Ketika Alfamart Menggugat

Selasa, 07 Maret 2017

1 komentar
Kalau sudah dengar kata gugat dan menggugat badan ini terasa lemas, napas pun terasa sesak.

Sudah terbayang, runutan panjang yang harus dilalui. Mulai dari pemeriksaan, pengumpulan bukti, proses pengadilan sampai pengambilan keputusan. Semua ini sudah pasti menyita waktu dan pikiran.

Perwakilan dari Yayasan Kick Andy, Ali Sadikin. Perwakilan APERINDO, Tutum. Corporate Affair Director PT.Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin dan Perwakilan dari Firma Hukum, Indra Cahyadi.

Beberapa bulan ini tersebar berita bahwa ada konsumen Alfamart yang mempertanyakan alur keuangan yang di dapat dari program DonasiKu Alfamart.

Walau pihak Alfamart sudah memberikan laporan, namun laporan ini belum memuaskan yang akhirnya dengan terpaksa membuat sang konsumen melaporkan ke Komisi Informasi Publik (KIP).

Yang kemudian memutuskan bahwa, Alfamart atau dalam hal ini PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) merupakan badan publik.

Ini yang menjadi perhatian penuh dari pihak Alfamart dan APERINDO (Asosiasi Perusahaan Ritel Indonesia). Karena yang menggalang sumbangan atau donasi tidak hanya Alfamart, tapi sebagian besar anggota APERINDO pun pernah melakukannya. Apakah nanti semua akan di anggap sebagai badan publik?.

Peraturan UU mengenai badan publik non-pemerintah yang sudah ada sejak 6 tahun lalu, sampai saat ini masih pro dan kontra dan mengundang banyak tafsir.

Inilah yang di gugat balik oleh pihak Alfamart. Gugatan ini ditujukan kepada KIP selaku pembuat putusan dan kosumen pelapor.

"Yang kami gugat itu terkait putusan alfamart sebagai badan publik. Bukan menggugat balik karena diminta pertanggung jawaban konsumen mengenai laporan DonasiKu. Semua laporan sudah diserahkan ke Kementerian Sosial dan di publish di website kami." Solihin melanjutkan.

Alfamart sendiri sudah menggunakan jasa akuntan publik untuk transparansi dana Donasiku.

Kalau ada rumor yang beredar, bahwa pihak alfamart menggugat sejumlah materi kepada tergugat, itu tidak benar.

"Kami hanya menuntut biaya perkara yang terjadi selama persidangan berlangsung kepada tergugat" Ujar Solihin selaku Corporate Affair Director PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk, saat ditemui di kawasan Epicentrum Jakarta Pusat.

Untuk penyaluran dana program DonasiKu, pihak Alfamart bekerja sama dengan yayasan yang sudah kredibel dan diakui pemerintah. Jadi pihak Alfamart hanya sebagai jembatan, sedangkan pelaksananya tetap yayasan yang bekerjasama.

Yayasan ini pun secara rutin memberikan laporan dana yang sudah mereka gunakan. Baik kepada Alfamart ataupun di website resmi mereka.

Semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan baik dan menguntungkan semua pihak. Karena kalau boleh jujur dana yang disalurkan oleh yayasan yang bekerjasama dengan Alfamart sangat berarti.

Contoh, dari yayasan KickAndy yang pada kesempatan itu di wakili oleh, Ali Sadikin. Beliau memaparkan, pada tahun 2016 ada 47ribu pasang sepatu yang berhasil disalurkan, 5 ribu bola untuk anak-anak dipedesaan dan 167 kaki palsu.

Lain lagi dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia, dari Donasi Alfamart mereka bisa membuat 4 rumah singgah yang ada di Makassar, Malang, Semarang dan Riau.

Semua biaya operasional rumah singgah ini didapat dari dana Donasiku yang didapat dari kemurahan hati pelanggan Alfamart menyisihkan sisa uang kembalian mereka.

Berbagi antar sesama itu penting, dari recehan yang terkumpul bisa membantu banyak pihak. Tinggal bagaimana mengelola uang itu dengan baik dan benar sehingga berdampak luas.

Read More

Belanja Jujur Lewat Aplikasi HonestBee

Sabtu, 04 Maret 2017

6 komentar
Belanja adalah kebutuhan rutin yang harus selalu dijalankan, baik itu di pasar tradisional ataupun pasar modern. Permasalahannya, waktu yang kita luangkan untuk rutinitas ini cukup menyita tenaga, pikiran dan kadang tidak efektif.

