Review ASUS VivoBook X441U, Laptop Dengan Suara Menggelegar

Kamis, 25 Januari 2018

15 komentar
Selamat Pagi BroSS, Laptop dan dunia IT sudah sangat berkembang dari tahun ke tahun. Saya masih ingat, saat pertama kali merakit komputer sendiri, saat itu processor yang lagi nghits adalah intel pentium II.
Ya, itu sudah 20 tahun lalu ketika saya baru masuk kuliah. Jangan tanya usia saya sekarang berapa, lebih baik kamu hitung sendiri. Yang pasti dengan processor pentium II di komputer rakitan yang saya buat saat itu sudah cukup mumpuni di jamannya.





Dan ternyata saat ini processor intel sudah memasuki generasi ke-7. Saya pun sedikit penasaran saat membaca review laptop ASUS VivoBook X441U telah mendukung prosesor Intel Core i3-6006U generasi ke-6 dan kartu grafis Nvidia GT920M.
Jujur saya tidak begitu mengikuti perkembangan processor Intel lagi, yang saya pahami processor intel generasi terbaru adalah i3, i5, i7 dan yang terakhir i9 (menginjak generasi ke-7). Sedangkan Intel Core i3-6006U dikeluarkan pada quarter ke-4 di tahun 2016.
dengan kemampuan hyperthreading yang mampu menjalankan beberapa program dalam waktu bersamaan. Tentu ini sangat berguna bagi saya yang selalu membuka minimal 2 program design diwaktu yang  sama. Dengan frekuensi dasar processor sebesar 2,00GHz, Intel Core i3-6006U ini hanya membutuhkan TDP sebesar 15w, yang akan membuat baterei laptop kita tahan lebih lama.

Waawww, ternyata perkembangan processor Intel begitu pesat, dari tahun ke tahun. Dan sungguh saya tidak menyangka kalau sekarang sudah mulai memasuki processor generasi ke-7 dengan processor i9 dari Intel. Sepertinya baru beberapa hari lalu saya merakit komputer sendiri dengan processor Intel pentium 2. #Halu.

Pun begitu pula dengan ASUS selaku produsen laptop yang terus berinovasi. Seperti yang saya sebut diawal, saya tertarik saat membaca review ASUS VivoBook X441U yang mempunyai banyak fitur dan keunggulan salah satunya di processor i3-6006U.

Baca juga : Asuransi Digital ala FWD

Sebelum saya bahas keunggulan lain dari ASUS VivoBook X441U secara detil, saya mau cerita tentang laptop idaman bagi saya.

Kalau mengikuti kemauan dan kata hati nurani, saya ingin laptop yang spesifikasinya tinggi. Kalau dilihat dari design harus super keren buat diajak nongkrong (pamer) dan harus super cepat kalau dilihat dari spesifikasi hardware dan software yang ada. Kalau bisa sangking cepatnya laptop tersebut, sebelum saya klick sesuatu, laptop itu sudah tau apa yang mau saya klick terlebih dahulu. #Mimpi.

Bagi sebagian orang tentu mudah mendapatkan laptop yang mereka inginkan, tapi tidak dengan saya. Dengan segala kemampuan, akhirnya saya coba memilah dan mengerucutkan pilihan berdasarkan harga beli laptop dengan kondisi baru. Ya, saya coba memilih laptop dengan harga dikisaran 5jt sampai dengan 7jt rupiah.

Muncullah ASUS VivoBook X441U ini dipilihan saya dengan segala fasilitas dan keunggulan yang laptop ini miliki.

Kenapa ASUS?, entah dibilang jodoh atau tidak. Laptop yang sekarang saya gunakan bergantian dengan adik saya (karena memang ini laptop adik saya) adalah ASUS A45V core i3. Dan Smartphone yang saya gunakan juga ASUS ZenfoneMAx. Jadi produk ASUS sudah sangat familiar bagi saya. Terlebih saya bisa langsung koneksi antara smartphone dan laptop untuk kebutuhan edukasi.

Dan sekarang saya kembali kepincut dengan ASUS VivoBook  X441U. Dengan spesifikasi yang tertanam di dalamnya, saya pikir sudah cukup untuk kegiatan harian saya sebagai fotografer, design graphic dan blogger.

Sebagai fotografer dan design graphic, saya lebih sering menggunakan program pengolah gambar dan vektor yang skalanya masih 2D. Seperti Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator. Sesekali saya gunakan Adobe Indesign kalau ada project untuk layout buku.

Untuk software Design 3D, saya jarang menggunakannya, karena memang saya kurang mahir di area ini.

Sebagai blogger, saya lebih sering untuk browsing internet mencari inspirasi, transfer foto yang jumlahnya tidak sedikit dari HP ke laptop dan membuat tulisan diblog. Aplikasi pengolah gambar saya gunakan hanya untuk mempermanis tampilan blog saja.

Sekarang pun saya sedang hobi mengedit video untuk diupload ke youtube sebagai pelengkap informasi diblog. Aplikasi yang sering saya gunakan adalah Adobe Premier atau Filmora, kedepannya saya ingin mencoba software after effect.

