Featured Post

75 Tahun Indonesia Merdeka, Berkaca Dari Kerusuhan Ambon 1999

Indonesia baru 75 tahun, kok baru? Iya baru, untuk umur sebuah negara. Apalagi kalau dibandingin sama bokap mertua gw yang umurnya lebih tua...

Read More

Bolu Cinta Siliwangi Pengganti Coklat Untuk Utarakan Cinta di Bulan Februari

Rabu, 10 Februari 2021

Tidak ada komentar

Bulan Februari menurut budaya dibeberapa belahan dunia dipercaya sebagai bulan penuh cinta, bulannya kasih sayang. Bukan berarti 11 bulan lainnya tidak ada kasih sayang dan cinta, ini hanya momentum untuk dirayakan bersama-sama. 
Tapi kalau kita bisa memberikan kasih sayang yang sama setiap hari atau setiap bulan, kenapa tidak?

bolu-cinta-siliwangi-bolu-kukus
Bolu Cinta berbentuk hati, di perkenalkan ke publik pada 7 Februari 2021

Saya tidak akan membicarakan masalah boleh atau tidak menjadikan Februari sebagai bulan kasih sayang, semua pilihan tergantung kepada masing-masing pribadi. Yang pasti, bulannya tidak salah, kasih sayang dan cintanya juga tidak salah. Tapi bagaimana cara kita merefleksikannya yang harus diperhatikan agar tidak terlalu berlebihan.

Sama halnya dengan smartphone atau pisau, ditangan orang yang kurang bijak, kedua benda ini bisa jadi musibah buat orang lain atau buat dirinya sendiri. Tapi kalau digunakan secara baik oleh orang yang bijak, pasti akan membawa manfaat.

Silahkan menjadikan momentum bulan Februari untuk mengungkapkan kasih sayang, tapi jangan berlebihan dan malah melakukan hal-hal negatif diluar norma kebudayaan timur bangsa Indonesia.

Tahun lalu saya masih merasakan hangatnya bulan Februari di sekolah tempat saya menjadi pendamping ekskul. Yeeppss, saat itu virus kurang ajar ini belum mewabah dan menyebar dengan sangat cepat.

Masih teringat jelas saat beberapa siswa terlihat membawa coklat dalam genggaman untuk saling berbagi antara teman atau diberikan ke guru kelas mereka masing-masing sebagai tanda hormat dan kasih sayang.

Beberapa siswa kreatif malah menjadikannya lahan bisnis kecil-kecilan,dengan menjual hampers atau paket berisi coklat untuk dijual ke teman-teman mereka sendiri atau bahkan ke guru.

Sejujurnya saya penasaran kenapa coklat menjadi sangat identik dengan perasaan cinta khususnya di bulan Februari ini. Menurut Dosen Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Fadly Rahman, M.A disebuah artikel kompascom, jaman dahulu kala, coklat adalah makanan masyarakat kelas atas, coklat atau kakao adalah benda berharga yang senilai dengan emas bahkan disebut sebagai makanan/minuman para dewa.

Sebenarnya, kehadiran coklat dan hari kasih sayang di bulan Februari merupakan dua hal yang berbeda. 

Kedua hal ini dikaitkan sangat erat ketika era kepemimpinan Ratu Victoria di Inggris. Masyarakat saat itu suka sekali menunjukkan rasa cinta dengan memberikan bermacam hadiah (tidak hanya coklat) dan kartu berbentuk cupid.

Dan akhirnya di tahun 1861, perusahaan coklat di Inggris yang masih eksis sampai saat ini, memproduksi coklat sebagai makanan (sebelumnya hanya dikenal sebagai minuman) yang dimasukkan kedalam kotak berbentuk hati lalu dihiasai simbol cupid dan bunga mawar.

Jadi kehadiran coklat dibulan kasih sayang berawal dari bisnis yang akhirnya menyebar kepelosok dunia.

BOLU CINTA SILIWANGI BOLU KUKUS

Karena kehadiran coklat dan hari kasih sayang merupakan sejarah yang berbeda, pertanyaannya, kalau kita ungkapkan cinta tidak dengan coklat boleh gak?. Misalnya dengan bolu, apalagi kalau bolunya bentuk lopelope (love/hati), kayanya seru tuh. Tapi ada nggak bolu bentuk lopelope?

Kalian pasti belum banyak yang tahu kalo sekarang ada bolu bentuk lopelope dari Siliwangi Bolu Kukus, namanya Bolu Cinta.

Wajar kalau belum tau atau malah kaget, karena Bolu Cinta Siliwangi ini baru diperkenalkan 7 Februari 2021 dan ketersediannya pun (untuk sementara waktu) hanya ada di 7 official store Siliwangi Bolu Kukus (SBK) yang berada di Stasiun Bogor, Pakansari Cibinong, Cikaret Cibinong, Pakupatan Serang, Moh Toha Bandung, Stasiun Bandung Pintu Utara dan Booth Resmi Mall Karawang Central Plaza.

Sebenarnya jaringan distribusi SBK sudah cukup banyak, mereka menyebutnya SoBis (Sobat Bisnis), toko yang menjual produk SBK di luar official store. Tapi untuk saat ini, Bolu Cinta belum bisa ditemui di SoBis SBK.

Di dekat rumah saya, baru saja buka toko SoBis SBK, lokasinya dekat Puribeta. Kalau dari arah Jakarta, sebelum halte trans Jakarta Puri Beta, persis di sisi kiri jalan Ciledug Raya. Dari proses renovasi ruko, saat saya melihat logo macan putih, saya sudah bisa nebak ini pasti SBK. Tapi blum tahu apakah official store atau SoBis dan kini terjawab sudah.

Walau bukan official store saya seneng banget, minimal gak perlu repot-repot lagi kalau mau cari SBK, walaupun masih harus menahan diri untuk beli bolu bentuk lopelope.

Laahh trus gimana caranya kalo mau beli Bolu Cinta, tapi jauh dari official store? Tenang sodara-sodara, ada banyak jalan menuju Roma, ada banyak cara untuk memesan SBK. Salah satunya dengan menghubungi Call Center 1500-556, Chat Center 0811-825-0044 (WA/Telegram) atau LINE Official @siliwangibolukukus.

Ajibnya lagi kalau pesan langsung via call center, FREE DELIVERY Braii,.. cukup bayar pesanannya aja, Bolu Cinta SBK sudah sampai didepan rumah kalian semua.

Untuk saat ini promo FREE ONGKIR SBK, hanya berlaku di wilayah Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kab. Tangerang, DKI Jakarta, Kota dan Kab. Bekasi, Kota dan Kab. Bogor, Kota Depok, Kab. Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kota Garut, dan Kota Tasikmalaya.

Lalu yang diluar kota-kota tersebut bagaimana? Tenang Braii, tak ada gading yang tak retak, tak ada SBK yang tidak bisa diantar. Kita bisa pesan melalui marketplace Siliwangi Bolu Kukus di ShopeeMall, Tokopedia, Bukalapak, OLX, dan Kaskus, tinggal pilih mau belanja dimana, sesuaikan sama saldo tersisa.

Kalau masih beranggapan ribet buka-buka marketplace, takutnya, niat awal beli SBK, checkoutnya malah beli panci atau gear sepeda mending ikuti saran saya aja, yaitu pesan melalui aplikasi, cari di playstore, i-store atau pun Windows Store Siliwangi Bolu Kukus, biar makin fokus belanja bolu lopelope.

bolu-cinta-siliwangi-bolu-kukus


Pertanyaan selanjutnya, seenak apa bolu lopelope ini menggantikan coklat di bulan yang penuh kasih sayang? Seenak apa? Saya harus jujur, enak banget. Dari awal mencoba SBK 1 tahun lalu, rasa dan tekstur lembutnya tidak berubah. Selalu konsisten. Pun dengan rasa dan tekstur Bolu Cinta.

Bukannya lebai, tapi saya belum nemu bolu yang teksturnya seempuk ini tapi gak bikin nempel dimulut. Bisa jadi karena saya kurang gaul di wilayah per-boluan, tapi sejauh ini, SBK jadi pilihan saya kalau masalah bolu. Ada beberapa toko yang menjual bolu di dekat tempat tinggal saya, dari yang produksi rumahan sampai toko besar, dan belum ada yang menyamai karakter SBK.

