Tips Mudik Sehat dan Aman

Jumat, 23 Juni 2017

Tidak ada komentar
Pulang kampung atau mudik sudah jadi rutinitas setiap tahun, terlebih menjelang jari raya idul fitri. Lalu bagaimana agar kita bisa mudik sehat dan aman ?.

Lebih dari 10 tahun lalu saya dan keluarga selalu rutin pulang kampung ke Jawa Timur tepatnya di kabupaten Malang. Dan jujur tidak pernah memperhatikan secara serius bagaimana mudik sehat dan aman itu.

Memang beberapa tahun terkahir rutinitas mudik sudah tidak menjadi pilihan wajib bagi saya dan keluarga, tapi euforia perjalanan mudik masih terasa.

Dari umur saya 2 tahun, sudah merasakan mudik. Entah naik kereta atau bis. Sekedar info, fasilitas kereta tidak sebagus sekarang.
 
Dahulu, walau sudah punya tiket dan punya nomor bangku, hukum rimba berlaku. Siapa cepat dan kuat mental dia yang bisa duduk.
Kalau sudah begini, almarhummah ibu saya yang paling handal mencari tempat dan berebut bangku duduk untuk kami.

Kenapa ibu bukan ayah saya yang harus berebut bangku?, Karena jujur ayah saya cenderung iba dan gak tega kalau harus berebut kursi kereta dengan ibu-ibu.


Semakin saya besar, kami sekeluarga diberi kesempatan dan rejeki untuk bisa pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi.

Dan ternyata pulang kampung dengan kendaraan pribadi punya kendala tersendiri, walau memang kita bisa lebih leluasa mengatur waktu keberangkatan ke kampung dan pulang kembali ke jakarta.

Kalau dihitung-hitung mungkin lebih dari 10 tahun, saya dan keluarga pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi. Dan selama itu pula, alhamdulillah kami sekeluarga diberikan perlindungan di perjalanan kami.

Sepanjang sejarah perjalan mudik kami sekeluarga, saya selalu diberikan kepercayaan untuk membawa mobil. Bahkan saat umur saya belum genap 17 tahun, sudah dipercaya menjadi supir cadangan dan membawa mobil walau dalam kondisi jalan yang macet. 

Begitu kondisi jalan sudah lancar, ayah saya sebagai supir utama langsung mengambil alih kemudi dan saya menjadi navigator, sambil belajar memahami karakter jalan luar kota.

Karena menurut saya, skill dan kemampuan berkendara, membawa mobil dijalur luar kota itu harus mempunyai mental, pengalaman dan kematangan dalam berkendara. Jangan disamakan dengan membawa mobil di Jakarta yang bisa seenaknya tiba-tiba pindah jalur dan berhenti mendadak.

Rotasi pengendara yang selalu kami lakukan ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik supir utama, karena jarak yang jauh dari Jakarta ke Malang (kurang lebih 900km). Dan ternyata berdasarkan teori, maksimal kita hanya diperbolehkan menyetir selama 4 jam untuk menjaga konsentrasi pengemudi.

Kementerian Kesehatan Ngobrol Bareng Blogger di RPTRA Kalijodo, juga dihadiri oleh Dinas Kesehatan DKI
formasi ini saya dapat saat hadir di acara Kementerian Kesehatan Ngobrol bareng Blogger membahas Mudik Sehat di RPTRA KaliJodo.
Selain istirahat, peregangan ringan juga diperlukan agar badan kita tidak kaku.
 
Untuk persiapan lebaran tahun ini, Kementerian Kesehatan sudah berkordinasi dengan Departemen Perhubungan, Kepolisian dan pihak terkait untuk menempatkan tenaga medis dibeberap jalur mudik yang diperkirakan menjadi titik rawan kesehatan.

Selain itu, Kementerian Kesehatan menginstruksikan pelayan kesehatan (puskesmas) setingkat kecamatan yang sudah dilengkapi fasilitas IGD untuk tetap buka selama 24 Jam dimusim libur lebaran tahun ini. Dan untuk puskesmas ditingkat kelurahan hanya libur di hari pertama dan hari kedua Idul Fitri.

