Citra Alam Riverside Wisata Edukasi Di Kawasan Puncak

Senin, 29 Juni 2015

7 komentar
Sejarah jalur puncak dimulai saat Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels melakukan proyek ambisius membuat Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) sejauh 1000km yang menghubungkan Anyer di Jawa Barat sampai Panarukan Jawa Timur.

Kini kawasan yang berjarak kurang lebih 80km dari Ibukota Jakarta menjadi salah satu destinasi wisata alam paling banyak di kunjungi terlebih di akhir pekan dan musim liburan. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, suasana alam yang masih sejuk, di kelilingi puluhan hektar kebun teh wajar saja kawasan puncak selalu menjadi primadona para wisatawan. Di tambah infrastruktur yang baik, ketersediaan villa, resor dan hotel yang memadai, restoran serta wisata alam yang bervariatif.

Berbicara mengenai wisata alam di kawasan puncak ada satu lokasi yang patut jadi pilihan bagi para wisatawan keluarga atau pun perusahaan yang ingin merasakan liburan dengan nuansa yang berbeda yaitu di Citra Alam RiverSide. Dengan konsep tempat wisata yang mengedukasi Citra Alam Riverside sengaja hadir untuk mengakomodir kejenuhan para wisatawan yang sudah seringkali menghabiskan waktu di kawasan puncak di Villa ataupun di hotel.

Citra Alam Riverside memberi alternatif lain dalam berpariwisata di kawasan puncak bogor. Riverside bermakna jelas, camping ground ini di belah sebuah sungai indah yang dipenuhi bebatuan besar.



Di Citra Alam Riverside, kita di ajak untuk tidur di alam terbuka beratapkan tenda (camping ground). Walaupun tidur di alam terbuka tapi fasilitas di Citra AlamRiverside sangat baik, mulai kualitas Tenda yang baik, pondasi tenda yang sudah di semen mengantisipasi becek saat hujan, selimut dan bantal tersedia tiap tenda bahkan untuk Family ghatering bisa di siapkan kasur untuk anggota keluarga yang masih anak-anak. Selain itu toilet dan kamar mandi yang sangat bersih dan tersedia cukup banyak di sekitar area camping. Yang tidak kalah penting, sumber listrik tersedia di 4 Aula yang ada di Citra Alam Riverside, jadi tidak usah khawatir smartphone kita kehabisan daya saat beraktifitas di Citra Alam Riverside.

Bermalam di tenda sudah lama saya tinggalkan, begitu mendapat tawaran dari Citra Alam Riverside tanpa pikir panjang saya terima. Berada di alam itu sangat membius dan menyegarkan

Selain Camping ground, terdapat 4 buah Aula. Ini adalah Aula terdekat dari pintu masuk. Di setiap aula terdapat toilet dan listrik untuk memberikan kenyaman bagi para pengunjung. selain itu tersedia kantin yang pada momen tertentu beroperasi selama 24 jam.


Selain Area Camping yang bisa di peruntukan acara family ghatering  dan corporate ghatering, di Citra Alam Riverside juga tersedia Outbond Program Manajemen dan pelatihan kesenian. Untuk kegiatan outbond Citra Alam Riverside menekankan proses belajar melalui simulasi petualangan, game kelompok yang menguji batas fisik, inteletual dan emosional. Untuk pelatihan kesenian, di harapakan peserta bisa melatih daya kreasi dan meningkatkan kreratifitas. Serta memperkuat kordinasi fisik dan motorik peserta.

TIdak hanya menyediakan camping ground, Citra Alam Riverside juga mempunyai paket outbond yang bisa di aplikasikan untuk Family Ghatering maupun Coorporate Ghatering. Dengan Tim yang sudah berpengalaman, kegiatan outbond semakin menyenangkan

Bergerak, Melompat dan tertawa melatih kordinasi tim dengan menyatukan emosi dan konsentrasi pribadi

Berpikir keras bagaimana caranya bola ini bisa sampai ke sudut lapangan tanpa harus terjatuh. Intinya hanya satu, sabar dan berkordinasi
 
Di CitraAlam Riverside kita bisa belajar sambil berwisata, dengan agro wisata di Citra Alam Riverside kita bisa belajar banyak mengenai tanaman herbal yang banyak tertanam di Citra Alam Riverside. Lalu ada juga kolam penangkaran ikan dan yang lebih luar biasa lagi kita bisa tahu mengenai biogas yang di pergunakan Citra Alam Riverside untuk memasak kebutuhan harian mereka.

Di area ini lah tumbuh bermacam-masam tanaman herbal yang bisa dijadikan obat alternatif bagi kita. Tidak sedikit tanaman yang sebenarnya sudah kita ketahui tapi baru kita sadar manfaatnya

Salah satu tanaman Herbal dan khasiatnya, jelas tertulisdi setiap tanaman.

 Saya dan kawan-kawan Blogger beruntung bisa menikmati semua itu, dan rasanya sangat luar biasa. Seperti lepas dari kepenatan kota metropolitan yang sudah penuh sesak dengan segala macam rutinitas. Bermalam di bawah tenda di area Citra Alam Riverside benar-benar mengungkap sensasi lama yang pernah saya rasakan dulu saat di bangku sekolah menengah atas.

Saat sampai di Citra Alam Riverside pukul 10 malam, saya sudah di sambut udara dingin yang menggigit persendian. Suara binatang malam yang terdengar halus mengalun, gesekan daun yang tertiup angin dan suara air sungai yang mengalir tiada henti membuat mata ini enggan terpejam ingin menikmati. Namun dengan kelelahan yang hadir, sedikit demi sedikit mata mulai terbius alunan senandung alam. Dan akhirnya di bawah tenda itu pun saya terlelap bersama 4 kawan blogger lainnya.

