Cara Mudah Membuat Foto lebih Indah Dengan Photoshop

Jumat, 25 November 2016

31 komentar
Helloww my friends, apa kabar..? baik-baik semua kan..?

Kali ini saya mau share bagaimana meningkatkan kulaitas foto untuk di upload di blog kita. Kualitas apa saja yang ditingkatkan..? yang pertama, Brightness atau gelap terang sebuah foto. Lalu kecerahan warna pada foto atau saturasi.

Untuk teman-teman yang belum familiar dengan software adobe photoshop, sebaiknya  membaca artikel saya mengenai istilah dasar tentang adobe photoshop. Agar nanti tidak terlalu bingung jika menemukan istilah yang saya gunakan di artikel ini.

"ISTILAH ADOBE PHOTOSHOP YANG HARUS DI KETAHUI PARA BLOGGER"


Oke kita mulai ya, pilih foto yang ingin di adjust atau di edit. Klik menu File lalu pilih Open, atau bisa langsung drop and drag file dari explorer ke lembar kerja photoshop. Atau bisa juga menggunakan shortcut (ctrl+O).

Saya menggunakan image ini untuk bahan latihan kali ini. Peragaan busana Zelmira Collection SMK NU Banat Kudus

Setelah file terbuka, yang harus kita lakukan terlebih dahulu adalah cek foto kita apakah kualitas ketajamannya sudah baik atau foto kita malah blur. kalau foto kita blur, saya sarankan memilih foto yang lain saja. Cara ceknya gampang, klik menu View lalu pilih Actual Pixels. Seketika foto anda akan menjadi sangat besar, ini lah kondisi foto anda sesungguhnya.

Cek fotonya apakah objek utama di foto terlihat fokus atau justru blur. kalau sudah yakin, klik menu View lalu pilih Fit on Screen untuk memudahkan mengedit.

Cek ketajam gambar sangat penting. jangan sampai objek utamanya terlihat blur atau tidak fokus.

Ini image dalam kondisi real size, kita bisa lihat bahwa gambarnya cukup tajam dan fokus pada objek utama.

Langka pertama kita adjust gelap terang sebuah foto sesuai dengan keinginan kita dengan memilih menu Image lalu Adjusment dan klik Level (ctrl+L). Sebenarnya ada beberapa cara untuk merubah gelap terang pada foto, untuk kali ini saya coba menggunakan Level.

Setelah dialog box Level terbuka, kita akan melhat grafik naik turun warna hitam, untuk saat ini abaikan grafik tersebut. Coba perhatikan tiga buah segitiga yang ada di bawah grafik., kita bisa menggerakkan dengan menggeser segitiga tersebut kekana atau kekiri sesuai keinginan.

Segitiga pertama yang berwarna hitam, mewakili area gelap/shadows sebuah image. Kalau kita geser kekanan maka area image yang terpengaruh adalah daerah yang cenderung berwarna gelap.

Segitiga kedua ada di sebelah kanan yang berwarna putih, kalau kita geser kearah kiri maka yang akan terpengaruh adalah highlights atau daerah terang yang terdapat pada image.

Sedangkan segitiga yang berada di tengah warna abu-abu adalah midtones, kita bisa mengatur kira-kira image atau foto kita mau di bikin nuansa yang cenderung gelap atau terang. Semua tergantung dengan karakter kita.




Untuk image ini saya hanya menggeser sedikit segitiga berwarna hitam ke sebelah kanan, segitiga putih ke sebelah kiri dan menggeser segitiga abu-abu sedikit ke arah kanan.
Setelah puas dengan settingan gelap terang image yang kita edit, saatnya mengkoreksi kecerahan warna pada foto atau image. Karena jujur, foto yang warnanya terlihat cerah cetar membahana di smartphone ataupun di kamera digital itu kadang hanya ilusi karena kecanggihan LED screen. Tidak jarang begitu foto atau image kita lihat di komputer atau PC warnanya cenderung kusam dan kurang cerah.

Untuk itu saya sarankan untuk mengkoreksi warna dengan catatan jangan terlalu berlebihan. Kalau saya, biasa berpatokan warna kulit, kalau tone kulitnya saya anggap sudah cukup berarti sudah oke.




Untuk menambahkan kecerahan warna, di menu Image pilih Adjusment lalu klik HUE/Saturation (ctrl+U). Lalu akan muncul dialog box dengan tiga buah slider, Hue, Saturation dan Lightness. Geser kekanan slider Saturation untuk memperkaya warna, tapi jangan terlalu berlebih karena justru akan merusak gambar.

Kalau Slider Saturation kita geser kekanan, yang terjadi warna pada foto/image akan lebih berwarna dan jika di geser mentok kekiri foto akan menjadi grayscale. Kalau sudah selesai tinggal klik Ok, Taaarrrraaaa.....!! makin kece deh fotonya. Save dan siap di upload di blog teman-teman.

image di kiri efek ketika menggeser slider saturation kearah kiri. Dan kalau kita menggeser slider mentok ke arah kanan, maka efek yang di hasilkan terlihat seperti di gambar kanan.

Tips sederhana My friends, jangan bosen-bosen untuk mengklik tombol preview baik saat mengadjust Level ataupun Saturation. Tujuannya agar bisa kita membandingkan hasil foto sesudah atau sebelum di koreksi. Ini berguna agar hasil editan kita tidak terlalu berlebihan dari foto aslinya.