Bolu Cinta mempunyai banyak varian, ada 10 varian rasa dengan 5 macam isi yaitu original, coklat, keju, susu dan kacang. Saya udah coba, varian Susu Coklat, Brownies Coklat, Nanas Original dan masih mau nyobain yang lain, terutama varian alpokat.

Ukuran Bolu Cinta, ada 3 macam. Ukuran S isi 4 pcs, ukuran M isi 8 pcs dan ukuran L isi 12 pcs. Tinggal disesuaikan aja. Kalau untuk menaklukkan hati si dia dan terlihat lebih intimate bisa pilih Bolu Cinta ukuran S/4pcs, dengan harga yang terjangkau Rp.13.000 (untuk varian Mix Rp.15.000). Sedangkan ukuran M isi 8pcs Rp.25.000 dan ukuran L isi 12pcs Rp.35.000.

Packaging Bolu Cinta SBK di desain dengan cantik tanpa mengurangi sisi keamanan produknya. Selain ada kemasan luar berbahan karton tebal dipojok kanan ada jendela plastik berbentuk hati agar pembeli bisa melihat bentuk dan warna bolu cinta. Lalu ada tray plastik untuk menaruh bolu berbentuk lopelope ini. Kemudian tray ini juga dilapisi plastik yang tertutup rapat dan agar kelembaban tetap terjaga, dibawah tray ada oxygen absorber.

Diharapkan Bolu Cinta ini bisa tahan kurang lebih 7 hari dari tanggal produksi di suhu ruang dan 28 hari (kurang lebih) jika ditaruh di kulkas atau lemari pendingin. 

Saat membeli, perhatikan expired date yang bisa dilihat di plastik pelapis tray. Semua produk SBK tidak menggunakan bahan pengawet, saya sarankan untuk cari tanggal kadaluarsa yang terlama, kecuali ingin dihabiskan 2-3 hari setelah membeli. Percayalah, enghabiskan 12 Bolu Cinta dalam 1 hari bukan hal yang sulit.

Gimana? Penasaran sama bolu lopelope, Bolu Cinta dari Siliwangi Bolu Kukus? Ya udah langsung pesen aja. Saya juga udahan kok nulis artikelnya, mau menikmati bolu lopelope sampil menyeruput kopi di siang hari ini. Sampai jumpa..

Salam sehat dan bahagia selalu untuk kita semua.

Read More

Pertempuran Besar Melawan Covid (Baru) di Mulai

Jumat, 18 Desember 2020

11 komentar
Kok bisa? Bukannya kita udah bertempur dari bulan Maret 2019?

Pertempuran besar melawan Covid dengan melibatkan pasukan dengan armada inti justru baru dimulai. Siapa pasukan armada inti? Ya siapa lagi kalau bukan masyarakat. 




Dari bulan Maret saat kasus pertama di Indonesia diumumkan, menurut saya masyarakat sedang dilatih untuk menjadi pasukan perang sebagai armada inti. Dilatih untuk apa? Ya untuk menjalankan protokol kesehatan.

Dengan berdiam di rumah saja, masyarakat dilatih untuk menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Dari bulan Maret, sampai November kita (masyarakat) terus dilatih agar disiplin dan puncaknya adalah bulan Desember ini. Kenapa? Libur akhir tahun sudah di depan mata. 

Selama ini tenaga kesehatan berjibaku, para ahli berfikir keras dan pemerintah melalui satgas menyiapkan strategi terbaik untuk melawan pandemi ini. Dan ketika kebebasan masyarakat beraktivitas sudah mulai di “longgarkan” maka PERTEMPURAN BESAR MELAWAN COVID sejatinya baru dimulai.

Masyarakat harus siap menjadi pasukan armada inti untuk menghambat, menghentikan laju penyebaran virus. Sekaranglah saatnya materi selama 8 bulan yang sudah dilatih, kini diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Kita harusnya sudah sangat paham bahwa, dengan bersenjatakan handsanitizer/disinfektan, menggunakan tameng berupa masker lalu berstrategi dengan menjaga jarak adalah kunci utama mengalahkan pandemi yang sudah melanda negeri tercinta.

Beruntung buat para pasukan (masyarakat) yang dari awal sudah berlatih dengan sungguh-sungguh, sehingga saat terjun ke medan tempur sesungguhnya bisa lebih waspada. Lalu bagaimana, dengan mereka yang kurang disiplin berlatih? Semoga mereka mendapat hidayah, setidaknya mereka tidak menulari atau tertular virus dari kita.

Ini bukan sekedar omong kosong belaka, ini fakta ditunjang data. Menurut detikcom, selama 5 bulan pertama (dari Maret-Juli) pasien Covid tercatat 100.000 orang. Kita masih ingat, di 5 bulan ini disiplin ketat di rumah saja masih diterapkan. 1 bulan 20.000 terinfeksi, ingat-ingat angka ini.

Setelah bulan Juli, grafiknya mulai menggila. Dalam 3 bulan, sudah bisa menginfeksi 100.000 orang. 1 bulan kurang lebih 30.000 ornag terinfeski. Gimana? Masih kurang luar biasa brai. 

Cuma butuh waktu 1 bulan dari September ke Oktober untuk bertambah jadi 100.000 dan yang lebih gilanya lagi, TIDAK SAMPAI 1 bulan (masih dibulan Oktober) sudah ada 100.000 yang terinfeksi virus ini. Eddann 1 bulan 100.000 yang terinfeksi.

Memang jumlah yang terdeteksi ini terkait tracing yang semakin digiatkan, tapi ini juga bukti bahwa kita masih harus memperkuat protokol kesehatan untuk diri sendiri, terlebih jika di ruang publik.

Ada narasi yang sengaja disebarkan oleh orang-orang yang sudah jenuh dan mencari pembenaran, dengan berkata, “ Tenang aja, virus ini bisa disembuhkan gak usah takut sama korona”. 
Ada benarnya, karena memang korona bisa disembuhkan, tapi kita harus waspada biar gak tertular atau menularkan, kenapa?

Yang ngerawat kalian di rumah sakit sampai sembuh kalau kena korona siapa? Kalian gak mikir mereka udah bekerja mati-matian selama 8 bulan, trus dengan enteng bilang, kalau kena korona bisa sembuh, jadi jangan takut. Bahh.. egois sekali anda.

Sudah 200 dokter yang meninggal, sudah banyak perawat yang kelelahan dan sudah gak terhitung lagi rumah sakit yang overload bahkan harus mengorbankan ruang rawat non-covid untuk digunakan sebagai tempat isolasi. Akhirnya pasien non-covid pun kesulitan untuk mendapat kamar rawat inap.  

Buat teman-teman yang masih disiplin protokol kesehatan, mohon diingat, kita memang tidak mutlak terlindungi dari virus ini. Tapi jikapun takdir tuhan menentukan kita terinfeksi, maka tegak kepala kalian dan tersenyumlah, lalu berjalan dengan tenang ke kamar isolasi, sesungguhnya kalian sudah bertempur sekuat tenaga dengan hati dan jiwa untuk melindungi orang-orang yang kita sayangi dan diri kita sendri. Berbanggalah para pejuang.

Penggerakan Masyarakat Pencegahan Covid-19

Terkait hal tersebut maka, Kementerian Kesehatan Indonesia melalui Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, mengajak masyarakat dan komunitas untuk berperan serta dalam penerapan disiplin dan mengadaptasi kebiasaan baru (AKB) yaitu disiplin pakai masker, sering cuci tangan serta jaga jarak.

Pada hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan telah melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa YBKB).

Hadir pada kesempatan tersebut, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, dr. Nurwirah Verliyanti MKM, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan pihak YBKB yang diwakili oleh Yuki Wirabagja, Kepala Pengembangan YBKB dan Komunitas BloggerCrony. 




Di akhir acara, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO juga menyampaikan bahwa penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa ketika masyarakat menerima vaksin Covid-19, protokol kesehatan 3M masih perlu terus dilakukan, karena vaksin tidak 100 % melindungi masyarakat, namun dapat meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat dan membentuk kekebalan di masyarakat atau yang disebut dengan herd immunity.

Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan memberikan bantuan kepada Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa berupa:

1. Sarana CTPS (cuci tangan pakai sabun)
2. Sabun Cair
3. Masker Kain
4. Masker kain anak
5. Masker Medis
6. Sarung Tangan Medis
7. Face Shield
8. Hand Sanitizer
9. Thermometer gun




Harapannya dari komunitas inilah pemahaman mengenai bagaimana perlunya memperkuat disiplin protokol kesehatan bisa dimulai.

