes, hubungannya sangat jauh. Kalau bisa dibilang, Fulki dan anak-anak penderita diabetes adalah anak pilihan tuhan yang diberikan tugas untuk menginspirasi orang disekitar mereka.

Diabetes harus menjadi perhatian bagi kita semua, terlebih diabetes pada anak. Dengan adanya bonus demografi yang arti akan makin banyak angka kelahiran, tentu kasus diabetes pada anak akan menjadi masalah serius.

Menurut data yang di terbitkan Diabetes Atlas IDF, 8th ed,  2017, Indonesia berada diperingkat ke 6 kasus diabetes tertinggi dengan 10,3 juta kasus diabetes. Peringkat pertama Cina dengan 114.4 juta disusul India (72,9), Amerika Serikat (30,2), Brasil (12.5) dan Meksiko (12,0).bet

Tahun 2045, diperkirakan Indonesia akan berada diperingkat ke 7 dengan jumlah kasus 16,7 juta. Penurunan peringkat ini bukan karena penangan diabetes di Indonesia makin baik, tapi karena negara lain yang makin memburuk.

India akan menjadi negara dengan kasus diabetes yang meningkat paling tajam dengan 85% kenaikan ditahun 2045 yaitu 134.3 juta. Sementara China berhasil menekan penigkatan penderita diabetes dengan 5% kenaikan, pun dengan Amerika Serikat dengan angka kenaikan 16.5%. Bandingkan dengan Indonesia yang mengalami kenaikan hampir 60% ditahun 2045.

Agar para anak penyintas diabetes bisa mandiri dan berkatifitas normal, perlu support dan dukungan orang tua. Karena tidak sedikit orang tua yang entah malu atau tidak mau membuat anakanya sedih, sehingga menyangkal kalau anaknya mengidap diabetes.

Beri perhatian lebih pada anak, kenali gejala dan jangan malu unutk mengakui bahwa anak kita mengidap diabetes. Dengan terbuka, maka semua bisa saling menjaga dan mengingatkan demi kebaikan sang buah hati.

Read More

Baran Power, Revolusi Industri Listrik Indonesia

Senin, 05 November 2018

Tidak ada komentar
Orang tua saya, khususnya bapak adalah sosok paling terampil dan selalu jadi panutan saya. Kalau di film fiksi, saya selalu membandingkannya dengan sosok MacGyver. Tokoh yang selalu bisa memanfaatkan barang disekitarnya untuk bisa berguna untuk keseharian.


Hal sederhana yang saya ingat saat masa kecil dulu adalah; saat bapak, memasang instalasi listrik untuk lampu emergency. Fungsinya, saat aliran listrik dirumah padam baik itu kelebihan daya maupun karena masalah dari PLN, maka otomatis lampu diruang tamu kami akan menyala.

Jujur, waktu saya kecil hal ini sangat membanggakan. Ketika rumah yang lain gelap gulita, ruang tamu kami terang benderang. Kadang saya menyombongkan hal ini kepada teman-teman sepermainan, kalau dipikir kembali di masa ini, buat apa saya sombong ya? Namanya juga anak-anak.

Makin dewasa saya makin tahu, apa yang di pasang oleh bapak saya agar lampu ruang tamu kami menyala otomatis di saat aliran listrik padam.

Bapak menggunakan baterai kering, konsepnya kurang lebih seperti powerbank. Disaat aliran listrik normal, baterei kering tersebut akan mengisi ulang daya, dan saat aliran listrik padam otomatis daya yang tersimpan di baterei kering akan mengirimkan energi ke lampu di ruang tamu.

Waaawww, kalau boleh meminjam celetukan Andre Taulany dan Hesty disalah satu program televisi swasta, inovasi bapak saya ini "Simple Tapi Pateenn".

Di penghujung 2018 saya mendapat info yang luar biasa. Konsepnya hampir mirip dengan yang bapak saya lakukan puluhan tahun lalu, tapi ini lebih dahsyat. Tidak hanya lampu, tapi bisa menggantikan aliran listrik PLN yang padam selama seharian penuh untuk mengoperasikan barang-barang elektronik di rumah.

Adalah Baran Power, sebuah produk buatan Aldebaran Business Energy Company dipimpin oleh Victor Wirawan selaku Founder & CEO BARAN ENERGY (@baranenergy). Perusahaan yang dipimpin anak muda, yang membuat saya semakin yakin bahwa anak bangsa Indonesia mempunyai kemampuan yang bersaing dengan orang luar.

Victor Wirawan (@victorwirawan) pada kesempatan media talkshow bersama blogger memperkenalkan inovasi dari para anak bangsa mengenai Baran Powerwall untuk hunian.

Baran Powerwall adalah sumber energi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh rumah tangga agar konsumsi listrik bisa ditekan bahkan hampir gratis. Hanya investasi diawal untuk memasang Baran Power, maka kita bisa menggunakan listrik dengan bijak,

Sederhananya, Baran Powerwall semacam baterai yang di isi dan kemudian daya yang berhasil disimpan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari.

Ada 3 cara bagaimana Baran powerwall mendapatkan daya. Pertama melalui listrik konvensional yang berasal dari PLN, layaknya mengisi daya handphone atau laptop. Kedua dari turbin angin dan yang ketiga menggunakan tenaga matahari melalui solar panel.

Sosok Victor Wirawan, Elon Musknya Indonesia

Penggunaan turbin angin di pemukiman padat sepertinya tidak memungkinkan karena butuh lahan yang luas, yang paling mungkin dilakukan adalah penggunaan energi matahari atau solar panel yang dihubungkan ke Baran Power.