Yessss, ini adalah hasil akhir foto yang sudah di edit dengan 2 langkah mudah di adobe photoshop
Read More

Berkelana Dengan Datsun Go+ Panca

Kamis, 24 November 2016

2 komentar

Halloo my Friend,..jangan bosen-bosen mampir ke blog saya yaa.

Beberapa waktu lalu saya melihat timeline seorang kawan di media sosial yang menceritakan keseruannya mengikuti Datsun Riser Expedition session 2, hhmm saya jadi pengen berbagi cerita di blog sendiri juga nih tentang salah satu pelopor mobil LCGC yang fenomenal ini.

Kalau ada yang bilang Datsun adalah mobil murah mugkin kurang tepat, saya lebih suka bilang mobil Datsun LCGC adalah mobil affordable yang sesuai dengan kondisi ekonomi sebagian masyarakat Indonesia, bener gak..?

Sedikit flashback ditahun 2014, untuk pertama kalinya saya masuk kedalam cabin Datsun di arena IIMS kemayoran. Hanya sekedar duduk di bangku supir dan merasakan luasnya mobil ini. Yang pertama saya coba adalah Datsun GO, melihat mobil ini saya jadi ingat type-type hatchback layaknya mobil Toyota Starlet ataupun Honda Civic. Cocok buat ngeceng anak muda gaul jalan-jalan minggu sore di mahakam, -jadul banget ya-.

Lalu kemudian saya pindah dan coba duduk di balik kemudi Datsun Go+ Panca yang mempunyai badan lebih panjang. Cukup nyaman, setidaknya membuat saya tertarik dan menjadikan mobil ini salah satu pilihan.

Yang jadi perhatian saya waktu itu adalah, posisi tongkat persneling yang berada agak di tengah konsul dasboard. posisinya agak di atas, ini agak berbeda dengan mobil bertype manual pada umumnya yang berada di tengah bagian bawah antara kursi pengemudi dan penumpang di samping. Bagi saya sih kurang familiar atau bisa di bilang agak "aneh".

Saya sedikit berasumsi mungkin ini untuk menyiasati posisi kursi depan yang menyambung dari kursi supir sampai kursi penumpang di sampingnya.

Kalimantan,....kami datang

Nahh siapa sangka dua tahun berselang tepatnya Januari 2016, saya tidak hanya duduk trus berimajinasi mengendarai Datsun tapi akhirnya saya bisa mengendarai Datsun GO+ Panca menyusuri pulau Kalimantan dalam event Datsun Riser Expedition yang di adakan oleh Kompasiana. Bonus yang lebih kerennya lagi adalah bisa foto bareng bersama Head of Datsun Ibu Indri yang sangat luar biasa dan memahami betul jiwa par risers.



Dari segi dapur pacu, menurut saya Datsun cukup handal dengan mesin 1200cc. Untuk informasi, mobil yang kami bawa adalah mobil yang sama saat mereka melakukan perjalanan Jawa-Bali-Lombok, Sulawesi dan sekarang di Kalimantan. Mobil-mobil tersebut hanya mendapat perawatan rutin secara berkala dan belum ada kendala mesin yang signifikan.

Ini bisa jadi bukti ketangguhan mesin Datsun kan..?

Ada tips yang saya dapat dari DRE tahun 2016 kali ini, Datsun Go+ Panca memang belum melengkapi unitnya dengan system ABS (Anti-Lock Barcking System).

ABS adalah (Anti-Lock Braking System ) intinya menjaga agar rem tidak menguci ban saat kita menginjak rem secara mendadak, sehingga pengereman bisa lebih maksimal. Karena kalau ban mengunci saat mengerem apalagi sampai berdecit justru kendaraan tidak efektif dalam mengerem.



Nah untuk mengakali Datsun GO+ Panca yang belum mengadopsi ABS pada unitnya, Mas Aris “Jambul” selaku pimpinan Otomania Kompas.com yang selalu menyertai perjalan kami, menyarankan untuk menginjak rem secara periodik saat akan melakukan pengereman terlebih lagi dalam kondisi pengereman mendadak.

Dalam kata lain driver harus “megocok” rem demi menjaga ban agar tidak mengunci saat mengerem. Karena teknik ini lebih efektif ketimbang menginjak rem langsung dalam dan mengakibatkan ban mengunci. Tapi yang lebih terpenting adalah menjaga jarak dengan kendaraan di depan apalagi saat konvoi.

medan jalan yang bervariasi jadi tantangan tersendiri untuk DRE etape Kalimantan.


Dengan berbagai macam karakter pengemudi dan sudah berhasil sampai ke pulau Kalimantan, Datsun GO+ Panca patut diperhitungkan. Sedikit masukan kecil mungkin Datsun Indonesia bisa menambahkan pegangan tangan untuk penumpang di depan, dengan medan dengan belokan curam handle tangan ini sangat berguna untuk menjaga keseimbangan.

Lalu kantong di belakang jok depan sepertinya dapat membatu penumpang di bagian belakang untuk menaruh sesuatu. Karena kami merasakan sendiri saat makanan ringan terpaksa kami biarkan berantakan di jok belakang karena tidak ada kantong untuk menyimpanpersedian makanan.

