Spot Snorkling Jakarta, Kepulauan Seribu [Trilogy #3]

Sabtu, 24 Februari 2018

41 komentar
Yaaa Tuhan, ini ceritanya trilogy yang kelamaan. Setelah 14 purnama baru ingat masih ada hutang menamatkan sebuah cerita.
Pasti akan sulit mempercayai, bahwa Jakarta punya pantai yang Indah.
Buat BroSer yang belum baca cerita saya sebelumnya boleh tengok-tengok siki lah link dibawah ini.



Setelah seharian muter di pulau Bidadari, Kelor, Onrust dan Kecipir. Lalu di tutup dengan makan siang di pulau Untung Jawa, perjalanan berlanjut menuju pulau Harapan.

Pulau Harapan jadi tempat kami menginap. Kali pertama saya menginjak pulau yang ternyata berpenghuni cukup padat. Berasa seperti di luar Jakarta, padahal secara administratif masih Jakarta banget. Beneran gak nyangka.
Deretan perahu kayu warna-warni, sandar di dermaga pulau harapan, Jakarta
Di pulau ini banyak sekali rumah penduduknya yang dijadikan guest house. Kondisinya juga cukup nyaman, rumah bersih dan hampir semuanya berpendingin ruangan. Jadi bisa menghalau udara panas khas daerah pantai.

Layaknya sebuah pulau, kehidupan daerah pesisir sangat terasa. Deretan perahu kayu warna-warni di dermaga, aroma pasir pantai, angin laut yang berhembus tanpa lelah semakin menjauhkan kesan bahwa ini adalah bagian dari ibukota negara.
Ikan bakar khas pulau Harapan fresh from the sea
Makan malam pun jadi cerita unik tersendiri, kita bisa memesan paket katering sederhana khas pulau Harapan. Seperti malam itu, kami disediakan sayur sop, ayam kecap dan tidak ketinggalan ikan bakar fresh from the sea.
Malam itupun kami tidur dengan tenang sambil memegang perut yang kenyang.
Kehidupan warga pesisir selalu punya daya magnet tersendiri.

Perak, Dholpin dan Genteng

Pagi itu matahari sudah cukup tinggi, langit cerah, warna biru langit dihiasi awan putih berbentuk kapas. Pemandangan yang jarang dilihat di Jakarta yang berada di pulau Jawa.

Kami sudah bersiap di dermaga, ada 3 buah kapal kayu bermesin tunggal yang siap membawa kami.

Sebelum berangkat kami dibagikan jaket pelampung berwarna orange cerah dan perlengkapan snorkling berupa snorkel (masker) dan fin (kaki katak).
Tidak sabar, ingin diving di kepulauan seribu
Tujuan kami adalah pulau Perak, pulau Dolphin dan pulau Genteng. Perjalanan tidak memakan waktu lama, kurang lebih 30 menit kami sudah sampai di pulau perak. Di sini kami bisa merapat ke dermaga dan mengeksplor pulau yang cantik ini.

Ini serius, untuk kesekian kalinya saya dibuat terkesima. Saya menginjak sebuah pantai dengan pasir putih yang bersih dan pulau yang masih asri.
Dan ini hanya berjarak tidak lebih dari 2 jam perjalanan laut dari dermaga Ancol.


Kontras dengan ibukota yang berada di pulau Jawa. Riweuh (kata orang sunda), macet, sumpek, megah dan berkesan penuh teknologi tinggi. Tapi disini, semua diputar balik, sederhana dan alami tapi dengan signal internet yang maksimal (Teutuep butuh buat update).

Buat para warga jakarta yang mau coba-coba snorkling, gak ada salahnya mencoba di kawasan kepulauan seribu terlebih dahulu. Dekat dan ekonomis.

Masalah harga saya belum bisa share, karena kebetulan saya di bersama teman-teman Id Corners diundang Dinas Pariwisata Jakarta.

Sebagai gambaran, kalau kita browsing paket wisata pulau harapan kepulauan seribu, ada yang menawarkan paket 2 hari satu malam 920ribu untuk 2 orang.

Sudah termasuk tiket feri, penginapan, makan, snorkling bahkan di sediakan camera underwater untuk mengabadikan momen di kepulauan seribu.

Saya beruntung pernah snorkling di kepulauan Derawan Kalimantan. Dan memang kita tidak bisa bandingkan Kepulauan Seribu dengan Derawan. Tapi Kepulauan Seribu bisa jadi pilihan bagi kita yang mau lari dari kepenatan dan sudah bosan lihat mobil dan ojek online.

Dijamin, kamu bakal jarang ngelihat mobil di Kepulauan Seribu.



Read More

Bisakah Kita Melukis Dengan Cahaya

Kamis, 22 Februari 2018

31 komentar
Hallo BroSs, Sehat semua kan? yang sedang dikasih cobaan sakit, semoga diberikan kesembuhan dan kemudahan.

Saya mau sedikit sharing tentang dunia fotografi, tapi sebelumnya saya mau tanya. Adakah teman-teman yang belum pernah difoto sampai saat ini?.

Kalau ada yang belum pernah difoto segeralah mengunjungi kantor kelurahan terdekat, minimal minta di foto untuk e-KTP.
Entah sampai kapan drama e-KTP ini berakhir.

Pasti gak percaya kalau saya bilang, foto ini di ambil jam 1 siang.
Dijaman yang perkembangan teknologinya sangat cepat, masalah foto memfoto, baik itu yang mengambil foto (fotografer) atau pun yang menjadi objek/model foto sudah sangat mudah kita jumpai dimana-mana.

Apalagi dengan berkembangnya smartphone (HP) yang dilengkapi dengan kamera. Mulai dari HP kamera dengan kemampuan seadanya, sampai smartphone dengan kamera yang super canggih sudah tumplek-blek dipasaran. 

Bahkan bukan hal yang baru, jika teknologi kamera smartphone jadi fasilitas unggulan yang paling mudah menarik minat calon konsumen, selain spesifikasi software dan hardware smartphone tersebut.

Saya pernah dengar cerita chief Rudiantara, Menkominfo. Beliau cerita bahwa di daerah perbatasan yang kondisi signalnya tidak sebagus daerah perkotaan, ada sebagian masyarakat yang sudah punya handphone.

Kalau dipikir-pikir buat apa punya HP padahal signalnya sulit dijangkau?, sejatinya HP itukan untuk berkomunikasi. Ternyata fasilitas yang sering mereka gunakan di HP adalah kamera untuk mengambil foto.

"Karena signal di daerah perbatasan itu masih susah, jadi mereka lebih sering menggunakan handphone untuk ambil foto". Ujar Chief.

Ini jadi bukti bahwa fotografi bukan dimonopoli penduduk perkotaan, fotografi sudah menjangkau semua lapisan masyarakat.
Nah biar tambah pengetahuan, ada baiknya kita cari tahu apa arti atau istilah dari fotografi itu.

Saya mau share asal muasal istilah fotografi, semoga artikel ini bisa membantu agar anda bisa lebih paham.
Kalau ada yang kurang dari penjelasan saya, boleh ditulis pada kolom komentar, nanti akan saya update ditulisan ini.

Tahun Baruan Di Jakarta Bugdet Ngepas


Melukis Dengan Cahaya

Istilah Fotografi atau yang dalam bahasa Inggris disebut photography, berasal dari dua suku kata bahasa Yunani yaitu photos dan grafo.

Photos artinya cahaya dan grafo itu menulis atau dalam hal ini bisa kita artikan dengan melukis.

Jadi photosgrafo adalah melukis dengan cahaya. Sudah paham?
Pasti masih bingung.

Oke, saya bikin simple. Diartikel ini akan saya buka sebuah misteri tersembunyi (gak usah lebai dehh) bahwa ketika kita mengambil foto seseorang atau salah satu objek, yang direkam oleh sensor kamera ternyata bukan objek tersebut, melainkaann...

Jeeennggg... Jeeeennggg...Jeeeennngg..!! (Efek kamera zoom in-zoom out, biar dramatis) sebenarnya yang terekam oleh sensor kamera adalah mahluk halus yang bisa dilihat tapi tidak bisa dipegang bernama cahaya. Ngeerii..kali kaka ini kasih analoginya.

Jadi cahaya yang datang dan mengenai objek, akan dipantulkan kembali agar bisa ditangkap oleh sensor kamera.