Kementerian Kesehatan pun menyediakan layanan darurat 119 untuk masyarakat yang membutuhkan. Dan bagi pemegang kartu BPJS di ingatkan untuk membawa serta kartu dan fotokopi kartu keluarga. 
Mobil pelayanan informasi kesehatan milik Kementerian Kesehatan hadir di RPTRA Kalijodo saat bulan Ramadhan
Mengantisipasi saat di kampung halaman kita membutuhkan pelayanan kesehatan, fasilitas BPJS bisa kita gunakan. Karena kesehatan dan musibah tidak bisa kita tebak datangnya. Berharapnya sih, kita semua berangkat dalam keadaan sehat lalu sampai ke kampung tujuan dan kembali ke jakarta juga dalam keadaan sehat tanpa kurang satu apapun.

Saya punya sedikti saran bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi khususnya kendaraan roda empat berdasarkan pengalaman pribadi.

  • Periksa kesiapan kendaraan ; apalagi kendaraan itu sudah menjadi kendaraan operasional sehari-hari, karakter jalanan luar kota berbeda dengan dengan jalan ibukota. Minimal ganti oli dan tune-up ringan, ban, rem dan pembersih kaca atau wipper. Khusus Wipper terlihat sepele, tapi saat hujan datang bisa membawa celaka.
  • Jangan terlalu memaksakan membawa barang berlebih di atap mobil. karena gaya gravitasi mempengaruhi saat melakukan pengereman. Saat mengerem mobil akan mengurangi kecepatannya lewat sistem pengereman di empat roda, tapi dengan adanya barang di atas yang terlalu berlebih justru akan membuat mobil susah berhenti atau dikendalikan.
  • Jangan paksakan kemampuan supir. Berbagi tugas dengan yang lain, disiplin untuk istirahat sejenak. Minimal saat waktu shalat wajib kita berhenti untuk beribadah dan sekedar melepas lelah. Allah itu maha sempurna karena sudah mendesign waktu istirahat untuk umatnya yang sedang mudik, jadi jangan disia-siakan.
  • Kalau tidak ada supir pengganti, navigator/pendamping supir sangat penting. Terlebih saat-saat di jam rawan mengantuk agar konsentrasi supir tetap terjaga.
  • Sabar, jangan terpancing kendaraan lain yang mendahului kita. jangan terburu-buru, yakinlah keluarga dikampung sudah siap menanti dengan senyum sumringah kapanpun kita sampai.
  • Jangan lupa untuk minum air putih minimal 1.5 liter selama perjalanan. Tidak usaha mengandalkan minuman suplemen pembangkit stamina karena membahayakan kesehatan kita kedepannya. Jika mengantuk istirahatlah, kopi tidak akan membantu.


Read More

Film Yang Wajib diTonton di Masa Libur Lebaran, InsyaAllah Sah

Jumat, 09 Juni 2017

25 komentar
InsyaAllah Sah, film yang terinspirasi dari novel karya Achi TM ini siap hadir untuk mengisi libur lebaran kita.

Jujur saya belum membaca novel InsyaAllah Sah yang bergenre komedi religi. Tapi dibagian akhir saya akan sedikit cerita mengenai sejarah novel ke 21 dari Achi TM ini.

Film InsyaAllah Sah akan tayang pada 22 Juni 2017 menjelang libur lebaran.

Nah melihat pemain, cameo dan sutradara serta penulis skenario yaitu Benni Setiawan saya berharap fim ini tidak hanya menghibur tapi juga berisi nilai yang akan menjadi bahan pelajaran untuk kita.

Pandji begitu totalitas saat hadir di Meet and Greet. Berdandan selama 1.5jam dan konsisten dengan karakter Kang Raka selama acara itu berlangsung, sunggu luar biasa

Dan hadir di meet and greet pemain dan penulis InysaAllah sah, saya makin yakin bahwa film yang berkategori untuk penonton remaja dan dewasa (13+) ini bisa membuat kita terpingkal.

Terlebih melihat akting Pandji yang di percaya sebagai pemeran utama di film ini bersama Titi Kamal. Lohh kok saya jadi sok tau akting Pandji di film ini, padahal filmya saja belum tayang.

Yeesss, saya beruntung bisa ketemu Pandji di kantor MD Pictures saat meet and greet. Dan semakin beruntung saat Pandji hadir dengan karakter Kang Raka di film ini.