Dengan RAM 4gb saya pikir ASUS VivoBook X441U masih cukup mumpuni, walau mungkin (mungkin loh ya) kita harus sedikit sabar untuk process rendering, terlebih untuk durasi yang cukup lama dan effect yang rumit. Kita gak akan pernah tahu kalau kita nggak coba sendiri.

ASUS VivoBook X441U

Asus VivoBook X441U memang dirancang untuk kegiatan komputasi sehari-hari yang dinamis. Dengan berat 1.75kg dan ukuran dimensi 348 x 242 mm serta ketebalan tidak lebih dari 3cm, Asus VivoBook X441U ini masih bisa diajak wira-wiri dengan mobilitas yang tinggi tanpa membebani isi tas.


Ukuran dan berat yang tidak terlalu besar memudahkan ASUS VivoBook X441U enak diajak wara-wiri.
sumber foto: www.asus.com/id


Seperti yang sudah tulis diawal, Asus VivoBook X441U incaran saya ini sudah dilengkapi dengan processor Intel generasi ke-6 yaitu i3-6006U dengan 4 GB DDR4 2133MHz SDRAM. Di support grafis handal dari Nvidia GeForce NVIDIA GeForce 920MX , with 2GB VRAM.

Processor Intel i3-6006U ini punya TDP hanya 15watt. TDP adalah Thermal Design Power, adalah istilah untuk menggambarkan daya rata-rata, dalam watt, yang dikeluarkan prosesor saat beroperasi pada Frekuensi Dasar (2GHz) disaat semua core aktif di bawah beban kerja dengan kompleksitas tinggi. Ini salah satu faktor yang membuat konsumsi baterei lebih awet. 

Dilihat dari spesifikasi diatas, sepertinya laptop ini sudah sangat mumpuni untuk meladeni kebutuhan saya sehari-hari, tidak hanya untuk menulis tapi juga edit foto dan video. Bahkan untuk bermain gamepun bisa dimaksimalkan.
Asus VivoBook X441U Semakin lengkap dengan kapasitas penyimpanan 500gb 5400rpm SATA HDD dan preinstalled Windows 10 Home.

Untuk kelengkapan di segmen port interface ada yang menarik. Selain menyediakan port standard USB 2.0, USB 3.0, COMBO audio jack, VGA port, RJ45 LAN Jack for LAN insert dan HDMI, Juga tersedia USB Type-C.

Dengan menggunakan port ini, kecepatan transfer data diklaim bisa sampai 5Gb per second atau 10x lebih dari USB 2.0. Jadi kalau kita transfer file sebesar 2gb, hanya butuh 2 detik saja. Canggih!.

baca juga: Review Terbaru: Oppo F11 Pro


Dua speakers ini yang bikin suaranya ASUS vivoBook X441U makin menggelegar
sumber foto: www.asus.com/id


Hal lain yang membuat saya penasaran di ASUS VivoBook X441U adalah sistem audionya. Kalau kita browsing ke website www.asus.com/id/ tagline dari laptop ini adalah “Suara Menggelegar. Kinerja Tinggi”. Kalau kinerja tinggi sudah bisa kita lihat dari spesifikasi yang saya jabarkan diatas, lalu untuk suara menggelegar?.

ASUS VivoBook X441U memang tidak main-main untuk masalah audio. Teknologi ASUS SonicMaster Menggabungkan teknologi ICEpower sehingga bisa menghasilkan suara yang jernih.

Di Laptop seri ini dilengkapi 2 speaker dikanan kiri bagian atas keyboard berdaya 3watt dan mempunyai ruang suara 24cc yang akan menghasilkan suara yang kaya, bass mendalam, dan vokal yang berbeda langsung dari laptop anda.

Gimana? Penasaran gak sama ASUS VivoBook X44U1 ini. Kalau saya jujur penasaran banget sama laptop yang satu ini, terlebih mau denger audionya. Selama ini saya lebih sering mendengar audio laptop dari headset, jarang yang langsung dari audio laptop.

Saran saya buat kamu yang mau membeli laptop, tentukan dulu fungsi dan akan digunakan untuk apa laptop kamu. Jangan tergiur dengan harga tinggi dan kemampuan laptop yang luar biasa padahal itu belum tentu kamu butuhkan.

Yang terpenting pastikan dulu bugdetnya, agar kamu bisa memilah laptop mana yang sesuai dengan kantong dan kebutuhan kamu.





Read More

ASUS INTEL Blog Competition

Senin, 22 Januari 2018

34 komentar
Haaalooo BroSS apa kabar? saya doakan agar kita semua sehat dan bahagia selalu. Ammiin.

Ada kabar gembira nih buat temen-temen semua. Saya mau bagi-bagi 4 buah laptop, ehhh maksudnya bukan saya, tapi ASUS mau bagi-bagi 4 buah laptop buat kamu semua, melalui ASUS INTEL Blog Competition 2018.