Contoh gampang seperti ini, kalau disuatu ruangan ada sebuah objek (cangkir putih) tapi tidak ada cahaya sedikitpun alias gelap total, bisakah kita ambil foto cangkir putih tersebut?.

Pasti gak bisa. Loohhh kok gak bisa? Kan sudah ada objeknya, dalam hal ini cangkir putih.

Sekarang kita kasih cahaya di sekitar cangkir tersebut. Tidak masalah berapapun intensitas atau kuatnya cahaya tersebut.

Saya yakin, sekarang kita (dengan beberapa teknik) akan bisa mengabadikan cangkir putih tersebut dalam bentuk karya foto.

Ini disebabkan karena, ada sumber cahaya yang mengenai cangkir putih tersebut, lalu kemudian cahaya itu di pantulkan kembali oleh cangkir putih agar bisa terekam dengan baik oleh sensor kamera.

Kurang lebih seperti itu, Gimana BroSs? Udah pahamkan tentang istilah kata dan asal muasal fotografi.

Jadi kalau fotonya jelek, jangan langsung salahkan fotografer atau modelnya, lihat dulu kualitas cahaya yang ada.

Karena kita tahu mata manusia dicipatakan sempurna oleh Tuhan dalam menangkap cahaya, tidak seperti kamera dengan segala keterbatasan.

Saran saya, kalau mau ambi foto, pastikan cahayanya baik dan cukup. Dan ingat lagi, cahaya yang menurut mata kita sudah cukup belum tentu bagi sensor kamera.

Kalau kamera kita tidak cukup baik mengambil foto dengan cahaya yang minim, jangan dipaksakan. Lebih baik terima nasib saja, atau kalau pencahayaan pada foto kurang baik, kita bisa coba bikin foto hitam putih agar terlihat dramatis.

Salam jepret.

Cara Ngedit Foto Dengan Photoshop

Read More

Menikah Itu Mudah, Cari Pasangannya Yang Susah

Rabu, 21 Februari 2018

Tidak ada komentar
Haallo BroSs, Judulnya ngeselin ya? Maaf kalau ada yang tersinggung, tapi memang begitu keadaannya kok. Kalau pasangan sudah ada, niat sudah membuncah,  pasti kita siap menikah, walau materi masih jauh dari harapan.

Tapi percaya deh, kalau sudah niat menikah, semua persiapan akan dimudahkan. Minimal lamar dulu ke orang tuanya, lalu usaha nabung dan berdoa, sisanya biar Tuhan YME dan alam yang mengatur.
Wakil Walikota Bekasi H. Ahmad Syaikhu (kanan), CEO JEE Rika Pertiwi Zulfi (tengah) saat membuka secara resmi Bekasi Wedding Expo 4th
Mungkin naif, tapi itu yang terjadi sama saya. Waktu nikah, tabungan kami (saya dan calon istri saat itu) belum ada 10 persen dari total biaya pernikahan kami. Mungkin terdengar nekad (nekad atau nekat sih?), tapi karena niatnya baik, acara pernikahan kami pun berjalan lancar.

Memang tidak mewah atau bukan pernikahan impian kami (dari segi konsep), tapi tidak juga sederhana, yang pasti kami cukup bahagia melihat teman-teman kami yang hadirpun tersenyum bahagia.

Semua persiapan kami lakukan sendiri, cari vendor tenda, make-up, souvenir, design dan cetak undangan (kebetulan saya masih bekerja jadi design grafis) sampai cari sound system.

Bahkan ngambil roti buaya khas betawi saya lakoni sendiri dimalam sebelum akad nikah kami. 
Hanya katering yang kami serahkan untuk diurus orang tua, karena kami anggap beliau lebih paham.

Dulu, referensi internet masih belum terlalu masif seperti saat ini. Kami hanya berdasarkan referensi teman atau keluarga, lalu kami datangi satu-persatu vendornya.

Sekarang lebih mudah untuk mempersiapkan pernikahan, tinggal browsing muncul lah segambreng (bahasa apa ini?) informasi di dunia maya. Tapi kalau boleh saran, jangan terpukau dengan tampilan dunia maya, bisa bahaya.

Saya sarankan untuk menelpon langsung, lalu dilanjutkan dengan tatap muka sebelum menentukan bekerja sama. Ini penting, karena dengan bertemu kita bisa membaca aura atau karakter orang yang akan kita percayakan menggarap hari terindah dalam hidup kita.

Bekasi Wedding Expo 4th

Sekarang ada cara yang lebih mudah lagi untuk mencari vendor, yaitu hadir ke wedding expo yang hampir sepanjang tahun selalu ada.

Salah satunya yang saya datangi pada 26 Januari 2018 adalah Bekasi Wedding Expo 4 (BWE4). Gelaran yang sudah berjalan selama 4 tahun ini cukup banyak diminati para calon pengantin yang mencari informasi.

Setidaknya tahun kemarin berhasil menyedot 8000 pengunjung dalam waktu 4 hari acara. Untuk wilayah Bekasi, ini merupakan prestasi yang baik.

Tahun ini, dengan persiapan yang lebih baik lagi, pihak Jakarta Event Enterprise (JEE) selaku event organizer menargetkan 10.000 pengunjung. Setidaknya itu yang disampaikan CEO JEE Rika Pertiwi Zulfi. 

Hadir pula Wakil Walikota Bekasi H. Ahmad Syaikhu untuk membuka pameran wedding expo yang bertajuk “The Biggest Wedding Exhibitio In The City”. Mengusung konsep intimate, experimental dan instagram-able, BWE4 akan memberikan pengalaman berbeda buat para pengunjung yang hadir dievent ini.

BWE 4 dilangsungkan di Grand Galaxy Convention Hall yang merupakan Convention Hall terbesar dikota bekasi. Ada 50 vendor yang memberikan penawaran menarik dan terbaik bagi para calon pengantin.

Kelebihan kita hadir di wedding expo seperti BWE4 adalah, kita bisa langsung melihat, berinteraksi bahkan mencicipi makanan yang di tawarkan oleh vendor katering. Jadi kita tidak membeli "kucing dalam karung" atau membuang waktu, uang dan tenaga untuk men-survei vendor satu persatu.

Tinggal datang ke satu tempat, semua urusan dapat di selesaikan. Mudah dan efisien.

Walaupun untuk sebagian orang malah akan terlihat bingung saat mendapati banyaknya vendor dengan berbagai macam penawaran, tapi percayalah ini akan sangat membantu.

Kalau boleh saran, jangan terburu-buru memutuskan sesuatu. Kumpulkan dulu informasi, lalu di diskusikan dengan pasangan dan keluarga.

Memang sih, saat event berlangsung penawaran paket yang menggiurkan akan sangat banyak. Tapi kalau belum yakin, sebaiknya ditahan dulu asa untuk tandatangan kerjasama.

Jadi kalau kamu yang sudah punya pasangan dan rencanakan menikah, sering-seringlah main ke wedding expo. Untuk mencari vendor, atau sekedar cari referensi agar pernikahan kamu lebih warna-warni. Bekasi Wedding Expo bisa jadi salah satu alternatif.

Sampai jumpa di Bekasi Wedding Expo berikutnya. Masih ragu ke wedding expo? cari pasangannya aja dulu... #EhhMaafLagi



Read More

Martadinata Residence Ciputat, Hunian Cerdas di Tangerang Selatan

Selasa, 20 Februari 2018

Tidak ada komentar
Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Sayangnya tidak semua orang bisa berkesempatan memiliki rumah karena dengan keterbatasan masing-masing.

Teringat 4 tahun lalu saat kami (saya dan pujaan hati) untuk pertama kali nekat untuk bisa memilik rumah. Dan hasil dari kenekatan itu, kami berhasil memiliki rumah dengan segala perjuangan yang tidak bisa dibilang mudah.

Tapi semua perjuangan itu memberikan kami pelajaran bagaimana mempunyai rumah idaman. Karena semua proses administrasi dari nol sampai rumah tersebut di tempati kami urus sendiri.

Kami makin paham bagaimana mana memilih hunian yang baik, salah satu mencari tahu siapa pengembangnya. Selain itu, konsep hunian yang ditawarkan juga perlu jadi bahan penilaian buat kami selain tentunya faktor harga.

Kami selalu tertarik dengan konsep pemukiman yang menyediakan ruang terbuka bagi para penghuninya ketimbang hanya deretan rumah per-block. Salah satunya adalah dengan menyediakan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum) yang memadai agar warganya bisa bersosialiasi.