Selain itu karet peredam di setiap pintu dan bagasi dibuat agar lebih baik. Supaya saat menutup pintu atau bagasi tidak terdengar seperti benturan antar metal yang terlalu keras.

Selebihnya untuk kelas mobil LCGC, Datsun GO+ Panca adalah produk yang affordable bagi keluarga Indonesia.

R Gaper Fadli, Arif Khunaifi dan Saya tergabung dalam Riser 4


So, Enjoy your Datsun…

Read More

Dua Hal Yang Bisa Bikin Kita Celaka Di Lokasi Kerja

Jumat, 18 November 2016

2 komentar

Siapa yang mau celaka..?

Ada yang mau..?. Semua sudah punya BPJS kan?.

Saya sih nggak ya, karena memang kecelakaan itu tidak diinginkan oleh semua pihak bahkan bagi mereka yang sudah di cover asuransi paling mahal sekalipun.  Karena kalau kita kecelakaan (jangan sampai dehh…) yang merasakan tidak hanya kita sendiri tapi yang menderita itu bisa orang-orang di sekitar kita juga. Terlebih menderita secara psikis saat melihat yang terkena musibah mengerang kesakitan dan menjerit pilu.

Kecelakaan itu bisa terjadi dimana saja, kapan saja, tidak bisa kita duga bahkan dalam kondisi yang sudah di persiapkan sebelumnya.  Apalagi di dunia kerja yang melibatkan aktifitas fisik secara langsung tentu akan semakin beresiko.

Kalau kita semua sepakat tidak ingin celaka, berarti kita harus tahu kenapa seseorang bisa celaka di tempat kerja. Mengutip salah satu tagline criminal: “Kejahatan bukan hanya karena niat pelakunya tapi juga karena ada kesempatan”.

Pun begitu dengan kecelakan di lokasi kerja bisa terjadi tidak hanya karena lokasi kerja yang tidak sesuai dengan standard K3 tapi juga karena perilaku pekerja.

Menurut Dr. Ir. Darba Daraba M. Si. Selaku Direktur Bina Penyelengaraan Jasa Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, saat di temui di acara talkshow KemenPUPR bersama blogger dalam rangkaian acara Infrastructure Week 2016 Jakarta Convention Center,  ada 2 faktor yang menjadi penyebab kecelakaan kerja.

Pertama, Unsafe Action yaitu perilaku yang tidak aman dan berbahaya bagi pekerja. Misalnya tidak bekerja sesuai prosedur K3, bekerja tidak sesuai skill, bekerja sambil bercanda dan banyak kecerobohan lainnya yang biasa dilakukan secara sengaja atau tidak oleh para pekerja.

Kedua, Unsafe condition adalah kondisi tidak aman di lingkungan kerja. Misalnya alat pelindung diri yang kurang lengkap atau tidak memenuhi standar. Tempak kerja yang tidak sesuai dengan keselamatan dan kesehatan kerja, misalnya ventilasi yang tidak baik, ruangan kurang cahaya yang cukup atau bahkan tidak tersedianya fasilitas kamar mandi yang baik bisa jadi menimbulkan masalah bagi K3 di lokasi kerja.

Karena K3 tidak hanya membahas bagaimana cara mengurangi atau bahkan menihilkan resiko kecelakaan kerja, tapi juga kesehatan para pekerja juga perlu diperhatikan. Baik saat sedang bekerja ataupun resiko kesehatan yang terjadi setelah para pekerja pulang kerumah masing- masing.

Menurut data yang dilansir oleh Republika Online pada Senin 29 Juni 2015, angka kecelakaan kerja pekerja di bidang konstruksi paling tinggi diantara sektor lainnya yaitu 31.9 persen. Padahal jumlah tenaga kerja di bidang konstruksi cukup sedikit, hanya 6 juta dari total pekerja di Indonesia. Kalau dihitung berarti hampir 2 juta pekerja bidang konstruksi mengalami kecelakan kerja di tahun 2015.

Terjatuh dari ketinggian, terbentur dan tertimpa merupakan kejadian yang sering terjadi di lokasi konstruksi

Lalu bagaimana cara pemerintah menanggapi masalah kecelakaan kerja di bidang kontruksi ini?. Menurut Ir.Lazuardi Nurdin, Ketua Umum Asosiasi Ahli K3 Konstruksi Indonesia, Sebenarnya pemerintah sudah menyiapkan peraturan tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau SMK3 melalui Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2012. Selain itu melalui PERMENPU No.5 2014 mengenai RK3K (Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontrak) semakin menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus mengenai keselamatan dan kesehatan kerja terlebih lagi pekerja dibidang konstruksi.

RK3K menjadi syarat pelengkapan penawaran tender setiap proyek konstruksi. Dalam penawaran RK3K harus di jabarkan secara detil mengenai identifikasi bahaya yang terjadi, penilai resiko bagi pekerja dan pengendalian resiko saat terjadi hal yang tidak diinginkan. Semua harus dirinci sangat detil agar keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja konstruksi bisa terjamin dengan baik.

Ditambah dengan adanya Pakta Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Departemen Pekerjaan Umum, yang isinya mengenai; Keteladanan untuk keselamatan, Keutamaan untuk keselamatan, Integrasi untuk keselamatan, Kompetensi untuk keselamatan dan Pengetahuan untuk keselamatan.
   