Pemerintah sudah tidak bisa lagi melarang masyarakat untuk beraktivitas, bagaimanapun roda ekonomi harus kembali berjalan. Tapi harap diingat bahwa virus ini tetap ada, virus yang mudah menginfeksi siapa saja, virus yang bisa disembuhkan tapi tetap bisa membunuh orang-orang yang kita cintai.

Jadi tetap waspada, mari mejadi prajurit armada inti yang berjuang menahan laju penyebaran virus ini dengan bersenjatakan handsanitizer/disinfektan, bertamengkan masker dan menerapkan strategi perang dengan menjaga jarak.


Read More

Tips Naik Sepeda Aman Untuk Pemula di Masa Pandemi

Kamis, 12 November 2020

Tidak ada komentar

Bukan bermaksud menggurui, tapi tips naik sepeda aman untuk pemula di masa pandemi ini saya rangkum dari dua narasumber berkompeten, dua orang yang cukup berpengaruh yang mewakili 2 komunitas sepeda yang cukup besar di Indonesia. Yaitu mas Poetoet Soedarjnato (Ketua Bike to Work Indonesia) dan Azwar Hadi Kusuma (Founder Indonesia Folding Bike Community).




Tidak hanya itu, tips naik sepeda aman untuk pemula di masa pandemi saya dapat dari pak Sonny Harry B Harmadi, Ketua Bidang Perubahan Perilaku, Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Loh terus saya bisa bertemu sama 3 sosok hebat ini dimana? Lagi sepedaankah? Atau ketemu di coffeeshop.

Kebetulan sekali, saya diundang untuk mewakili Komunitas Bloggercrony Indonesia di webinar/seminar online yang diadakan oleh Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang membahas mengenai tips naik sepeda aman untuk pemula di masa pandemi.

Soal sepeda, kalau boleh jujur sudah puluhan tahun saya tidak punya sepeda sendiri. Sampai pada akhir bulan Januari 2020, saya bisa “mengakuisisi” sepeda keponakan yang dibiarkan tak terurus di garasi rumah mereka. Dari saat itulah, semangat bersepeda saya kembali muncul. Tapi cerita detil sepeda yang saya beri nama Si Bejo (Cabe Ijo) karena warnanya yang hijau, akan saya ceritakan di artikel yang lain.

Dimasa pandemi ini, trend bersepeda di Indonesia, khususnya di Jakarta menurut Survey The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) pada medio Oktober 2019-Juni 2020 naik 1000%. Coba hitung nolnya ada berapa, yeepss seribu persen Braii. Dan saya gak kaget sih, kita bisa melihat secara langsung perubahan perilaku, yang sebenarnya bagus.

Tidak hanya di Indonesia, di China sudah ada 20.000 sepeda yang masih dalam produksi tapi sebagian sudah ada terjual atau dipesan orang. Di Amerika dan Inggris, tren menggunakan sepeda listrik pun naik lebih dari 100%.

Menurut pak Sonny, perubahan perilaku ini karena beberapa faktor. Pertama, menghindari penggunanaan transportasi umum, kebijakan WFH yang akhirnya membuat kita mencari aktivitas yang bisa dilakukan dirumah salah satunya dengan bersepeda. Sepeda juga menjadi sarana rekreasi dan pengganti olahraga lain yang di masa pandemi dibatasi.

Tentunya dengan tetap berolahraga, misalnya dengan bersepeda bisa mejaga imun kita untuk tetap baik agar tidak mudah terserang virus.

Tips Naik Sepeda Aman Untuk Pemula di Masa Pandemi

Lalu bagaimana cara atau tips naik sepeda aman untuk pemula? Saya akan coba rangkum dan simpulkan apa yang sudah diterangkan oleh mas Poetoet dan Mas Azwar.

Hal penting saat mau bersepeda adalah, minum air minimal 150ml sampai 300ml 10-20 menit sebelum memulai bersepeda. Tujuannya agar tubuh mempunyai kadar air yang cukup, tapi tidak berlebihan. Saat bersepeda jangan menunggu haus untuk minum, yang sering saya lakukan tiap 5km, minum satu teguk untuk sekedar membasahi tenggorokan. Namanya juga pemula, jadi bawaannya haus terus, harap maklum, asal jangan tiap 5km jajan gorengan.
tips-naik-sepeda-aman-untuk-pemula-di-masa-pandemi

Menurut mas Poetoet Soedarjanto, sebelum bersepeda pastikan kita mengenal rute yang akan kita lalui. Misalnya jarak tempuh, dominan tanjakan atau turunan, kondisi jalan mulus, berlubang atau banyak tanggul/polisi tidur. Sampai area padat yang cukup rawan terkait keselamatan dan keamanan. Ini yang saya lakukan, bahkan saya setting rute via google maps arah mana yang mau saya lewati.

Saat bersepeda, kita juga dituntut agar mematuhi peraturan lalu lintas. Ingat ya, sepeda HARUS mengikuti isyarat lampu merah atau rambu-rambu lalulintas lainnya, jangan dihiraukan karena bisa berbahaya bagi kita dan orang lain. Prinsip sederhananya adalah, tidak membuat diri kita celaka dan tidak membuat orang lain celaka atas apa yang kita lakukan saat bersepeda.

Mas Azwar Hadi Kusuma, menambahkan apa saja yang JANGAN dilakukan saat kita bersepeda. Pertama sengaja menarik sepeda dengan kendaraan bermotor dengan kecepatan yang membahayakan diri sendri maupun orang lain.

Nahh saya pernah/sering lihat aksi membahayakan ini dilakukan oleh beberapa orang, kalau memang sudah lelah, kita diboncengin aja dimotor, sepedanya bisa dipegang pakai tangan kalau memungkinkan ya digendong/dipangku. Atau kalau memang terpaksa, pesan taksi online unutk pulang kerumah.

Kalau memang tidak ada boncengan sepeda, jangan mengangkut penumpang. Kalian pasti belum pernah ngelihat orang yang jempol kakinya masuk ke jari-jari sepeda. Ngilu tauuk.

Tips naik sepeda aman untuk pemula di masa pandemi dari Mas Azwar lainnya adalah, JANGAN menggunakan atau mengoperasikan perangkat elektronik saat bersepeda, seperti handphone, kamera bahkan mendengarkan musik dengan volume yang cukup keras bisa berbahaya.

Dan JANGAN pernah berfikiran untuk bersepeda sambil menggunakan payung, kalau ini saya belum pernah lihat. Kalau beneran ada, mungkin beliau sering pakai sepeda statis di gym yang udara sejuk. Jadi pas sepedaan diluar takut kulit menjadi gelap. Baahhh…!!

Usahakan untuk JANGAN berdampingan atau berada disisi kendaraan lain saat bersepeda, baik itu motor ataupun mobil. Dan JANGAN pula berkendara dengan berjajar lebih dari 2 sepeda. Malah kalau menurut saya, cukup 1 berjajar kebelakang agar lebih aman.

Lagian mau ngapain juga berjajar 2 atau 3 sepeda? Mau ngegosip ditengah jalan? Inget bung ini dijalan umum, bukan mau karnaval tujuh belasan.

Intinya bersepeda itu baik, dan kalau melakukannya dengan benar maka bersepeda tidak akan membuat tubuh kita sakit. Artikel tips naik sepeda aman untuk pemula di masa pandemi ini bisa dijadikan acuan awal agar kita aman dan nyaman saat bersepeda.

Teruslah mengayuh, karena disetiap kayuhanmu, maka akan kau dapati pelajaran hidup yang baru. –satto raji-


Read More

Indomobil Finance Indonesia, Rayakan 27 Tahun Dengan IMFI Online Expo 2020

Minggu, 01 November 2020

Tidak ada komentar

Pandemi memaksa semua sektor untuk berubah dengan cepat. Menyusun strategi baru untuk bisa bertahan dan berkembang menyesuaikan keadaan. Tidak terkecuali disektor pembiayaan otomotif.

Salah satu perubahan yang terjadi adalah Expo atau pameran secara online, seperti yang dilakukan oleh Indomobil Finance Indonesia. Perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1993 ini berinisiatif mengadakan pameran virtual bertajuk, IMFI Online Expo 2020, yang diselenggarakan dari tanggal 27 Oktober sampai 27 November 2020.