Saat saya melihat site plan Martadinata Residence, saya teringat pemukiman kami yang terdahulu. Ya, kami sudah menjual rumah kami dikawasan pondok cabe karena satu dan lain hal.

Martadinata Residence memiliki danau yang berfungsi sebagai serapan, mirip dengan pemukiman kami terdahulu. Bahkan Martadinata Residence mempunyai 2 buah danau di area pemukiman mereka.

Sedikit mengenai Martadinata Residence, hunian premium di kawasan selatan Jakarta ini adalah kerjasama antara PT Bumiraya Utama dan PT Fontana Bangun Cemerlang. Dibangun di atas lahan seluas 4,6 Hektar, terdiri dari 300 unit rumah dengan 3 type exclusive dengan 2 lantai.

Menurut Pintarso Adijanto, Direktur Utama PT Bumiraya Utama, Martadinata Residence diharapkan mampu menjadi salah satu pilihan utama konsumen baik untuk tempat tinggal maupun investasi yang menguntungkan.

Harso Halim, Direktur PT.Fontana Bangun Cemerlang dan Pintarso Adijanto, Direktur Utama PT Bumiraya Utama saat menemani Airin Rachma Diany meninjau lokasi proyek Martadinata Residence  

Kawasan ini memang sedikit lambat perkembangannya, padahal fasilatas pendukung disekitar lokasi sudah sangat lengkap. Mulai dari hypermarket, restoran cepat saji, toko bahan bangunana modern dan tidak terhitung sekolah dan universitas dengan kualitas baik. 

Walau menurut beberapa pihak kawasan ini agak terlambat berkembang, tapi berdasarkan pengalaman, rumah sederhana yang saya beli diharga 200juta, di tahun ketiga sudah ada pembeli yang mau membayar di harga 300juta. Jadi bukan hal yang mengagetkan jika Martadinata Residence bisa menjadi investasi yang menguntungkan.

Smart Cyber Home Pertama di Tangerang Selatan

Martadinata Residence adalah komplek hunian bergaya minimalis modern yang sudah terintegrasi dengan konsep smart cyber home dilengkapi teknologi FFTH (fiber to the home) dengan akses free wifi yang memanjakan para penghuni.

Teknologi FFTH - First Fiber Optic di area Tangeran Selatan akan membuat akses internet akan semakin mudah dengan 4 layanan "Quad Play" yaitu; Internet dengan unlimited highspeed upto 10MBps, Kabel TV, Voice ocer ip dan CCTV.

Untuk keamanan selain dilengkapi CCTV, juga akan ada command center dan CCTV monitoring untuk tamu yang datang. Penggunaan acces card dan sistem cluster one gate (satu pintu masuk) membuat kemanan Martadinata Residence terawasi dengan baik.

Fasilitas lain yang bisa menjadi nilai tambah adalah dengan dibangunnya sport club dan jogging track. Dengan begitu, warga yang ingin berolahraga rutin setiap hari tidak perlu jauh-jauh keluar komplek perumahan.

"Selamat dan Sukses untuk Martadinata Residence, semoga bisa menjadi alternatif hunian dan investasi bagi masyarakat". Ujar Airin saat peresmian proyek Martadinata Residence.
Walikota Tangerang, Airin Rachma Diany yang hadir dan ikut meresmikan proyek pembangunan Martadinata Residence ini berpesan kepada para pengembang.

"Jangan lupa membangun balai warga, biasanya setelah pembangunan selesai dan pengembang sudah lepas tangan, para warga banyak meminta ke pemerintah kota untuk dibuatkan balai warga".

Kehadiran Walikota Tangerang merupakan bukti dukungan bahwa, proyek Martadinata Residence sudah berjalan seusia prosedur yang ditetapkan. Sehingga diharapakan pada Desember 2018, sudah masuk tahap serah terima dari pengembang ke konsumen.

Martadinta Residence bukan hanya hunian cerdas karena dilengkapi dengan semua kemudahan, tapi juga pilihan cerdas dalam berinvestasi.
Read More

Pertandingan Final Piala Presiden, Acara Kenegaraan atau Bukan?

Senin, 19 Februari 2018

Tidak ada komentar
Haaalloo BroSs, pasti sudah paham deh kenapa saya iseng nulis tema ini.
Yuuppss, ini gara-gara orang pada heboh ngurusin video yang memperlihatkan Anies dilarang turun ke podium saat penyerahan Piala Presiden. Baca artikelnya sampai habis ya, trus bacanyanya sambil di lemesin aja ya shhaayy.

Saya coba seobjektif mungkin bahasnya, yang pasti menurut saya (gak perlu di bold kan ya?) pertandingan sepakbola bukan acara kenegaraan walaupun dihadiri oleh presiden dan jajaran pemerintah lainnya.



Dari beberapa info yang beredar, banyak yang ngotot bahwa ajang Piala Presiden adalah acara kenegaraan, pake bawa UU RI no.9 tahun 2010 tentang keprotokolan.

Mereka menggunakan  BAB IV pasal 13 tentang Tata Tempat. Ya jelas gak nyambung lah BroSs, kalau tempat acara kenegaraan memang bisa dimana saja asal memungkinkan dan dianggap aman oleh pihak terkait.



Tapi coba deh kita lihat UU RI no.9 tahun 2010 yang mengatur keprotokolan, pada BAB III pasal 6. Ini lebih detil menjelaskan apa itu yang dimaksud acara kenegaraan.

  1. Acara Kenegaraan diselenggarakan oleh Negara dan dilaksanakan oleh panitia negara yang diketuai oleh menteri yang membidangi urusan kesekretariatan negara.
  2.  Dalam hal Acara Kenegaraan diselenggarakan di lingkungan lembaga negara lain, pelaksanaannya dilakukan oleh kesekretariatan lembaga Negara dimaksud berkoordinasi dengan panitia Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Jadi sangat jelas bisa asumsikan bahwa acara Piala Presiden bukan acara kenegaraan, karena Piala Presiden yang ngadain itu bukan/tidak berkordinasi bahkan tidak diketuai oleh menteri olahraga. Jadi alangkah baiknya kita tidak usah menggiring opini bahwa final piala presiden adalah acara negara.

Baca Juga; Artikel Mengenai Asian Para Games 2018

Bahkan sampai ada yang bilang, Jokowi (pihak istana) sengaja melarang Anies. Ini sih lebai, jangan-jangan Jokowi malah baru tau kalau Anies dilarang turun sama protokoler dari media sosial.

Kan, gak mungkin juga waktu nonton final Piala Presiden kemarin Jokowi dan Anies sibuk ngerumpi.

"Mas Anies, nanti kalau Persija menang ikut turun ke podium di bawah ya" Jokowi basa-basi.

"Inginnya seperti itu pak, tapi kayanya saya gak masuk list. Mungkin pak Jokowi bisa bantu".

"Coba saya tanya Maruar dulu" Jokowi kemudian memanggil Maruar.

"Aman, mas Anies, kamu bisa ikut kebawah, tapi gak naik kepodium ya (teteup..)" Ujar Jokowi.

(Dialog hanya illustrasi, gak usah dianggap serius juga kelleeuss).

Lalu siapa yang harusnya tanggung jawab masalah ini?.

Etika Timur

Sedikit bicara asal muasal Piala Presiden, kita masih inget kasus yang membelit PSSI di tahun 2015 lalu, sampai mereka dibekukan oleh FIFA.

Nahh, demi persepakbolaan Indonesia tidak vakum dan berdiam diri, dibuatlah ajang Piala Presiden yang pesertanya adalah klub dari berbagai kasta (tingkatan) liga di Indonesia.

Inisiatifnya hadir dari MAHAKA Sport and Entertainment dan mengukuhkan PERSIB sebagai juaranya. Vakum di tahun 2016, Piala Presiden kembali digelar pada tahun 2017, dan AREMA jadi tim terbaik edisi tahun tersebut.

Dan sayangnya, pihak MAHAKA (sebagai penggagas piala presiden 2015 menurut wikipedia) tidak digandeng lagi untuk jadi penyelenggara dalam 2 gelaran terakhir Piala Presiden.

Lalu siapa yang jadi panitianya? nahh mulai kebaca nih. Piala Presiden 2018 di ambil alih oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Kalau lihat dari nama PTnya pasti bertanya, "emangnya ada pt liga Indonesia lama?".