Ini kisah saya dalam rekaman lensa di Citra Alam Riverside.

Saya berangkat terpisah dengan rombongan kawan-kawan blogger. Postifnya saya bisa menikmati angkot di malam hari sambil mengamati gerak-gerik kehidupan manusia di sepanjang jalan.

Di berikan patokan yang cukup singkat oleh panitia, saya sempat khawatir apakah bisa menemukan lokasi Citra Alam Riverside. Ternyata cukup mudah, dari arah ciawi kalau sudah melihat rumah makan ini di sebelah kanan berarti anda sudah tiba di jalan masuk menuju Citra Alam Riverside

Berganti angkutan umum sebanyak 3 kali, saya akhirnya sampai di gang masuk tepat jam 9 malam. Setelah mengisi perut sejenak, dengan di bantu tukang ojek akhirnya saya sampai ke area camping ground Citra Alam Riverside.

Rasa lelah sisa perjalanan selama 3 jam semalam seakan terbayar saat bangun pagi di sambut udara sejuk dan dingin embun pagi hari di Citra Alam Riverside. Percaya atau tidak, di Jakarta sudah agak sulit mencari setitik embun yang menyegarkan.

Melewati pematang sawah, di bawah langit biru tidak pernah membuat kami lelah. Sayang musim panen sudah lewat.





Sebuah diorama patung garuda pancasila dalam proses pengerjaan. Citra Alam Riverside makin menguatkan konsep wisata edukasi mereka dengan membangun Rumah Merah Putih.

Rumah Merah Putih Citra Alam Riverside di buat untuk membangkitkan kembali rasa nasionalis kita. Tidak hanya patung garuda, di sana juga akan terdapat miniatur gedung DPR/MPR dan Monumen Nasional (Monas) sebagai simbol ibu kota negara.


Di area Flying fox sejauh 200meter ini, di uji mental semua orang yang ingin mencoba. Semua sesuai standard keamanan yang ada, tinggal bulatkan tekad dan meluncur bebas.

Meluncur membelah sungai, merasakan angin menerpa wajah dan akhirnya sampai di ujung landasan. Ada satu permainan yang menjadi andalan Citra Alam Riverside yaitu Rafting Donat. Menyusuri sungai sejauh 300meter dengan menggunakan Ban, sayang keterbatasan waktu membuat kami tidak bisa menikmati permainan ini.


Citra Alam Riverside tidak hanya untuk kaum dewasa. Anak-anak pun di manjakan dengan games, kuda tunggangan dan berbagai macam kegiatan yang membuat anak-anak ini berteriak riuh rendah.

Salah satu playground yang di minati anak-anak. mereka tidak pernah takut kotor dan berlumpur.

Tidak hanya kotor dan berlumpur, anak-anak pun di ajarkan untuk menanam bibit padi dengan di awasi oleh tim Citra Alam Riverside yang selalu memberi arahan dengan sabar.

Menanam lah dan jejakkan kakimu ke lumpur yang dalam. TIdak usah khawatir bagaimana bersihkan diri karena fasilitas di Citra Alam Riverside sudah tersedia.



Diantara bising mesin dan kepulan asap knalpot
menepilah dan rasakanlah;
wangi tanah basah yang di lapisi embun, suara riak sungai dari samping tenda,
aroma lumpur yang mengaduk rasa.
Satu malam yang luar biasa berbeda di Citra Alam Riverside
jakarta 29 juni 2015 



  
Read More

KlikDokter Mobile Apps; Aplikasi Wajib Untuk Referensi Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2015

2 komentar
Klikdokter launching mobile apss untuk Indonesia lebih sehat


Amandemen undang-undang Dasar 1945 telah mengatur beberapa hak asasi manusia di bidang kesehatan. Salah satunya berbunyi “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.

Kenyataannya adalah, pelayanan kesehatan di Indonesia memiliki banyak hambatan, mulai dari biaya, jarak dan tranportasi. Di tambah lagi jumlah rasio dokter dengan jumlah penduduk yang tidak sebanding,, terutama di daerah suburban dan pedesaan. Menurut data terakhir perbandingan dokter dan jumlah penduduk adalah 33:100.000 jiwa. Dengan kata lain 1 dokter harus melayani kurang lebih 3000 penduduk.
Karena kondisi inilah klikdokter.com hadir di Indonesia. Terhitung sejak 2008, klikdokter.com mempromosikan kesehatan. Informasi dan edukasi kesehatan yang ditujukan kepada tenaga medis maupun masyarakat luas. Website yang sebagian besar kontennya di isi oleh dokter-dokter yang ahli di bidangnya masing-masing ini, dari tahun ketahun menunjukan perkembangan yang positif. Karena di klikdokter.com masyarakat dapat memperoleh pengetahuan kesehatan secara kompeten.
Dan ditengah meningkatnya penggunaan smartphone dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Klikdokter.com di awal juni meluncurkan Klikdokter Mobile Apps. Aplikasi yang bisa di download secara gratis di smartphone anda ini akan memanjakan kita untuk mencari informasi yang valid mengenai kesehatan.
Pernah menyaksikan serial TV Royal Pains?. Film ini mengenai seorang yang berprofesi sebagai dokter bernama Hanks. Dr,Hanks bukan dokter biasa tapi dia dokter pribadi untuk kalangan jetset. Para kliennya bisa dengan mudah berkonsultasi dengan Dr.Hank mengenai keluhan mereka yang kadang hanya sepele.
Di Klikdokter Mobile apps, kita tidak perlu jadi jetset untuk bisa merasakan sensasi punya dokter pribadi. Kita bisa bertanya mengenai keluhan awal yang kita rasakan agar bisa melakukan tindakan preventif sebelum kita bertemu dengan tenaga medis secara langsung. Semua pertanyaan yang kita ajukan akan direspon paling lama 24 jam oleh dokter yang aktif di klikdokter.com.
Kurang lebih 20 dokter di klikdokter siap melayani pertanyaan kita mengenai kesehatan