Uppsss tapi Paragraph pertama di atas itu edisi lombanya udah lewat Bross.
But dont worry be happy, Sekarang di buka lagi ni periode lomba berikutnya. Hadiahnya lebih banyak dan lebih menggariahkan. Siapa yang ngasih hadiah? ya ASUS laahh.
Yuukk langsung cuss ke link Lomba Blog Asus di bawah ini.


Saya kasih bocoran sedikit untuk syarat dan ketentuan lomba blog Asus September 2018 ya BroSs.
  • Peserta adalah blogger berusia minimal 18 tahun, tinggal di wilayah Indonesia yang terjangkau oleh kurir/pengiriman JNE.
  • Peserta wajib mendaftarkan diri melalui google form.
  • Blog yang didaftarkan harus mengandung review positif dan tidak mengandung unsur pornografi, judi.
  • Tema: Semakin Produktif dengan ASUS X555
  • Penulisan boleh dengan sudut pandang bebas, dan wajib terdiri dari minimal 500 kata.
  • Periode lomba 7-21 September 2018
Untuk info lebih lengkap, silahkan langsung klik link di atas image ya kak. Dijamin gak nyesel...


Yeesss, ini beneran. Gak usah kucak-kucek mata kaya orang baru bangun tidur gitu lah.
Januari 2018 memang belum habis, tapi ASUS udah sebar 4 laptop gratis buat kamu semua, keren gak?, cuma ASUS yang berani membahagiakan kita di awal tahun ini. #eehhm.

Tapi,...ada tapinya BroSS, untuk periode ini, ASUS INTEL Blog Competition 2018 bekerjasama dengan BloggerCrony Community (BCC) terbatas hanya untuk teman-teman blogger, mahasiswa dan pelajar di daerah Garut dulu ya.
Baca pelan-pelan sekali lagi, ASUS INTEL Blog Competition 2018 periode pertama ini KHUSUS untuk wilayah kota dan kabupaten GARUT.

Yaahh, Jangan sedih dong..., doakan saja periode selanjutnya, ASUS akan bagi-bagi laptop ke daerah lainnya, dan salah satunya ke daerah kamu.

Lalu bagaimana caranya teman-teman blogger, mahasiswa dan pelajar di Garut untuk mendapatkan laptop keren dari ASUS?.
Gampang banget, baca syarat ketentuannya dibawah ini ya, pelan-pelan saja bacanya. boleh sambil ngopi atau makan mie biar tidak salah tafsir.


Syarat dan Ketentuan


1. Membuat artikel minimal 500 kata di blog teman-teman, platform dan domain blog bebas. Lalu pilih salah satu dari 2 produk ASUS dibawah ini untuk di review dalam bentuk artikel. Ingat ya, pilih salah satu produk untuk di review.


Pilihan produk yang harus di review : 

ASUS EeeBook E203

ASUS EeeBook E203 merupakan laptop 11,6” paling ringkas dan ringan. Bahkan ukurannya lebih kecil dari kertas A4 sekalipun, dengan ketebalan 16,9mm serta bobot yang sangat ringan, sekitar 1Kg. Dengan kapasitas baterainya yang sanggup bertahan mencapai lebih dari 11 jam, tentu saja ini laptop ini ideal untuk menemani mobilitas penggunanya. Berbasis sistem operasi Endless OS paling ramping dan ringan saat ini, dengan bentang layar 11,6 inci. Satu hal lagi yang tidak kalah istimewa adalah, Anda bisa menekuk engsel panel layarnya hingga 180 derajat.

Informasi lebih detail terkait produk ASUS EeeBook E203  dapat dilihat melalui link http://bit.ly/2iXlDkC

ASUS VivoBook X441

ASUS VivoBook X441U telah mendukung prosesor Intel Core i3-6006U generasi ke-6 dan kartu grafis Nvidia GT920M untuk kenyaman mengolah grafis dan video editing. Perangkat ini memiliki performa yang baik namun tetap hemat daya.

Informasi lebih detail terkait produk ASUS VivoBook X441 dapat dilihat melalui link http://bit.ly/2AqYO3F


2. Menyertakan Kelebihan fitur dari produk ASUS E203 atau kelebihan fitur dari product ASUS VivoBook X441U di setiap artikel blog masing-masing, berdasarkan produk ASUS yang direview.

3. Menyertakan minimal 2 buah foto pendukung dengan minimal 1 foto berupa screenshot produk ASUS yang dapat diperoleh di weblink.
Jika kesulitan untuk screenshot, di akhir postingan akan saya sudah siapkan gambarnya.
Penilaian lebih akan diberikan jika artikel dilengkapi dengan info grafis dan video yang dibuat sendiri.

4. Bagi yang review Laptop ASUS E203, wajib menyertakan kalimat “ASUS menanamkan prosesor Intel N3350 berbasis Apollo Lake” di paragraph kedua. Dan sematkan link hidup (https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-E12-E203NAH) dikalimat tersebut.
Serta jelaskan kelebihan/fitur/manfaat teknologi Intel N3350 berbasis Apollo Lake untuk kebutuhan kamu.