Indomobil Finance Indonesia (IMFI) bergerak dibidang pembiayaan motor, mobil, alat berat, kendaraan komersil, mesin, properti, micro financing sampai multiguna yang bisa digunakan untuk membeli gadget atau kebutuhan tersier kita.

Mayoritas sahamnya (99.91%) dimiliki oleh Indomobil Group. Dan saat ini sudah memilik 238 kantor cabang diseluruh Indonesia. 

Nah di tahun ke-27 IMFI, mereka mengadakan expo online dengan tema A Better New Normal. Agar bisa tetap memberikan pelayanan yang prima bagi costumer mereka, walau dalam masa pandemic berkepanjangan seperti sekarang ini.

"Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di tengah masyarakat yang kemudian dapat membantu pemerintah dalam hal percepatan pemulihan ekonomi nasional.” Ujar  Gunawan Effendi, Vice Chairman of Executive Board IMFI.

Semua produk dari IMFI selama expo bisa diakses melalui www.onlineexpo.indomobilfinance.com dan tentunya karena ini acara ulang tahun, gak seru kalau nggak ada program-program kejutan dari IMFI dong? Sabar, saya bakal kasih tahu apa aja promo di IMFI Online Expo 2020 kali ini.

Pertama adalah Bunga mulai dari 2,7% serta diskon tambahan pada beberapa merek untuk pembiayaan mobil baru, lalu ada bunga rendah untuk pembiayaan sepeda motor.

Disektor properti ada bebas angsuran hingga 6 bulan dan bunga pasti sepanjang 20 tahun. Wahh biasanya paling lama 15 tahun nih untuk properti. Luar biasa dan dipastikan bunganya Flat, OMG menggoda sekali

Lalu ada Bunga 2,7% dan pembayaran angsuran 3 bulan kemudian untuk pembiayaan kendaraan niaga dan bunga 0% untuk pembiayaan alat berat. Waaaww, ini cocok banget untuk para pengusaha yang sedang menambahkan aset disektro transportasi mereka.

Dan ada bonus menarik untuk pengajuan pembiayaan usaha mikro, kemudian khusus untuk PNS, Tenaga Media, BUMN dan BUMD ada uang muka terjangkau untuk pembiayaan syariah.


Indomobil Finance Indonesia

Yang menarik, kalau diperhatikan secara seksama, angka 27 begitu mendominasi event IMFI Online Expo 2020. Pertama, eventnya dari tanggal 27 Oktober sd 27 November 2020. Bunga 2.7 persen, lalu ada target 27ribu pengunjung yang diharapkan hadir di IMFI online Expo 2020 dan target total pembiayaan sebesar 27 Milyar rupiah.

Terakhir adalah 270 siswa sekolah dasar, heehh tunggu dulu, ini maksudnya apa?

Oh, iya saya lupa kasih tau, diperayaan hari jadi IMFI tahun ini, mereka juga mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan yang merupakan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

Bentuk CSR IMFI tahun ini adalah,  memberikan bantuan berupa smartphone dan kuota internet selama 3 bulan. Bantuan ini diberikan kepada 270 siswa SD kurang mampu yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menunjang proses pembelajaran jarak jauh secara daring.

Kita tentu sudah pernah membaca berita, bahwa masih ada saudara-saudara kita yang terhambat saat menjalai pembelajaran jarak jauh dikarenakan tidak mempunyai perangkat yang mumpuni. Bahkan dibeberapa daerah, ada pengajar yang rela menghampiri siswanya dari rumah kerumah, karena tahu siswanya kesulitan dengan pembelajaran di masa pandemi kali ini.

Selamat ulang tahun IMFI, semoga sukses dan dapat memberikan pelayanan pembiayan yang membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka.  

Kiri-kanan:Ronny Lysus (Penanggung Jawab IMFI Online Expo 2020), Maureen Oktarita ( Penanggung Jawab Kegiatan Ulang Tahun IMFI yang ke-27 Tahun), Gunawan Effendi (Vice Chairman of Executive Board Indomobil Finance Indonesia)

Read More

Tips Kebelet Pipis di Tengah Jalan, Jangan Pipis Sembarangan

Rabu, 23 September 2020

Tidak ada komentar
Jangan pipis sembarangan? Emang kenapa? Hhhhm kalau masih ada yang tanya kaya gini sih aneh aja yak. Antara pura-pura gak tau efek pipis sembarangan atau gak tau malu kalau dia sering pipis sembarangan. Kalian masih inget kapan terakhir kali pipis sembarangan? Kalau masih inget kebangetan banget deh.

Kalau pertama kali pipis sembarangan, gw yakin jawabannya waktu kecil. Inget gak kalau kita lagi kebelet pipis, orang tua langsung ngarahin ke selokan terdekat. Bener kan? Kalau gw sih gitu yak, tapi pas udah masuk TK gw paling gak bisa pipis ditempat terbuka. Udah malu gitu.

Jangan Pipis Sembarangan
Foto hanya illustrasi, bukan lagi ngintipin orang pipis

Jangankan di tempat terbuka, waktu di sekolah dasar ada ekstrakulikuler berenang, gw harus keluar kolam buat pipis. Bukannya sok bersih karena (sebenarnya) gw itu orang yang sembrono, tapi gw berasa risih aja. Ya masa pipis di kolam renang? Ada sih beberapa temen yang kaya gitu, tapi itu bukan gw.

Jadi budaya pipis sembarangan itu udah ada dari sejak dulu kala, tanpa kita sadari. Sayangnya saat kita dewasa, budaya pipis sembarangan ini masih terbawa. Dan semakin dewasa semakin gak tau malu buat pipis sembarangan.

Bukan mendiskreditkan satu pekerjaan, tapi yang sering gw lihat pipis sembarangan adalah para pengemudi. Baik kendaraan pribadi, angkot, bis, taksi konvensional, taksi online sampai ke ojol. Pokoknya yang sebagian besar hidupnya di jalan raya deh. 
Tidak semua, tapi pekerjaan mereka membuat kemungkinan untuk pipis sembarangan semakin besar.

Selama 3 tahun gw pernah kok jadi driver taksi konvensional dan online, jadi gw tahu tuh kalau temen-temen driver lagi nunggu penumpang atau ditengah jalan kebelet pipis, mau gak mau mencari pohon atau tembok terdekat. Udah hal yang biasa bagi sebagian orang, daripada sakit menahan pipis.

Antara emang kita yang cuek aja kalau pipis sembarangan sama kurangnya fasilitas MCK umum yang ada di kota besar seperti Jakarta.

Tapi sebuah pencapaian buat gw adalah, sekebelet apapun gw, sepanjang ingatan, gak pernah pipis sembarangan. Kalau lagi nyetir kebelet pipis, gw langsung mikir dimana pom bensin terdekat, minimarket atau masjid/musholla ngepasin waktu shalat.

Mending ikhlasin beberapa rupiah untuk kebersihan MCK, ketimbang gw harus pipis sembarangan.

Gw punya pengalaman yang mungkin bisa kasih ide kalau kita bener-bener kebelet pipis. Yaitu, kalau kondisi memungkinkan kalian bisa masuk ke hotel, kalau perlu hotel bintang 4. Keren gak? Masuk hotel cuma mau buang hajat.

Memungkinkan maksud gw adalah kita berpakaian rapih, minimal bersepatu. Kalau ditanya sama security hotel atau penjaga pintu, bilang aja.

“Mau ketemu orang di lobby..” Jamin mereka gak akan banyak tanya. Dan berhasil kok, gw pernah lagi bawa mobil dan tiba-tiba kebelet gak cuma pipis tapi BAB, beeuhh pucetnya luar biasa muka gw. Langsung arahkan mobil masuk parkiran hotel, parkir basement, naik lift ke lobby, percaya diri tanya ke security lokasi toilet cuss menuju, lega akhirnya bisa terlampiaskan. Cara ini gak cuma sekali atau dua kali gw lakukan, udah sering, hahahaha.

Sebenarnya masalah pipis sembarangan ini jadi permasalahan hampir setiap kota besar di Indonesia. Kesadaran masyarakat kita masih kurang, harusnya dengan budaya sopan santun yang selalu kita banggakan, pipis sembarangan bukan sebuah pilihan.

Karena pipis sembarangan sudah keluar dari budaya sopan santun, apalagi dari aspek kebersihan. Aromanya itu mengganggu banget Braii, kebayangkan kalau kita lagi asik jalan melewati sebuah halte, lalu duduk menunggu bis datang sambil ditemani semerbak bau pesing yang “menggoda”. Menggoda perut yang tiba-tiba berasa mual ingin muntah.