Baran Powerwall mempunyai kapasitas kurang lebih 5100wh, kalau dipergunakan secara bijak, dengan kapasitas sebesar ini bisa digunakan untuk satu hari penuh.

Untuk mengisi ulang daya, di negara tropis seperti Indonesia yang mempunyai sinar matahari berlimpah, hanya butuh waktu 4 jam saja agar Baran powerwall terisi penuh.

Kedepannya sistem powerwall ini akan di gunakan di semua Baran Properti yang akan di bangun di tahun 2019. Jadi Baran akan menjadikan hunian dengan konsep listrik gratis sepanjang tahun. Dengan inovasi karya anak bangsa yang mengandalkan energi matahari sebagai energi terbarukan tentu saja hal ini sangat memungkinkan.

Jargon listrik gratis mungkin hal yang diluar kebiasaan, atau bisa dibilang distruption dibidang energi terlebih melihat trend tarif listrik cenderung terus naik dari tahun ketahun. Mungkin sudah saatnya revolusi industri khususnya dibidang kelistrikan dimulai.


Sudah saatnya industri listrik kita menuju industri 4.0, sebuah industri yang mengedepankan inovasi untuk para costumernya, sebuah industri yang juga mulai memikirkan lifestyle, simple tapi tetap powerfull.

Selain untuk perumahan, Baran Power juga bisa digunakan untuk industri dengan produk Baran Cube. Bentuknya seperti kontainer dan dapat di sokong menggunakana energi matahari. Untuk industri memang dibutuhkan solar farm agar dapat memberikan daya untuk mengisi Baran Cube.

Dan yang luar biasa lagi, Baran Power juga sudah mempersiapkan Baran EV (electric vehicle). konsep mobil listrik dengan tenaga 900hp dan mampu menempuh jarak 300km dalam sekali charge.


Read More

Bersama Wujudkan Transportasi Publik Ramah Bagi Disabilitas

Kamis, 11 Oktober 2018

2 komentar
Mau tau berapa jumlah kendaraan yang masuk kewilayah DKI setiap harinya? Menurut data statistik 2015-2016, ada total 18 juta kendaraan berkeliaran di jalanan Jakarta. 38% adalah mobil, 49% motor dan angkutan umum 13%. 


Coba bayangkan, penduduk Jakarta yang tercatat secara resmi ada 9 juta orang, laahh kendaraannya yang ada di jalan kok bisa sampai 18 juta ya? Dan itu didominasi oleh kendaraan pribadi. Kendaraan angkutan umumnya dari tahun ke tahun jumlahnya makin menurun, kan sedih.

Jujur, belakangan ini saya sangat menikmati berkendaraan umum. Ini semua bermula saat jalur Transjakarta koridor 13 mulai beroperasi, sungguh sebuah solusi bagi kami yang tinggal di perbatasan Jakarta dan Tangerang. Semua jadi lebih mudah diakses, mau ke tengah kota atau kemanapun bisa di jangkau dengan nyaman.

Belum lagi kalau MRT sudah beroperasi, saya makin cinta naik kendaraan umum

Bahas angkutan umumnya ini memang rada rumit bin njelimet, secara harfiah moda transportasi adalah alat yang mempermudah pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya.

Siapa yang di permudah? Tentunya semua pengguna moda transportasi khususnya angkutan umum, baik orang normal ataupun saudara kita yang terkategori difabel atau disabilitas. Karena aktivitas bukan hanya milik orang normal saja ya kan? Difabel juga butuh. Jangan sampai keterbatasan fisik mereka jadi hambatan beraktivitas dalam menggunakan angkutan umum.

Sebenarnya apa saja yang dibutuhkan saudara-saudara kita para difabel untuk dapat dengan mudah menggunakan angkutan umum? Diantaranya meliputi:

· Alat bantu naik turun dari dan ke sarana transportasi, pintu yang aman dan mudah diakses,

· Informasi audio atau visual dan tanda atau petunjuk khusus pada area pelayanan.

· Tempat duduk prioritas dan toilet yang mudah diakses, serta penyediaan fasilitas bantu yang mudah diakses, aman dan nyaman.

Pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan peraturan agar para difabel bisa dengan mudah beraktifitas sehari-hari. Setidaknya tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 98 tahun 2017 tentang Penyediaan Aksesibilitas Pada Pelayanan Jasa Transportasi Publik Bagi Pengguna Jasa Berkebutuhan Khusus, penyelenggara jasa transportasi publik harus menyediakan sarana dan prasarana layanan yang aksesibel bagi pengguna jasa disabilitas.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, pada 2015 mencatatat jumlah penyandang disabilitas di Ibu Kota mencapai 6.003 jiwa, mungkin untuk data tahun 2018 tidak akan banyak berubah.

Kita bisa bayangkan ada kurang lebih 6.000 penyandang disabilitas yang ingin melakukan aktivitas sehari-hari, dan butuh berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Yang tentu butuh transportasi dan fasilitas yang mendukung mereka.

Pak Budi Karya, Menteri Perhubungan pernah berkomentar bahwa saat ini banyak fasilitas publik yang kurang memperhatikan penyandang disabilitas. Untuk itu, beliau pun berjanji akan mengembangkan fasilitas layanan disabilitas dalam sektor transportasi.

