DEKRANAS Selenggarakan KriyaNusa 2019, Pameran Kerajinan Indonesia

Senin, 16 September 2019

Tidak ada komentar
Bagaimana rasa berada dalam ruangan yang penuh dengan kerajinan dari seluruh Indonesia? Sebut saja, kerajinan dari bahan tekstil, kayu sampai logam ada didepan mata dan semua begitu mempesona. Ini cuma ada di pameran KriyaNusa 2019 dari DEKRANAS yang berlokasi di Balai Kartini, Jakarta. dari tanggal 11 September-15 September 2019 lalu.
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Widodo Muktiyo memberi sambutan
Kalau saya ada diruangan itu pasti khilaf, banyak yang dimau, karena seperti mimpi bisa melihat kerajinan seluruh Indonesia hanya di satu tempat.

Kesempatan mengunjungi daerah di Indonesia masih terbatas, jadi kalau ada kesempatan memanjakan mata dengan melihat kerajianan ciamik dari seluruh Indonesia gak akan saya lewatkan.

Tema Kriyanusa 2019 kali ini adalah "Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas & Kewirausahaan".

3 hari sebelum pembukaan pameran kerajinan terbesar di Indonesia ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Temu Netizen KriyaNusa 2019.

Hadir pada acara tersebut sebagai narasumber Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Widodo Muktiyo, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP, Septriana Tangkary, Sekretaris Jenderal Dekranas, Euis Saedah dan  Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi KriyaNusa, Triana Rudiantara.

Dalam Temu Netizen tersebut, diharapkan para generasi muda bisa menyebarkan informasi mengenai keindahan kerajinan dari Indonesia keseluruh dunia. Setidaknya ini yang saya tangkap dari pembicaraan pak Widodo siang hari itu.
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranaskriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Netizen kalau udah ketemu mah bakalan rame
Kalau berbicara keragaman budaya, menurut data Badan Statistik, Sensus Penduduk 2010 menyebut ada 1.331 kelompok suku di Indonesia.

Bayangin aja kalau 1.331 suku ini punya kerajinan khas daerah masing-masing? Betapa indahnya Indonesia kita.

Tidak hanya itu, Indonesia juga punya 652 bahasa daerah. Jadi kepikiran kalau misalnya industri kreatif memproduksi kata-kata mutiara dari bahasa daerah ini macamnya Joger di Bali, pasti gak akan ada habisnya ide kreatif di bangsa ini.

Kriyanusa 2019 Pameran Kerajinan Dekranas

Itu baru dari bahasa dan jumlah suku, belum lagi kalau kita pecah berdasarkan jenis kerajinan. Contoh simplenya misal kerajinan kain tenun, songket, anyaman bambu, produk kulit, kerajinan logam, sampai logam mulia.

Kalau 7 kerajinan itu di kalikan (gak usah muluk-muluk) 500 suku di Indonesia, sudah ada 3500 macam kerajinan khas Indonesia. Waaah luar biasa kekayaan bangsa ini. Sayangnya masih banyak yang gak sadar, atau sudah sadar tapi menganggap remeh kerajinan nasional.

Untuk itu DEKRANAS berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajinan Indonesia. Menjaga keberadaan dan kontinuitas produksi produk kerajinan melalui peningkatan ketrampilan pada generasi muda.

Kontiunitas itu penting, terlebih untuk produk kerajinan. Kelemahan bangsa ini adalah, regenerasi. Khususnya pengerajin usia muda.

Saya pernah berbincang dengan seorang pengusaha dari Sumatera Barat. Kenapa China sekarang makin kuat di ekonomi?Karena usaha mereka sanggup diturunkan sampai kelima generasi di bawah mereka.

Sedangkan di Indonesia, untuk sampai ke generasi ke-3 saja sudah ngos-ngosan. Rata-rata hanya sampai generasi ke-2.

Dan ini terjadi di sektor kerajinan, banyak yang berhenti karena tidak sanggup meregenarsi usaha kerajinan mereka.

Untuk itu Kriyanusa 2019 hadir, agar bisa menanamkan rasa cinta dan bangga masyarakat terhadap penggunaan produk kriya khas Indonesia. Dengan semakin banyak yang menggunakan kriya khas Indonesia, maka keberlanjutan para pengerajin akan semakin terjaga.