“Dengan klikdokter Mobile apps, kami berharap dapat memberikan akses informasi kesehatan yang lengkap, terpercaya, sekaligus terjangkau kepada masyarakat Indonesia, sehingga Indonesia yang lebih sehat dapat lebih cepat terwujud”. Ujar Andreas Santoso, Presiden Direktur KlikDokter.com.
Dengan di dukung kurang lebih 20 dokter yang secara bergantian siap mebantu kita, sudah bisa dipastikan bahwa klikdokter mobile apps bisa menjadi referensi terpercaya bagi kita. Karena artikel atau informasi yang ada mengenai kesehatan semua ditulis langsung oleh para dokter. Dan untuk menulis artikel para dokter di berikan pelatihan bagaimana menulis yang bisa di pahami oleh orang awam. Salah satu fitur Yang menarik adalah kita bisa live chat langsung dengan dokternya.
Ya,.di klikdokter mobile apps pada hari dan jam-jam tertentu kita bisa konsultasi secara live chat dengan dokter. Tapi kita harus tahu terlebih dahulu tema apa yang bisa dikonsultasi pada saat itu, karena tiap hari dokter yang standby untuk live chat selalu berbeda spesialisasi. Harap diingat walau pun kita sudah bertanya dan konsultasi, kita tetap harus ke dokter terdekat agar bisa di tindak lanjuti. Selain itu di dokter yang ada di klikdokter tidak bisa memberikan resep secara online.
Jadi untuk Indonesia yang lebih sehat, jangan ragu untuk mengakses klikdokter.com dan mendowload klikdokter mobile apps di smartphone kita. Karena 750 dari 1000 orang pernah sakit, untuk itu kita perlu aplikasi yang bisa menjadi assistant kita dalam medapatkan informasi secara cepat dan tepat.
Klikdokter.com “Menuju Indonesia Sehat”

Read More

Perempuan Lebih Beresiko Terkena Gangguan Empedu

Jumat, 05 Juni 2015

Tidak ada komentar
Media Ghatering RSU Bunda Jakarta solusi jitu gangguan empedu
Sering merasakan nyeri  di perut bagian kanan atas ?. Kalau pernah, kita harus hati-hati karena itu salah satu gejala gangguan empedu paling umum yaitu masalah batu empedu. Gejala batu empedu memang tidak spesifik kadang rasa nyeri datang dan timbul, kadang pula kita mengalami kolik.

Kantung empedu pada manusia bentuknya seperti buah pir dengan panjang sekitar 7-10cm. Kantung ini bisa menyimpan 50ml cairan empedu yang berguna untuk proses perncernaan. Cairan ini lah yang berfungsi untuk mencerna lemak agar bisa di serap tubuh.

Penyakit batu empedu lebih di sebabkan karena faktor gaya hidup manusia, dimana obesitas, kesalahan dalam diet dan pola makan serta mengkonsumsi pil pengendali kehamilan dari esterogen bisa menjadi faktor risiko. Bahkan sering mengkonsumsi sayuran mentah tanpa di bersihkan dengan baik juga bisa menimbulkan gangguan batu empedu.

Dr. Arief Setiawan, Sp.B (K) BD menjelaskan saat di temui di acara “Solusi Jitu Gangguan Sistem Empedu” yang diselenggarakan oleh RSU Bunda Jakarta.

“Mengkonsumsi sayuran mentah yang tidak di bersihkan dengan benar di khawatirkan terdapat cacing pitanya. Nah cacing pita itu yang nanti bisa mengkristal dan menjadi batu empedu. Selain itu, Diet yang salah juga memicu terbentuknya batu ginjal. Khususnya diet yang menghindari lemak sama sekali, ketika tidak ada lemak yang masuk ke dalam tubuh maka cairan empedu yang tersimpan di kantung empedu tidak akan bekerja sehingga  cairan empedunya malah mengkristal di dalam kantung empedu.”


Dr. Arief Setiawan, Sp.B (K) BD,
Berkesempatan memberikan paparan mengenai gangguan empedu
Selain itu perempuan dua kali lebih besar terkena gangguan empedu ketimbang laki-laki, ditambah  faktor usia yang berada di atas 55 tahun dan yang memiliki riwayat batu empedu dikeluarga juga menjadi faktor. Meskipun jarang mematikan, gangguan kandung empedu tetap harus diobati.

Terapi pengobatan kandung empedu biasanya melalui pembedahan atau pengangkatan kantung empedu. Pengangkatan kandung empedu adalah salah satu operasi yang paling umum dilakukan. Dalam sejumlah kecil kasus operasi dilakukan untuk mencegah komplikasi batu empedu.