Untuk itu HonestBee hadir di Indonesia.


HonestBee lebih dari sekedar aplikasi berbelanja online, HonestBee adalah asisten kita dalam berbelanja. Bingung kan..? Saya jelasin deh.

Jadi lewat aplikasi HonestBee, kita bisa memilih barang apa saja yang kita inginkan untuk kebutuhan harian rumah tangga lebih diutamakan food and beverages, seperti buah segar, makanan beku dan ada juga alat kebersihan rumah tangga.

Nah setelah kita memilih barang yang kita butuhkan, maka sistem akan menunjuk Carefour terdekat dari lokasi. Kenapa Carefour? Karena Carefour sudah menjadi rekanan resmi dari HonestBee, dengan kualitas standard carefour kita tidak perlu ragu dengan barang yang kita beli.

Lalu asisstantnya berfungsi sebagai apa?. Asistant ini sudah standby di seluruh Carefour, merekalah tangan kanan kita saat berbelanja lewat HonestBee.

Misalnya kalau kita pesan pepaya, para asistant ini akan mencarikan pepaya yang sudah matang dengan kondisi segar. Kalau kita pesan sayuran dan bumbu dapur, mereka akan mencarikan kualitas yang terbaik untuk kita.

Para asisstan tidak akan mencurangi kita atau memberikan barang yang berkulaitas tidak baik, ini jaminan yang di berikan oleh HonestBee. Hampir semua assistant yang standby adalah perempuan, karena bukan rahasia lagi, kaum hawa paling teliti dalam belanja.

Setelah semua barang komplit, kurir khusus dari HonestBee akan mengantar langsung sampai depan pintu rumah kita. Kita tinggal bayar secara cash sesuai dengan harga yang tercantum di aplikasi.

Tapi jangan kaget kalau di perincian harga akan ada tambahan 20ribu rupiah. Ini untuk biaya antar dan biaya asistant belanja sebesar masing-masing 10ribu rupiah. Yaahhhh rugi dong..?

Ya enggak lah, yuk kita berhitung. Kalau kita mau belanja sendiri ke Carefour biaya apa saja yang harus kita keluarkan..?.

Pertama bensin, taruhlah 10ribu kita sisihkan untuk bensin. Lalu biaya parkir, untuk DKI jakarta biaya parkir motor kurang lebih dua ribu rupiah. Rata-rata kita bisa menggunakan biaya parkir sebanyak 4ribu rupiah. Loohh kalo gitu masih untung 6ribu rupiah ya...

Tunggu dulu, ada lagi biaya yang sangat berharga yang tidak bisa di ganti dengan uang, yaitu waktu.

Yesss, coba hitung waktu kita yang terbuang saat kita pergi belanja secara langsung. Padahal kita bisa melakukannya dengan nudah dari rumah, bahkan saat menunggu belanjaan datang kita masih bisa menggunakan waktu untuk melakukan pekerja rumah yang tertunda. Bener gak..?

Kok saya sok tau banget ya tentang HonestBee, pasti dong. Karena pada hari minggu tanggal 26 Februari 2016 lalu di Museum Tekstil Jakarta, saya bertemu HonestBee.

Di sana selain menjelajahi musium yang mempunyai koleksi kain dan mendalami sejarah tekstil Indonesia kita berkesempatan untuk berbelanja barang kebutuhan harian kita melalui aplikasi honestbee.

Bayangin, piknik dan belanja kebutuhan rumah tangga bisa dilakukan dalam satu waktu, ini sungguh ajaib bin luar biasa, dan cuma ada di HonestBee.

Selain belanja, piknik, nambah ilmu tekstil, kita juga berkesempatan melihat demo masak oleh chef Jun yang punya akun @dapurayah.

Ada dua resep sederhana yang di persiapkan siang itu, Ayam rica-rica dan puding sarikaya gula merah.

Sebagian besar barang-barang kebutuhan memasakpun di pesan melalui HonestBee, jadi chef siap-siap dilokasi gak perlu repot menyisihkan waktu untuk belanja.

Jadi kalau hidup kita bisa lebih dipermudah, janganlah dibuat sulit.

Segera download apikasinya di appstore lalu nikmati belanja mudah ala Honestbee, kapanpun, di manapun.