Sehingga para pengerajin akan semakin semangat untuk berkarya, karena mereka yakin, diluar sana banyak yang  minat dengan hasil kerajinan mereka.
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Ragam kain nusantara begitu indah menggoda (pic IG/@daffana)
Kriyanusa juga bisa menjadi ajang pembelajaran juga test market bagi para pengrajin daerah, untuk mengetahui trend produk kerajinan tidak hanya Jakarta tapi juga Indonesia, karena mereka bisa bertemu dengan kolega DEKRANASDA seantero negeri.

Berbagi suka, bercerita duka sampai bertukar teknologi untuk peningkatan kualitas, desain, produksi baru agar dapat meningkatkan daya saing di era pasar global.

Secara garis besar, kerajian yang akan hadir di Kriyanusa tahun ini adalah Tekstil, Keramik, Serat Alam, Batu-batuan, Logam, Kayu, Bahan baku alam, Bahan baku alam olahan dan Lukisan.

Setiap daerah walau mempunyai kerajinan tekstil tapi mereka punya ciri khas masing-masing. Jadi bisa dipastikan akan sangat beragam.

Kriyanusa tahun ini akan terdiri dari 246 Stand yang terbagi menjadi, 37 Stand Kementerian & BUMN, 170 Stand dari DEKRANASDA, 25 Stand Individu, 8 Stand Mitra dan 6 Stand dari Asosiasi.

Kalau bukan kita yang bangsa dengan hasil Kriya para pengerajin, siapa lagi?
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Read More

Susu Nutriboost, Susu Untuk Anak Muda

Selasa, 03 September 2019

1 komentar
Sudah dari awal tahun saya selalu kepikiran untuk minum susu seperti masa kanak-kanak, tapi kok ya malu tiap mau beli susu. Apalagi susu yang ada gambar sapi atau strawberry, duhhh jadi makin ragu pas mau melangkah ke lemari pendingin di mini market buat ambil susu kemasan yang terlihat “unyu-unyu” itu. Sampai akhirnya saya menemukan susu Nutriboost.


Tapi sebenarnya untuk usia remaja atau yang kelakuan dan aktifitasnya mirip remaja macam saya ini, masih butuh susu gak sih? Atau makanan sehat plus olahraga saja sudah cukup? Susu buat apalaagihhh?

Truuss gak malu gituh, seumuran remaja masih minum susu kotak atau kemasan. Anak mamih banget siikk?
Wahhh ini namanya “milk shamming”, hahahahha ini istilah yang saya dapat ketika datang ke acara launching susu Nutriboost di kawasan SCBD Jakarta.

Istilah milk shamming itu artinya kurang lebih, merendahkan kaum remaja yang masih hobby minum susu. Well sebenarnya istilah ini tidak sengaja tercetus dan hanya opini saya semata, tapi memang ini yang saya alami. Berasa “cupu” kalau minum susu.

Bahkan berdasarkan survei, ada kisah nyata seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) yang sembunyi-sembunyi saat minum susu. Siswa ini selalu membawa susu kemasan di pagi hari saat berangkat ke sekolah, dan sebisa mungkin, susu itu dihabiskan sebelum sampai di gerbang sekolah.

Cuptaster Indonesia, Perlombaan Icip-Icip Kopi

Para remaja sekarang tidak banyak tahu, kalau minum susu bisa meningkatkan daya berfikir agar tidak lemot. 

Untuk itu susu Nutriboost hadir menjawab permasalahan mendasar dan sepele para remaja yang malu minum susu.

Menurut Adinia Wirasti, susu Nutriboost bisa menjadi pilihan karena dengan varian rasa kopi dan coklat, lalu kemasan yang fleksibel, kita bisa minum susu drink and go. Cocok untuk kaum muda yang beraktifitas padat.

“Jangan takut tidak keren minum susu Nutriboost, karena kemasan yang handy memudahkan untuk dibawa kemana pun”. Lanjut Ardinia Wirasti. Di temui saat launching susu Nutriboost.

Memang selain malu minum susu, masyarakat umum masih mempunyai pemikiran bahwa asupan selain makanan utama, salah satunya susu bukan hal yang penting.
susu nutriboost
Saat jadwal syuting padat, susu selalu jadi andalan Ardinia Wirasti, tinggal drink and go lanjut syuting lagi
Padahal nutrisi mikronutrien seperti, kalsium, pottasium dan magnesium yang ada dalam susu bisa menjaga semangat mereka dan mendukung aktifitas keseharian sehingga bisa lebih produktif.