Kementerian Perhubungan telah berupaya mengembangkan fasilitas pelayanan jasa transportasi bagi pengguna berkebutuhan khusus atau disabilitas.

Salah satunya dengan terus meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna disabilitas pada prasarana transportasi publik di antaranya, ubin tekstur pemandu pada pedestrian, loket, toilet, tanda petunjuk khusus ada area pelayanan (parkir, loket, toilet) dan informasi visual atau audio terkait informasi perjalanan. Kemudian, pintu aksesibel dengan dimensi sesuai lebar kursi roda, area drop zone, dan ramp (jalur landai) dengan kemiringan yang sesuai.

Bahkan penyelenggara sarana dan prasarana transportasi wajib juga menyediakan ruang pusat informasi dan personel yang dapat membantu pengguna jasa disabilitas. Setiap sektor transportasi harus ada personel yang terlatih untuk membantu memberikan informasi bagi disabilitas. Yang paling penting penyediaan fasilitas aksesibilitas dan pelayanan khusus ini tidak dipungut biaya, alias gratiiisssss.
Data Statistik penyandang disabilitas di DKI Jakarta berdasarkan wilayah
Hal-hal tersebut sudah banyak kita lihat terealisasi. Contohnya, kalau teman-teman naik transportasi umum seperti Busway atau kereta Commuter line, pasti sudah tidak asing dengan kursi khusus yang disiapkan untuk kaum disabilitas.

Walau kadang-kadang ada sebagian penumpang yang diberikan kesempurnaan tapi berpura-pura tidak sempurna. Kalau tidak di ojok-ojokin (bahasa apa ini) sama petugas, mereka pura-pura gak tahu.

Jadi percuma saja komitmen kementerian untuk mendukung program pemerintah terkait peningkatan kesejahteraan disabilitas, kalau tidak didukung oleh kita semua.

Mungkin sebagian kecil orang yang tidak punya kepedulian itu beralasan, mereka sudah lelah bekerja seharian di kota besar maka tak apalah menikmati kursi di angkutan umum walau di dekatnya ada orang yang lebih membutuhkannya.

Kalau berbicara lelah, kita bayangkan sama-sama apakah para difabel itu tidak merasa lelah dengan keterbatasan fisik mereka?

Jadi ingat kata Pak Budi Karya, Menteri Perhubungan RI saat peringatan Hari Disabilitas Internasional, Desember 2017 lalu.

“Target kita adalah menuju masyarakat inklusif, tangguh dan berkelanjutan. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kehidupan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas. Penambahan maupun perbaikan fasilitas sarana dan prasarana pada sektor transportasi dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa disabilitas”.

Karena pengguna jasa disabilitas berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik. Yuk bantu mereka untuk tetap mendapat haknya di transportasi umum dan kita bisa naik busway atau transportasi umum lainnya bersama-sama. Bukankah itu menyenangkan?
Read More

Cara Baru Hiburan Masa Kini Di Rumah Sendiri

Senin, 08 Oktober 2018

19 komentar
Kalau ditanya berapa jam dalam sehari menonton TV, saya pasti sulit menjawabnya. Banyak faktor sih, mulai dari waktu diluar rumah yang semakin banyak sampai kualitas siaran TV yang mulai gak jelas. XL Home Pow
XL Home Pow


Dan menurut riset memang ada perubahan perilaku di Indonesia, saat ini makin banyak orang pencari informasi dan hiburan yang berpindah dari televisi ke layanan online ataupun streaming video.

Kalau boleh jujur program televisi yang sering saya tonton adalah film layar lebar, olahraga, berita terkini dan talkshow ringan inspiratif dengan komedi yang gak alay dan tentunya nggak banyak iklan.

Ribet gak sih? Saya emang banyak maunya kok, habis gimana, saya kan mau nonton acara yang memberikan aura positif untuk otak saya. Dan nggak banyak stasiun televisi yang punya karakter seperti ini. XL Home Pow

Salah satu alternatif hiburan atau cara saya mencari informasi adalah, browsing di smartphone. Mulai dari baca berita, lihat timeline twitter sampai lihat video streaming.

Melihat video streaming ini menyenangkan dan bikin lupa waktu sampai bikin kuota internet saya bocor…cor…cor… (puussiing).

Kalau sudah ketemu channel yang cocok dan menarik apalagi terkait tips/trik dan film mengenai fotografi saya suka kebablasan. XL Home Pow

Kalau di tonton sih mendingan, lah ini kebablasan sampe ketiduran. Jadilah youtube untung banyak gara-gara streamingnya jalan terus dan saya pun terus tidur. Bangun pagi langsung senewen begitu ngelihat youtubenya masih jalan terus karena autoplay.

Sebenarnya melihat video streaming di smartphone itu praktis banget, apalagi kalau kita diperjalan. Mau di Transjakarta, Commuterline, naik ojek online atau sekedar membuang waktu di halte, lihat hiburan di smartphone itu cara efektif untuk membunuh rasa bosan.

Kendalanya kalau sudah sampai dirumah, trus kita mau lanjut nonton video streaming. Bisa sih di smartphone tapi apa nggak kasihan sama mata kita? Seharian cuma ngelihat tayangan di layar 5inchi. Pegel kelleeuuss..XL Home Pow

Pada awalnya saya mensiasati dengan konek internet yang terhubung ke laptop. Jadi sesampainya dirumah saya sambungkan laptop dengan kabel HDMI untuk disambungkan ke televisi LED 32 inch di ruang tamu. Nyaman sih, tapi kurangnya, saya jadi gak bisa kerja menggunakan laptop karena fokus hanya digunakan untuk melihat hiburan.