“Untuk BIaya operasi gangguan empedu berkisar 40-50jt kalau tidak ada komplikasi lain, sementara untuk operasi bedah robotik atau laparaskopi harganya bisa 2 atau 3 kali lipat. Dan di RSU Bunda mempunyai 2 set alat bedah robotik” Ujar Dr. Didid Winnetouw, Kepala Rumah Sakit RSU Bunda Jakarta menerangkan.

Operasi bedah robotic  hanya membutuhkan beberapa luka sayatan kecil untuk memasukkan perangkat operasi ke rongga perut pasien. Bedah ini sangat aman dan waktu penyembuhan yang relative singkat, tidak lebih dari 5 hari pasien bisa beraktifitas seperti semula.

Lalu bagaimana kalau kantung empedu sudah diangkat ?. Pada dasarnya hati tetap memproduksi cairan empedu, tapi cairan ini langsung menetes ke usus halus karena kantung empedu yang berfungsi sebagai penampung sudah tidak ada. Hal ini menyebabkan usus halus tidak dapat mencerna lemak dalam jumlah yang banyak. sehingga menyebabkan gejala diare, kembung, mual atau gangguan pencernaan.

Seberapa berat masalahnya tergantung dari individu masing-masing. Namun tidak perlu khawatir, dengan gaya hidup yang baik dan seiring berjalan waktu tubuh akan menyesuaikan diri dan semakin lama akan mampu mencerna makanan berlemak.

“Yang Pasti Hindari Kolesterol Berlebihan”
Read More

Film Hijab Yang Menjebak

Sabtu, 09 Mei 2015

Tidak ada komentar


sumber foto http://instagram.com/filmhijab/

Baru 15 hari di tahun 2015, kembali dua film karya sineas Indonesia di launching dan bikin saya penasaran. Salah satunya Film Hijab Karya Hanung bersama Dapur Film. Entah kenapa saya selalu tertarik untuk melihat karya Hanung, Berawal dari Jomblo di tahun 2006, Get Married, Sang pencerah sampai film (?) yang banyak menuai kritik. Menurut saya Hanung selalu mencoba membuat karya yang berbeda sudut pandang tapi masih cukup ringan untuk di cerna.

Berkesempatan menghadiri premiere Hijab di XXI Epicentrum kuningan merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Merasakan aura premiere untuk yang kedua kalinya dalam waktu yang berdekatan membuat saya begitu antusias. Thanks To MAZAYA Cozmetic khususnya Ibu Erli.

Sebelumnya Sudah ada beberapa film religi yang di produksi sineas Indonesia yang menjadi referensi saya, jadi saat memasuki studio 1 XXI Epicentrum saya sudah menyiapkan diri untuk di "ceramahi"atau diberikan wejangan dari film ini. Dan ternyata saya salah besar. Sungguh Sangat salah BESAR..!!

5 Menit film ini berjalan sudah membuat separuh penonton tersenyum bahkan tidak sedikit yang tertawa -khususnya cowo "peres" di depan bangku saya yang tertawa lebai sepanjang film-. Dan semakin jauh film ini berjalan semakin banyak komedi pintar ala Hanung yang muncul. Dan ini meyakinkan saya bahwa Hijab bukan lah film religi, walau ada muatan religi di dalamnya. Hijab adalah Film bergenre  Drama Komedi. Dan seperti film drama komedi garapan hanung lainnya, di film ini pun Hanung menyempatkan diri untuk jadi Cameo.


sumber foto http://instagram.com/filmhijab/

Sebuah film yang menggambarkan bahwa berhijab tidaklah sulit. Karena Inti dasar dari Hijab untuk menutupi aurat, bukan berarti yang berhijab adalah malaikat yang tanpa salah, bukan juga kita harus bersih dari dosa dulu baru yakin untuk berhijab.

Begitu juga dengan 4 karakter wanita di film Hijab ini. Mereka punya alasan masing-masing untuk berhijab, dari yang masuk akal sampai alasan yang ada diluar akal. Semua dikemas dengan ringan dan menarik. Bahkan cenderung "menggampangkan".

Tema Hijab hanya sebagai pembuka, di film ini konflik antar pemain terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. tidak perlu berpikir keras untuk menikmati jalan cerita kita bisa dengan mudah mengikuti alur cerita film garapan Hanung ini. Dari tertawa, bersedih, menangis dan berpikir bisa kita nikmati dalam film Hijab. -saya sih tidak sempat menangis, hanya memerah-.

Untuk sebagian pihak mungkin film ini secara tidak langsung dilihat sebagai film yang melecehkan, karena muatan religi di filmnya ini di kemas dengan cerdas sehingga bisa membuat orang tersenyum bahkan tertawa. Tapi jangan khawatir sekalipun kita tersenyum kita masih bisa mengambil nilai-nilai yang dimaksud. Menurut saya ini kelebihan dari film Hijab.

Salah satunya terlihat pada penokohan Gamal yang digambarkan sebagai keturunan Arab yang taat dengan syariat islam. Dengan dialek khasnya Gamal selalu memberikan muatan islam dalam setiap kesempatan. Ajaibnya justru kita tidak merasa di ceramahi bahkan kita akan lebih sering tersenyum dan tertawa saat Gamal berbicara. Gamal Seperti seorang sahabat yang mengingatkan dengan ciri khasnya, bukan seperti seorang ustadz yang sedang berkhotbah.


sumber foto http://instagram.com/filmhijab/

Kisah persahabatan mereka di Film Hijab sungguh menginspirasi dan bisa bernilai banyak untuk siapapun yang melihat Film ini. Film yang begitu dekat dengan realita kehidupan kaum urban di perkotaan. Film yang menyadarkan kita bahwa semua harus dimulai dari kejujuran. Ini nilai besar yang bisa saya ambil dari film hijab.