5. Bagi yang review Laptop ASUS VivoBook X441U, wajib Menyertakan kalimat “ASUS VivoBook X441U telah mendukung prosesor Intel Core i3-6006U generasi ke-6 dan kartu grafis Nvidia GT920M” di paragraph kedua. Dan sematkan link hidup (https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-Max-X441UV/) dikalimat tersebut.
Serta Jelaskan kelebihan/fitur/manfaat teknologi Intel Core i3 untuk kebutuhan kamu.

6. Wajib menyertakan logo ASUS dibawah ini pada artikel.

Klik Kanan dan Save As untuk menyimpan logo ini.

7. Wajib isi Form di link ini http://bit.ly/2E2XS6N Setelah artikelnya selesai ditulis dan publish. Dan wajib untuk komen di kolom komentar postingan ini, sebagai tanda sudah submit. TIDAK PERLU menyertakan link artikel dikomentar.

8. Wajib Follow akun Instagram, Twitter dan Pages Saya, karena selain diumumkan di sosial media ASUS akan saya share di media sosial pribadi.
Follow juga akun Instagram, Twitter dan Pages BloggerCrony Community.

9. ASUS INTEL - BLOG Competition akan ditutup pada tanggal 5 Februari 2018 pukul 23.59. Pemenang akan diumumkan pada bulan Februari 2018 melalui akun Facebook ASUS @AsusIdOficial. Jangan lupa difollow juga ya akunnya.


Jadi tunggu apa lagi? gak usah mikir lama-lama. Langsung nyalain komputer, buka laptop, kalau perlu begadang di warnet buat bikin tulisan yang kece. Supaya bisa bawa pulang salah satu laptop dari ASUS.

Kreasikan cerita pengalama pribadi kamu menggunakan ASUS. Buat kamu yang belum berkesempatan menggunakan produk ASUS, boleh kok cerita tentang impian kamu kalau punya produk dari ASUS ini. Kira-kira bisa digunakan untuk apa saja.

Teima kasih ASUS yang sudah mengadakan ASUS INTEL Blog Competition khusus daerah Garut, laptop yang nanti akan diterima teman-teman di Garut pasti akan sangat berguna.
Juga untuk Admin BloggerCrony Community (BCC) yang sudah support aktifasi online bersama ASUS ini.

Selamat menulis teman, dan biarkan tulisanmu menemukan takdirnya sendiri.

Berikut stock gambar dari weblink ASUS yang bisa digunakan untuk melengkapi artikel teman-teman semua, tinggal klik kanan, save-as tersimpanlah gambar di laptop teman-teman. Hak cipta gambar berasal dari website ASUS Indonesia.

Review ASUS VivoBook X441U

Review ASUS EeeBook E203

ASUS EeeBook E203









ASUS VivoBook X441

















Read More

Malam Tahun Baru Budget Seratus Ribu

Minggu, 07 Januari 2018

33 komentar
Malam tahun baru Budget seratus ribu dan bisa menghabiskan malam di Jakarta? Pasti gak percaya, saya juga awalnya gak percaya kalau gak mengalami sendiri.

Dan ini budget untuk 2 orang loh ya, yess saya pergi dengan soulmate tercinta sayah. Pasti makin gak percaya deh.

Budget seratus ribu itu sudah termasuk, nasi gule 2 porsi, es podeng dan teh tawar 2 gelas (makan malam). Kopi robusta 2 gelas, ice coffe blended 1 gelas dan 1 botol air mineral (ngopi-ngopi keceh) dan bensin plus parkir.

Selain itu kita juga menikmati free kudapan berupa, kacang kulit, kue lapis dan brownies, siomay, bakso malang dan sate ayam plus lontong. Gimana, seru kan..? 

Okeei kita mulai cerita perjalanan saya, bagaimana menghabis malam tahun baru dengan budget seratus ribu.

Tidak peduli apakah kita merayakan tahun baru atau tidak, yang penting harus tetap saling menghargai satu sama lain

Sebenarnya kami tidak ada rencana kemana-mana di malam tahun baru 2018, pertama jalanan pasti macet, kedua tabungan kami sudah mulai menipis. Rencananya kita mau hemat-hemit biar bisa sedikit bernapas diawal tahun 2018.

Tapi apa daya, otak iseng kami mulai kumat dan raga ini enggan untuk berdiam diri. setelah memutar otak mencari tujuan. Berdasarkan rekomendasi seorang kawan, akhirnya kami putuskan untuk pergi ke kawasan Blok M Jakarta Selatan.

Kami sengaja menjauh dari kawasan, Sudirman, Thamrin, Bunderan HI dan Monas karena di malam tahun baru lokasi ini bak kumpulan cendol dawet di gelas kaca.

Lokasi yang kami kunjungi adalah sebuah warung kopi bernama, JOIN KOPI di kawasan GOR Bulungan Blok M Jakarta Selatan. Tepatnya, di samping Hall basket Bulungan. Masuk dari pintu gerbang, langsung ke arah kiri akan langsung terlihat warung kopi ini.

