Cup Taster Competition Brotherista Indonesia, Nasionalisme Keluarga Kopi

Kamis, 29 Agustus 2019

10 komentar
Kopi sudah menjadi komoditas seksi di Indonesia. Makin banyak gerai kopi dengan berbagai konsep, mulai dari konsep tongkrongan dengan asap rokok mengepul seisi ruangan, sampai konsep gerai yang memang menyediakan tempat untuk bisa bekerja atau berdiskusi ringan.
cup taster indonesia

Para penikmat kopi pun makin dimanjakan dengan banyak pilihan, keunikan kopi adalah, jenis yang sama di racik oleh orang yang berbeda rasanya akan berbeda. Bahkan saat proses panen sampai roasting bisa mempengaruhi rasa kopi pun dengan jenis yang sama.

Geliat bisnis kopi juga membangkitkan komunitas para barista yang tersebar di antero negeri. Mereka berkumpul untuk sekedar berbagi ilmu, sharing pengalaman agar menjadi lebih baik, sampai berkompetisi positif agar skill dan mental mereka terasah.

Salah satunya seperti komunitas Brotherista yang rutin mengadakan kegiatan antar para penyeduh (baik profesional atau mandiri). Memeriahkan suasana bulan Agustus tahun ini, Brotherista mengadakan cup taster competition bertajuk Nasionalisme Keluarga Kopi.

Acara yang berlangsung di Alter Coffe Bintaro sukses menghadirkan 40 peserta dan menariknya diantara dominan kaum pria, ada 4 wanita pemberani yang ikutan di kompetisi ini. Sayangnya para wanita ini hanya mampu sampai di babak ke-2.
cup taster indonesia
Acara model begini, kalau MCnya gak ngocol berasa ambyarrrr...
Btw, kalau kalian ada di kawasan Bintaro, coba deh main ke Alter Coffe, tempatnya nyaman, kopinya gak usah ditanya dan asik buat kerja. Saya saranin kesininya naik motor, kecuali hari weekend atau menjelang malam.

Cup Taster Competition Indonesia

Cup taster competition itu apa sik? Waktu pertama kali saya diundang ke acara ini pun, saya gak ngerti BroSs. Walau Aan @kuahsemur (perwakilan Brotherista) sudah panjang ngejelasin, tetep aja saya lemot. Tapi begitu saya melihat langsung, baru saya mengerti.

Jadi cup taster competition itu formatnya yang saya lihat di Alter Coffe Bintaro kurang lebih seperti ini.

Setiap peserta di berikan 5 kelompok gelas kopi, 1 kelompok kopi terdiri dari 3 gelas, dari 3 gelas tersebut 2 gelas adalah jenis kopi yang sama dan 1 gelas varian kopi yang berbeda.

Tugas para peserta adalah memilih gelas kopi yang berbeda di setiap kelompok. Jika peserta berhasil menebak kopi dengan varian berbeda di setiap kelompoknya, maka mereka mendapat poin 1.

Total ada 15 gelas kopi yang tersedia dan mereka harus menebak sebanyak mungkin dari 5 kelompok yang tersedia (1 gelas setiap kelompok) kopi mana yang varian kopinya berbeda.
cup taster indonesia

Terlihat mudah, tapi percaya lah tidak mudah seperti yang saya tuliskan. Tidak lebih dari 5 orang yang berhasil menebak secara keseluruhan, bahkan tidak banyak yang bisa menebak 4 gelas secara benar. Selebihnya antara 3 atau 2, bahkan ada yang berhasil menebak benar 1 kelompok saja.

Persiapan para peserta tidak main-main, ada yang membawa sendok sendiri agar lebih percaya diri saat mencicipi kopi dan menentukan pilihan.

Dari 40 peserta, diambil 20 besar, kemudian dikerucutkan jadi 5 peserta dan terakhir dipilih 3 untuk ditetapkan sebagai jawara cup taster competition. Selain ketepatan memilih kopi, kecepatan waktu memilih jadi pertimbangan penentu jika jumlah poin peserta ternyata sama.

Yang perlu di ketahui, saat saya bilang mencicipi gelas kopi, para peserta tidak serta merta menghabiskan semua kopi yang ada seperti orang kehausan habis upacara bendara.
cup taster indonesia

Mereka hanya menyendok sedikit kopi dari gelas, lalu dengan teknik menyeruput mereka coba merasakan kopi tersebut, sebelum akhirnya menentukan mana gelas berisi kopi yang berbeda variannya.