Yang tepat adalah, sebelum PT LIB ini hadir ada yang namanya PT Liga Indonesia (PT LI) yang nasibnya kini sudah dibubarkan oleh PSSI.

Berlinton Siahaan menjadi Direktur Utama PT LIB yang menjadi operator kompetisi sepakbola tanah air dan dipercaya jadi Organizing Committe (OC) Piala Presiden 2018. Sementara Maruar Sirait jadi Sterring Committe (SC). Sampai sini udah makin jelas kebaca dong?.

Dari sini kita bisa ambil sedikit kesimpulan, kenapa terjadi perbedaan karakter saat final Piala Presiden 2015 dan 2108. Saya gak usah jelaskan, temen-temen pasti sudah tahu duluan apa perbedaannya.

Kalau dipikir-pikir, apa susahnya Anies diijinkan turun, lalu setelah dibawah baru dibisikin bahwa yang naik ke podium dan menyerahkan piala itu hanya orang-orang tertentu saja.
Kan urusannya selesai, minimal sebagai orang timur, panitia harus punya etika lah. Tuan rumah gitu loohhh..

Semoga panitia khususnya sang OC dan SC benaran gak punya etika, ketimbang dengan sengaja tidak mengijinkan Anies turun ke lapangan saat penyerahan piala.

Seharusnya ini yang jadi pertanyaan sengaja atau gak punya etika?, bukan menyimpulkan bahwa sepakbola adalah acara kenegaraan, cuma gara-gara ada presiden menonton. Trus makin semangat jelek-jelekin Jokowi, gitu-gitu diakan presiden kita.

Kalau dilihat Piala Presiden 2015 itu murni (walau pasti ada unsur bisnisnya sih) ingin mengangkat nasib sepakbola Indonesia agar tidak vakum dan stagnan. Piala Presiden 2015 juga diadakan oleh pihak swasta yang (bisa dibilang)  tidak punya kepentingan politik.

Lalu bagaimana dengan Piala Presiden 2018? dengan kehadiran Maruar Sirait sebagai SC, beberapa kelompok orang pasti sudah punya asumsi (buruk sangka) tersendiri, nggak mungkin nggak lahh.
Karena beliau ini lekat sekali dengan partai politik tertentu, apalagi, setelah muncul kasus ini.

Herannya adalah, kenapa mesti bapak ini sih yang jadi SC? Gak ada lagi orang lainkah (yang pasti bukan saya) yang bisa atau mumpuni jadi SC Piala Presiden selain Maruar Sirait, gak mungkinlah. Atau memang ada peraturan harus dari pemerintahan dan partai politik yang bisa jadi SC?.
Nggak perlu jugakan saya minta DILAN untuk jadi SC supaya bikin meleleh hati supporter cewek. -apasih?-

Keindahan sepakbola dan semangat fair play kembali jadi korban, dan itu karena hadirnya para pemain politik di setiap penyelenggaraan.

Mereka sadar sepakbola adalah hal yang seksi dan bisa jadi komoditas politik, mulai dari umbar janji bikin stadion sampai janji membenahi klub daerah.

Mau Tahu Tentang Softball? Baca Artikel Ini

Kalau benar terwujud ada baiknya sih, tapi jangan sampai olahraga khususnya sepakbola hanya jadi materi pemanis suasana politik Indonesia. Karena ini yang membuat sepakbola Indonesia susah untuk berkembang. Ganti penguasa, ganti kebijakan, ini berlaku untuk semua cabang olahraga.

Sehabis juara, bukannya bahas permainan PERSIJA yang ciamik, malah sibuk ngurusin UU Keprotokolan.

Kasihan para pemain yang sudah berjibaku dilapangan, para pelatih dan tim yang malam dan siang memikirkan strategi tiba-tiba yang dibahas sama fans malah UU Keprotokolan, yang ujung-ujungnya digiring ke PEMILU 2019.

Selamat buat PERSIJA sebagai Juara Piala Presiden 2018

Read More

Belanja Gaya Kaum Urban, Belanja Langsung Dapat Mobil

Minggu, 18 Februari 2018

38 komentar
Kebutuhan bahan makan yang segar dan berkualitas menjadi hal yang paling dicari oleh masyarakat urban. Ditengah kesibukan harian mereka bekerja tentu akan menjadi kesulitan tersendiri saat harus berbelanja bahan makanan ataupun buah segar untuk keperluan sehari-hari.

Menurut saya berbelanja merupakan hal yang bisa dibilang susah-susah gampang. Ada yang lebih nyaman berbelanja di pasar tradisional karena bisa mendapatkan harga yang relatif bisa ditawar, sebagian ada yang suka berbelanja di supermarket/hypermarket karena alasan hygienis dan one stop service.
One stop service dalam hal ini adalah, saat kita berbelanja kita juga bisa membawa keluarga ikut serta, yang kemungkinan kecil bisa kita lakukan saat berbelanja di pasar tradisional.

Nah, tantangan ini yang di ambil oleh HSBC dan FoodHall, berdasarkan temuan dari USDA Foreign Agricultural Service yang menunjukkan bahwa fungsi rekreasi di gerai modern sangatlah penting. Terlihat dari 79% pelanggan yang berkunjung selalu bersama keluarga mereka.

HSBC dan Foodhall sudah 2 tahun ini menjalani kemitraan, untuk menawarkan hal lebih bagi kaum urban. Segmen yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas dalam berbelanja bulanan.

Pemandu Acara Novita Angie (kiri), Dewi Teugeh (Tengah) dan Arnolda Ratnawati Tondobala Marketing Director FoodHall.
"TheFoodhall memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan masyarakat urban. Dengan lokasi di mall-mall terkemuka". Ujar Dewi Tuegeh, Senior Vice president & Head of Costumer Value Management Retail Banking and Wealth Management PT Bank HSBC Indonesia.

"Program FoodHallicious with HSBC memungkinkan para profesional atau para pekerja kantoran dapat meluangkan waktu bersama keluarga di akhir minggu sambil berbelanja produk-produk berkualitas di Foodhall. Sekaligus bisa menikmati beragam keuntungan dengan berbelanja menggunakan kartu kredit HSBC" Lanjut Dewi Tuegeh.

HSBC merupakan bank yang sudah cukup lama ada di Indonesia, setidak sudah dari tahun 1884. Waaaw sudah lama juga ya, berarti tahun 2018 sudah berumur 134 tahun. Mempunyai 95 cabang di 29 kota di Indonesia dan memiliki lebih dari 5000 karyawan.

Kolaborasi HSBC dan TheFoodHall bisa jadi program yang ditunggu para pemegang kartu kredit HSBC. Karena (lagi-lagi) menurut survey, 80% pemegang kartu kredit sangat antusias jika ada program yang bekerjasama dengan gerai belanja groceries.


Kenyamanan dan kualitas produk ditawarkan oleh FoodHall di setiap gerainya.
Kita tahu The FoodHall yang menjadi bagian dari PT Mitra Adi Perkasa, selalu menyediakan banyak pilihan produk segar berkualitas baik lokal (50%) atau pun impor (50%). Produk yang tersedia mulai dari sayuran, buah, daging, makanan laut, produk organik dan produk lainnya tersebar di 27 cabang termasuk Daily FoodHall.

Top Spender 2017 FoodHallicious With HSBC

Pernah kebayang gak, belanja terus dapat mobil? saya sih gak pernah bisa membayangkan. Tapi ini beneran ada loh.

12 Februari 2018, di Foodhall Grand Indonesia diumumkan pemenang top spender 2017. Program yang sudah berjalan selama 8 bulan ini, memilih 3 orang top spender yang sudah berbelanja di Foodhall dan menggunakan kartu kredit HSBC.

Adalah bpk. Hariyanto yang menjadi pemenang utama top spender periode kali ini, dan berhak membawa hadiah mobil Honda HRV. Bapak Hariyanto menuturkan bahwa beliau bisa 3 kali dalam seminggu  berbelanja di FoodHall, salah satunya mecari ayam dan telur ayam kampung untuk keluarganya.

Kalau di perkirakan, total belanja bp. Hariyanto selama 8 bulan kurang lebih seharga mobil Honda HRV 1500cc manual transmission, kamu kira-kira sendiri ya berapa nilainya.

Sementara itu, pemenang top spender ke-2 berhak membawa pulang 1 unit mobil Honda BRV. Dan Pemenang ke-3 membawa pulang 1 unit mobil Honda Brio.