Tapi ada satu scene yang menurut saya tidak terlalu penting yaitu di saat 4 wanita ini ada dimobil sedang merayakan keberhasilan usaha mereka  dan 3 di antaranya berdiri di sunroof yang terbuka, terlau berlebihan sepertinya. Lalu scene Hodidjah sang fenomenal di dunia maya -untun saya jarang masuk ke dunia maya jadi jarang ngelihat dia-. Scene ini merusak mood saya setelah sepanjang film di sajikan komedi segar dan cerdas, ehhh malah balik lagi ke komedi jayus yang sisi kelucuannya hanya mengandalkan fisik saja.

Catatan untuk semua;
untuk para wanita yang berhijab atau belum berhijab, film ini secara tidak langsung akan memberikan pengalaman tersendiri, bahkan mungkin bisa jadi ada dari pengalaman kalian yang tersirat di film ini.
Untuk para pria, jangan ragu buat nonton film ini sendiri -yang jomblo pasti dapat jodoh selesai bubaran bioskop- karena ini bisa jadi pembelajaran besar buat kalian. Entah buat kalian yang sudah menikah atau mau merencanakan menikah.

Untuk kawan-kawanku Non Muslim, ini bukan film religi. Jadi jangan sungkan untuk hadir di bioskop, anda akan bisa mengetahui lebih dalam konflik yang di hadapi para wanita berhijab dan keluarganya tanpa harus berpikir keras untuk mencerna ini bukan film yang kental akan muatan agama. bahkan 3 dari pemeran utama wanitanya justru tidak menggunakan hijab pada kesehariannya.

Dan Akhirnya selamat menikmati, semoga tulisan saya tidak membocorkan garis besar dari cerita film Hijab. Dukung terus film Indonesia dengan datang langsung ke bioskop untuk film-film bermutu. Jadwal saya masih ada satu film lagi "Di Balik 98" besutan Lukman Sardi.
Jangan lupa lihat juga riview saya untuk film Pendekar Tongkat Emas.

Read More

Alif Tristan Naufal; WonderKid Yang Terabaikan.

Minggu, 26 April 2015

Tidak ada komentar
sumber foto https://www.facebook.com/TristanAlifNaufal

Tiga bulan sudah tulisan ini saya buat di bulan Februari 2015, Pertama kali tayang di Kompasiana.com dan sepertinya belum ada berita menggembirakan.

Siapa yang tidak kenal Alif Tristan Naufal, silahkan ketik di search engine berderet informasi akan muncul. Bocah berumur 10 tahun ini adalah potensi besar bagi Indonesia khususnya di dunia sepak bola. Pernah membuat kagum steven gerrad dan Pep Guardiola, prestasi Alif pun tidak kalah hebat.

Alif bisa bergabung dengan akademi AJAX Amsterdam atau Feyenord langsung tanpa melalui tes. Alif membuat Tim pelatih Ajax dan Feyenord jatuh hati saat alif merebut tiga gelar sekaligus; Coerver Netherlands Master Skillz 2014, di festival sepakbola Ajax,lalu  Most Valuable Player di Ajax Internasional Camp 2014 dan Best Player pada 1V1 category.

Luar biasa, rasanya dada ini bergetar bangga ketika bocah ini jadi rebutan 2 klub dengan akademi terbaik di dunia.

Sayangnya, tawaran yang datang pada tahun 2014 ini belum bisa terwujud. Alif masih terganjal ijin tinggal. Proses administrasi sejak Menpora terdahulu belum membuahkan hasil. Kini Orang tua Alif berharap Menpora yang baru bisa membantu mereka.

Ijin tinggal diperlukan bagi alif, karena keluarganya tidak berdomisili di Belanda, ini bertentangan dengan FIFA Non-EU Youth Player Regulation. Bahkan saat Alif mendapat undangan untuk berlatih bersama, FIFA sudah sedikit curiga mempertanyakan pihak AJAX tentang kapasitas kehadiran Alif di akademi Ajax.
Direktur Pemasaran Ajax, sang kiper legendaris Edwin Van De Saar, mengaku pusing. Baru kali ini AJAX di bikin kerepotan untuk merekrut pemain junior dari negara seperti Indonesia.

Bersyukur ada angin segar dari Imam Nahrawi saat bertemu dengan pihak Alif pada 16 Februari lalu, Menpora cukup tanggap dengan berjanji mengkordinasikan dengan Kemenlu , "Karena ini adalah domainnya Kemenlu. Sekarang tinggal tergantung Kemenlu punya niat yang sama dengan Kemenpora atau tidak?". Itupun dengan syarat, Ajax harus memberikan surat keterangan bahwa Alif di terima di akademi mereka, sehingga pemerintah bisa mencari solusi bagi ijin tinggal Alif.

Alif Tristan Naufal mengenal sepakbola saat berusia 4 tahun. Saat dia terbangun di tengah malam dan ikut menemani ayahnya yang sedang menonton pertandingan Liverpool. Spontan Alif berkata "Aku mau seperti itu".

Dari sanalah orang tua alif mulai membelikan bola dan mengajari teknik-teknik dasar dari youtube. Kenapa youtube? karena ternyata orang tua alif bukanlah pesepak bola, orang tua alif hanya penikmat bola seperti jutaan pria di Indonesia. Sungguh semangat luar biasa untuk belajar, ini membuktikan ketekunan lebih penting dari pada sekedar faktor genetik.