Secangkir Kopi JOIN ditangan, dan panggung sederhana dihadapan saya, sambil ditemani wanita tercantik, sudah cukup untuk menghabiskan malam

Kami tiba di sana jam 15.30, yang membuat saya senang adalah, saat melihat ada masjid cukup besar di sekitar lokasi. Saya jadi tidak khawatir untuk mencari tempat beribadah.
Sepertinya malam tahun 2018 akan menjadi perpaduan sempurna, bisa menikmati hidup tanpa melupakan sang pencipta.

Selepas Maghrib, kami memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu. Alternatif menu makanan dikawasan Bulungan sangat bervariatif, tinggal mengikuti selera.

Karena konsep kami berhemat-hemit diputuskan untuk memakan "gultik" dengan harga satu porsi 10k. Minum 2 gelas teh tawar dan ditutup dengan dessert satu gelas kecil es podeng.

Total yang kami keluarkan untuk makan malam terakhir kami di tahun 2017 adalah 34k.

Masjid Gelanggang Remaja Jakarta Selatan, cukup besar, terawat dan bersih

Pernah denger istilah gultik? gultik itu akronim dari gulai tikus, upppss bukan deengg. Gultik itu gulai tikungan, karena memang lokasi berjualannya disekitaran perempatan mahakam, para pedagangnya banyak yang berkumpul di pojokan tikungan.

Gultik Blok M ini sudah hadir sejak tahun 1980, dan selalu mejadi destinasi kuliner khas dikawasan ini. Konsumennya mulai dari kalangan pejalan kaki sampai bermobil, tua dan muda semua bisa menikmati kuliner pinggir jalan ini.

Setelah mengisi perut dan membiarkan usus besar ini mencerna dengang baik makanan yang baru saja masuk. Kemudian dilanjutkan shalat Isya, kami langsung mencari tempat duduk di area sekitar JOIN KOPI.
Saya sarankan untuk datang lebih awal untuk memudahkan mencari posisi tempat duduk yang nyaman.

Sekalipun kursi dan meja sudah penuh terisi, jangan khawatir kita masih bisa kongkow disekitaran Gor Bulungan setelah memesan kopi.

Daftar menu yang ada di JOIN KOPI

Musik Akustik

Jam menunjukkan pukul 19.30, alunan gitar akustik mulai terdengar dipanggung kecil itu. Suara sang vokalis seakan menemani para pengunjung JOIN KOPI yang makin malam semakin ramai memenuhi area GOR Bulungan.

Fuad membuka malam itu dengan alunan lagu top 40'

Saya memesan Kopi JOIN seharga 8k. Jangan tertipu dengan harganya, walau terbilang murah tapi rasa kopinya pas dilidah. Tidak terlalu manis atau pahit, cocok bagi para penikmat kopi pemula.

Tapi bagi para veteran pecinta kopi, baiknya minta dibuatkan tanpa gula saat memesan Kopi JOIN.

Lalu saya juga memesan Ice Coffe Blend Paradise seharga 23k. Bagi yang mau menikmati sensasi segarnya kopi dipadu manisnya karamel harus coba yang satu ini. Semua diracik dengan rasa yang tidak terlalu berlebih tapi sangat menyegarkan.

Tidak berapa lama, crew JOIN KOPI menghampiri meja kami sambil menawarkan kacang kulit gratis. Selain itu, dia juga memberitahukan bahwa dibelakang ada, kue lapis, Siomay, Batagor dan Sate Ayam yang bisa dinikmati secara gratis.

Waahh sepertinya menghabiskan malam tahun baru budget seratus ribu sepertinya akan tercapai.

"Beneran gratis..?" Tanya saya.

"Iya Gratis" Ujarnya.

Jangan heran jika di akhir pekan akan ada antrian cukup panjang didepan kasir JOIN KOPI

Awalnya tidak percaya, sampai akhirnya kami buktikan sendiri dengan mengambil kue dan satu porsi sate ayam. Dan ternyata beneran gratis BroSS, aahhh rejeki menjelang akhir tahun yang tidak terduga.

Panganan gratis ini hanya ada di malam tahun baru, sebuah imbal balik dari manajemen JOIN KOPI untuk para konsumen loyalis yang sudah mendukung mereka sepanjang tahun 2017.

Meriahnya Tahun Baru 2018


Para pementas bergantian menaiki panggung, setelah pembacaan puisi, musisi reggae TonyQ Rastafara mulai unjuk suara. Suasana semakin hangat, ini tandanya kami harus menambah satu gelas kopi JOIN kembali dan satu botol air mineral untuk melepas dahaga.

Membaca puisi dengan tema yang satir, semakin membuat malam itu semakin berwarna

Semakin malam semakin banyak orang yang berkumpul didepan panggung, memaksa saya harus berdiri dari kursi untuk bisa melihat langsung kearah panggung dan menikmati alunan musik khas Jamaika.