Bp. Hariyanto pemenang top spender 2018 program FoodHallicious With HSBC 2018
Lalu yang jadi pertanyaannya, untuk periode selanjutnya akan ada hadiah apa ya?.

HSBC dan The FoodHall setiap 6 bulan sekali akan mengumumkan nama-nama nasabah yang nilai transaksinya paling besar menggunakan kartu kredit HSBC akan medapatkan hadiah istimewa berupa emas batangan, berlian sampai paket liburan dalam/luar negeri.

Selain itu, Mulai dari 1 Februari 2018 sampai 21 Januari 2019 pemegang kartu kredit HSBC dapat menikmati potongan 50% untuk pembelian menu makanan setiap hari Jumat. Harapannya program ini bisa dijadikan momen yang bisa dinikmati bersama keluarga di akhir pekan.

Yuuuk, belanja di Foodhall tapi jangan lupa pakai kartu kredit HSBC ya.

Jalan-Jalan Ke Pabrik Toyota

Read More

BCA EXPOversary 2018 Manjakan Para Nasabah

Sabtu, 17 Februari 2018

2 komentar
Costumer engagement, kalimat ini terus berlari dan berputar-putar dikepala saya. Terlebih yang mengucapkan adalah bpk. Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur BCA, saat berbicara di pembukaan BCA EXPOversary 2018 di ICE BSD.

Ternyata ini faktor yang sangat penting dan berpengaruh di dunia bisnis, karena tanpa ada keterikatan atau konsumen loyalis tidak mungkin suatu bisnis bisa berjalan lama.
Kalau tidak salah, BCA EXPO  digelar tiap tahun untuk merayakan hari jadi BCA. Namun baru kali ini menggunakan istilah BCA EXPOversary
Bahkan saat ditanya oleh wartawan mengenai target pameran tahun ini, Jahja Setiaatmadja menjawab target utamanya tidak hanya melulu dihitung materi dan materi. Kedekatan dengan para nasabah setia maupun calon nasabah yang hadir di BCA EXPOversary jauh lebih penting.

Dengan filosofi inilah, BCA makin berkembang di usianya yang ke 61 tahun pada 2018 dan menjadi brand of choice andalan masyarakat.
BCA EXPOversary 2018 merupakan salah satu cara memberikan kepuasan dan loyalitas nasabah setia BCA, dengan memberikan banyak promo menarik dan kemudahan dalam bertransaksi.

BCA EXPOversary 2018, ICE BSD

Jumat 9 Februari 2018, cuaca siang itu cerah, berawan dan agak berangin kencang. Saya putuskan menggunakan transportasi publik commuter line dan ojek online untuk menuju ICE BSD, menurut saya ini cara paling efektif dan efisien ketimbang membawa kendaraan pribadi. Saya bisa duduk santai sambil membaca novel karya Pramoedia Ananta Toer.

Sampai dilokasi jam 11.45 wib, dan panitia sudah menyediakan tempat untuk ibadah shalat Jumat di ruangan Nusantara 3. Sehingga kami (pengunjung dan tenant) yang hadir bisa menjalankan ibadah bersama.

Acara pembukaan BCA EXPOversary selain dihadiri oleh blogger dan media, juga dihadiri oleh para nasabah BCA, perwakilan tenant dan jajaran karwayan BCA. Acara dibuka oleh paduan tarian tradisional dan modern dengan tempo yang energik.

Jahja Setiaatmadja selaku tuan rumah memberikan sambutan, ini adalah kali kedua saya bertemu langsung dan mendengarkan beliau berbicara. Gaya bicara orang nomor satu di BCA ini tidak berubah, santai dan penuh senyum di atas panggung.

" BCA EXPOversary 2018 melibatkan kurang lebih 22 merek kendaraan bermotor ternama, 6 developer terkemuka, puluhan booth food & beverages, puluhan fashion & lifestyle ternama dan masih banyak lagi". Ujar Jahja Setiaatmaja.

Opening ceremony ditutup dengan pemencetan tombol sebagai tanda BCA EXPOvesary resmi dibuka. Hadir 4 orang perwakilan untuk menemani Jahja Setiaatmaja di atas panggung.
Presiden Direktut BCA Jahja Setiaatmaja (tengah), Presiden Komisaris BCA Djohan Emir Setijoso (kedua dari kanan), Direktur BCA Finance Petrus Karim (kanan), Presiden Direktur Sinarmas Land Ridwan Darmail (kedua dari kiri), CEO The Goods Dept Anton Wirjono (kiri). Saat memencet tombol tanda dibuka nya BCA EXPOversary 2018  
Setelah pintu pameran resmi dibuka, saya pun segera masuk ke area pameran. Dan benar saja, saat saya masuk ke hall 1, sudah terlihat jejeran merek kendaraan bermotor roda dua dan kendaraan bermotor roda empat. Semua memberikan penawaran menarik, walau stand mereka tidak seheboh seperti di pameran otomotif tapi  kehadiran mereka sudah bisa mewakili dunia otomotif Indonesia.
Dan saya pun lagi-lagi kembali melihat Xpander yang beberapa hari lalu sempat test drive di pabrik Mitsubishi dikawasan Cikarang.

Untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA, ada bunga khusus untuk para pengunjung sebesar 3,61%  dengan tenor pinjaman 24 dan 36 bulan.

700 Milyar transaksi tercatat sampai hari terakhir penutupan BCA EXPOversary 2018
Yang saya suka di BCA EXPOversary ada banyak spot foto yang dihadirkan. Jadi makin seru untuk berselfie ria. walau tahun ini belum berkesempatan bertransaksi, yang penting bawa oleh-oleh foto.

Satu spot yang menarik perhatian saya adalah, display Mercedes Benz berwarna kuning. Berada di selasar hall 1 tidak jauh dari panggung opening ceremony, mobil ini langsung mengalihkan perhatian siapapun yang lewat.

Mercedes Benz warna kuning ini mencuri perhatian banyak orang termasuk saya
Bagi saya, melihat Mercedes Benz dengan warna kuning ini "sesuatu banget". Umumnya warna mobil pabrikan asal Jerman ini nggak jauh dari warna hitam, silver dan beberapa warna putih untuk menunjukkan kesan elegan dan berkelas.

Lahhh kok ada yang warna kuning mentereng di BCA EXPOversary 2018, mungkin sudah banyak tapi saya jarang menemukannya berkreliaran di jalan raya.
Kesempatan yang nggak boleh dilewatkan begitu saja untuk berselfie ria.

Suasana saat press conference bersama media dan blogger yang hadir, setelah acara pembukaan dilakukan di area selasar hall 1 ICE BSD.

BCA EXPOversary berakhir pada 11 Februari 2018. Menurut Direktur BCA Finance, Petrus Karim di event BCA EXPOversary kali ini khususnya di sektor properti sudah ada 400 debitur yang mengajukan dan nilainya mencapai Rp 1 triliun.

"Nilai transaksi untuk kredit mobil ini mencapai Rp 700 miliar, jumlahnya sekitar 1.700 kendaraan, tahun sebelumnya hanya 1.200 unit,". Lanjut Petrus. Berarti total ada 1.7 Triliun transaksi dalam 3 hari gelaran BCA EXPOversary.

Sepertinya BCA EXPOversary 2019 harus jadi agenda saya tahun depan. Banyak promosi, dari tiket perjalanan sampai e-commerce. yukk janjian tahun depan, Happy Birthday BCA.






Read More

Geber Mitsubishi Xpander Langsung di Pabriknya.

Sabtu, 10 Februari 2018

28 komentar
Salaamm gass BroSs..! Sebelum artikel ini berlanjut, sudah tahukan istilah "geber" ("ge" diucapkan seperti dalam kata "gelas") di judul artikel ini?.
Kalau belum tahu, "geber" adalah pengganti istilah ngegas. Nah untuk judul artikel ini konteksnya adalah mengendarai Mitsubisih Xpander.

Saya gunakan kata geber, biar rimanya klop dengan Xpander, trus biar kelihatan seperti rima Mata Najwa di penghujung acara. Naah loohh kok jadi bahas panjang lebar masalah geber-menggeber ini ya.


Oke,..lanjut, tapi mohon diingat (biar gak php) saya gak akan bahas spesifikasi Xpander, kalau mau lihat spesifikasi lengkapnya bisa langsung ke website Mitsubishi aja ya.