Jadi saya harus memilih, kalau mau kerja ya fokus kerja. Setelah itu kalau mau lihat streaming video baru konek ke layar TV. Nggak asik kan..? XL Home Pow

Untung sekarang saya sudah menemukan solusi-nya. XL Home Pow! adalah jawabannya.

XL Home Pow

Apa sih XL Home Pow! itu? Mungkin dari kalian masih ada yang kurang familiar dengan brand ini. Sederhananya, XL Home Pow! ini merupakan penyedia layanan internet dari XL Axiata dimana pelanggan bisa merasakan sensasi nonton online streaming di TV dengan menggunakan internet fiber optik yang berkecepatan hingga 300Mbps unlimited, alias kuota tanpa batas!

Layanan internet ini juga sudah dilengkapi dengan Android TV Box (dengan OS Oreo) yang menyediakan beragam tayangan hiburan, mulai dari film Hollywood sampai film Indonesia terkini yang bisa ditonton langsung di channel Iflix dan CatchPlay. Banyak juga kategori hiburan lainnya, seperti kartun edukasi untuk Anak yang bisa disaksikan di channel Da Vinci, eSports Channels, Health, Wellness dan Food Channels juga ada. Selain itu, tentu saja kita juga bisa mengakses beragam aplikasi favorit seperti Spotify, YouTube, GooglePlay Movies, aplikasi penyedia berita dan informasi, seperti Bloomberg & Fox News, dan juga sejumlah layanan on-demand video lainnya. Cukup komplit menurut saya yang bisa kita rasakan dari XL Home Android TV box berwarna putih ini. Keren banget kan? XL Home Pow

Dengan XL Home Pow! kini saya bisa tetap bekerja dengan laptop sambil menikmati video streaming di rumah tanpa takut kehabisan kuota. Dan yang lebih menyenangkannya lagi, saat sudah dirumah,mata saya tidak perlu lagi bersusah payah melihat ke layar 5 inch smartphone. Semuanya sudah terpampang jelas di layar 32 inch di ruang tamu.

Gimana? Kamu tertarik nggak nyobain XL Home Pow! seperti saya?

Saya ada video saat unboxing XL Home Pow, semoga tercerahkan ya kak...



Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan internet XL Home POW! bisa cek langsung di www.lebihpow.com atau hubungi layanan customer service melalui email ke xlhomefibercs@xl.co.id atau telpon ke 820 (Pengguna XL) 08170123442 (Non Pengguna XL) Senin-Minggu (08.00-17.00).
Read More

Familia Urban Hunian Di Bekasi Yang Ramah Anak

Jumat, 28 September 2018

Tidak ada komentar
Memangnya ada hunian di Bekasi yang ramah anak? Kalau saya bilang ada pasti terkejut dan gak percaya. Tapi beneran ada kok, sebelum saya kasih tahu tentang hunian di Bekasi yang ramah anak, saya mau cerita sedikit tentang masa kecil saya. 


Tidak banyak yang saya ingat saat masa kecil saya di sekolah dasar, kenapa? Karena dari 6 tahun sekolah dasar saya sudah pindah-pindah sekolah sebanyak 3 kali.

Kelas 1 dan 2 saya sekolah di daerah Petukangan Utara, di daerah Jakarta Selatan. Kami pindah agar lokasi kerja orang tua lebih dekat dengan rumah, dengan berpindah rumah efeknya saya harus pindah sekolah juga.

Sebenarnya kalau dibilang pindah rumah agak kurang tepat, karena itu bukan rumah kami. Ya pada masa itu, kami sekeluarga masih jadi kontraktor “tulen”, alias ngontrak di rumah orang.

Lalu kami sekeluarga pindah masih di kawasan Jakarta Selatan, lokasi ini agak berada di tengah kota. Tepatnya di daerah Cipete. Berbeda dengan kontrakan keluarga kami sebelumnya yang dekat dengan jalan raya, lokasi yang sekarang agak masuk kedalam.

Jarak antar rumah yang berdekatan, akses jalan yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan karakter penduduk yang lebih heterogen.

Sarana bermain untuk anak-anak seumuran saya yang “pantas” kala itu adalah musholla yang cukup besar di ujung gang. Kami sering menghabiskan waktu di sana, mulai shalat berjamah, sampai mandi di kolam yang cukup besar di dalam musholla.

Jujur tidak ada lahan kosong untuk sekedar bermain bola atau berlarian. Ada sih lahan luas, tapi dijadikan velbak (pembuangan sampah) oleh warga sekitar. Walau dilarang orang tua bermain dilokasi tersebut, tapi kadang saya curi-curi kesempatan mengikuti teman-teman yang lain, terlebih saat angin berhembus kencang yang memungkin kami untuk menerbangkan layang-layang.

Hanya 3 tahun atau sampai saya kelas 5 sekolah dasar kami berada di daerah tersebut. Ekonomi orang tua yang membaik, memberikan kami sekeluarga rejeki untuk menyicil sebuah rumah di kawasan Bekasi.

Bekasi, daerah yang tidak pernah saya tahu sebelumnya, tapi namanya anak kecil, saya tidak peduli. Terlebih saat di ajak Bapak melihat lokasi perumahan, saya sangat antusias. Banyak lahan kosong, jauh dari jalan raya, tata letak bangunan yang tersusun rapi.