Padahal ya, setiap kota sudah mempunyai aturan jelas yang mengatur agar kebersihan kota tetap terjaga, tidak hanya dari kebersihan sampah tapi juga masalah buang hajat. Contoh,

Jakarta punya Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (“Perda DKI Jakarta 8/2007”) dan Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 221 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (“Pergub DKI Jakarta 221/2009”).

Selain itu dalam Pergub DKI Jakarta 221/2009 juga diatur bahwa dilarang membuang air besar dan/atau kecil di jalan, jalur hijau, taman, sungai dan saluran air. Perbuatan tersebut dikategorikan sebagai salah satu tindak pidana pelanggaran dan/atau kejahatan terhadap tertib lingkungan.

Braii ini peraturan udah ada dari 11 tahun lalu, dan jujur gw baru tau sih, hahahaha, tapi walaupun gak ada peraturan inipun gw berfikir ribuan kali untuk pipis sembarangan.

Kota Bandung juga punya peraturan, mengenai buang air kecil sembarangan pada Pasal 37 huruf j Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 3 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (“Perda Bandung 3/2005”) berbunyi:

“Dalam rangka mewujudkan ketertiban di daerah milik jalan, fasilitas umum dan jalur hijau di Daerah, setiap Orang, Badan Hukum dan/atau Perkumpulan, dilarang:”

a.

b…

j. buang air besar (hajat besar) dan hajat kecil di jalan, jalur hijau, taman, selokan, tempat umum kecuali di MCK;

Dst.

Permasalahannya menurut gw adalah, seberapapun beratnya sangsi, kalau kesadarannya blum ada gak akan peduli. Plus ditambah fasilitas yang memadai.

Kalau kita susah cari MCK umum atau sekalipun ada MCK tapi tidak nyaman, siap-siap saja serangan bau pesing menyengat di fasilitas umum akan tetap berlanjut. 
Jadi semuanya memang harus bersinergi, peraturannya tegas, masyarakatnya sadar dan fasilitasnya dibenahi, gw yakin bisa berhasil.

Atas dasar kegelisahan itulah, maka beberapa hari lalu gw ikut social campaign #JanganPipisSembarangan. Intinya ingin mengajak semua masyarakat untuk berpikir dan mengupayakan bagaimana caranya agar lebih banyak orang yang tahu bahwa kencing/pipis sembarangan itu merugikan banyak pihak.

Kalau saja semua sudut kota nyaman tanpa bau pesing, pasti makin banyak wisatawan yang betah

Karena itulah, sebuah Komunitas Jangan Pipis Sembarangan (JPS), akhirnya dibentuk di kota Bandung pada pertengahan tahun 2020. Tujuannya ingin mengajak seluruh warga untuk peduli pada lingkungan sekitar. Karena kami yakin, semua manusia berhak mendapatkan udara segar, tanpa aroma pesing.

Sebagai langkah awal berdirinya Komunitas ini, Founder Komunitas Jangan Pipis Sembarangan – Kang Ivan Nisero- melaunching sebuah single lagu yang akhirnya dijadikan jingle dari Komunitas JPS. Lagu yang berjudul Jangan Pipis Sembarangan ini mengandung lirik berupa ajakan agar orang tidak pipis sembarangan.

Lagu bergenre reggae ini langsung nyantol dikuping gw, apalagi liriknya yang simpel. Baru sekali denger langsung bisa nyanyi bareng.

Jadi Braii, Pliss #JanganPipisSembarangan, perasaan lo disembarangin sama mantan kan gak enak ya? Apalagi orang lain yang disembarangin sama aroma pipis lo? Mikirr..!!. Mari kita berdoa agar dijauhkan dari rasa kebelet pipis atau BAB, disaat jauh dari toilet.

Media Sosial Komunitas Jangan Pipis Sembarangan:
twitter: @KomunitasJPS
fanspage: komunitasJPG



Read More

75 Tahun Indonesia Merdeka, Berkaca Dari Kerusuhan Ambon 1999

Minggu, 06 September 2020

Tidak ada komentar
Indonesia baru 75 tahun, kok baru? Iya baru, untuk umur sebuah negara. Apalagi kalau dibandingin sama bokap mertua gw yang umurnya lebih tua dari Indonesia. Jadi kalau masih banyak yang perlu dibenahi wajar aja. Dan kalau ada yang masih coba memecah belah Indonesia juga masih wajar, karena Indonesia begitu kaya atau bisa jadi karena masih ada negara lain yang punya dendam sama kita.



Kenapa tiba-tiba gw nulis tentang Kemerdekaan RI, ya suka-suka gw lah, ini kan blog gw dan mulai saat ini, melalui tulisan ini gw mau bikin kanal baru yaitu CELOTEHAN. Kanal yang berisi tulisan ngasal tapi gak asal, ceplos ceplas tapi gak bablas. Pokoknya lebih mirip diary jaman gw SMA lahh.

Yesss gw udah punya buku diary dari jaman SMA (pliiss jangan di bully) dan parahnya, beberapa minggu lalu gak sengaja nemuin lagi, and apesnya dibaca sama bokin (teman hidup) Gw. Hahahahaha, walau udah pernah baca, tapi begitu baca lagi, tetap aja bokin senewen dan gw merasa gelisah (geli-geli basah) haayaahhh.

Tapi beneran tulisan jaman SMA itu menggelikan sekali..

Waiitt, kita kan mau bahas 75 tahun Indonesia, kenapa jadi bahas masa SMA sih. Oke Masalah SMA gw bahas nanti, kalau artikel ini udah di share lebih dari 10 orang di twitter, karena ini artikel penting buat persatuan bangsa dan negara.

Jadi begini, kemarin gw lihat berita bahwa ada laporan dari Pentagon kalau Indonesia bakalan dijadiin pangakalan perang sama China. Haaahhh serius..? atau Cuma bacot aja?. Jujur pas baca beritanya gw ketawa sambil tersenyum simpul sambil mainin iket rambut.. heeehh?

Jujur nih, Amerika itu udah sensi atau bisa dibilang ketar-ketir sama China dari tahun 98, kok gw bisa tau?

Berawal saat gw dikasih pinjem buku tentang kerusuhan di Ambon. Buku ini ditulis oleh Almarhum pensiunan aparat berpangkat BrigJen, beliau menganalisa kejadian yang membikin kota Ambon terluka sangat dalam. Isu konflik agama pecah di Ambon karena didalangi oleh pihak asing, setidak itu penuturan beliau yang saat kerusuhan sedang menikmati masa pensiun di kota kelahirannya Ambon.

Ohh ya, buku yang gw baca gak ada di penerbit komersil. Beliau menulis sendiri, menyebarkan sendiri sebagai tanggung jawab moral kepada tanah kelahirannya, kota Ambon. Selain itu beliau ingin meluruskan opini saat aparat di fitnah mendukung salah satu pihak saat kerusuhan Ambon. Nyatanya, itu tidak terbukti.

Kerusuhan Ambon itu tahun 1999, kita mundur 1 tahun kebelakang yaitu tahun 1998. Indonesia dilanda kerusuhan, diawali krisis ekonomi, yang ujung-ujungnya terjadi kerusuhan besar dengan isu rasialis di Ibukota dan beberapa kota besar lainnya.

Sistem ekonomi lumpuh, sistem politik hancur, sistem keamanan porak poranda. Positifnya, rezim 32 tahun tumbang, walau banyak korban harta dan nyawa karena tragedi 1998.

Menurut analisa penulis, kejadian 1998 itu settingan dari negara adikuasa, siapa itu? Pasti tau dong? Negara besar itu, lewat Goerge Soros diminta (entah gimana caranya, gw gak tau ilmu ekonomi) untuk membuat Indonesia limbung secara ekonomi, sehingga tidak konsentrasi dalam menjaga ketahanan politik dalam negerinya.

Dan ini berhasil, buktinya Timor-Timur lepas dari pangkuan ibu pertiwi. Hmmmm kok tiba-tiba lompat ke Timor-Timur sik? Trus kepentingan negara adikuasa itu apa?

Nahh ini menarik banget, sebuah analisa puluhan tahun lalu tapi terkait dengan keadaan sekarang. Perang dagang antara China dan Amerika sebagai negara adikuasa, yahh gw sebut juga nama negaranya, bodo ahh.
Nggak Cuma perang dagang, pentagon udah mulai menghembuskan isu, China bakal bikin pangkalan militer di wilayah ASEAN salah satu negara bidikannya adalah Indonesia. Tujuannya apa? ya tentu agar sentimen negatif terkait China tetap tumbuh.