Tapi orang tua Alif mulai gamang karena permasalah ijin tinggal ini, biaya ratusan juta yang sudah di keluarkan -sebagian dari sponsor- seakan tidak membawa hasil tidak tahu harus berbuat apa lagi. Sempat terucap,

"Kalau Alif tak bisa gabung juga ke Ajax atau Feyenoord, saya akan suruh dia fokus sekolah saja. Tak usah main di Indonesia".

Ada benarnya juga ke khawatiran orang tua alif, sudah terbukti pemain bagus di Indonesia mudah tenggelam dan cenderung stagnan karena iklim bola di Indonesia. Terlebih lagi kalo mempunyai tampang yang sedikit mumpuni, sepak bola bisa jadi nomor dua setelah dunia Entertainment.

Kita harus selamatkan aset bangsa ini, kita harus bantu Alif mengejar mimpinya. Mimpi bukan hanya untuk Alif seorang tapi mimpi semua anak Indonesia yang ingin berprestasi mendunia.

Ayo Kemenpora, terus bergerak.

Ayo Kemenlu jangan lelet bantu cari pekerjaan orang tua alif di belanda sebagai syarat mendapatkan ijin tinggal.


-data dari berbagai sumber-
Read More

Ada Apa Di Balik 98..?

Senin, 20 April 2015

Tidak ada komentar
dibalik98





“Bukan Slayernya Yang Penting, Tapi Hatinya”
Akhirnya pencapaian itu berhasil juga, setelah melihat premiere Pendekar Tongkat emas dan Hijab di awal Desember dan Januari yang lalu. Pada 28 Januari 2015 -Walaupun bukan saat premiere-  saya berkesempatan menikmati film Di Balik 98 di cinema dekat kediaman saya. Dan informasi “lengsernya” Film in
i dari bioskop saya dapat dari running text sebuah stasiun TV. Jadi sebelum film yang di hari kelima pemutarannya ini sudah di lihat 172.242 penonton ini benar-benar turun, saya harus tulis riviewnya.

Dibalik 98 salah satu film yang harus saya tonton, Kenapa?; Ini adalah film berlatar belakang sejarah Indonesia di tahun 1998. Sebuah momen transisi pemerintahan orde baru yang menyebabkan kerugian materi dan non material yang sangat besar, serta tragedi kemanusiaan dan kerusuhan masive yang berawal dari ibukota dan sekitarnya.

Saya yang baru menyelesaikan pendidikan menengah atas dimasa itu, merasakan dan melihat langsung kekacauan yang mencekam, berlanjut euforia kebebasan demokrasi yang berhasil menurunkan pemerintahan yang sudah berkuasa 32 tahun. Semua campur aduk, tidak mudah untuk menggambarkan keadaan saat itu. Jadi saya harus lihat seperti apa film ini akan bercerita.

Alasan lainnya adalah, sosok Lukman Sardi. Dia salah satu aktor favorit saya anak dari maestro biola Indonesia Idris Sardi. Dan menyaksikan karya pertama Lukman Sardi sebagai sutradara merupakan pertaruhan bagi saya.

Dan alasan terakhir, melihat film Indonesia di Cinema merupakan wujud dukungan saya untuk  perkembangan film Indonesia. Ketimbang saya membeli DVD bajakan yang hanya menguntungkan  sebagian pihak.

Film yang banyak dikritik oleh para aktifis mahasiswa,  menurut saya sangat menarik. Entah kenapa mereka mengkritik, apa karena melenceng dari sejarah atau karena di film ini nama mereka atau almamater mereka tidak di sebut-sebut.
Yang jelas, sejak awal ini adalah film “berlatar belakang sejarah” bukan film sejarah. Memang butuh  kedewasaan bagi para penikmat film Indonesia untuk dapat memahami bahwa ini sebuah karya fiksi, tapi karena kejadiannya begitu dekat dan penamaan beberapa tokohnya yang di buat sama sedikit membingungkan batasan film ini. Mana yang fakta sejarah atau hanya fiksi.

Daripada terlalu memikirkan mana yang fakta atau fiksi, sebelum filmmya berjalan terlalu jauh. Saya tetapkan bahwa ini adalah film fiksi agar saya bisa nyaman menikmati film ini.
Penggambaran kehidupan kelas menengah ibukota sangat terasa, gang sempit lalu tatap muka para penduduk sekitar begitu terasa akrab. Sejauh ini selama kita mendengar tentang tragedi 98 yang kita tahu adalah konflik politik yang begitu kuat. Tapi di film ini, Lukman Sardi coba menggambarkan konflik keluarga, cinta dan pertemanan yang masih jarang kita dengar.
Cukup menarik bagaimana, sepasang suami istri beserta adiknya ikut merasakan terjebak dalam konflik politik secara tidak sengaja dan bagaimana dua anak manusia yang dilanda cinta menyelesaikan masalah mereka ditengah kerusuhan massa yang menghancurkan keluarga mereka. Semuanya terasa menyentuh di film ini.

Kerusuhan yang terjadi di tahun 98 tergambarkan dengan sangat baik.Kerumunan massa, demonstrasi mahasiswa yang terjadi serta suasana ibukota yang mencekam.
Salut bagi Lukman Sardi yang berhasil mengkombinasikan stock shoot pada tahun 98 yang di dapat dari salah satu stasiun TV swasta kedalam karyanya. Setidaknya Ini salah satu scene yang saya yakin adalah fakta sejarah karena di masa itu sering kali diputar ulang di televisi nasional.