Saking antusiasnya, saya rela selama 2 minggu bolak-balik Bekasi-Jakarta-Bekasi untuk sekolah. Semua itu harus dilakukan karena kami harus segera pindah rumah dan sayangnya jadwal sekolah di Jakarta masih dalam masa ujian sekolah.

Tapi itu bukan beban buat saya ataupun orang tua, karena lokasi kerja Bapak dan sekolah saya tidak terlalu jauh. Jadi rutinitasnya adalah, pagi saya berangkat sekolah bareng Bapak dan pulang bareng Mamah naik angkutan umum.

Jangan bayangkan Bekasi saat saya masih kecil dulu dengan sekarang (2018). Waktu tempuh Jakarta-Bekasi waktu itu cuma 30 menit dengan kendaraan pribadi lewat tol cikampek.

Dulu nggak ada yang mau main ke daerah yang terkenal jadi pembuangan sampahnya orang Jakarta ini. Belum ada Mall yang saling berdekatan seperti sekarang, hiburan kami warga Bekasi saat itu adalah ke Robinson dan Ramayana yang ada dikawasan terminal Bekasi.

Kalau dibayangin kok ya menyedihkan, tapi itu dulu.

Sekarang jauh berbeda, Bekasi sebagai kota satelit atau penunjang ibukota kini jadi seperti tambang emas untuk wilayah hunian. Walau banyak celotehan tentang Bekasi yang dibilang jauh di antariksa, mungkin karena mereka belum bisa membedakan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Perkembangan kota Bekasi, khususnya di sektor hunian berkembang pesat. Seperti dikutip www.wartakota.tribunnews.com, Peningkatannya sekitar 20 sampai 30 persen untuk sisi pengembang properti seperti apartemen, hunian dan hotel.
Pada tahun 2016 lalu, jumlah pengembang properti mencapai 36 pengembang, kemudian naik pada 2017 menjadi 47 pengembang dengan 147 izin mendirikan bangunan (IMB).

Reynitta Poerwito (kiri) dan Zata Ligouw saat ditemui di both Familia Urban
Keputusan Orang tua saya memutuskan untuk memilih hunian di Bekasi kala itu bukan karena punya pandangannya yang sudah jauh lebih visioner atau punya ilmu penerawangan. Tapi lebih karena ingin memberikan anak-anaknya lingkungan yang tepat untuk berkembang. 

Di tempat tinggal kami terdahulu, menurut cerita Bapak saya, ada beberapa faktor negatif jika kami terus berada di lingkungan tersebut yang khawatirnya memberikan dampak buruk bagi saya.

Dan semakin dewasa, saya makin paham maksud orang tua saya memutuskan pindah hunian. Setidaknya semua terjawab dengan jelas saat saya hadir di acara talkshow parenting, di stand Familia Urban.

Di event Indonesia Property Expo 2018 kali ini, Familia Urban mengadakan talkshow dengan tema “Pengaruh Tempat Tinggal Terhadap Tumbuh Kembang Anak” dengan narasumber Psikolog Klinis Reynitta Poerwito,Bach. Of Psych., M.Psi Eka Hospital BSD. Lalu Zata Ligouw selaku Editor In Chief Lolamagz.id, serta hadir juga Teguh Suhanta, Manager Realty Familia Urban.

Menurut Mbak Rey, “Lingkungan yang buruk memang dapat memengaruhi tekanan atau stress yang dirasakan anak. Anak-anak banyak belajar dari lingkungan sekitarnya dan perkembangan mental anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat anak tersebut tinggal.

Wooow, orang tua saya sudah menyadari hal ini puluhan tahun lalu. Dan ternyata pengalaman ini serupa dengan kak Zata Ligouw, saat orang tuanya memutuskan untuk pindah dan memilih tempat tinggal yang lebih nyaman, jauh dari polusi dan kebisingan.

Familia Urban Hunian Di Bekasi Yang Ramah Anak

Pertanyaannya sekarang adalah, memangnya masih ada hunian di Bekasi yang ramah anak? Kalau saya bilang ada nanti dibilang promosi, tapi saya akan paparkan konsep dari Familia Urban dan kamu yang putuskan sendiri.

Familia Urban di bangun dengan konsep Green Spaces dan Walkable Neighbourhood. Green spaces yang dimaksud adalah fasilitas umum dan sosial akan diberikan porsi yang cukup di Familia Urban.

Sedangkan konsep Walkable Neighbourhood seperti yang dikutip dari website resmi www.timahproperti.co.id adalah dengan memaksimalkan jarak tempuh (walking distance) terhadap fasilitas pelengkap hunian dengan berjalan kaki. ldealnya, walking distance membentuk radius jarak tempuh 800m dapat ditempuh selama 10 menit berjalan kaki.

Teguh Suhanta, Manager Realty Familia Urban (kiri) saat memberikan paparan konsep Familia Urban
Konsep ini akan mengorientasikan pedestrian sebagai sistem sirkulasi utama dalam perancangan kawasan. Konsep Pedestrian City yang human-oriented ini tentunya akan memudahkan penghuni untuk beraktivitas sehari-hari dengan berjalan kaki.

Ini dibuktikan dengan alokasi ruang terbuka hijau sebesar 50%. Bayangkan, dari total 176 hektare, maka sekitar 80hektarenya akan diperuntukkan untuk ruang terbuka hijau. Komitmen yang tidak sembarangan untuk mewujudkan konsep Green Spaces.