Pakta komitmen yang sudah di tanda tangani sejak 12 februari 2009 oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bersama mitra kerja diharapkan bisa menjadi dasar untuk lebih mengedapankan K3 yang lebih baik.

Harus diakui pengelolaan SMK3 masih jauh dari kata ideal, Kementerian Tenaga Kerja pada tahun 2015 hanya memiliki 500 tenaga pengawas K3 untuk mengawasi 2000-3000 perusahaan. Jumlah yang masih jauh dari kata ideal, tapi bukan berarti tidak mungkin mewujudkan keselematan dan kesehatan kerja yang maksimal.

Selain itu, mindset atau cara berpikir para pekerja pun harus berubah. Kurang sadarnya para pekerja mengenai keselamatan diri sendiri pun masih kurang. Tidak jarang peraturan K3 yang sudah di susun oleh perusahaan dilanggar oleh pekerja sendiri dengan alasan yang sebenarnya tidak masuk akal.

Sebenarnya K3 itu bisa dimulai dari rumah atau pun kehidupan pribadi. Jika kita sudah menerapkan dengan baik, tentu kita akan terbiasa menjalankan K3 ditempat kita bekerja.

Saya jadi ingat ketika di undang untuk meninjau salah satu pabrik otomotif yang mempunyai pangsa pasar terbesar di Indonesia. Di pabrik itu yang saya ingat sedikit mengenai peraturannya K3 adalah hal yang sangat sederhana.

Dilarang menggunakan handphone saat sedang berjalan. Jadi kalau kita ingin melihat handphone kita harus berhenti atau duduk, ini untuk menghindari kita menabrak sesuatu saat pikiran kita tertuju pada handphone.

Lalu ada peraturan saat berjalan atau turum naik tangga, tangan kita jangan di masukkan kedalam saku celana dan harus memegang pinggiran tangga. Selidik punya selidik, ternyata ini berfunsi agar refleks tangan bisa cepat melindungi bagian tubuh lain saat kita terjatuh.

Sekali lagi, K3 adalah tanggung jawab kita, dan semua berperan serta untuk meningkatkan K3, tidak hanya pengusaha tapi juga para pekerja. Karena "Safety Is My Life"




Read More

Istilah Adobe Photoshop Yang Harus Di Ketahui Para Blogger

Jumat, 11 November 2016

39 komentar

Yeeeee,…heelloow my friends, akhirnya untuk kali pertama nekat nulis tentang software pengolah foto paling legendaris atau setidaknya software pelopor untuk olah digital yaitu Adobe Photoshop. Semoga suka ya..

Embrio Adobe photoshop pertama kali diperkenalkan oleh Jhon Knoll bersama saudaranya yang masih kuliah, awalnya mereka memberi nama Software mereka dengan nama Display. Om Jhon Knoll ini bekerja di bagian special effect Lucas Film, tau dong Lucas Film dengan Star Warsnya yang keren binggit itu. 

Tahun 1990 Adobe Photoshop resmi di perkenalkan untuk publik. Untuk versi Photoshop 1.0 hanya diperuntukkan untuk Machintos dan baru pada tahun 1992 Photoshop 2.5 sudah bisa di gunakan PC dengan platform Windows.

Versi Adobe Photoshop terus berkembang sampai saat ini dengan kelebihannya yang sudah bisa membuat model 3D . Nah terus saya pakai Adobe Photosho versi berapa..? Saat ini saya menggunakan Adobe Photoshop versi CS3 di Laptop Dell Core i3 saya dan Photoshop 7.0 untuk di notebook Asus Aspire one Intel Atom.

Oke cukup buat belajar sejarahnya ya, sekarang saya mau memperkenalkan tools atau istilah dasar apa saja yang perlu kita ketahui sebelum mulai mengoprek gambar di Adobe Photoshop. Kenapa harus tahu istilahnya terlebih dahulu sih? langsung sikat aja pak.

Ya harus lah biar nanti gak terlalu bingung pas ngebaca tips selanjut dari saya yang akan saya share.


Menu
Lokasinya ada di bagian atas, setidaknya ada 9 menu yang bisa kita explore. Seperti halnya menu di Microsoft office semua pengoperasian dasar di mulai di sini, mulai dari membuka file, save sampai mengedit image dan mengatur lembar kerja.

ToolBar
Kalau kita lihat banyak sekali symbol-simbol yang jarang kita lihat di toolbar. Tapi untuk mengedit gambar khususnya untuk kepentingan mengisi konten di blog kita hanya menggunakan beberapa tool yang tersedia.  Posisi toolbar bisa kita pindah-pindah dengan cara Drag and Drop.

Palettes
Adanya di sebelah kanan layar. Palettes ini memudahkan kita untuk mengatur layer, merubah warna dan lainnya. Yang sering digunakan adalah Palettes Layer, Palettes Adjusment, Palettes Color, Palettes Text sampai Palettes History. Untuk mengaktifkan palettes yang masih tersembunyi bisa di akses di menu Windows dan klik palette yang di inginkan.

Mengenal ToolBar
Untuk mengolah foto atau image tidak semua tool dalam toolbar harus digunakan, saya coba merangkum tool mana saja yang sekiranya dibutuhkan untuk kita selaku blogger.