Satu yang juga cukup luar biasa menurut saya adalah keberhasilan Lukman Sardi menggandeng aparat TNI-Polri beserta perlengkapan perangnya untuk berperan serta dalam film ini. Korps aparat ini tervisualisasikan dengan apik dan nyata sekali. Walau di film ini sosok aparat yang kejam dimasa itu tidak begitu nampak. Sepertinya Lukman Sardi ingin mengangkat sisi humanis para aparat ini. Karena di Tragedi 98 Semua adalah korban, bahkan para aparat yang pada saat itu menjaga keamanan ibukota pun, punya konflik dan kepentingan untuk keluarga mereka. Mungkin ini juga yang jadi bahan kritik para aktivis
mengenai film ini ya..?

sumber foto https://www.facebook.com/pages/Di-Balik-98/341281102663087

Dari sisi para pemain, Lukman Sardi yang menjadi sutradara untuk pertama kali ini berhasil mengarahkan para pemain dengan baik. Di dukung beberapa pemain yang pernah bermain bersama di film Merah Putih I dan II -minus darius- kedekatan mereka menghasilkan karya yang luar biasa. Tidak heran dengan 200 kru dan kurang lebih 1000 extras film ini begitu tampil riil saat adegan kerusuhan. Walau ada efek yang terlihat kasar saat mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR.

Catatan penting di akhir film ini adalah, “sebuah perjuangan pasti memakan korban” Sebuah drama pun terjadi, ada yang di tinggalkan untuk sebuah perubahan.
Selain itu drama melankolis terjadi dipenghujung film, ketika 2 mantan kekasih dipertemukan setelah 17 tahun. Pengungkapan yang menurut saya sungguh diluar“biasa”. Sekali lagi Salut untuk Penulis, Sutradara, Pemain dan semua kru yang berjibaku untuk menghasilkan sebuah karya yang berbeda.

Satu pertanyaan saya yang masih mengganjal, bagaimana nasib sibocah pemulung itu..?
Sekali lagi, silahkan menikmati film drama yang berlatar belakang peristiwa 98 ini dengan mengosongkan gelas dalam otak kita terlebihdahulu.  -khususnya untuk para rekan-rekan penggerak di tahun 98′-.

Entah fakta atau bukan.
- Saya mencatat setidaknya ada 3 moment adanya gap komunikasi antara Presiden dan wakilnya.
- Penggambaran presiden laksana raja, semua harus tertunduk dan tersenyum saat beliau lewat. Tukang kebun pun harus berhenti bekerja terlebih dahulu
Read More

Ketoprak Politik

Senin, 06 April 2015

Tidak ada komentar



“Mas Jokowi, pesan Ketoprak 1, tidak pakai bihun, kerupuknya di pisah, cabenya 3 saja”

“Wiiihh pak Prabowo, bungkus apa makan di sini? tumben siang-siang masih di rumah, nggak berangkat kerja..?”

“Dibungkus aja, mau makan di rumah sambil liat keputusan MK. Kebetulan Hari ini lagi libur”

Saya Tersedak dan sedikit terkejut mendengar dialog 2 orang ini di gerobak ketoprak pinggir jalan di sebuah pasar pada kamis pagi. Sejenak memicingkan mata  kearah mereka untuk mengintip, bahkan sendok berisi ketupat berbalut bumbu kacang yang di tutupi kerupuk terpaksa tertahan ketika ingin masuk kedalam mulut. Seakan penasaran dialog apa lagi yang akan terjadi.

Seorang dengan celana pendek warna hitam model kargo, potongan rambut klimis, perut yang sedikit buncit dengan sendal gunung lengkap dengan gadget di tangan kiri -sosok ini yang kemudian di panggil pak Prabowo oleh penjaja ketoprak- Sementara, sosok satunya lagi. Memakai celana panjang warna krem lengkap dengan rampel di bagian pinggang, kemeja lengan pendek warna hijau atau lebih tepatnya biru, hhhmmm sebentar mungkin lebih tepatnya kemeja berwarna hijau kebiruan, di lengkapi handuk kecil putih yang melingkar di lehernya. -ini yang dipanggil mas Jokowi oleh pak Prabowo tadi-.

Percakapan diantara mereka masih berlangsung, sementara saya masih berusaha menghabiskan sisa ketoprak di piring.

“Kalo gugatan di MK di tolak gimana..?”

“Yaahh,..biarin aja. Yang penting sudah mengambil langkah yang benar”

“Semoga pendukungnya nggak rusuh ya, tadi saya denger di RRI masa udah mulai kumpul” Mas jokowi nyerocos sambil memotong ketupat.

“Nggak mungkin rusuh lah, kalo rusuh berarti mereka bodoh. Malah menjelek-jelekkan nama Prabowo dan partai koalisi. Siapapun pemimpinnya tidak masalah asal memihak untuk kepentingan rakyat” ujar pak Prabowo sambil mata dan tangannya tidak teralihkan dari gagdetnya.

“Wah sidangnya di tunda sampe jam 2 siang nanti.”Lanjut pak Prabowo.