Dari design rumahpun terlihat bahwa Familia Urban memberikan lahan kosong yang lebih untuk para pemiliknya. Dan lahan kosong ini, nantinya bisa difungsikan sebagai lahan bermain untuk si buah hati.

Hampir semuanya type rumah rata-rata memiliki lahan kosong 50% dari bangunannya.

Contoh cluster Gayatri type Chandra dengan luas bangungan 36 meter persegi dengan luas tanah 72 meter persegi (36/72). Lalu ada cluster Ganesha dengan type Araya dengan 45/90 dan yang terakhir ada cluster Dharmawangsa type Niscala dengan 60/120.

Jadi menurut kamu, Familia Urban ini hunian di bekasi yang ramah anak? kalau saya sih yeessss.

Marketing Gallery:
Jl. Mandor Demong, Mustikajaya 
Bekasi 17157 - Jawa Barat


Read More

Cara Mengurus Santunan Jasa Raharja Korban Tabrak Lari

Minggu, 23 September 2018

5 komentar

Saya berani bertaruh, tidak ada seorangpun yang mau terkena musibah, walaupun sudah di lindungi asuransi dengan milyaran rupiah. Sepakat?

Alhamdulillah kalau semua sepakat, saya pun selalu berdoa agar kita semua di jauhkan dari segala marabahaya dan musibah saat beraktifitas. Berdoa itu penting karena berhati-hati saja tidaklah cukup, kita sudah berhati-hati, tapi kondisi lingkungan bisa berbicara lain.

Sudah pernah dengar mengenai Jasa Raharja? pasti sudah sangat familiar di telinga, walau saya yakin masih sedikit yang mengenal  secara dekat BUMN yang sudah sangat banyak membantu korban kecelakaan jalan raya ataupun penumpang umum.


Saya beruntung diberi kesempatan untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Harwan Muldidarmawan selaku Coorporate Secretary Jasa Raharja di acara Ngobrol Tempo bareng Jasa Raharja di Paradigma Cikini.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Dari acara ini saya makin paham bahwa Jasa Raharja melindungi semua penumpang angkutan umum yang resmi dan Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga. 

Untuk asuransi penumpang umum, sesuai dengan Undang-Undang No. 33 Tahun 1964, sementara Undang-Undang No. 34 Tahun 1964 mengatur mengenai Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Di artikel saya kali ini, tidak akan membahas lebih dalam mengenai asuransi penumpang umum Jasa Raharja. Karena semua angkutan umum resmi yang terdaftar lalu mengalami kecelakaan dan mengakibatkan korban luka atau jiwa, secara otomatis di berikan santunan oleh Jasa Raharja.

Contohnya sudah banyak kita dengar, mulai dari musibah kapal tenggelam di danau toba sampai kecelakaan bus maut di Cikidang Sukabumi semuanya di cover oleh Jasa Raharja. Dan dalam hitungan 1-2 hari, dana tersebut sudah di cairkan untuk meringankan beban  korban dan pihak keluarga.

Baca juga : Asuransi Digital ala FWD

Yang masih belum banyak diketahui adalah, mengenai santunan Jasa Raharja untuk kecelakaan lalu lintas jalan. Apakah ada santunannya atau bagaimana cara mengklaimnya? saya akan coba jabarkan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Sederahananya seperti ini, kendaraan yang kita punya, sudah membayar dana asuransi tiap tahunnya saat memperpanjang STNK. Sekarang coba cek STNK masing-masing, pasti ada point SWDKLLJ, ini adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Besaran iuran SWDKLLJ berbeda untuk tiap jenis kendaraan.

Jadi kalau kendaraan kita di jalan raya, terlibat dalam kecelakaan yang mengakibatkan jatuh korban (duuhh,..amit2x nulis begini sambil ngetok2 meja), maka korban luka atau pun korban jiwa tersebut akan di santuni oleh Jasa Raharja dari iuran SWDKLJJ tersebut.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
sumber www.jasaraharja.co.id
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Gimana? Pusing? Atau masih bingung?

Oke saya kasih ilustrasi, kita berdoa semoga ilustrasi ini tetap menjadi ilustrasi ya.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Suatu saat, ada pengendara motor A sedang melaju pelan di jalan raya. Tiba-tiba dari arah kiri ada remaja yang membawa sepeda dengan kecepatan sedang dan melaju tidak terkendali. Pengendara A coba menghindari, tapi sayang terlambat. Akhirnya terjadi benturan yang mengakibatkan keduanya terjatuh.

Dari Illustrasi di atas, siapa yang akan mendapat santunan dari Jasa Raharja? Apakah pengendara motor, pengendara sepeda atau dua-duanya?

Remaja dengan sepedalah yang di santunin oleh Jasa Raharja, dari iuran SWDKLJJ yang dibayarkan tiap tahun atas nama motor tersebut. Lalu pengendara motor yang terluka bagaimana? cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Dia tidak di cover Jasa Raharja, karena sepeda tidak membayar iuran SWDKLJJ tiap tahunnya.

Lain Soal kalau misalnya terjadi kecelakaan jalan raya antara pengendara motor A dan pengendara motor B. Kalau laporannya valid serta sudah dibuktikan oleh pelaporan kepihak berwajib, kedua pengendara maupun penumpang bisa di cover oleh Jasa Raharja.