1. Move Tool (Shorcut : V), Tool Ini untuk memilih image yang akan di edit dan juga bisa digunakan untuk menggeser image yang sedang kita olah.

2.  Marque (Shorcut : M), Fungsinya untuk memilih bagian mana saja yang kita butuhkan. Bentuknya ada kotak dan lingkaran. Setelah kita memilih objek yang kita ingin kan, kita bisa copy paste, menghapus atau bahkan menggeser objek.

3. Lasso (Shorcut : L), Sama seperti Marque tool, tapi lasso tool lebih fleksibel dalam hal bentuk. Kita bisa sesuaikan bentuk yang kita inginkan, tidak hanya kotak dan bulat.

4. Crop Tool (Shorcut : C), ini untuk memotong atau menyesuaikan ukuran gambar yang kita butuhkan. Kita juga bisa menentukan seberapa panjang atau lebar foto dengan mengisi nilai dalam ukuran centimeter di bagian atas dekat menu.



5. Type Tool (Shorcut : T), Sesuai namanya, jika mengaktifkan tool ini kita bisa mengetikan kalimat, mengubah font, warna, ukuran dan lainnya untuk menyesuaikan design yang sudah kita buat.

6. Zoom Tool (Shorcut : Z), Kalau yang ini untuk menyesuiakan tampilan pada lembar kerja. Zoom In dengan symbol (+), dan Zoom Out dengan symbol (-).

Jangan pusing dulu ya,..sebenar gak serumit penjelasan saya di atas sih. Intinya kalau kita mau kutak-katik gambar di Photoshop ada baiknya pahami dulu, Menu, ToolBar dan Palettes yang saya jabarkan di atas. Jadi ketika kita sudah mulai praktek tidak akan aneh jika mendengar istilah-istilah yang kita bahas saat ini.

Nah kalau sudah agak paham sama istilah yang ada di atas, lanjut ke artikel ini ya my friends..

Read More

Belajar Mengenal Ular di Kawasan JaBoDeTaBek

Rabu, 09 November 2016

20 komentar
Ada yang takut sama hewan melata sejenis Ular…? Kalau ada berarti kita punya problem yang sama. Kalau saya antara takut dan geli, tekstur ular yang bersisik dan tidak bertulang agak sedikit aneh saat saya coba memegang ular.

Dengan adanya buku ini, diharapakan konflik manusia dan ular bisa di tanggapi dengan bijak
Pertanyaannya adalah, haruskah kita takut akan ular..?

Sebenarnya kita tidak perlu takut terhadap ular. Justru ular yang takut  dan akan menghindar jika bertemu manusia, karena belum pernah ada dalam sejarah ular mengejar-ngejar manusia seperti saat kita di kejar oleh anjing. Ular mengejar manusia itu hanya ada di dalam film.

Ular hanya akan menyerang kita jika dia merasa terancam dan tidak dapat menghindar. Ini yang harus kita ingat, kadang  serangan ular terjadi ketika kita tidak sengaja mendekat sehingga menggangu keberadaan mereka.

Lalu kenapa bisa terjadi konflik antara manusia dengan ular, seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah. Ini dikarenakan ekosistem atau tempat tinggal ular yang sudah berubah fungsi menjadi ladang, pemukiman dan sebagainya.

Setidaknya itu yang di paparkan di buku “Mengenal Ular Jabodetabek”.

Lalu siapa yang mau kenal sama ular..? Sejujurnya saya tidak mau, tapi harus karena ini pengetahuan yang belum banyak orang tahu sehingga masih banyak persepsi tentang ular.

Sebelum saya bahas bukunya lebih jauh, saya mau cerita tentang penulisnya, Nathan Rusli. Saya kenal dia sudah sejak kurang lebih 5 tahun yang lalu, wooww lama juga ya.

Pertama kali bertemu saat saya mengajar ekstrakulikuler di sebuah sekolah swasta dan Nate, begitu saya biasa memanggilnya punya kepribadian yang unik atau bisa dibilang nyentrik.

Bagaimana tidak, waktu masih di jenjang SMP Nate sudah sering membawa ular. Yesss ular beneran, bukan ular karet.

Dan Pernah satu waktu dia masuk ke kelas lalu bilang ke saya, “Kak, Saya bawa ular" sambil tersenyum dan memperlihatkan karung berwarna putih .

"Ular apa..?"

"Ular Kobra kak,.."

“Wooowww,…Nate hati-hati loh ya”. Ujar saya sambil menjaga jarak, siapa yang nggak khawatir ada anak SMP bawa ular kobra di dalam tas sekolahnya.

Ajaibnya dilarang sekeras apapun, tidak akan menyurutkan kecintaan Nate pada hewan reptil ini. Pihak sekolah pu kesulitan memperingati Nate karena dia sering membawa berbagai jenis ular ke sekolah, mulai ular berbisa ringan sampai ular berbisa tinggi seperti kobra.

Yang saya lakukan adalah meminta Nate untuk tidak membawa ular yang berbisa tinggi karena bisa membahayakan untuk orang di sekitarnya, walau tetap saja jiwa remaja Nate kadang tidak bisa di bendung.  

Tapi saya kagum dengan konsistensi Nate, secara tidak langsung saya mengikuti perkembangan dalam membuat bukunya tentang ular. Setiap ada kesempatan bertemu Nate selalu semangat kalau di tanya mengenai buku dan ular, dan akhirnyanya di tahun 2016 buku Nate tentang edukasi ular berhasil di terbitkan.