Amerika tidak mau sendirian, bagi sebagian kelompok masyarakat di Indonesia, sudah punya sentimen negatif terkait dukungannya terhadap Israel yang menduduki wilayah Palestina.

Sebenarnya menurut penulis, Amerika sudah khawatir akan kedigdayaan China dari tahun 1998 Brai, China adalah raksasa muda di Asia. 

Kita semua tahu mimpi Amerika untuk jadi polisi dunia. Salah satu caranya membangun pangkalan militer di negara yang menurut mereka strategis. Sekaligus menjadi benteng awal dari serangan musuh sebelum bisa masuk ke negara mereka.

Pernah denger cerita saat jepang menghancurkan Pearl Harbour?, Mereka trauma sama kejadian tersebut.

Untuk mencegah kejadian berulang, Amerika membuat pangkalan militer (kalau gak salah disebut Armada VII) dikawasan Asia yaitu di Filipina. Tapi masalahnya, Filipina pada tahun 1991 gak mau memperpanjang kontrak dengan Amerika untuk penempatan pangkalan militer mereka, kenapa? Bukannya menolak dollar dari Amerika, tapi karena di tahun 1998 sudah terdengar kabar China berhasil membuat rudal jarak jauh yang bisa menghantam Filipina secara langsung.

Amerika pun waspada dan Filipina gak mau ambil resiko, kalau beneran terjadi perang, habislah mereka jadi lapangan pertempuran China dan Amerika.

Mau tidak mau, Amerika harus angkat kaki dari Filipina dan mencari lokasi strategis baru untuk menempatkan pangkalan militer mereka. Tujuannya untuk menahan serangan China lebih awal, kalau-kalau perang benar terjadi. Sekali lagi ini baru kalau.

Indonesia jadi target pengganti Filipina, tapi politik bebas aktif kita, tidak memungkinkan itu terjadi. Amerika masih punya cara lain. Salah dua caranya, pertama melalu ekonomi, kedua lewat politik. Lewat ekonomi dengan membuat goyang Indonesia, secara politik dengan cara, sedikit demi sedikit “memecah” kepulauan Indonesia.

Target mereka adalah, Timor-Timur, Ambon dan Papua. Timor-Timur sudah berhasil mereka pecah lewat referendum, target selanjutnya adalah Ambon, kemudian Papua.

Dalam pemikiran mereka, membebaskan Papua adalah hal yang mudah karena rezim 32 tahun sudah memperlakukan saudara-saudara kita secara semena-mena, kalau Ambon (MALUKU) berhasil lepas, mereka akan mudah masuk ke Papua. 
Jadi medio 1998-1999 target awal mereka adalah Timor-Timur dan Ambon.

Nyatanya, Saudara-saudara kita di Ambon lebih pintar, lebih cerdas ketimbang propaganda pihak asing. Seluruh elemen bangsa ikut turun tangan dalam kasus Ambon. Tidak ada yang saling menyalahkan satu sama lain, semua berusaha mencari titik tengah untuk mendamaikan masyarakat Ambon. Kalau tidak salah, pak Jusuf Kalla ikut turun tangan dalam kasus Ambon.

Walau prosesnya butuh waktu lama memulihkan keadaan ekonomi dan budaya, tapi saudara-saudara kita di Ambon berhasil melewati cobaan terberat mereka.

Kini, berdasarkan cerita temen gw yang orang Ambon, saat mereka ketemu satu sama lain, terus gak sengaja ngebahas tahun 1999, tanggapan mereka sama. “kok bisa ya? Kita bertikai karena apa ya?” Karena memang kerusuhan itu pecah tiba-tiba dan menjadi besar tanpa di sadari apa pemicunya secara jelas oleh saudara-saudara kita di Ambon kala itu.

Gara-gara baca buku ini, gw jadi penasaran kenapa Amerika ngebet banget memainkan propaganda untuk memecah belah bangsa kita. Ini benaran dipecah dalam arti sesungguhnya loh ya..

Coba kalian tengok peta dibawah dan kalian akan paham kenapa banyak kekuatan asing yang ingin bermain diwilayah tersebut. Ketika Timor-Timur, Ambon kemudian Papua terpisah dari kita, area laut diantara ketiga pulau tersebut tentunya bukan lagi wilayah Indonesia dong.

Bayangin kalau Maluku dan Papua berhasil dilepas sama pihak asing? Mereka bisa seenaknya wara-wari perairan Maluku, Papua tanpa harus ijin ke Indonesia. Bahkan bisa jadi, mereka akan menempatkan kapal induknya di perairan tersebut

Amerika tentu akan lebih mudah mendekati ke negara-negara baru itu dengan berbagai cara, misalnya melalui ekonomi. Kalau cara ini berhasil maka Amerika punya kesempatan lebih besar menaruh pangkalan perang di 3 negara baru tersebut, ketimbang harus minta ijin dulu ke Indonesia. Pinter yak strateginya? 

Setidaknya, kalau benar Amerika dan China berperang dan Amerika butuh bantuan ke Australia sebagai sekutu mereka, dengan mudah bala bantuannya melintas melewati perariran laut yang sudah bukan menjadi teritorial Indonesia lagi.

Jadi perairan laut antara Timor-Timur, Ambon (kepulauan Maluku) dan Papua adalah wilayah strategis untuk pertahanan dan strategi perang Amerika. Untuk mengumpulkan pasukan, mencegat serangan China sebelum sampai ke Amerika atau untuk strategi melarikan diri jika terdesak oleh China.

Walau gagal “mengacak-ngacak” Ambon agar menjadi seperti Timor-Timur, Amerika masih bernafas lega karena Filipina tahun 1999 kembali mau diajak bekerjasama.

Setelah membaca halaman awal dari buku ini gw punya gambaran, bagaimana Indonesia diacak-acak. untuk memecah wilayah nusantara, Amerika tahu mereka gak mungkin perang dengan Indonesia untuk memerdekakan Timor-Timur, Ambon dan Papua.

Cara yang mereka lakukan adalah dengan isu HAM. Kenapa? Dengan isu HAM, mereka bebas masuk membawa nama dewan keamanan PBB. Kemudian mereka akan membuat laporan sedemikian rupa bahwa sudah terjadi pelanggaran HAM berat di tiga wilayah incaran mereka itu.

Langkah berikutnya mereka akan mengusulkan referendum yang harapannya 3 wilayah itu bisa terpisah dari Indonesia. Dan strategi ini berhasil melepaskan Timor-Timur dari Indonesia.

Gw sujud syukur saat baca buku ini Ambon dan Papua masih tetap bersama ibu pertiwi. Tahu gak isu apa propaganda di Ambon menurut buku ini? Mereka bilang ada 8000 saudara-saudara Nasrani kita dibunuh oleh saudara-saudara muslim Ambon. 

Kenyataannya, tidak ada bukti pembunuhan masal itu. Walaupun kalau ditanya, emangnya Amerika yang propaganda di Ambon? Dibuku inipun gak ditampikan bukti fisiknya, tapi hanya analisa yang sangat masuk akal.

Memang ada korban jiwa di kedua belah pihak dengan jumlahnya yang tidak sedikit, mungkin mencapai ratusan. Dan yang bikin sedih, korbannya bukan karena saling tikam antara masyarakat yang tidak paham apa terjadi, tapi ada yang sengaja dibunuh oleh pihak pembuat propaganda untuk mengadu domba masyarakat Ambon dan mencuri perhatian dunia terkait pelanggaran HAM berat. Informasi ini saya sarikan dari buku tersebut.

75 tahun Indonesia merdeka dan yang masih sering coba di “ganggu” adalah Papua. Gw bisa paham dan memaklumi, luka 32 tahun diperlakukan tidak adil oleh rezim pasti masih membekas di benak saudara-saudara kita, Penulis buku paham betul akan hal itu.

Beliau menulis, setelah lulus dari Seskoad langsung ditugaskan di Papua. Dan setelah itu pindah ke Jawa Barat. Dilain kesempatan beliau meminta untuk ditugaskan kembali ke Papua, yang langsung di setujui, kenapa?