Jelang pergantian tahun, MC mengajak kita untuk berdoa agar tahun depan kita tidak hanya Move On, tapi juga Move Forward. Selain itu kita juga diajak berdoa untuk keselamatan para saudara-saudara kita di Palestina.

Hhhhmmmm unik juga, saat kita bersuka cita, si MC yang belakangan saya kenal sebagai bang Erwin "Allright" tidak lupa mendoakan saudara-saudara kita di Palestina.

TonyQ Rastafara bersama teman, menghibur kami sampai malam berganti tahun

Tidak lama berselang, suara jeritan petasan dan warna-warni kembang api menghiasi langit jakarta. Kemeriahan tahun baru mencapai puncaknya, semua bersukacita dalam bahagia tanpa memandang latar belakang agama dan politik.

Gor Bulungan dini hari itu terasa hangat setelah hujan dari siang sampai sore hari, di panggung alunan reggae pun masih terdengar. Suara kembang api dan petasan mulai menyepi dan saya putuskan untuk undur diri.

Dengan membayar parkir 10k (dari jam 3 sore sampai jam 1 pagi) sebenarnya petugas parkir sempat ingin memberikan uang kembalian, tapi saya suruh simpan saja.

Total yang saya habiskan malam itu tidak lebih dari 100k dengan rincian :
  • Bensin 10k
  • Makan gultik+dessert 34k
  • JOIN KOPI 44k
  • Parkir 10k
Total keseluruhan 98k

Sekarang percayakan, kalau saya cuma menghabiskan gak sampai 100k saat menikmati malam tahun baru di Jakarta. Semua tergantung bagaimana kita bisa mensiasati, dan banyak-banyak bersilaturahmi agar bisa dapat informasi dimana kita bisa menikmati malam tahun baru dengan budget hemat-hemit.

Dan malam itu kami pulang dengan senyum sumringah. Diatas laju roda dua, kami belah aspal yang masih basah, dibalut udara dingin malam kota Jakarta sambil dipeluk hangat dari belakang oleh pasangan (resmi) tercinta. Aahhaaii mesra nian..
Yang jomblo jangan baper, jadikan ini semangat. Ciiaaooo...!!

Terima kasih Tuhan atas semua kebaikanMu di tahun 2017.

Selamat Tahun Baru 2018



Read More

Gagal Nonton AAC2 Gara-Gara Baca Review

Senin, 01 Januari 2018

67 komentar
Gagal nonton Ayat-Ayat Cinta gara-gara baca review? Kamu kaya gitu? kalau saya sih nggak.

Ya, saya sudah baca reviewnya dan saya juga sudah nonton film Ayat-Ayat Cinta 2 (AAC2). Karena saya adalah penikmat film, bukan penikmat review film yang sudah puas hanya dengan membaca review.





Kalau gagal nonton AAC2 buat saya sih gak masalah, ngapain juga saya maksain kalian untuk nonton apalagi sampe bayarin. Rugi bandarr BroSS (Bro and Sist Semua).

Yang jadi masalah adalah saat kamu bilang film AAC2 jelek, lebay, norak and des skooii, and des braaai, and dess braii lainnya padahal kalian belum nonton.
Bikin komentar panjang tak terbantahkan padahal cuma dapat info review dari blog yang lagi banyak heboh belakangan ini.

Sama aja bilang bahwa semua jamu itu pahit padahal kita baru lihat dan megang gelas aja dan belum sempat untuk meminum bahkan mencium aromanya saja belum.

Sedangkan kita tahu bahwa gak semua jamu itu pahit. Contohnya jamu beras kencur, jamu kunyit asem atau jamu buyung upik yang berfungsi untuk penambah nafsu makan si kecil yang rasanya manis.
Loohh kok jadi bahas jamu? Fokuss please...

Berarti kalau sudah nonton filmnya trus bilang filmnya jelek boleh dong?. Ya boleh aja, gak ada yang larang lah. Hitung-hitung intropeksi buat industri perfilman Indonesia.

Tapi kalian (pengkritisi) jangan sewot juga kalau ada yang memuji film ini, karena mereka menonton pakai duit masing-masing.

Berarti saya mau memuji film ini dong? Nggak juga sih, saya hanya ingin mencoba meluruskan agar penilaiannya lebih berimbang.

Suasana mecekam hadir diawal film Ayat-Ayat Cinta 2

Okeei kita mulai.

Dari sekian banyak review yang sudah saya baca, dan lucunya semua menghajar habis-habisan film ini, semuanya tertuju kepada Fachri yang seperti nabi. Seorang yang tanpa cela dengan segala anugerah kepintaran dan materinya.

Awal film AAC2 sebenarnya cukup menarik. Mengambil gambaran perjuangan rakyat Palestina melawan zionis Israel.

Walau  scene ini tidak sampai 2 menit, tapi ini memberikan impresi yang menarik untuk saya. Karena adegannya dipenuhi dentuman suara meriam, pekik senapan mesin dan jeritan orang penuh kepanikan yang berlarian menyelamatkan diri dari serangan tentara zionis layaknya film Action.