Dengan rambut palsu lurus belah tengah, tahi lalat di dagu kiri, gigi palsu dan kemeja warna kuning menterengnya Pandji selalu berhasil membuat gelak tawa satu ruangan itu.

Tidak hanya penampilan fisik, tapi karakter dan gaya bahasa Pandji berubah menjadi Kang Raka, Karakter Pandji dalam film ini.

Bahkan Pandji tidak ingin dipanggil Pandji, saat ini dia adalah Kang Raka.

"Pandji lagi dugem" Ujar Kang Raka yang disambut gelak tawa yang hadir.

Premis Film InsyaAllah Sah menceritakan tentang orang yang melupakan janjinya pada tuhan. Dan ada orang lain yang berusaha mengingatkan janji yang sudah diucapkan.

Diceritakan, Titi Kamal yang memerankan karakter Silvi, perempuan metropolis yang gaya bicaranya selalu meledak-ledak terjebak di dalam lift bersama Kang Raka.

Kemudian Silvi bernazar atau berjanji jika bisa keluar dengan selamat maka dia akan berubah jadi orang yang lebih baik.

Sayangnya itu hanya janji sesaat, setelah berhasil keluar, Silvi dengan cepat melupakan janjinya.

Kang Raka, yang mendengar sendiri saat Silvi mengucap nazar tidak mau tinggal diam. Dia berusaha mengingatkan dengan berbagai cara.

Disinilah adegan lucu dalam film ini terjadi.

Film yang hampir 90% adalah komedi, harus menjadi pilihan kita semua. Karakter Kang Raka menarik perhatian saya, dengan logat sunda agak cadel, mungkin perpaduan Soleh Solihun dan AA Gym menjadi magnet tersendiri.

"Setiap penonton yang keluar dari bioskop pasti akan mempunyai adegan lucunya masing-masing pada film ini" Ujar Pandji.

Pandji juga optimis film yang penuh pesan positif tapi dikemas dengan komedi ini bisa diterima pecinta film Indonesia.

Sayang di acara meet and greet tersebut tidak hadir sutradara sekaligus penulis naskah Benni Setiawan. Saya suka film terakhir Benni Setiawan yaitu TOBA, dan saya berharap film ini pun bisa diterima masyarakat.

Sedikit tentang novel "InsyaAllah Sah". Novel ini hadir saat sang penulis sedang merasa tidak mood dalam menulis. Sampai akhirnya ketika Achi TM sang penulis, pulang bepergian dan tas miliknya yang berisi laptop tertinggal di bandara.

Achi TM langsung berbalik arah menuju bandara kembali untuk mencari tas laptop, sambil terus berharap tas laptopnya masih ada.

Nah di perjalan menuju bandara untuk mencari tas laptopnya inilah, Achi TM bernazar.

Jika tas laptopnya masih menjadi rejekinya, dia akan menulis novel religi. Nazar ini terucap karena Achi merasa berbuat tidak bersyukur dan menyia-nyiakan dengan talenta menulis yang sudah diberikan Allah.

Alhamdulillah tas laptop berasa isinya, terutama 4 potong rendang (entah kenapa rendang bisa ada ditas laptop) sudah diamankan pihak kemanan bandara. Dan menulislah Achi sampai akhirnya di hubungi pihak MD untuk membuat film dari Novel InsyaAllah Sah.
Read More

Souvenir Tentang Wisata Indonesia

Senin, 05 Juni 2017

4 komentar
Indonesia punya potensi wisata yang sangat luar biasa. Kita dikelilingi jajaran pegunungan yang indah, hutan hujan tropis yang mempunyai ragam satwa. Dan kita juga punya keindahan pantai dan kekayaan biota laut kelas dunia terhampar dari Sabang sampai Merauke.

Itu baru kekayaan alam. Belum kekayaan budaya tiap daerah di seluruh Indonesia yang penuh ragam. Kebudayaan yang punya ciri khas berbeda disetiap daerah yang mempunyai daya tarik masing-masing.





Potensi wisata yang besar ini harus kita promosikan terus, agar wisata kita makin dikenal sehingga orang makin tahu siapa Indonesia.

Pemerintah kini sudah mulai mempromosikan wisata Indonesia kedaratan eropa. Saya teringat cerita seorang kawan, profesinya adalah tourist guide.