Pengendara A mendapat santunan dari iuran SWDKLJJ motor B dan sebaliknya pengendara B mendapat santunan dari iuran SWDKLJJ yang tiap tahun dibayar oleh motor A.


cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari

Cara Mengurus Santunan Jasa Raharja Korban Tabrak Lari

Jadi intinya adalah, semua kendaraan bermotor mempunyai asuransi untuk memberikan santunan dari Jasa Raharja kepada kesemua korban yang dirugikan oleh kendaraan itu baik secara langsung maupun tidak langsung.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Illustrasi ekstrem lainnya seperti ini, Jika ada roda truk yang karena keteledoran supirnya copot dan menggelinding tanpa arah lalu melukai warga, bisa dipastikan warga yang terluka tersebut bisa diberikan santunan untuk pengobatan oleh Jasa Raharja.

Kalau yang terluka karena ban lepas saja diberikan santunan oleh Jasa Raharja, bagaimana kalau korban tabrak lari? Duuhh, semoga kita ataupun orang-orang terdekat dijauhkan dari musibah ini ya kak. 
Tapi untuk pengetahuan, jangan ragu untuk melaporkan jika ada kejadian tabrak lari, karena ini salah satu kecelakaan yang di cover oleh Jasa Raharja.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Lalu bagaimana cara klaim untuk pencairan santunan Jasa Raharja? sulitkah?

sumber www.jasaraharja.co.id

Kalau korban yang mengurus sendiri, tentu akan sangat sulit. Masa lagi kena musibah disuruh ngurusin administrasi. 
Untuk itu, perlu peran aktif keluarga untuk melapor kepihak terkait. Jasa Raharja sudah tersinergi oleh 2000 rumah sakit dan seluruh kepolisian. Jadi saat ada korban tiba di rumah sakit dan terinput sebagai pasien kecelakaan lalulintas, maka tim Jasa Raharja akan terkoneksi langsung mengenai info tersebut.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Tapi tetap, kita harus melaporkan ke kepolisian terdekat untuk membuat laporan kejadian agar dokumen segera dapat diteliti dan proses pengajuan santunan bisa segera dimulai. Sehingga dapat meringankan korban dan pihak keluarga yang terkena musibah.

Sekali lagi, siapapun yang menjadi korban kecelakan di jalan raya yang disebabkan oleh kendaraan bermotor berhak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja sesuai dengan ketentuan berlaku. 

Walaupun sekarang BPJS sudah mengcover korban kecelakaan, ada baiknya mengalokasikan dana dari Jasa Raharja terlebih dahulu. Kalau sekiranya pembiayaannya masih kurang, bisa dilanjutkan dengan menggunakan BPJS.
cara mengurus santunan jasa raharja korban tabrak lari
Emang bisa begitu? Bisa lah, canggihkan? untuk itu sebarkan artikel ini agar orang-orang yang kita cintai paham mengenai hak mereka saat berada di jalan raya.


Cara Mengurus Santunan Jasa Raharja Korban Tabrak Lari
Keep Save, Pray Well Cara Mengurus Santunan Jasa Raharja Korban Tabrak Lari

Cara Mengurus Santunan Jasa Raharja Korban Tabrak Lari



Read More

Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018

Jumat, 07 September 2018

3 komentar
Dari 100 tenant yang terbagi dalam 3 zona kuliner di Pucuk Coolinary Festival Malang 2018, Akhirnya pada Minggu 2 September 2018 terpilihlah Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018 pilihan pengunjung. Dari zona manis diwakili oleh Bakpao Sayang, zona gurih oleh  Roti John Legend dan zona pedas diwakili oleh Bos Pentol. Masing-masing mendapatkan 15 juta rupiah apresiasi dari Teh Pucuk Harum untuk pengembangan bisnis mereka.
018
Sutiaji membuka Pucuk Coolinary Festival - Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
plt Walikota Malang Bapak Sutiaji membuka Pucuk Coolinary Festival
Kota Malang, bagi saya punya banyak cerita. Dari umur saya balita sudah sering bolak-balik ke kota yang berhawa sejuk ini karena memang orang tua saya lahir di kabupaten Malang. Jadi begitu tahu ada Pucuk Coolinary Festival di kota Malang, saya tidak melewatkan kesempatan ini untuk hadir sekalian pulang kampung. 

Ini adalah gelaran perdana Pucuk Coolinary Festival di kota Malang, dibuka oleh plt Walikota bp. Sutiaji, acara yang berlangsung 2 hari ( 1-2 September 2018) ini berhasil menyedot lima puluh ribu pecinta kuliner yang hadir.

Tidak hanya datang dari kota Malang, tapi juga dari kota-kota sekitar bahkan dari Jakarta, salah satunya saya.

Ada yang menarik dari ucapan bp.Sutiaji saat membuka acara Pucuk Coolinary Festival Malang 2018,

“Saya tantang Teh Pucuk Harum dalam 2 Tahun, acara ini skalanya sudah nasional. Jadi kedepannya tidak hanya kuliner asli Malang saja, tapi kuliner seluruh Indonesia hadir di Pucuk Coolinary Festival Malang ke depannya”.  Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Celetukan ini disambut tepuk tangan meriah oleh pengunjung yang hadir di pembukaan acara Pucuk Coolinary Festival pada Sabtu, 1 September 2018.

Tarian sambutan di Pucuk Coolinary Festival - Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Bpk Sutiaji di damping oleh pihak teh Pucuk Harum menyaksikan tarian, sesaat akan membuka Pucuk Coolinary Festival Malang
Konsep pembagian 3 zona kuliner ini sangat unik dan baru sekarang saya temui. Jadi saat masuk dari pintu gerbang utama, kita sudah disuguhi aneka panganan manis di zona manis.Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Mulai dari cemilan kekinian punya artis, gelato, bakpao sampai cemilan tradisional kue cucur Madura siap memanjakan lidah kita.