Saya cuma mau cerita pengalaman pertama saya (macam penganten baru) saat duduk dan pegang kendali dibalik stir Xpander. Ternyata rasanya, enak dan bikin ketagihan. Xpander ini terasa kokoh dan futuristik.

Sebenarnya sudah terlihat dari luar, apalagi kalau kita lihat dari depan. Tampangnya si Xpander ini udah bikin hati jadi "jiper", serius sangar abiesss.

Dengan tiga titik lampu di posisi depan, jadi ciri khas dimalam hari. Kalau dilihat sekilas lampu utama posisinya terlalu tinggi, tapi sebenarnya tidak.

Cuma Disini Beli Mobil Bekas Yang Aman

Efek terlihat tinggi ini, karena bemper depan Xpander terlihat penuh atau besar sampai memenuhi bagian depan. Sehingga posisi lampu terlihat lebih tinggi.

Setidaknya itu yang saya tangkap dari penjelasan Rifat Sungkar sebagai brand ambassador Mitsubishi Xpander, saat bertemu di pabrik terbaru Mitsubishi di kawasan Cikarang.

Rifat Sungkar, Brand Ambasador Mitsubishi Expander memberikan keterangan dihadapan komunitasi dan blogger
Memangnya ada pabrik Mitsubishi di Cikarang?. Ada dong, nanti saya ceritain juga ya.

Area test drive Xpander di rancang khusus oleh Rifat Drive Labs (RDL). Bahkan saat mengendarai Xpander, kita juga didampingi oleh tim RDL.

Jalur yang pertama saya lalui adalah, track lurus sekitar 100 meter.
Sesuai instruksi, saya disarankan untuk langsung injak gas dalam-dalam, wahhh seru nih.

Langsung tanpa ragu, saya injak gas. Dan beberapa saat setelahnya, tim RDL bilang "Injak Rem..!". Spontan saya injak rem dalam-dalam (hard breaking). yang saya denger pertama ada beberapa kali suara dari bawah (daerah ban) terdengar cukup jelas, dengan jeda waktu persekian detik sebelum akhirnya mobil berhenti total.

Suara seperti ban bergesekan langsung dengan aspal, kemudian hilang lalu bunyi kembali sampai mobil berhenti.

Tim RDL menjelaskan, suara yang timbul itu karena sistim ABS sedang bekerja. ABS menjaga ban tidak terkunci saat kita rem mendadak dengan cukup dalam. Jadi saat terjadi pengereman mendadak, mobil tidak hilang kendali.

Sistim braking Xpander juga sudah mumpuni dengan sistem elektrik yang bisa menentukan kira-kira bagian roda mana yang butuh pengereman lebih banyak.

Kemudian saya melewati track bergelombang. Dikeseharian, saat berkendara saya selalu berhati-hati jika melewati undakan (polisi tidur) di jalan. Tapi karena ini test drive, saya tidak ragu langsung tancap gas. Yang saya rasakan, suspensinya sangat halus, guncangan dikabin bisa diminimalisir.

Track selanjutnya, dengan kecepatan stabil saya melewati jalur zig-zag. Lagi-lagi Saya tidak ragu-ragu membanting stir kekanan dan ke kiri sambil mempertahankan laju mobil di kecepatan yang sama.

Saya jadi seperti almarhum Paul Walker di film fast and fourius, meliuk-liuk tanpa ragu.

Jujur, saya belum pernah melakukan hal ini di jalan raya, tapi berada didalam kabin Xpander semua terasa nyaman.

Ujian selanjutnya adalah melibas track berbentuk angka 8. Ini paling seru, mobil dibawa memutar ke kanan dan ke kiri dengan cukup cepat. Saya membayangkan empat orang penumpang dibelakang mengikuti gaya mobil yang berputar-putar.

Melewati 4 macam track ini membuktikan omongan Rifat Sungkar bahwa, suspensi Xpander mengadopsi dari mobil jagoan Mitsubishi lainnya Lancer Evolution, terbukti berhasil. Terasa nyaman melibas semua track tersebut.

Melihat performanya, tidak heran kalau Xpander mendapat peringkat bintang 4 dari ASEAN New Car Assesment Program tahun 2018.

Pabrik Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia.

Baru tahukan ada pabrik Mitsubishi di Cikarang. Saya beruntung ketika di ajak jalan-jalan oleh komunitas Indonesia Social Blogpreneur (ISB) yang bekerjasama dengan mobil123.com portal otomotif no 1 untuk Plant Tour ke Pabrik Mitsubishi.

Para Blogger dan komunitas yang hadir di pabrik MMKI Cikarang Indonesia
Pabrik yang diresmikan oleh presiden RI Joko Widodo pada April 2017 ini merupakan pabrik yang memproduksi unit Mitsubishi Xpander.

Tidak hanya itu, di bulan April juga akan memproduksi Mitsubishi Pajero. Dan kedepannya L300 pun akan diproduksi di pabrik MMKI.

Dengan investasi 7 triliun pabrik seluas 51 hektare dengan 3000 karyawan ini, dipastikan pada Januari 2018 sudah bisa berjalan dengan kecepatan produksi maksimal. Tanpa harus menambah luas lahan pabrik.

Asuransi Mobil Yang Kekinian Di Jaman Now


Kyoya Kondo Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia 
Pabrik ini sanggup memproduksi 160ribu unit kendaraan pertahun. Dan nantinya bisa dimaksimalkan menjadi 240ribu unit pertahun.

Semua teknologi pabrik dibuat dengan konsep environment friendly plant dan High Quality and Reliable Product.

Selamat buat Mitsubishi untuk pabrik barunya, dengan karyawan baru dan supplier yang baru, saya optimis produk mobil dari Mitsubishi semakin diterima oleh keluarga Indonesia dengan harga yang semakin terjangkau.

Takao Kato, Presiden Direktur Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) 

Read More

LRT City, Peradaban Baru Hunian Kaum Urban

Jumat, 09 Februari 2018

Tidak ada komentar
Haaii BroSs, jawab pertanyaan ini dengan cepat. Berapa umur kota Jakarta di tahun 2018?.

Ada yang bisa langsung jawab? atau butuh waktu berapa lama untuk menjawabnya, 3 detik, 5 detik, 10 detik atau bahkan belum bisa menjawab sampai kalian selesai membaca paragraph kedua ini.

Saya bantu jawab, Jakarta tahun 2018 berumur 491 tahun. Hampir setengah abad umur ibukota kita tercinta, tempat dimana pusat bisnis, pusat pemerintahan dan pusaran politik tingkat tinggi terjadi.

Lokasi both LRT City sangat mudah ditemui. Mencolok dengan warna dominan kuning hitam dan merah
Jakarta semakin tua, semakin riuh, semakin padat dan semakin semrawut. Mungkin ada yang salah dengan penataan ibu kota, sehingga kota yang seharusnya tertata rapi malah terlihat berantakan dan kusut.

Kita tidak usah mencari siapa yang harus disalahkan, karena akan hanya membuang waktu dan tenaga. Yang mungkin bisa kita lakukan adalah mencari apa yang sebenarnya salah (kurang tepat) dan harus diperbaiki.

Kalau dari kacamata saya pribadi, fungsi Jakarta saat ini lebih tepat sebagai pusat bisnis. Untuk pemukiman, orang lebih memilih pinggiran Jakarta. Karena bukan rahasia lagi, saat ini semakin sulit mencari perumahan di Jakarta terlebih lagi rumah tapak. Sekalinya ada, sudah pasti harganya sangat tinggi.

Maka tidak heran kalau, perkembangan apartment di Jakarta sangat agresif dibandingkan pembangunan komplek rumah tapak. Walau banyak yang bilang industri properti agak turun, tapi tidak dengan apartment.

Menurut beberapa informasi yang berhasil saya himpun, tahun 2016 ada 10 apartment baru dengan total 5.164 unit yang dijual. Di Tahun 2017 sudah ada 28.014 unit dari 49 gedung apartment yang mewarnai Jakarta. Naik hampir 4 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Yang tidak kalah menarik untuk diketahui, rencananya di tahun 2018 juga akan ada 49 apartment yang akan berdiri dengan 23.739 unit. Semuanya tersebar ke 5 wilayah administratif Jakarta, yang paling banyak akan berada diwilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan dengan 15 Apartment dan pusat bisnis.

Jakarta Timur menjadi wilayah yang paling sedikit geliat pembangunan apartmennya, hanya ada 6 proyek pembangunan apartment di wilayah ini.