Read More

Miliki Mobil Baru atau Bekas Dengan Pembiayaan Dari MPM Finance

Jumat, 03 Maret 2017

137 komentar
Mobil bagi sebagian besar orang saat ini sudah menjadi kebutuhan. Bukan lagi barang mewah yang hanya memuaskan nafsu gaya semata. Walau masih ada juga sih, beberapa orang yang punya mobil mewah karena niat untuk pamer.

Tapi tidak sedikit yang membeli mobil karena memang menjadi kebutuhan atau pun usaha. Apalagi di era taksi online yang menjamur membuat keinginan untuk memiliki mobil yang bisa dijadikan usaha pun semakin besar.

Para blogger yang hadir pada 28 februari 2017 di acara blogger ghatering mobil123.com bekerjasa sama dengan MPM Finance
Lalu saat kita akan membeli mobil baru ataupun bekas, kira-kira baiknya kita membeli secara tunai atau kredit?. Kalau memang kita punya dana yang sangat berlebih tentu tidak ada salahnya membeli secara tunai. Tapi membeli secara kreditpun tidak jadi masalah, karena membeli mobil secara kreditpun ada keuntungannya.

Setidaknya itu yang di presentasikan oleh Betty Anjarini dari MPM Finance saat di temui di acara blogger ghatering mobil123.com di cafe Tartine Fx Sudirman pada tanggal 28 Februari 2017 lalu.

Beberapa keuntungannya adalah dengan membeli secara kredit, itu jauh lebih ringan. karena kita hanya mengeluarkan dana 20% dari harga mobil dibayar dimuka di tambah biaya administrasi, sisanya 80% dibagi sepanjang tenor kredit.

Lalu dengan membeli secara kredit cashflow keuangan kita akan terjaga. Jadi kita tidak menghabiskan uang yang ada ditabungan untuk memaksakan membeli secara tunai, dan uang tersebut bisa kita gunakan untuk kebutuhan lain.

Selain itu, keuntungan lainya dengan sistem kredit kita bisa mendapatkan mobil impian dengan waktu yang tidak terlalu lama, ketimbang harus menunggu uang di rekening tabungan mencukupi. Apalagi kalau kita bukan tipe orang yang rajin menabung.

Nah kalau kita mau membeli mobil dengan sistem kredit ada dua macam pembiayaan. Bisa langsung menggunakan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dari Bank atau langsung ke perusahaan pembiayaan. Bedanya apa..?

Betty menjelaskan, kalau kita menggunaka KKB dari Bank proses approvenya jauh lebih lama ketimbang di perusahaan pembiayaan (leasing). Karena Bank memang harus lebih ketat dalam memutar keuangan nasabah mereka.

Sedangkan kalau di leasing, dalam hal ini MPM Finance prosesnya tidak akan lama sesuai dengan moto mereka Fast and Friendly. Kalau semua syarat sudah terpenuhi paling lama tiga hari kredit mobil anda sudah di approve.

Indra Prabowo, Managing Editor Mobil123.com dan Otospirit.com bersama Betty Anjarini dari MPM Finance membeberkan beberapa tips bagaimana mengkredit mobil yang menguntungkan.

Selain itu, Betty juga memberi tips agar para konsumen membeli mobil sesuai kebutuhan, pilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya dan berpengalaman, besar angsuran yang sesuai kemampuan, asuransi all risk untuk kendaraan dan yang terakhir pelajari isi perjanjian.

Kalau berbicara masalah perusahaan pembiayaan dalam kredit mobil, mungkin MPM bisa menjadi pilihan. Dengan pengalaman selama 26 tahun dan sudah mempunyai 82 cabang diseluruh Indonesia yang akan siap memberi pelayanan bagi semua nasabahnya.

Untuk pembayaran tagihan pun,nasabah MPM Finance diberikan kemudahan. Bisa membayar melalui transfer ATM, atau membayar lewat jaringan minimarket yang tersebar di Indonesia dan bahkan bisa membayar tagihan di kantor pos terdekat.

Jadi bagi anda memiliki kendaraan adalah sebuah kebutuhan, lebih bagus lagi jika kendaraan itu bisa menjadi produktif tapi belum punya dana cash yang cukup, jangan ragu untuk membeli secara kredit. Tapi saran saya, pilih perusahaan pembiayaan yang berpengalaman dan terpercaya.
Read More