Karena pada masa itu tidak akan ada perwira yang dengan kemauannya sendiri bertugas di Papua, tapi beliau melakukannya sampai 3 periode, terakhir pada tahun 1993, Beliau juga pernah menjadi Korem 174.

Cukup aneh kan, Papua, daerah yang kala itu (konon) saat malam hari warna keemasannya akan terlihat dari lautan harusnya menjadi daerah makmur dan kaya tapi kenapa tidak banyak perwira yang mengajukan diri untuk bertugas disana?

Kalau menurut saya, selain sarat konflik, Papua kala itu menjadi anak tiri bangsa ini. Kurangnya pembangunan infrastruktur, minimnya perhatian pemerintah pusat menjadikan daerah kaya ini seperti terbelakang. Bayangkan saat bertugas di papua, beliau sering menjadi tempat curhat generasi muda Papua, yang sudah mulai gerah.

Salah satu curhatan orang muda Papua kala itu bahwa tidak mungkin ada orang Papua bisa menjadi PNS di luar Papua. Tapi mereka (di Papua) malah dipaksa untuk menerima orang-orang jawa (luar Papua) untuk menjadi PNS di bumi cenderawasih. Gw dengernya sih kesel yaak.

Kini tugas berat ada di tangan pemerintah, bagaimana memperlalukan saudara-saudara kita lebih baik. Mulai dari ekonomi, politik, pendidikan dan budaya. Memberikan kesempatan yang sama bagi putra-putri Papua untuk bisa berkontribusi bagi bangsa ini.

Tidak menjadikan tanah Papua sebagai sapi perahan bagi sebagian pihak. Sudah saatnya kekayaan alam Papua dinikmati oleh saudara-saudara kita disana secara mandiri dibawah bendera NKRI. Dan saya yakin seluruh elemen bangsa Indonesia hari ini, berusaha agar Papua makin sejahtera dan mendapatkan hak atas kekayaan alam mereka.

75 Tahun Indonesia, percayalah masih banyak pihak asing yang akan memanfaatkan, mencari peluang untuk mengacak-ngacak bangsa ini. Tugas kita bersama untuk tetap menjaga kesatuan NKRI dengan saling menghargai dengan perbedaan budaya yang kita miliki.

Mulai menghargai minoritas tanpa memaksakan keinginan pihak mayoritas bisa menjadi langkah awal saling menghargai. Karena mengikuti seluruh kemauan mayoritas dan membuat minoritas merasa tertekan itu bukan saling menghargai juga bukan demokrasi tapi itu bentuk baru tirani.

Mari kita jaga keutuhan bangsa ini, biarkan saja riuh kisruh politik di kalangan elit, yang penting kita rakyat di akar rumput jangan terpancing untuk saling “menyakiti” satu sama lain. Indonesia adalah tanah ajaib, orang bilang, tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman, lirik lagu Koes Plus sudah menggambarkannya.

Kalau ngomongin Indonesia sekaya apa, gw sempat pernah dengar cerita dari seseorang (sebut saja Om K) yang pada tahun 1970an bekerja untuk perusahaan luar negeri (gw lupa bergerak dibidang apa dan dari negara mana). Tugas dia adalah mengambil foto udara seluruh wilayah Indonesia.

Om K cerita, setiap minggu kerjaannya bolak-balik foto udara mulai dari Aceh sampai Papua. Dan menurut beliau, Papua tidak hanya emas dan tembaga, tapi punya kandungan uranium salah satu yang terbaik didunia. Beliau sempat menyesal, “telah menjual Indonesia” tentunya secara tidak langsung.

Itu baru di Papua, kandungan minyak kita pun sangat banyak dan tersebar di antero negeri. Sayangnya gw udah gak ketemu sama om K untuk bisa tau cerita secara detil.

Penutupnya kurang lebih gw bakal bilang, jangan langsung terprovokasi untuk membenci China atau Amerika. Karena mereka berdua mempunyai banyak kepentingan di Indonesia. Kita gak tau rencana apalagi yang akan raksasa dunia (Amerika) dan raksasa muda (China) lakukan untuk Indonesia. Mulai dari minjemin duit sampai ngobok-ngobok politik Indonesia, bisa saja mereka lakukan.

75 Tahun Indonesia Merdeka, yang harus kita perbuat adalah memanfaatkan kesempatan ini untuk bersatu dan mengembangkan semua sumber daya alam untuk kekayaan kita bersama sebagai sebuah bangsa yang merdeka. SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA...!!! 
.
Read More

Minggu Pagi Sambangi Siliwangi Bolu Kukus di Kota Serang

Kamis, 30 Juli 2020

Tidak ada komentar
Sesederhana apapun tindakan yang kita lakukan, minimal harus ada alasannya. Supaya punya tujuan dan semangat menjalani hal itu. Seperti halnya saat saya di minta hadir ke pembukaan toko resmi Siliwangi Bolu Kukus di Kota Serang oleh sahabat kami Bang Aswi. Dengan beberapa alasan kuat kami bersedia hadir, kami? Yeepp saya datang bersama pasangan sejiwa @wardahfajri dan tim nggas bareng mbak @daffana.

Bersama para direktur Siliwangi Bolu Kukus
Para penikmat bolu

Jarak dari rumah kami ke toko Siliwangi Bolu Kukus di Kota Serang yang berada di Jl. Raya Serang Jakarta KM.4, Ruko Milenium No.10, Kel. Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten (samping terminal Pakupatan Serang) kurang lebih 75km. Atau beda tipis jaraknya dari Kota Bandung ke Garut. Beruntung akses tol mempersingkat perjalanan kami pagi itu, 1 jam lebih 10 menit sudah sampai ke lokasi.

Ngomongin alasan, selain diundang oleh seorang sahabat yang jarang-jarang bisa bertemu terlebih di masa pandemi, alasan lainnya adalah, Serang atau Banten adalah tanah leluhur @wardahfajri. Perempuan ini selalu tegas bilang kalau dia orang Banten, karena memang orang tua aseli Banten, dia lahir di Banten dan kini tinggal di tanah Banten. Jadi semua hal tentang Banten akan jadi nilai tersendiri bagi kami.

Kota Serang berada di bawah kesultanan islam Banten, dan dijadikan ibukota Banten sejak 494 tahun lalu. Woooww hampir setengah abad umur Serang Braii. Karena pengaruh kesultanan islam yang kuat nggak heran kalau di kota ini banyak situs wisata islam. Bahkan pemerintah daerah mengkampanyekan bahwa Serang adalah kota wisata religi.

Salah satu situs yang pernah saya kunjungi adalah situs keraton Kaibon, baru melihat satu situs, saya sudah bisa membayangkan kebudayaan 400 tahun lalu di tanah Serang.

Wisata religi di kota Serang memang jadi andalan, tiap tahun ada 6 juta wisatawan domestik dan mulai tahun ini mulai mengejar target wisatawan dari Internasional.

Tampak depan toko resmi Siliwangi Bolu Kukus di Serang

Alasan kedua adalah nama brand Siliwangi Bolu Kukus. Kata Siliwangi membuat saya ingin tahu lebih lanjut tentang brand ini, dan ternyata penamaan Siliwangi bukan untuk gagah-gahahan saja tapi memang untuk identitas brand bahwa ini adalah ciri khas (panganan) daerah Pasundan.

Pasundan? Memangnya Banten masuk pasundan? Ini alasan berikutnya kenapa saya tertarik hadir.

Kesultanan Islam Banten punya hubungan erat dengan raja Pasundan Prabu Siliwangi. Dari literasi yang sempat saya baca dari laman facebook babad tanah Banten. Ayah dari raja pertama Kesultanan Islam Banten Sultan Maulana Yusuf adalah Anak dari Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati yang beribukan Rara Santang anak dari Prabu Siliwangi.

Tidak sampai di sana, Ibu dari Sultan Maulana Yusuf (Nyai Kawunganten) ternyata juga punya hubungan kekerabatan dengan Prabu Siliwangi. Nyai Kawunganten mempunyai Ayah bernama Surosowan anak dari Prabu Siliwangi.

Lohh kok bisa sama-sama dari Prabu Siliwangi? Ini sangat memungkinkan, dari literasi tersebut saya mengetahui bahwa Prabu Siliwangi mempunyai lebih dari satu Istri atau permaisuri dan hal seperti ini sudah lumrah di masa kerajaan seantero nusantara.