Apartement Royal Sentul Park, menyajikan keasrian khas Jawa Barat agar penghuninya merasa betah berada di sana.

Siapakah Yang Memerlukan Apartment?

Kenan Pearce saat ditemui di both LRT City punya pendapat menarik mengenai apartment. Awalnya Kenan membeli apartment dikawasan Karawaci karena kebutuhan. Saat itu dia kuliah di daerah karawaci, ketimbang harus bolak-balik diputuskan untuk membeli apartmen.

Namun siapa sangka setelah di jalani, justru apartment yang dia miliki kini bisa menjadi pasive income, dengan cara disewakan. Terlebih lagi ketika Kenan mempunyai apartment baru.

Melihat perkembangan apartment yang cepat dan agresif, sebenarnya siapa sih yang menjadi sasaran penghuni apartement yang sudah ada sekarang. Apakah generasi milineal?.

Mungkinkah generasi milineal mempunyai apartment? atau pantaskan generasi milineal mempunyai apartment?.

Jawaban dari semua pertanyaan diatas adalah, Sangat Mungkin.

Suasana both LRT City yang lapang dan luas membuat kita nyaman berlama-lama, sambil melihat maket dari project PT. Adhi Karya Tbk. ini
Menurut David Cornelis Mokalu, perilaku ekonomi milenial sangat unik. Di jumpai di Both LRT City,  dalam acara Indonesia Properti Expo di JCC Senayan Hall A, David menilai generasi milenial mempunyai pandangan ekonomi yang Irasional.

Mereka lebih mempertimbangkan sisi emosional ketimbang fungsional. Kalau mereka suka dan terlihat sedang hit atau happening mereka akan memilihnya. Walau belum tentu yang mereka pilih berfungsi atau dibutuhkan langsung oleh mereka. 

Mungkin terdengar berani dalam mengambil resiko, tapi justru ini yang membentuk karakter milenial yang mempunyai inisiatif dan bergerak progresive.

Masalah hargapun generasi milenial mempunyai karakter yang sensitivitas terhadap harga. Maksud sensitivitas disini adalah, elastis atau tidak terlalu terpaku dengan harga. Sekali lagi, mereka terkadang irasional bahkan dalam melihat harga.

Berbeda dengan generasi X yang sangat kaku terhadap harga. Contoh kecil bisa kita lihat saat ada konser musik dari luar negeri macam negeri gingseng Korea. Tiketnya tidak bisa dibilang murah, tapi kok tiketnya selalu sold out. Berapa pun harga tiketnya akan diburu.

Pun dengan membeli apartment, melihat pertumbuhan yang semakin banyak bukan tidak mungkin generasi milenial makin terangsang untuk memiliki apartment. Dalam mengambil keputusan generasi milenial sangat terpengaruh oleh komunitas dan kelompok sosial.

Kalau mereka sudah mendapat gambaran dari komunitas dan kelompok sosial dengan kekuatan pemasaran dari mulut ke mulut akan lebih berpengaruh ketimbang mempengaruhi mereka dari papan iklan konvensional. Ditambah pengaruh media sosial para generasi milenial ini akan semakin yakin memutuskan apa yang mereka mau.

Dan lucunya, keputusan mereka ternyata bisa mempengaruhi generasi X, dalam hal ini kemungkinan besar adalah para orangtua para generasi milenial. Jadi jangan kecilkan pengaruh milenial dalam mengambil keputusan.

LRT City Membangun Peradaban Baru Dalam Kehidupan Masyarakat

Para pengembang properti khususnya pengembang apartment menawarkan berbagai konsep hunian yang bisa menjadi alternatif bagi para pencari hunian berkonsep vertical.

Dari sekian banyak konsep yang ditawarkan, saya tertarik konsep hunian apartment yang mengkolaborasikan dengan konsep TOD (transit oriented development) seperti yang di kembangkan oleh PT. Adhi Karya Tbk.

Konsepnya unik, untuk menekan laju kendaraan pribadi yang memadati kota Jakarta di hari kerja, apartment yang dikembangkan oleh Adi Karya terkoneksi langsung dengan stasiun LRT.

Kalau saya bilang terkoneksi langsung, ini tidak mengada-ada. Para pemilik apartment dengan mudah bisa mengakses stasiun hanya dengan berjalan kaki.

Istilah kerennya, stasiun LRT berjarak 0 (nol) kilometer dari hunian apartment kita.

LRT memang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas transportasi publik yang saling terkoneksi dengan moda transportasi lain.

Sadar bahwa para pekerja di DKI banyak yang tinggal di daerah Tangerang, Bekasi dan pinggiran kota Jakarta lainnya, pemerintah kota inisiatif membuat konsep transportasi yang memudahkan para pekerja itu sampai di pusat kota tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Sepertinya saya harus punya salah satu apartmen dari LRT City ini, Hmmmm pilih yang mana ya?.
Menurut Setya Adji Pramana, Project Manager Eastern Green, konsep TOD di seluruh apartment yang dikembangkan Adhi Karya memang belum secara menyeluruh.

Karena konsep TOD yang menyeluruh itu sendiri masih dalam pembahasan dipihak pengambil keputusan .

Tapi Adhi Karya berkomitmen penuh untuk terus mengembangkan konsep TOD secara penuh dan maksimal di setiap apartment mereka.

Beberapa project LRT City yang sedang dikembangkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk antara lain:

  • LRT City Sentul  Royal Sentul Park
  • LRT City Bekasi  Eastern Green
  • LRT City Jaticempaka  Gate Way Park
  • LRT City Ciracas  Urban Signature
  • Cisauk Point  member of LRT City (Tangerang)
  • Oase Park  member of LRT City (Ciputat - Tangsel) 
Setya Adji Pramana menambahkan, "Pengembangan LRT City ini merupakan upaya PT Adhi Karya (Persero) Tbk, untuk memberikan kehidupan dan peradaban baru bagi masyarakat kaum urban di Jakarta dan kaum suburban di daerah penyangganya. Kami memiliki beberapa lahan yang berlokasi di titik nol kilometer stasiun LRT Jabodebek, dan itu yang kami kembangkan untuk menjadi kawasan hunian dan komersial".

Dengan konsep yang mengedepankan Connect, Compact, Transit, Mix, Shift, Walk, Densify dan Cycle, kawasan TOD  akan menjadi solusi baru masyarakat.

Konsep Connect, Compact, Transit, Mix, Shift, Walk, Densify dan Cycle

Kehadiran transportasi publik yang semakin baik khususnya LRT tentu akan menambah kualitas hidup manusianya semakin baik.

Ambil contoh, untuk para pekerja di Bekasi, mereka menghabiskan minimal total 4 jam (240 menit) perjalanan kerja tiap harinya dari rumah menuju kantor dan sebaliknya.

Kalau kita tinggal di LRT city dan berangkat kerja menggunakan moda LRT, diperkirakan hanya memakan waktu 45 menit untuk sampai ke tengah kota atau total 90 menit pulang pergi.
Sisa waktu bisa kita gunakan untuk istirahat dan berkumpul bersama keluarga.

Kebayang bagaimana indahnya dunia dan makin sehatnya jiwa kita, kalau tinggal di LRT City dengan konsep hunian Transit Oriented Developmentnya.
Kalau kalian penasara ingin tahu lebih tentang LRT City bisa langsung kepoin aja bothnya di Indonesia Properti Expo di JCC Senayan Hall A.

Atau bisa cari informasi di website mereka www.lrtcity.comwww.lrtcity.com dan bisa juga langsung sambangi marketing galerry yang diminati.

Untuk para pekerja di Jakarta. LRT City harus jadi pilihan agar mobilitas, efektifitas dan efisiensi kita tetap terjaga.



Read More

ALTRAS Anniversary 2018 Cup, Kejuaraan Softball Antar Klub Satu-Satunya Di Banten

Senin, 05 Februari 2018

Tidak ada komentar
Haiii BroSs, salam olah raga.

Kali ini saya mau cerita tentang kejuaraan softball antar klub satu-satunya di provinsi Banten. Percaya nggak kalau saya bilang ini satu-satunya di Banten?.

Beneran BroSs, ini cuma satu-satunya kejuaraan softball antar klub se-Banten raya, yang digelar di lapangan berukuran internasional.

Kejuaraan ini diselenggarakan untuk merayakan hari jadi klub softball Altras (Alam Sutera Softball) yang ke-11.