Begitu terkejutnya dia, ketika melihat icon Wonderfull Indonesia menempel dibus tingkat yang wara-wiri di kota London, atau saat melihat billboard besar di kota paris yang isinya mempromosikan Indonesia. Ada rasa bangga ketika dinegara orang tercantum nama Indonesia disana.

Kalau pemerintah sudah mulai berusaha, kita sebagai tuan rumah harus bersiap menerima tamu.

Mungkin kalau berbicara infrastruktur, peraturan daerah dan mental rakyat Indonesia pembahasannya akan sangat panjang dan mendalam.

Yang mau saya bahas disini hanya masalah souvenir atau buah tangan. Memangnya kenapa dengan souvenir yang ada sekarang..?

Sebenarnya kita akan dengan mudah menemukan souvenir di tujuan wisata seluruh Indonesia, tapi kalau mau jujur, belum ada standard souvenir yang baku di Indonesia.

Souvenir di Indonesia sebagian besar pangsa pasarnya masih untuk wisatawan domestik, sehingga kurang memperhatikan kualitas dan design yang cenderung tidak berkembang.

Berangkat dari keresahan inilah GOESAR Tourist Souvenir (GTS) hadir. GTS ingin mendukung program pemerintah yang ingin membangkitkan kembali sektor wisata pada tahun 2017, dengan mengembangkan produk souvenir yang unik, berkelas dan kreatif.

Ini tentu inisiatif yang baik dan harus di apresiasi, terlebih lagi GTS mengedepankan kualitas souvenir agar tidak memalukan jika dijadikan buah tangan para turis mancanegara.

GTS akan memproduksi setidaknya 24 item souvenir berkualitas dengan kisaran harga 30.000 sampai 1.500.000. Macam souvenir itu diantaranya :
  • Bag luggage
  • Ceramic
  • Botol minuman
  • Kain (fabric)
  • Sendal (flip-flop)
  • Makanan
  • Pigura
  • Magnet kulkas
  • Cermin (hand mirror)
  • Kerajinan tangan
  • Topi
  • Kipas tangan
  • Perhiasan
  • Gantungan kunci
  • Sarung korek api
  • Lukisan
  • Pin
  • Toys
  • Ukiran
  • Patung
  • T'shirt
  • Payung
  • Asbak
  • Pembuka botol
Saya sempat membeli beberapa produk dari GTS, memang saat itu baru tersedia gantungan kunci dan magnet kulkas. Designnya pun baru ada dua daerah yaitu Sumatera Utara dan Belitung.

Penghuni baru kulkas kami.

Kedepannya akan ada dari daerah Jakarta, Wakatobi, Labuan Bajo, Menado, Toraja, Mandalika, Raja Ampat, Kepulauan Seribu dan Borobudur yang menjadi daerah wisata unggulan Indonesia.

Lalu apa bedanya gantungan kunci dan magnet kulkas produksi GTS dengan souvenir pada umumnya di Indonesia.

Gantungan kunci dan magnet kulkas dari GTS ini terbuat dari bahan semacam logam atau lebih tepatnya zinc alloy. Kalau kita pegang terasa berat dan kuat. 

Bahan zink alloy nampak kuat, ada dua titik magnet yang membuat semakin kencang saat menempel di pintu kulkas


Saya jadi teringat hadiah magnet kulkas dari negara tetangga yang sudah lebih dulu menempel dikulkas kami.

Dulu, saya cukup terkesima melihat souvenir itu, tapi begitu saya punya magnet kulkas dari GTS, lewat lah itu magnet kulkas berbentuk twin tower.

Secara bahan dan design, produksi anak bangsa ini lebih baik dengan harga yang bersaing, 30.000 untuk gantungan kunci dan 35.000 untuk magnet kulkas.

Nilai positif lainnya menurut saya adalah, disetiap packaging souvenir GTS selalu menyelipkan informasi mengenai tempat wisata dan keunikannya. 

Sehingga secara tidak langsung ikut mempromosikan daerah tersebut, atau minimal memancing perasaan ingin tahu bagi yang melihatnya.

Saya salah satu korbannya, ketika saya tertarik sekali dengan magnet kulkas berbentuk seperti topeng dengan tulisan besar "GORGA"  di bagian bawah.

Saya awalnya tidak tahu apa itu Gorga, yang ternyata merupakan motif pahat atau ukiran khas batak yang biasanya ada diluar rumah dan alat musik. Tambahan ilmu pengenalan budaya untuk saya.