Berwisata ke Bali Dengan Mudah

Tapi ajaibnya mata saya malah tertuju ke sebuah stand yang menjajakan gulali dan jajanan rambut orang asing atau rambut nenek sihir atau entahlah saya harus menyebutnya apa karena semua orang punya nama yang berbeda-beda.

Zona Manis - Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Zona manis jadi favorit saya
 
Cemilan kegemaran saya ini, bentuknya seperti serabut dengan warna yang cerah dan rasa yang manis. Biasanya ditaruh di antara 2 buah kerupuk, walaupun bisa saja kita makan langsung.

Yess ini panganan pertama saya di Pucuk Coolinary Festival Malang 2018, terkesan recehan tapi ini masalah nostalgia Sam,... (“sam” adalah kata “mas” yang dibalik, budaya unik warga Malang yang suka membolak-balik kata). Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Kemudian kita bisa lanjut ke zona gurih. Di sini kita mulai temukan makanan cukup berat untuk mengganjal perut yang sudah terasa lapar. Menurut pantauan saya, tenant kuliner yang paling ramai dikunjungi adalah Roti John yang menjadi jawara dari zona gurih.

Selain itu ada tenant Burger Shot yang juga tidak pernah sepi antrian. Dari sini terlihat selera makanan atau citarasa pecinta kuliner Malang sangat beragam. 

Masuk kedalam melewati zona gurih, suasana lebih ramai lagi dan lebih bergairah yaitu zona pedas. Ini zona yang paling saya hindari, karena prinsip saya, makanan itu terasa enak saat tidak pedas. Kalau yang dicari pedasnya mending saya makan cabai sekalian. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Tapi pada kenyataannya, justru zona ini yang paling ramai. Tidak pernah ada habisnya antrian disetiap tenant. Bahkan panitia mengadakan lomba Spicy King Noodle, lomba siapa cepat menghabiskan mie dengan seratus cabai yang sudah dicampur. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 201

8
Gulali di Pucuk Coolinary Festival Malang - Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018

Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018

Jujur saat pertama kali sampai dilokasi, saya langsung antusias. Ternyata kuliner di Malang tidak melulu bakso dan bakso lagi. Kulinernya makin berkembang dan bervariasi, terlepas dari kuliner buatan para artis, kuliner yang asli lahir di kota Malang pun sangat kreatif. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Salah satunya Roti John Legend. Kalau saya perhatikan, ini sejenis roti panggang bandung tapi bentuknya memanjang seperti sosis dan isinya adalah sayuran layaknya salad. Menarik dan menggiurkan tapi sayangnya saya selalu kehabisan bahkan sampai penutupan hari kedua, ini efek menunggu antrian sepi dan saat antrian sepi ternyata rotinya sudah habis. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018

Panganan besar pertama kali yang saya pilih adalah sejenis sate ayam yang mirip taichan. Di Jakarta panganan sejenis ini sudah menjamur tapi saya tidak sedikitpun terbersit untuk membeli.

Panganan yang menurut saya aneh, dibilang sate tapi bukan pakai bumbu sate ini banyak di temui di ibu kota. Bahkan setiap malam jajaran penjaja taichan mangkal disepanjang jalan Asia Afrika sekitaran Gelora Bung Karno.

Sate model taichan di Pucuk Coolinary Festival Malang 2018 berhasil meruntuhkan hati saya, dan pilihannya jatuh di tenant Uncle Jo Food. Sebenarnya ini adalah sate ayam tanpa lemak tapi menggunakan bumbu dari lombok, mulai sate rambige yang manis pedas sampai bumbu sambel matah yang bikin mata melek saat makan sate ini. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018

Keberhasilan event Pucuk Coolinary Festival Malang 2018 menurut bapak Erick Harijanto sebagai Marketing Manager RTD Tea & Juice PT Mayora Indah Tbk, tidak terlepas dari dukungan para tenant dan pecinta kuliner di Malang.

”Teh Pucuk Harum berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada para masyarakat Malang dan sekitarnya atau bahkan para wisatawan lokal maupun mancanegara yang sudah hadir dan menjadi bagian dari kesuksesan penyelenggaraan festival kuliner yang pertama kali diselenggarakan oleh kami”. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018
Teh Pucuk Harum, merupakan minuman teh kemasan lokal yang terjaga kesegarannya walau tanpa menggunakan tambahan pengawet, ataupun menggunakan pemanis buatan agar nutrisi alaminya tidak hilang dengan aroma Melati yang menyegarkan. Teh Pucuk Harum diambil dari pucuk teh pilihan (pucuk teh paling atas) serta diseduh dengan baik dan halal untuk dikonsumsi. Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018

Saran saya untuk Pucuk Coolinary Festival berikutnya, mohon dipertimbangkan tempat makan yang lebih banyak agar pengunjung tidak kesulitan mencari meja kursi makan. Lalu fasilitas ibadah dan spot free charger.

Mungkin sepele, tapi kalau niatnya menjaga agar pengunjung nyaman berlama-lama di lokasi, mungkin saran saya bisa jadi pertimbangan pihak penyelenggara.

Karena jujur saya harus terpaksa segera keluar dari lokasi acara karena baterei smartphone saya hampir habis, khawatir gak bisa pesan transportasi online. Padahal masih ingin berlama-lama dilokasi. 
Read More