ALTRAS Anniversary 2018 Cup tahun ini adalah gelaran ke-4. Dengan total jumlah 10 klub peserta dari wilayah Banten, Jakarta dan Bandung. 

Sebenarnya kompetisinya sudah selesai dari tanggal 27 Januari 2018 lalu, dan jawaranya pun sudah diketahui. Namun saya yang berkesempatan hadir saat partai semifinal berlangsung  baru sempat menuliskan artikelnya saat ini.

Jujur, ini adalah pengalaman saya pertama kali melihat langsung pertandingan resmi Softball di lapangan berukuran internasional.
Sangat antusias dan penasaran, sayangnya di lapangan softball klub ALTRAS tidak ada tribun penonton. Jadi kita hanya bisa berdiri atau duduk selonjor di bawah untuk melihat pertandingan.

Paling nyaman membawa bangku lipat kecil dari rumah, seperti beberapa penonton yang sepertinya sudah sering main ke markas Altras di Alam Sutera ini.

Tapi walau tidak ada tribun penontonnya, ternyata ada fakta menarik yang saya temukan lagi. Ini adalah satu-satunya lapangan softball dengan ukuran internasional yang ada di Banten.
Lagi-lagi harus saya pertegas "satu-satunnya", setidaknya sampai tulisan ini dipublish. Karena ada rencana pemerintah provinsi Banten akan membangun beberapa lapangan softball di wilayah Banten.

Walaupun dengan segala keterbatasan, tapi semangat klub softball di Banten tidak pernah surut. Salah satunya klub ALTRAS yang konsisten menyelenggarakan kejuaraan antar klub.

Selain itu Jawara tahun ini pun di pegang klub asal Banten, Baladewa. Peringkat ke-dua, Valiant Bandung dan Peringkat ketiga tuan rumah Altras.
Ini membuktikan bahwa klub Banten juga mempunyai potensi yang tidak kalah baik.

Menurut Khomaini ketua panitia kompetisi Altras Anniversary 11th Cup, tujuan kompetisi ini diadakan adalah agar, klub-klub softball (khususnya di Banten) bisa meningkatkan skill dan merasakan suasana pertandingan. Sehingga pemain bisa lebih berkembang dan mempunyai pengalaman berada dibawah tekanan sebuah pertandingan.

ALTRAS Anniversary 2018 Cup, memang di adakan dengan kesederhaan serta minimnya dana sponsor dan kas klub Altras, tapi semangat kebersamaan dan sportivitas sangat terlihat.

Setidak semangat kebersamaan ini diperlihatkan oleh dua klub asal bandung Valiant dan Gorgeus.
Mereka rela menginap 4-5 hari di Jakarta dengan biaya mandiri untuk mengikuti kejuaraan ini.

Belum lagi tim dari Jakarta dan beberapa tempat di Banten yang harus pulang pergi dengan jarak yang tidak bisa dibilang dekat untuk hadir di pertandingan ini.
Sebuah semangat yang luar biasa

Tamu Istimewa

Ada yang berbeda di ALTRAS Anniversary 2018 Cup tahun ini. Mereka kedatangan tamu istimewa, kenapa saya bilang istimewa karena mereka adalah pelatih timnas putri softball Indonesia untuk ASEAN GAMES 2018.


Ethan Johnston (kaos putih) dan Zenon Winter hadir untuk memberi coaching singkat. Bentuk dukungan bagi para penggiat softball di Tangerang Banten. (foto dok Altras)

Adalah Ethan Johnston dan Zenon Winter yang di sabtu pagi 26 Desember hadir di lapangan klub Altras.

Mereka tidak sekedar hadir tapi memberi coaching clinic singkat bagi para peserta yang hadir pada saat itu.

Waktu satu jam pasti jauh dari cukup untuk berbagi secaramaksinal. Tapi setidaknya para atlit yang ikut coaching clinic mendapat ilmu tambahan dari dua pelatih timnas tersebut.

Ethan Johnston adalah pitcher muda dari New Zealand, pernah melanglang buana ke Amerika Serikat sampai Jepang. Kalau lihat dari penampilannya yang berambut gimbal, dia lebih cocok jadi vokalis reagge ketimbang jadi pelempar bola di lapangan softball.

Sementara di Australia, Zenon Winter adalah seorang catcher. Yang pada tahun 2015 menjadi pemain terbaik versi, topsoftballdrills.com.
Sistem penilaiannya adalah dengan meminta 24 pemain dari luar Australia untuk menilai siapa pemain terbaik di negara tersebut.


Setelah coaching, peserta mendapatkan sertifikat dari panitia.

Sistem Pertandingan ALTRAS Anniversary 2018 Cup

Di tahap awal, 10 klub peserta di bagi 2 group. Di group A ada; Altras, Baladewa, Rebels (Jakarta), Sangego, Gorgeous (Bandung).

Dan di Group B; Lebak, Krakatoa, Kabutar, Garuda (Jakarta), Valiant (Bandung).

Semua tim akan saling bertemu di group, dan yang menjadi juara serta runner up group akan melaju kebabak selanjutnya. Sampai di sini masih terlihat normal, tapi masuk babak selanjutnya agak sedikit berbeda dengan sistem pertandingan yang pernah saya pahami.

Jad di Softball, juara group A akan bertemu dengan juara group B, kita sebut saja ini pertandingan semifinal 1. Tim yang menang akan langsung ke final. Dan yang kalah masih punya kesempatan ke final juga. Nahh lohh bingung kan.

Jadi, tim yang kalah di pertandingan semifinal 1 masih berkesempatan masuk final kalau bisa mengalahkan tim dari pertandingan semifinal 2.

Pertandingan semifinal 2 mempertemukan, posisi runner up tiap group. Jadi tim yang menang di pertandingan semifinal 2, belum tentu masuk ke partai final.

Pemenang pertandingan semifinal 2, harus mengalahkan tim yang kalah di pertandingan semifinal 1 untuk bisa melaju ke final. Dan bertemu dengan tim yang berhasil menang di pertandingan semifinal 1.

Bingung gak..? Saya awalnya juga bingung. Kita pakai contoh pertandingan Altras 11th Anniversary Cup 2018 ya..


Softball bukan olahraga populer, tapi semangat klub dan pemain untuk bertanding sangat besar dan memegang sportifitas tinggi

Tim Baladewa (Banten) dan Valiant (Bandung) jadi juara dimasing-masing grup. Mereka bertemu di pertandingan semifinal 1. Pada pertandingan ini, Baladewa menang, sehingga langsung menuju ke final.
Tapi ingat, tim Valiant masih punya kesempatan untuk ke final walau kalah dari Baladewa.

Pertandingan semifinal 2 mempertemukan tim tuan rumah Altras vs tim Lebak (Banten). Hasil akhirnya, tim tuan rumah Altras berhasil menang.

Dengan situasi ini, tim Valiant dan Tim Altras memperebutkan satu tempat ke final untuk bertemu Baladewa yang sudah mengamankan tempat di final lebih dulu.

Dan hasilnya, tim Valiant berhasil kalahkan Altras.
Dengan demikian, Valiant berhasil melaju kefinal dan kembali menantang Baladewa.
Sedangkan tim Altras otomatis dinobatkan menjadi juara ketiga.


Menjadi panitia dan merebut juara ke-3 adalah hasil terbaik bagi Tim Altras. Semoga tahun depan lebih baik untuk penyelenggaraan dan prestasi. (foto dok Altras)

Sayangnya, Valiant tidak bisa membalas kekalahan dari Baladewa di pertandingan semifinal 1. Valiant kembali harus akui ketangguhan Baladewa di partai final.

Sehingga Baladewa di nobatkan jadi jawara Altras 11th Anniversary Cup 2018. Dan Valiant harus puas di posisi runner-up.

Gimana? Gak rumitkan memahami skema pertandingan softballnya. Siapapun yang juara tidak masalah. Demi sportivitas dan semangat kebersamaan antar klub softball.

Olahraga ini memang belum menjadi favorit di Indonesia, perjuangan para pengurus klub tidaklah mudah tapi bukan perjuangan yang sia-sia.

Tetap optimis untuk kemajuan softball Indonesia.

Sampai jumpa di Altras 12th Anniversary 2019 Cup tahun depan.


Tim Baladewa, Jawara Altras Cup 2018 (foto dok Altras).









Read More