ALTRAS Anniversary 2018 Cup, Kejuaraan Softball Antar Klub Satu-Satunya Di Banten

03.00

Haiii BroSs, salam olah raga.


Kali ini saya mau cerita tentang kejuaraan softball antar klub satu-satunya di provinsi Banten. Percaya nggak kalau saya bilang ini satu-satunya di Banten?.

Beneran BroSs, ini cuma satu-satunya kejuaraan softball antar klub se-Banten raya, yang digelar di lapangan berukuran internasional.

Kejuaraan ini diselenggarakan untuk merayakan hari jadi klub softball Altras (Alam Sutera Softball) yang ke-11.




ALTRAS Anniversary 2018 Cup tahun ini adalah gelaran ke-4. Dengan total jumlah 10 klub peserta dari wilayah Banten, Jakarta dan Bandung. 

Sebenarnya kompetisinya sudah selesai dari tanggal 27 Januari 2018 lalu, dan jawaranya pun sudah diketahui. Namun saya yang berkesempatan hadir saat partai semifinal berlangsung  baru sempat menuliskan artikelnya saat ini.

Jujur, ini adalah pengalaman saya pertama kali melihat langsung pertandingan resmi Softball di lapangan berukuran internasional.
Sangat antusias dan penasaran, sayangnya di lapangan softball klub ALTRAS tidak ada tribun penonton. Jadi kita hanya bisa berdiri atau duduk selonjor di bawah untuk melihat pertandingan.

Paling nyaman membawa bangku lipat kecil dari rumah, seperti beberapa penonton yang sepertinya sudah sering main ke markas Altras di Alam Sutera ini.

Tapi walau tidak ada tribun penontonnya, ternyata ada fakta menarik yang saya temukan lagi. Ini adalah satu-satunya lapangan softball dengan ukuran internasional yang ada di Banten.
Lagi-lagi harus saya pertegas "satu-satunnya", setidaknya sampai tulisan ini dipublish. Karena ada rencana pemerintah provinsi Banten akan membangun beberapa lapangan softball di wilayah Banten.

Walaupun dengan segala keterbatasan, tapi semangat klub softball di Banten tidak pernah surut. Salah satunya klub ALTRAS yang konsisten menyelenggarakan kejuaraan antar klub.

Selain itu Jawara tahun ini pun di pegang klub asal Banten, Baladewa. Peringkat ke-dua, Valiant Bandung dan Peringkat ketiga tuan rumah Altras.
Ini membuktikan bahwa klub Banten juga mempunyai potensi yang tidak kalah baik.

Menurut Khomaini ketua panitia kompetisi Altras Anniversary 11th Cup, tujuan kompetisi ini diadakan adalah agar, klub-klub softball (khususnya di Banten) bisa meningkatkan skill dan merasakan suasana pertandingan. Sehingga pemain bisa lebih berkembang dan mempunyai pengalaman berada dibawah tekanan sebuah pertandingan.

ALTRAS Anniversary 2018 Cup, memang di adakan dengan kesederhaan serta minimnya dana sponsor dan kas klub Altras, tapi semangat kebersamaan dan sportivitas sangat terlihat.

Setidak semangat kebersamaan ini diperlihatkan oleh dua klub asal bandung Valiant dan Gorgeus.
Mereka rela menginap 4-5 hari di Jakarta dengan biaya mandiri untuk mengikuti kejuaraan ini.

Belum lagi tim dari Jakarta dan beberapa tempat di Banten yang harus pulang pergi dengan jarak yang tidak bisa dibilang dekat untuk hadir di pertandingan ini.
Sebuah semangat yang luar biasa

Tamu Istimewa

Ada yang berbeda di ALTRAS Anniversary 2018 Cup tahun ini. Mereka kedatangan tamu istimewa, kenapa saya bilang istimewa karena mereka adalah pelatih timnas putri softball Indonesia untuk ASEAN GAMES 2018.


Ethan Johnston (kaos putih) dan Zenon Winter hadir untuk memberi coaching singkat. Bentuk dukungan bagi para penggiat softball di Tangerang Banten. (foto dok Altras)

Adalah Ethan Johnston dan Zenon Winter yang di sabtu pagi 26 Desember hadir di lapangan klub Altras.

Mereka tidak sekedar hadir tapi memberi coaching clinic singkat bagi para peserta yang hadir pada saat itu.

Waktu satu jam pasti jauh dari cukup untuk berbagi secaramaksinal. Tapi setidaknya para atlit yang ikut coaching clinic mendapat ilmu tambahan dari dua pelatih timnas tersebut.

Ethan Johnston adalah pitcher muda dari New Zealand, pernah melanglang buana ke Amerika Serikat sampai Jepang. Kalau lihat dari penampilannya yang berambut gimbal, dia lebih cocok jadi vokalis reagge ketimbang jadi pelempar bola di lapangan softball.