“Prabowo itu orangnya baik, tapi karena di bisikin sama orang-orang yang gak jelas, malah jadi bingung sendiri. Logikanya ketua tim suksesnya Prabowo itukan mantan ketua MK dengan reputasi terbaik. Kenapa mereka nggak diskusi dulu dengan beliau, sebelum memutuskan
untuk mengajukan tuntutan ke MK. Biar Prabowo tahu seberapa besar kemungkinan menangnya. Ini sih kesenengan pengacaranya, dapet pemasukan lebih. Apalagi ada wacana kalo gagal di MK mereka mau ke PTUN, ini sudah  benar-benar jelas Modus para tim pengacara yang iri lihat tim suksesnya kebanjiran duit.” Pak Prabowo berteori sambil sibuk memantau kejadian terkini lewat media online di gagdet miliknya.

“Kalo saya lihat ada pihak yang sengaja agar Prabowo dan partainya -gerindra- terlihat menjadi sosok yang arogan dan tidak mau kalah, dan mengarah ke hal negatif. Kalo dipikir Masuk akal juga, suara partai Gerindra tahun ini berhasil melampaui partai yang sudah eksis terlebih dahulu. Pasti banyak partai yang iri atau sirik kampung, dan ini salah satu cara agar pemilu periode depan perolehan suara Gerindra jeblok”. Pak Prabowo terus beretorika sambil tangannya sesekali mengambil kerupuk dari kaleng.

Wiiiihhh dahsyat juga teori konspirasi bapak yang satu ini, Saya membatin. sambil terus memasang telinga ingin tahu lebih lanjut pembicaraan mereka, sementara tangan kanan saya tetap menyuapkan sendok demi sendok ketoprak kedalam mulut.

“Pokoknya selama saya masih bisa jualan ketoprak, trus anak saya bisa sekolah dan kami sekeluarga bisa cek kesehatan dengan mudah, saya pasti dukung siapapun Presidennya”. Mas Jokowi tidak kalah semangat sambil memberikan ketoprak pesanan kepada pak Prabowo.

“Hahahahaha, betul itu. Siapapun presidennya, NKRI tetap negara kita persatuan dan kesejahteraan masyarakat diatas segalanya”. Lepaslah tawa mereka berdua, Pak Prabowo menerima bungkusan setelah sebelumnya memberikan uang ke Mas Jokowi.

Tidak terasa,entah mungkin karena lapar, habis sudah ketoprak yang ada di piring depan saya, masih tersisa cukup banyak bumbu kacangnya tapi saya tidak berniat untuk menghabiskan. Setelah meminum teh tawar hangat dari cangkir berbahan kaleng, meluncurlah pertanyaan bodoh yang sedari tadi tertahan dimulut saya.

“Mas,…” saya memanggil penjual ketoprak yang sedang sibuk menggoreng tahu.

” Namanya beneran Jokowi…??”
Penjual ketoprak agak tertegun, lalu kemudian tersenyum lebar.

“Hahahahhahha….bukan mas, nama saya bukan Jokowi. Itu hanya panggilan saja waktu Pilpres lagi ramai-ramainya. Kebetulan saya pendukungnya. Tuh masih ada stickernya” Penjual ketoprak itu menjelaskan sambil mematikan kompornya dan menunjuk sticker yang masih menempel di sisi kanan gerobak.

“Berarti, bapak yang tadi itu namanya juga bukan Prabowo ya..?saya masih mengeluarkan pertanyaan bodoh.

“Bukan mas,…dia itu ketua RW di sini. Kebetulan dia dukung prabowo. Awalnya sih nama panggilan itu buat lelucon saja, eh malah keterusan sampe sekarang.”

“Nggak berantem Mas…?”Pertanyaan bodoh saya yang ketiga keluar juga.

“Nggak tuh,…Justru pak Prabowo lebih senang diskusi masalah PilPres itu di warung saya mas. Dia bilang kalo bahas sama orang lain, ujung2nya pasti berantem. Jangankan sama orang lain, sama keluarganya yang beda visi aja hubungannya sempet renggang.” Jelas mas Jokowi.

“Untuk itu kalo pak Prabowo mau tuker pikiran masalah pilpres, dia sering mampir. Ngobrol sambil makan ketoprak. Kadang kita juga erdebat sih, tapi berhubung pak Prabowo sibuk menghabiskan ketoprak dan saya sibuk ngulek ketoprak kita nggak pernah emosi kalo lagi bertukar pikiran. Bahkan kalo ada isu-isu miring tentang Jokowi, pak Prabowo nggak segan-segan buat nanya atau SMS hanya sekedar ingin tahu penjelasan dari saya. Saya pun begitu, kalo ada uneg-uneg tentang Prabowo begitu ketemu langsung saya tanya. Saling croscheck”. Penjual ketoprak itu menjelaskan.

Demokrasi ala gerobak ketoprak yang indah. Andai para elit politik bisa makan ketoprak disini, pasti gak bikin rakyat bingung dengan semua dalil-dalil kepentingan mereka. Demi bangsa yang lebih maju, demi negara yang lebih berdaulat semuanya harus bersatu kaya “ketoprak”, bumbu kacang, ketupat, bihun, kerupuk,toge bersatu dalam satu piring. Gak bisa di bayangin kalo kita cuma makan bumbu pecelnya saja, atau hanya makan ketupatnya saja. Dijamin gak nikmat. saya jadi penasaran pengen makan ketoprak lagi pasca keputusan MK yang menolak semua gugatan salah satu pihak. Merasa diperlakukan tidak adilkah pak Prabowo si ketua RW seperti halnya Prabowo dan koalisi merah putihnya yang menganggap hakim MK salah dan tidak adil. Mungkin tidak adil bagi mereka, tapi keputusan ini sanggup memenuhi rasa keadilan sebagian besar warga negara Indonesia.

Salam Ketoprak
Read More