Menurut dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK, dokter spesialis gizi, susu merupakan salah satu sumber penting untuk menunjang kesehatan. Salah satunya menjaga kepadatan tulang, sehingga memang di sarankan untuk anak muda agar tetap minum susu.

Selain mikronutrien, susu juga mengandung makronutrien yaitu protein, lemak dan karbohidrat.

Memahami kebutuhan nutrisi untuk anak muda, The Coca-Cola Company menghadirkan Inovasi minum susu untuk anak muda, dengan varian rasa cokelat dan kopi yang (sudah di survei) menjadi favorit sebagian besar anak muda indonesia.

“Nutriboost dengan Vita Go merupakan sumber vitamin B3, B6, E dan Zink untuk membantu proses pembentukan dan metabolisme energi. Kami berharap Nutriboost bisa menjadi pilihan anak muda Indonesia untuk menambah semangat saat menjalani kesibukan dan aktivitas sehari-hari”. Ujar Hans Kristian Kusuma, Senior Brand Manager-Dairy, Coca-Cola Indonesia.
Susu Nutriboost
kiri: dr. Diana F. Suganda, tengah: Ardinia Wirasti, kanan: Hans Kristian Kusuma,
Selain itu Nutriboost juga memberi tantangan untuk anak muda Indonesia yang berada di 70 titik yang tersebar di 5 kota, Jakarta, Surabaya, Medan, Bali dan Makassar untuk membakar kalori mereka sebanyak-banyak dengan beraktifitas menggunakan sepeda statik.

Targetnya 52.000 kaum muda akan ikut serta dalam aktifitas ini, karena total energi kalori yang terkumpul di 5 kota tersebut akan di konversikan menjadi sosial cost untuk membuka akses air bersih di daerah yang mengalami kekeringan di wilayah Indonesia yang sumber energi penggeraknya menggunakan panel surya.

Pengalaman Roadtrip Jakarta-Bali Dengan Susu Nutriboost

Perjalanan ke Bali memang sudah saya rencanakan jauh-jauh hari, tapi membawa Nutriboost selama diperjalanan Jakarta-Bali nggak saya rencanakan. Awalnya ragu, Nutriboost ini berguna gak sik untuk perjalanan panjang kami.

Jakarta-Bali berjarak 1191 kilometer, belum dihitung jarak penyebrangan selat Bali. Melewati tol trans jawa, perjalanan kami mulai dari tol dalam kota. Masuk di gerbang tol kuningan, perjalanan cukup terhambat di wilayah tol cikampek saat melewati kawasan Bekasi, Cikarang dan Karawang.

Masuk tol, jam 16.00 wib pukul 20.00 kami masih belum lepas dari kemacetan di Karawang. Sampai di titik ini, susu Nutriboost belum tersentuh.Lebih karena kami lupa sudah membawa susu Nutriboost.

Lepas dari Cikampek, perjalanan lancar. Dua kali berhenti untuk istirahat dan tetap saja susu Nutriboost terlupakan begitu saja.

Pagi menjelang, kami memasuki kawasan Surabaya. Mencari lokasi tempat makan di daerah yang tidak kami kenal bukan perkara mudah, terlebih saat perut masih keroncongan sementara kami sudah muak dengan cemilan yang ada di dalam mobil. Benar-benar momen tak terduga tapi kami harus tetap konsentrasi (lebaaiii...).

Tips Mendaki Gunung Bagi Pemula

Dan inilah momen di mana susu Nutriboost menjadi pertolongan pertama pada kelaparan, biar bisa tetap fokus dan konsentrasi berkendara, minum susu Nutriboost sambil celingukan nyari warung makan.
Kondisi yang tidak terduga, di saat perut lapar tapi nyatanya mencari warung yang terlihat enak di mata pun nampak sulit.

Setelah 24 jam perjalanan panjang, akhirnya kami sampai di pulau dewata, Bali. Suka cita dan bahagia karena perjalanan terbilang lancar tanpa hambatan.

Kini kami punya ritual baru, stock susu Nutriboost, biasanya kami minum di antara waktu setelah sarapan dan menjelang makan siang atau setelah makan malam.

Minum susu Nutriboost lebih berfaedah dan bergizi ketimbang ngemil brutal sepanjang perjalanan. Lebih nikmat kalau dikonsumsi dingin, kalau tak ada lemari pedingin, solusinya saya gunakan es batu.


Read More