Sementara di Australia, Zenon Winter adalah seorang catcher. Yang pada tahun 2015 menjadi pemain terbaik versi, topsoftballdrills.com.
Sistem penilaiannya adalah dengan meminta 24 pemain dari luar Australia untuk menilai siapa pemain terbaik di negara tersebut.


Setelah coaching, peserta mendapatkan sertifikat dari panitia.

Sistem Pertandingan ALTRAS Anniversary 2018 Cup

Di tahap awal, 10 klub peserta di bagi 2 group. Di group A ada; Altras, Baladewa, Rebels (Jakarta), Sangego, Gorgeous (Bandung).

Dan di Group B; Lebak, Krakatoa, Kabutar, Garuda (Jakarta), Valiant (Bandung).

Semua tim akan saling bertemu di group, dan yang menjadi juara serta runner up group akan melaju kebabak selanjutnya. Sampai di sini masih terlihat normal, tapi masuk babak selanjutnya agak sedikit berbeda dengan sistem pertandingan yang pernah saya pahami.

Jad di Softball, juara group A akan bertemu dengan juara group B, kita sebut saja ini pertandingan semifinal 1. Tim yang menang akan langsung ke final. Dan yang kalah masih punya kesempatan ke final juga. Nahh lohh bingung kan.

Jadi, tim yang kalah di pertandingan semifinal 1 masih berkesempatan masuk final kalau bisa mengalahkan tim dari pertandingan semifinal 2.

Pertandingan semifinal 2 mempertemukan, posisi runner up tiap group. Jadi tim yang menang di pertandingan semifinal 2, belum tentu masuk ke partai final.

Pemenang pertandingan semifinal 2, harus mengalahkan tim yang kalah di pertandingan semifinal 1 untuk bisa melaju ke final. Dan bertemu dengan tim yang berhasil menang di pertandingan semifinal 1.

Bingung gak..? Saya awalnya juga bingung. Kita pakai contoh pertandingan Altras 11th Anniversary Cup 2018 ya..


Softball bukan olahraga populer, tapi semangat klub dan pemain untuk bertanding sangat besar dan memegang sportifitas tinggi

Tim Baladewa (Banten) dan Valiant (Bandung) jadi juara dimasing-masing grup. Mereka bertemu di pertandingan semifinal 1. Pada pertandingan ini, Baladewa menang, sehingga langsung menuju ke final.
Tapi ingat, tim Valiant masih punya kesempatan untuk ke final walau kalah dari Baladewa.

Pertandingan semifinal 2 mempertemukan tim tuan rumah Altras vs tim Lebak (Banten). Hasil akhirnya, tim tuan rumah Altras berhasil menang.

Dengan situasi ini, tim Valiant dan Tim Altras memperebutkan satu tempat ke final untuk bertemu Baladewa yang sudah mengamankan tempat di final lebih dulu.

Dan hasilnya, tim Valiant berhasil kalahkan Altras.
Dengan demikian, Valiant berhasil melaju kefinal dan kembali menantang Baladewa.
Sedangkan tim Altras otomatis dinobatkan menjadi juara ketiga.


Menjadi panitia dan merebut juara ke-3 adalah hasil terbaik bagi Tim Altras. Semoga tahun depan lebih baik untuk penyelenggaraan dan prestasi. (foto dok Altras)

Sayangnya, Valiant tidak bisa membalas kekalahan dari Baladewa di pertandingan semifinal 1. Valiant kembali harus akui ketangguhan Baladewa di partai final.

Sehingga Baladewa di nobatkan jadi jawara Altras 11th Anniversary Cup 2018. Dan Valiant harus puas di posisi runner-up.

Gimana? Gak rumitkan memahami skema pertandingan softballnya. Siapapun yang juara tidak masalah. Demi sportivitas dan semangat kebersamaan antar klub softball.

Olahraga ini memang belum menjadi favorit di Indonesia, perjuangan para pengurus klub tidaklah mudah tapi bukan perjuangan yang sia-sia.

Tetap optimis untuk kemajuan softball Indonesia.

Sampai jumpa di Altras 12th Anniversary 2019 Cup tahun depan.


Tim Baladewa, Jawara Altras Cup 2018 (foto dok Altras).









You Might Also Like

0 komentar

Yesss, Terima kasih sudah membaca dan sampai dihalaman komentar
silahkan komentar atau kritik dengan bahasa yang positif.
Jangan tinggalkan link hidup, saya akan berusaha untuk mengunjungi blog teman-teman semua.

Entri yang Diunggulkan

HIV AIDS sudah ada obatnya di indonesia