Buku ini diharapkan bisa menjadi penambah pengetahuan masyarakat tentang ular, yang selama ini tidak semuanya benar.

Dengan begitu masyarakat bisa mengidentifikasi jenis ular saat di temui atau jika terjadi kontak, karena jika ada kejadian serangan oleh ular akan memudahkan tim medis dalam mengambil tindakan.

Sanca batik tidak berbisa, ular terpanjang di dunia ini sering di temui di area Jabodetabek. melumpuhkan mangsanya dengan melilit hingga mangsanya kehabisan nafas. (hal.95)
Di buku ini dibahas setidaknya 40 jenis ular tidak berbisa atau berbisa rendah dan 8 ular berbisa tinggi yang semuanya bisa di temui di wilayah Jabodetabek. Informasi mengenai ular-ular tersebut di bahas secara detil mulai dari corak warna, ukuran, nama latin, di mana biasa ditemukan sampai apa yang biasa di mangsa oleh ular tersebut.

Tidak hanya sekedar tulisan, tapi buku ini pun dipenuhi oleh foto-foto ular yang menarik. Jadi sambil membaca kita bisa melihat jelas visual ular yang sedang di bahas.

Selain menjabarkan secara detil jenis-jenis spesies ular yang ada di Jabodetabek, di buku ini juga berisi bagaimana harus bertindak bila bertemu ular.  Lalu apa yang harus kita lakukan saat ada yang tergigit oleh ular, sampai informasi bagaimana jika kita ingin memelihara atau sekedar memotret ular yang aman.

Ular Bangka Laut (Green Pit Viper), ular berbisa tinggi yang racunnya menyerang darah ini mempunyai ciri khusus di bagian ekornya yang berwarna merah. Kadang kita tertukar dengan ular pucuk dan ular gadung luwuk yang tidak berbisa. (hal.123)
Jujur saja kita bisa belajar banyak mengenai ular dari buku ini, sehingga kita tidak lantas membunuh ular saat kita bertemu, karena ular juga memegang peranan penting dari sistem ekosistem dunia. Sebuah buku karya anak muda Indonesia yang tahun ini pun belum lulus dari SMU bisa menjadi referensi entah itu kalangan umum, pengajar maupun peneliti.

Nate kini sedang menimba ilmu di UK, mengejar cita-cita dia untuk menjadi ahli herpetology. Namun begitu kecintaan Nate terhadap Indonesia sangat besar, sebelum keberangkatannya ke UK dia berjanji akan kembali untuk mengexplore kekayaan ragam hayati dan hewani di bumi ibu pertiwi.

Saat ada yang terkena gigitan ular yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan metode "pressure immobilisasi". yaitu menjaga bagian yang tergigit agar tidak bergerak sama sekali. Kalau kita bisa mengidentifikasi jenis ular yang menggigit, akan membantu tim medis untuk memberikan SABU (Serum Anti Bisa Ular).
Sedikit catatan saya mengenai buku yang di tulis dalam dua bahasa ini. Harganya masih terlalu mahal jika sasaran buku ini untuk mengedukasi masyarakat luas, kalau saja harganya bisa lebih terjangkau maka akan banyak yang bisa terbantu dari buku ini.

Seharusnya buku ini tidak di cetak dengan hardcover yang justru menambah biaya produksi. Saya tahu jiwa sosial Nate sangat tinggi, dan mahalnya buku ini bukan karena ingin untung lebih banyak, tapi lebih ke biaya produksi yang juga cukup tinggi.

Maju terus Nate, terima kasih sudah mau berbagi keilmuannya dalam bentuk sebuah buku yang luar biasa ini.  
Read More

Malam 4 November 2016 Depan Sarinah Thamrin

Sabtu, 05 November 2016

2 komentar
Unjuk rasa 4 November 2016, menuliskan ceritanya sendiri sebagai demonstrasi terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Hampir sebagian besar ormas islam bahkan organisasi kampus pun turun kejalan untuk menyalurkan aspirasinya. Semua memenuhi jalan MH.Thamrin menuju ke Istana Negara di kawasan medan merdeka.

Suasana di depan sarinah jam 20.30, pengunjuk rasa mulai melewati jalan ini untuk menuju ke gedung MPD/DPR RI

Untuk itulah saya putuskan untuk melangkah. Setelah shalat jumat dengan bermotor ria saya langsung menuju ke Sarinah untuk parkir motor. Kenapa Sarinah? Karena hanya di sana yang menurut saya aman untuk taruh motor dan lokasi yang berada di tengah jalan MH.Thamrin.

Sejak awal saya sudah salut dengan kompaknya umat muslim dalam berunjuk rasa. Ini yang namanya menyalurkan aspirasi ala muslim tenang dan damai. Walau beberapa orator teras lebai “ngebacot” yang jujur bikin saya ilfil sama logika mereka.

Tuntutan kita sudah jelas, ingin melakukan proses hukum Ahok yang diduga menista agama. Gak usah juga bilang,

“kita akan menginap jika ahok tidak ditangkap malam ini”

“Jokowi lagi mules di demo oleh jutaan umat”

“Kalo malam ini ahok gak ditangkap, besok kita googling alamat Ahok lalu kita samperin rumahnya”
Dan banyak lagi ucapan, Gantung, Bunuh, sampai Ba*i.