Ada petunjuk atau informasi mengenai daerah wisata sekitar untuk mempermudah wisatawan mengeksplore tempat wisata lainnya


Untuk saat ini GTS sudah bekerjasama dengan beberapa toko dibandara, dan beberapa daerah wisata untuk pendistribusiannya.

Kalau ingin lebih mudah, kita juga bisa belanja online dan memilih ragam souvenir yang sudah tersedia melalui e-commerce GTS :
www.touristsouvenirindonesia.co.id

Semoga pariwisata kita akan semakin membaik sehingga meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar objek wisata.

Selain itu kita juga harus bisa menjaga lingkungan agar tetap asri sehingga terus menarik perhatian wisatawan untuk dikunjungi.

Karena kalau kita tidak menjaga, maka keindahan wisata tersebut tidak akan bertahan lama dan wisatawan enggan untuk berkunjung.
Kalau sudah begitu, semua akan merasakan kerugiannya.






Read More

Bancakan Khas Sunda Di Hotel Berbintang

Minggu, 04 Juni 2017

3 komentar
Bancakan, kalau denger istilah ini pikiran saya langsung menerawang ke negeri pasundan tanah kelahiran saya.

Ya, saya urang sunda, walau kemampuan bahasa sunda saya masih dibawah rata-rata. Kalau ada tes TOEFL bahasa sunda, sudah pasti saya tidak akan lulus.

Bancakan adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah khas dari wilayah sunda.


Wadahnya pun unik, beralaskan daun pisang memanjang tanpa batas dan sekat. Lalu di atasnya tersaji nasi dan macam-macam lauk pauk di atur sedemikian rupa secara merata dari ujung-keujung.

Tidak ketinggalan lalapan dari sayuran segar dan aneka sambal yang menggugah selera.

Setidaknya gambaran ini yang bisa saya ceritakan ketika menikmati menu Bancakan di Hotel Aston Marina Ancol.

Bancakan di hotel..? Emang ada menu Bancakan di hotel.

Ini yang ditawarkan oleh Hotel Aston Marina Ancol tidak hanya untuk para tamu yang menginap tapi juga bisa untuk semua yang ingin meraskan sensasi kuliner khas sunda.

Duduk bersama dengan sahabat sambil menikmati nasi, lauk pauk beralaskan daun pisang diselingi swnda gurau makin mengakrabkan kita semua

Bagi saya cukup ayam goreng khas dan tempe untuk menikmati menu khas dari ranah Sunda

Dengan harga 178.000/pax kita bisa menikmati hidangan lengkap bancakan berupa nasi putih/nasi liwet (sesuai permintaan) lauk-pauk, lalapan dan sambel. Juga disediakan air mineral freeflow.

Tradisi Bancakan mencerminkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, saling menghormati satu sama lain sekaligus mengakrabkan setiap orang yang terlibat dalam bancakan ini.

Nah yang menarik dari bancakan di hotel Aston Marina Ancol adalah lokasinya yang tidak biasa.

Tidak di dalam restoran seperti layaknya hotel bintang 4 lainnya, kita akan diajak untuk menikmati segarnya udara luar ruang saat menikmati menu bancakan di hotel Aston Marina Ancol.

Di lantai M2 hotel Aston Marina Ancol, memang ada space cukup luas dengan konsep outdoor yang hijau. Lantai yang di lapisi hijau rumput sintetis dan di kelilingi pohon menambah keteduhan di area ini.

Kebersamaan dan keakraban yang ditawarkan oleh Hotel Aston Marina Ancol dengan menu Bancakannya

Acara bancakan di hotel Aston Marina Ancol cocok untuk acara non formil penuh keakraban ataupun acara keluarga. Terlebih jika kita membawa sikecil, mereka bisa berlarian dan mengeksplore area ini karena memang di set-up layaknya taman nan hijau.

Mungkin kalau ada spot bermain untuk anak, pasti akan lebih berkesan buat keluarga yang ingin bancakan di hotel Aston Marina Ancol.

Untuk menikmati menu bancakan Hotel Aston Marina Ancol, kita harus reservasi terlebih dahulu. Karena menu ini bukan menu reguller, dan jika ingin reservasi bisa langsung menghubungi ke nomor 021-96837120
Read More