Kemudian Scene berganti ke dataran Inggris Raya, atau lebih tepatnya di Ibukota Scotlandia, Edinburgh.


Keindahan Edinburgh yang mempesona mata

Kalian harus lihat landscape di scene ini, jagan sampai ketiduran, filmya kan baru mulai.
Edinburgh sepanjang film di gambarkan begitu indah layaknya khas kota di Eropa. Contrast cahaya yang tidak terlalu kuat membuat tone warna nampak seperti gulali dipasar malam, manis dan penuh warna...!.
Hijau pohon, detil bangunan tua, biru langit dan gumpalan awan putih terekam dengan sempurna.

Sesekali-kali tidak apalah, kita menikmati keindahan negeri 4 musim lewat sebuah film. Walau tidak ada yang bisa mengalahkan keindahan Indonesia dengan karakter tropis 2 musimnya.

Bahasa Campuran

Scene awal di Edinburgh ada didalam kelas sebuah universitas. Awalnya saya berpikir ini adalah kelas bahasa Indonesia di Universitas tersebut. Karena sebagian mahasiswanya menggunakan bahasa Indonesia dan sekali waktu menggunakan bahasa Inggris.

Ternyata dugaan saya salah, penggunaan dua bahasa secara bergantian memang sengaja dihadirkan sepanjang film ini untuk (mungkin) mempermudah para penonton di Indonesia.
Jujur, sedikit terganggu dengan konsep bahasa campuran dan saya butuh lebih dari 5 menit untuk membiasakan hal ini.

Sebenarnya bisa saja menggunakan bahasa Indonesia disaat berkomunikasi dengan orang Indonesia. Dan saat berbicara dengan orang asing baru gunakan bahasa Inggris. Tapi entah kenapa pertimbangan ini tidak dilakukan.

Fachri dan Nabi

Ini yang paling rame banget diributin lini masa media sosial entah Facebook, Twitter atau Instagram. Fachri seperti nabi, kira-kira begitu respon nitizen yang merasa benar dengan segala statusnya.

Tokoh Fachri yang diperankan Fedi Nuril di AAC1 dan AAC2 memang selalu menjadi pusat perhatian, bisa dibilang jadi sasaran tembak kritikan tajam. 

Saya pernah membaca dimedia online, saat AAC1, Fedi Nuril dan para kru sempat didoakan masuk neraka, karena ada pihak yang tidak terima  sosok Fachri diperankan oleh selebritis. Menurut mereka tokoh fachri lebih cocok dimainkan oleh santri.

Dan di AAC2, Fedi Nuril juga mewanti-wanti semua kawan mainnya, bahwa Novel AAC2 banyak sekali fansnya, jadi harus siap dengan kontroversi yang akan hadir.

-- Baca juga review film Chrisye --


Mengenai review bahwa Fachri seperti nabi, memang tidak bisa disalahkan. Saya pun merasa seperti itu saat baru selesai menonton, tapi setelah saya coba resapi banyak nilai yang bisa diambil dari sosok Fachri.

Kedermawanan Fachri di AAC2 memang berada diatas kemampuan sebagian banyak manusia diatas bumi jaman Now. 

Buat orang-orang seperti saya, berbuat seperti yang dilakukan Fachri di film ini seperti asap jauh dari panggangan, sulit untuk diwujudkan dengan segala keterbatasan saya. Gak kebayang deh begitu baiknya mahluk bernama Fachri ini.

Yang perlu dicatat adalah, semua kebaikan Fachri di Film memang berdasarkan cerita dari novel karya Habiburrahman El-Shirazy. Setidaknya itu informasi yang saya dapat dari seorang kawan yang sudah membaca kedua novel karya kang Abik panggilan akrab Habiburrahman El-Shirazy.

Saya memang belum pernah membaca novel AAC baik yang pertama dan kedua. Konon novel yang bergaya romantis-religius ini, memang bisa menghayutkan para pembacanya.

Sekedar info novel Ayat-Ayat Cinta 1 berhasil terjual 400.000 eksemplar pada tahun 2012. Dan di tiga minggu setelah diluncurkan pada tahun 2015, AAC 2 berhasil terjual 50.000 eksemplar. Saya coba mencari data valid 2017, sayangnya tidak ditemukan.

Di novel AAC2 memang Fachri digambarkan seperti dewa penyelamat bagi para tetangga-tetangganya di Edinburgh. Agak klise sih, tapi ini kan novel dan film fiksi. Suka-suka yang nulis, yang bikin script dan yang bikin film dong.

Para pecinta film superhero saja gak pernah protes, jagoannya gak pernah mati dan kalau berantem selalu menang, ya karena mereka sadar itu adalah karya fiksi dan mereka menikmati film itu.


Sekelas Fachri pun tersipu saat mendapat perhatian dari mahasiswi-mahasiswi cantik ini

Saya kasih bocoran sedikit, Fachri itu gak kaya nabi, ada moment dimana dia seperti laki-laki biasa.