Ahhh sudahlan itu hanya sebuah pilihan, Kalau saya lebih suka nongkrong di orator yang sering mengumandagkan shalawat, takbir dan mengingatkan waktu shalat.

Jam sudah menunjukkan pukul 17.00, saya putuskan untuk mecari tempat untuk memilah gambar dan di share di blog. Saya akhirnya masuk kerestoran fastfood di area sarinah, tidak terlalu ramai seperti hari jumat malam biasanya, karena dengan mudah saya menemukan tempat makan yang dekat sumber daya listrik.
Di saat saya sedang memilah foto, beberapa kali terdengar serine ambulance, kok tau itu ambulance?. Kalau diperhatikan suara serine itu berbeda antara ambulance, polisi atau pemadam kebakaran. Saya sih gak terlalu memperhatikan, karena dari siang suara serine sudah sangat akrab.
Pengunjuk rasa mulai bergerak setelah situasi sempat memanas di medan merdeka

Barikade terdepan mengawal para pengunjuk rasa dan mobil komando saat malam menjelang
Yang aneh, saat petugas keamanan gedung menutup akses pintu fastfood yang menuju ke pusat perbelanjaan, lalu menutup jendela yang awalnya sudah sempat dibuka. Tapi saya coba berfikir positif, sekitar jam 20.00 saya bereskan semua peralatan, Notebook dan kamera saya rapihkan kedalam tas dan beranjak pulang.

Tapi sebuah rasa yang nggak jelas, memaksa saya untuk duduk di bangku pinggir jalan depan pertokoan Sarinah.  Tidak lama, seorang pelajar dengan celana abu-abu lewat membawa bamboo pendek dengan odol memenuhi bawah mata, spontan saya bertanya. “Masih ada Demo..?”

“Masih bang, rusuh sampe bakar-bakaran trus kita di lemparin gas airmata. Ada habib yang kena”. Ujar pelajar tersebut dengan napas yang terengah-engah. Yang saya tahu belakangan dari berita televisi, habib yang di maksud adalah ust.Arifin Ilham.

Seorang pengunjuk rasa menuntaskan rasa ingin tahu bagaimana rasanya mengintip dari balik tameng yang berhasil di rampas salah seorang pengunjuk rasa
Sudah ada yang pernah kena gas air mata..?jangan sampe deh. Rasanya itu pedih di mata, kalau kita kucek makin tambah parah yang bisa kita lakukan adalah memejamkan mata dan mencari air tapi tetap jangan dikucek. Selain itu baunya menusuk hidung, kita seperti kesulitan bernapas. Itulah kenapa saat unjuk rasa terjadi chaos, kita sering lihat ada yng mengoleskan semacam odol di bawah mata untuk menghalau perih dan menggunakan tutup muka agar terhindar dari bau yang menyengat.

Tidak lama berselang, sebuah motor matic berisi dua orang pemuda tanggung berhenti di depan saya. Begitu turun salah satu dari mereka langsung mengambil 2 bongkahan conblock dan di taruh di bagian injakan kaki depan. yang satunya memegang tongkat kayu berukuran 2 meter.

Melihat ini, saya langsung menyingkir dan menyiapkan kamera yang sudah saya rapihkan di dalam tas. 5 menit kemudian rombongan besar pengunjuk rasa sedikit demi sedikit melewati depan sharinah. Di tengah-tengah kerumunan massa ada mobil komando yang diatasnya ada pemuka agama.
Mereka membaca takbir dan shalawat, sama sekali tidak sekalipun terdengar nada provokasi yang keluar. Hanya ajakan untuk menuju ke gedung MPR/DPR. Semua berjalan perlahan dan kekhawatiran saya pecah bentrok tidak terjadi di lokasi itu.

Mobil komando sesaat mendekati perempatan Kawasan Sarinah Thamrin

Tetap Semangat mengikuti mobil komando menuju gedung MPR/DPR RI
Yang mengejutkan adalah, saat saya berada di perempatan Sarinah, saya melihat sendiri musisi sekaligus calon wakil bupati bekasi, Dani Ahmad di evakuasi keluar dari rombongan oleh beberapa orang yang menggunakan kemeja putih dan posturnya hampir sama besar.

Ahmad Dani yang saat itu menggunakan kemeja putih dan peci hitam, berjalan cukup cepat sambil punggungnya di rangkul salah seorang dan di ikuti 2-3 orang yang lain. sayang saya terlambat mengambil momen tersebut karena kejadiaanya sangat cepat.
Pengunjuk rasa menuju kawasan bunderan Hotel Indonesia
Setelah rombongan habis melewati kawasan sharinah, saya memutuskan untuk pulang kerumah, badan yang sudah letih dan perut yang keroncongan mengalahkan niat saya untuk ke gedung MPR/DPR. Di sepanjang jalan yang saya lalui di kawasan tanah abang, sayup terdengar syahdu takbir dari pengeras suara masjid. Mengingatkan saya akan hari raya lebaran yang suci dan penuh arti kedamaian dimana semua umat manusia saling memaafkan, tapi yang pasti bukan lebaran kuda.
Berjalan sendiri tidak mengapa demi sebuah keyanikan yang di perjuangkan