Jadi hadirnya toko Siliwangi Bolu Kukus di Serang sedikit banyak mempunyai kaitan cerita sejarah, seakan ingin menyatukan simpul-simpul sejarah peninggalan Prabu Siliwangi. Setidaknya ini alasan lain bagi saya untuk hadir.

karyawan menggunakan APD lengkap
Para pegawai Siliwangi Bolu Kukus menggunakan APD lengkap saat melayani para pelanggan

Siliwangi Bolu Kukus di Kota Serang

Bukan mencari cucokologi, tapi penuturan saya diatas kurang lebih sama dengan pemaparan Muhammad Faizal selaku Direktur CV Boga Karya Siliwangi yang mengatakan, "Store PP adalah store resmi ke-5 Siliwangi Bolu Kukus yang telah tersebar lebih dahulu hadir di Bogor, Bandung, dan Cibinong. Ini adalah salah satu upaya kami untuk terus berkarya dalam bingkai pelestarian khasanah makanan nusantara khususnya di Bumi Pasundan."

Siliwangi Bolu Kukus ingin menjadi pelestari khasanah makanan nusantara khususnya di tanah Pasundan. Lagi-lagi dari literasi yang saya baca, wilayah kerajaan Pasundan yang berpusat di Pakuan (Bogor) sangat luas, mulai dari Pesisir Banten, Cirebon dan sebagian kecil Jawa Tengah. Bahkan Jakarta diyakini juga ada pengaruh kerajaan Pasundan, setidaknya terlihat dari penamaan pelabuhan Sunda Kelapa.

Tidak heran, Siliwangi Bolu Kukus yang berpusat di Bogor ini sedikit-demi sedikit fokus meresmikan toko di beberapa titik daerah Pasundan. Selain toko pertama mereka berdiri di Stasiun Bogor, pusat semua pengolahan Siliwangi Bolu Kukus juga berada di Bogor, tidak jauh dari stasiun Baranangsiang.

Pengolahan Siliwangi Bolu Kukus hampir keseluruhannya menggunakan mesin, mengurangi sentuhan tangan manusia agar lebih higienis. Untuk memasukkan bolu yang sudah jadi kedalam kemasannya saja menggunakan mesin, tanpa disentuh oleh para pekerja.

Setidaknya sudah ada 12 Varian diproduksi Siliwangi Bolu Kukus yang bisa dinikmati pecinta kuliner. Lalu juga ada 2 varian yang baru (Martabak Kacang dan Talas Oren) yang di perkenalkan pada bulan Juli 2020 ini, Sementara 1 varian Jeruk Garut akan segera diluncurkan kepasaran oleh produsen bolu yang mempunyai karyawan kurang lebih 200an pekerja ini.

pengunjung dalam toko dibatasi
Pengunjung yang masuk toko di batasi jumlahnya

Minggu pagi jam 09.00WIB di pelataran toko resmi Siliwangi Bolu Kukus sudah ada puluhan pelanggan yang berdiri mengantri dengan saling menjaga jarak. Berdiri rapi sesuai tanda yang diberikan panitia, menggunakan masker dan cuci tangan saat masuk ke toko. Sebelum memasuki jalur antrian, alas kaki/bagian kaki para pengunjung disemprot disinfektan.

Walau harus menunggu bergiliran dibawah terik matahari ala daerah pesisir pantai sebelum masuk ke dalam toko, tapi tidak menyurutkan semangat para pengantri untuk mendapatkan promo beli 1 seharga Rp.30.000 mendapatkan 3 Siliwangi Bolu Kukus.

Pada hari pembukaan toko resmi Siliwangi Bolu Kukus di Serang memang ada promo beli 1 dapat 3 untuk 1000 pembeli pertama. Dibagi menjadi 2 waktu, sesi pagi hari jam 09.00 sd jam 12.00 untuk 500 pelanggan pertama. Lalu sesi sore dari jam 15.00 sd Jam 18.00 untuk 500 pelanggan berikutnya.

Dari pantauan saya pagi hari itu, jam 10.30 sebanyak 500 antrian untuk sesi pagi sudah habis. Para pelanggan tinggal menunggu antrian untuk bisa masuk ke toko dan menyelesaikan transaksi.

Untuk paket pembelian promo sudah bundling, hanya boleh mengambil sesuai paket yang ada dan tidak bisa memilih varian. Ini dilakukan agar tidak terjadi antrian yang lama karena sibuk memilih.

Bayangin aja harus memilih 3 dari 14 varian (termasuk 2 varian baru) pasti lama dong? Nanti kasian yang nunggu diluar. Jadi panitia memutuskan menggunakan sistem bundling untuk paket promo beli 1 dapat 3.

Siliwangi Bolu Kukus di Serang ini menempati ruko 3 lantai, bagian bawah khusus store display sisanya untuk operasional karyawan dan tempat penyimpanan. Lokasi dalam toko sangat nyaman, kenapa? Saya tetap merasa sejuk walau di dalam store ada 20 orang yang sedang mengantri menyelesaikan transaksi.

Rak dengan elemen bambu dan tas belanja model rajut juga menambah kuat ciri khas nusantaranya. Malah mbak @daffana berfikir kalau tas cantik rajutan seperti dari pelepah pisang atau eceng gondok tersebut juga dijual, hampir mau dibayarin. Ternyata hanya untuk didalam toko saja.

Interior toko didominasi warana coklat kekuningan khas warna bambu kuning
Saya belum pernah nyobain Siliwangi Bolu Kukus sebelumnya, dan begitu nyoba, satu kata yang terekam diotak saya, lemmbuuttttt. Bahkan saat sampai dirumah, keponakan berumur sebeles bulan pun gak kesulitan mengkonsumsi Siliwangi Bolu Kukus, tentunya dengan porsi yang disesuaikan biar gak tersedak.

Lalu varian Siliwangi Bolu Kukus gak cuma sekedar nama dan warna, tapi rasanya beneran kerasa. Contoh Siliwangi Bolu Kukus varian Apokat Mentega, rasanya ya beneran kaya makan alpokat mentega tentunya dalam bentuk bolu. Pun saat saya nyobain Siliwangi Bolu Kukus varian Mangga Indramayu, astaaggaa, rasa mangga bener ada, sampe berasa tiba-tiba gatal gitu ditenggorakan hahahaha, nggak deng ini mah lebai.

Dari varian Siliwangi Bolu Kukus yang ada, 3 terbaik menurut pribadi saya adalah, Apokat Mentega, Martabak Kacang (ini sih, sumpah keren baru nyoba trus langsung doyan) dan yang ketiga Kopi Bogor. Padahal saya belum nyobain varian Kopi Bogor, tapi udah bisa bayangin rasanya. Next bakal saya order varian ini.

Nahh yang jadi tugas berat itu adalah, gimana cara mesennya buat kita-kita yang jauh dari toko resmi? Contohnya kaya saya yang tinggal didaerah perbatasan Tangerang dan Jakarta. Di dekat kami belum ada toko resmi Siliwangi Bolu Kukus.

Jangan khawatir, kita bisa nikmati semua varian Siliwangi Bolu Kukus dengan memesan online dan langsung diantar kerumah. Untuk Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok sampe Cirebon sudah ready tim deliverynya. Tinggal duduk manis dan free Delivery alias gratis ongkir, edunn maredun ini mah.



Cuus lah langsung kepoin aja instagramnya atau bisa hubungi langsung Call Center 1500-556 atau Chat Center WA/Telegram 0811-825-004 bisa juga via Line @siliwangibolukukus untuk menikmati kelembutan Siliwangi Bolu Kukus dengan cita rasa nasional.

Berikut Store Resmi Siliwangi Bolu Kukus:
1. Store Resmi Moh. Toha, Bandung
Jl. Moch. Toha No.145, Kel. Cigereleng, Kec. Regol, Kota Bandung, Jawa Barat 40243

2. Store Resmi Stasiun Bogor, Bogor
Jl. St. Bogor, Kel. Cibogor, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16124

3. Store Resmi Pakansari, Cibinong
Jl. Kolonel Eddie Yoso Martadipura, Kp. Cikempong, RT.001/RW.005, kel. Pakansari, Kec. Cibinong, Kab. Bogor. Ruko No.3, Jawa Barat 16915

4. Store Resmi Cikaret, Cibinong
Jl. Raya Cikaret 11-9, Kel. Pabuaran, Kec. Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat 16915

5. Store Resmi Pakupatan, Serang
Jl. Raya Serang Jakarta KM.4, Ruko Milenium No.10, Kel. Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten 42124
Read More