Salah satunya, Fachri di AAC2 terlihat makin genit dan ganjen sama kaum hawa. Yessss,  walau tetap menjaga jarak, tapi terlihat Fachri lebih terbuka sama wanita.

Semenjak Aisyah, istri Fachri tak ada kabar selama 2 tahun di tanah Palestina, Fachri sangat kehilangan. Bahkan kalau saya perhatikan dari gestur, mimik dan tatapan mata, Fachri seperti butuh perhatian dari seorang wanita.

Fachri pun tanpa sungkan di ajak berselfie ria dengan Hulya dengan jarak yang sangat dekat. Walau sebenarnya Hulya adalah sepupu dari Aisyah, istri Fachri yang hilang sekian lama.


Fachri bukan nabi, dia juga laki-laki yang doyan selfie

Bukan berarti karena makin genit, Fachri jadi mudah berpoligami loh ya. Sikat sana, sikat sini walau banyak wanita yang mendekati. Bahkan untuk menikahi Hulya pun, Fachri cukup berpikir keras.

Kalau masalah poligami, Fachri ini termasuk kasus poligami kurang berhasil, kenapa? karena kisah poligami  Fachri di AAC1 tidak bertahan lama.
Dan di film AAC2 saya justru tidak melihat Fachri berpoligami. Kenapa? kalian tonton saja film ini biar tahu jawabannya

Sejujurnya saya sedikit risih melihat kebaikan Fachri di film ini. Jadi punya pemikiran bawah kebaikan kita selama ini masih berasa kurang jaauuhh banget kalau dibandingkan sama sosok Fachri.

Yang bisa kita ambil hikmahnya adalah, nilai-nilai Rasul yang saling menyayangi dan saling mengasihi sesama umat manusia bahkan yang berbeda agama sekalipun.

Ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari film Ayat-Ayat Cinta 2. Dari ketenangan Fachri saat beribadah, kesabaran dan sifat menghargai antar sesama umat manusia lintas agama

Good Movie or Bad Movie?

Kalo menurut saya, Ayat-Ayat Cinta 2 good movie dengan catatan dan segala kelebaiyannya

Kenapa good movie? karena film ini mengajarkan kita untuk berbuat baik antar sesama manusia. Setidak-tidaknya film ini bukan mengajarkan kita untuk berbuat maksiat dan anarkis. Penuh dengan muatan positif untuk saling membantu dan meredam amarah.

"Adakalanya kita mundur selangkah, agar bisa melompat lebih jauh" Kata Fachri.

Kenapa Lebai..?

Karena, kebaikan Fachri memang terlihat berlebihan. kalau saja Fachri melakukan kebaikan yang sederhana, seperti membantu tunanetra menyebrang jalan, bantu dorong mobil mogok, benerin genteng bocor atau membuang sampah pada tempatnya mungkin sosok Fachri akan terlihat lebih manusiawi.

Yang lebai lagi adalah, proses operasi plastik diakhir film. Menurut saya tidak perlu divisualisasikan prosesi operasinya hanya agar terlihat dramatis. Dengan visual saat Aisyah akan mau masuk ruang operasi saja, menurut saya sudah cukup.

Catatan lainnya, sayang sekali scene debat terbuka di Universitas Edinburgh antara Fachri dan mantan tentara Israel tidak ditonjolkan. Padahal ini bisa jadi jalan dakwah untuk lebih memperkenalkan budaya islam dengan sudut pandang yang berbeda.

Karena di gambarkan, persiapan Fachri untuk debat ini sangat total, dibantu oleh 3 orang termasuk Hulya, Fachri sampai tidur kelelahan diruang tamunya.
Namun saat debat, malah jadi antiklimaks dan datar.

Sebagai penutup, sepertinya kita harus bisa lebih bijak untuk menyikapi sebuah review film. 
Jangan bilang film itu jelek gara-gara cuma baca reviewnya, kalau tidak mau menonton filmya ya itu hak kita semua. 

Seperti saya yang tidak pernah menonton film bergenre sci-fi (sience fiction) di bioskop karena memang bukan genre yang saya suka. Tapi bukan berarti film itu jelek. 

Malah, setelah saya lihat film tersebut di televisi saya bisa bilang film itu bagus. Walau untuk menontonnya di bioskop saya masih berfikir ulang.
Catatan penting yang harus diingat adalah, semua cerita ini berdasarkan novel, jadi kalau novelnya saja dinikmati oleh ratusan ribu pembaca setianya, maka tidak heran dalam waktu 6 hari pemutaran film ini sudah bisa menarik 1 juta penonton.

Dan kalau ada yang tidak suka filmnya bisa jadi dia tidak akan suka dengan novelnya. Dan yang suka novelnya tidak juga akan menjamin dia akan menikmati film Ayat-Ayat Cinta 2.

Semua kembali kepenilaian Subjektif dari para penikmat film. Saya tekankan, penilaian penikmat film, bukan penilaian penikmat review film.

Jadi kamu itu penikmat film atau penikmat review film?
Read More