Pengunjuk rasa menguasai dua ruas jalan di kawasan tosari
Para pengguna jalan yang menuju bunderan hotel Indonesia harus berputar balik ke arah Menara BNI guna menghindari terjebak di antara para pengunjuk rasa
Tindak simpatik di lakukan anggota TNI saat pengunjuk rasa melewati kawasan Sarinah Thamrin. Sebagian pengunjuk rasa pun ikut menriakkan dukungannya terhadapTNI yang berjaga.
Kabar terakhir, sejak pukul 04.00 pagi para pengunjuk rasa membubarkan diri dari depan gedung MPR-DPR RI, dan jam 06.00 pagi situasi di depan gedung MPR-DPR RI sudah kosong dari pengunjuk rasa.
Read More

Demo 4 November Di Balik Sebuah Lensa

Jumat, 04 November 2016

4 komentar
Menyuarakan pendapat dimuka umum sudah di atur melalui konstitusi dan semua warga negara Indonesia mempunyai hak untuk itu, negara pun menjamin keamanan bagi warga negara yang ingin berpendapat, selama sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku.

Seperti Demonstrasi yang terjadi pada 4 November 2016 di Jakarta. Demo yang menuntut Gubernur petaha DKI yang kerap di panggil Ahok untuk di ditindak selaku penista agama karena perkataannya di kepulauan seribu beberapa waktu lalu.

Semua elemen ormas islam turun kejalan untuk menyampaikan aspirasi mereka.Ini kali kedua ormas islam turun kejalan dengan tuntutan yang sama, namun kali ini umat muslim yang hadir lebih banyak.

Sepanjang mata memandang, barisan manusia berbaju putih seakan tidak terputus, ratusan bendera ormas, spanduk, flyer pun tidak ketinggalan. Dari kata-kata yang sopan, sampai kata bernada caci maki.

Saya beruntung bisa menyaksikan ini dan mengabadikannya, betapa umat islam bersama dan bersatu turun kejalan, tidak hanya dari Jabodetabek tapi dari luar kota pun spontan hadir untuk solidaritas.

Allahu Akbarrr..!! saya terenyuh melihat muka-muka lelah bercampur semangat penuh keikhlasan saat bertemu sodara seiman saya di sepanjang jalan MH.Thamrin, Medan Merdeka. Salut buat mereka yang spontan tanpa pamrih untuk hadir di ibukota.

Tapi maaf, jujur saya tidak terlalu salut dengan beberapa orator yang cuap-cuap di atas mobil yang isi teriakkannya penuh mencaci dan memaki meluapkan kekesalan mereka ketimbang memberi semangat perjuangan. Jujur saya risih di saat mereka mengucapkan ayat-ayat alquran, sedetik kemudian mereka mengucapkan kata binatang yang di haramkan, lalu ucapan negatif yang bernada prokokatif.

Walau ada juga, beberapa orator yang bershalawat menyejukkan siang yang tidak terlalu panas saat itu.

Apapun yang terjadi hari ini, semua berjalan dengan lancar dan damai. Setelah ini biarkan semua di selesaikan melalui jalur hukum. kalau memang Allah berkehendak, jangankan memenjarakan Ahok, membenturkan bumi  dengan bulan pun hal yang mudah bagi-Nya.

Semoga Allah memberikan kita yang terbaik untuk hari ini dan esok hari.


Semua saling bahu membahu, berbagi air mineral pun sudah sangat membantu. walau sempat ada isu jangan menerima ari minum dari siapapun, semangat berbagi tidak akan luntur.

Jutaan umat berjalan pelan namun pasti menuju ke Istana Negara. Menunjukkan rasa solidaritas antar sesama. Gambar diambil dari atas jembatan penyebrangan dekat patung kuda

Beragam spanduk di bawa oleh para peserta unjuk rasa. Tujuannya sama dengan banyak macam kalimat.
Semua Bersatu, wanita dan pria semua sama disini. menuntut Ahok untuk di adili

Spanduk berbagai nada terus berdatangan sepanjang aksi

Sebuah spanduk bernada profokatif di pasang di JPO dekat patung kuda
Suasana di bundaran patung kuda di jalan medan merdeka. tampak sebuah stasiusn TV swasta menyiarkan langsung dengan perlengkapan yang cukup komplit untuk meliput unjuk rasa.
Semuanya bersuara lantang untuk sebuah perjuangan
Satu Komando satu perjuangan. jadi ingat saat masih kuliah dulu.
Selain orasi ada juga pertunjukan teaterikal di demo 4 November 2016

Unjuk rasa di awasi oleh MH.Thamrin


Jangan pernah tinggalkan perintah-Nya



Lokasi seadanya, bersuci dengan sebotol air mineral, asal tidak lupa perintahnya


Yang unjuk rasa, yang bekerja. petugas kebersihan ini siaga dari siang sampai malam menjelang

Relawan kebersihan memungut sampah yang ditinggal berceceran oleh para peserta unjuk rasa

Pemda DKI menyediakan banyak kantong sampah warna biru. beberapa ormaspun ikut membantu dengan membawa kantong sampah secara mandiri.



Rangga tunggu aku..!!.
Saatnya pulang,....jam menunjukkan pukul 17.00 sebagian peserta mulai meninggalkan lokasi unjuk rasa






Read More