Beberapa peserta malah terlihat tidak sampai menelan kopi yang ada di sendok mereka, kopi yang sudah terkena di indra pengecap (lidah) langsung di buang ke gelas yang memang disediakan terpisah.

Dua jenis kopi yang disediakan di event ini adalah Ethiopia Sidamo dan Ethiopia Yirgacheffe dari Kintsugi Coffee Roaster yang menjadi salah satu sponsor cup taster competition Brotherista kali ini.

Brotherista sendiri sudah ada sejak tahuan 2016, homebase pertama mereka ada di kawasan Depok, seiring berjalannya waktu dan perkembangan anggota komunitas, homebase mereka bisa dimana saja, salah satunya di TekaTeki Coffee kawasan Ceger, Pondok Aren.
cup taster indonesia
Juara 1 Muhammad Aditya Ario (Koffietree), Juara 2 Rizky Alamsyah (Solak kopi & kopidiologi), Juara 3 Muhamad Dejan Bayhakhi (Kopipionir)
Read More

Herbamojo Ajak Pecinta Land Rover Jelajah Alam Medan-Bukittinggi

Rabu, 14 Agustus 2019

1 komentar
Herbamojo suplemen herbal khusus pria, berkolaborasi dengan Land Rover Club Indonesia mengadakan event Herbamojo Jelajah Alam. Apa hubungannya antara suplemen herbal dan dunia otomotif? Pasti ada hubungannya lah, tapi saya mau cerita sedikit mengenai sejarah offroad di Indonesia terlebih dahulu.
Herbamojo jelajah alam

Sejarah offroad di Indoensia agak unik broo, setidaknya itu yang bisa saya simpulkan saat mencari literasi offroad di Indonesia. Jadi di tahun 1989-1990, terbentuk sebuah klub yang salah satu kegiatannya melakukan perjalanan menggunakan kendaraan 4x4 melalui jalan yang tidak beraspal (off the road).

Dan pada tahun 1990 lahirlah organisasi offroad pertama di Indonesia yang bernama IOF (Indonesia Offroad Federation). Di inisasi oleh 14 orang yang mewakili 14 klub offroad yang ada saat itu.

Saat ini dunia offroad Indonesia sudah sangat berkembang, tidak hanya sekedar menjelejah alam menggunakan mobil 4x4, tapi juga adanya muatan sosial dalam setiap kegiatan mereka.
Om Syamsir Alam senior dunia offroad Indonesia yang ditemui di acara launch Herbamojo Jelajah Alam Bersama Komunitas Land Rover Indonesia (LRCI) berutur.

“Komunitas Offroad sudah sering ikut berperan serta saat membantu saat terjadi bencana alam, berawal saat Tsunami di Aceh dan terus berlanjut hingga saat ini”.
Herbamojo jelajah alam 
 

Herbamojo Jelajah Alam

Mengenai Herbamojo Jelajah Alam Bersama Komunitas Land Rover Indonesia (LRCI), rute yang akan dilewati akan cukup ekstrem. Diikuti oleh 7 mobil Land Rover type Defender dan 24 offroader, Herbamojo akan memberikan dukungan agar stamina para peserta Herbamojo Jelajah Alam bisa tetap terjaga.

Om Syamsir Alam dinobatkan sebagai road captain pada Herbamojo Jelajah Alam kali ini. Keputusan yang tepat mengingat pengalaman beliau di dunia offroad Indonesia dan pengenalan track offroad yang sangat baik.

Herbamojo Jelajah Alam mengambil rute Medan (Sumatera Utara) sampai ke Bukittinggi (Sumatera Barat) yang dimulai tanggal 21 Agustus -30 Agustus 2019.

Para offroader akan mengendarai Land Rover mereka sejauh 1200 km dan akan di bagi menjadi 10 pistop (etape) yaitu di, Puncak 2000, Siosar, Silalahi Park, Tarutung, Tabuyung, Simpang Gambir, Kotanopan, Lembah Harau, Taram dan berakhir di Bukittinggi.

Rute terpanjang sejauh 250km (lupa di etape mana) dan lebih dari separuh etape akan dilalui di atas 1000mdpl (meter di atas permukaan laut). Bahkan ada satu etape yang sepanjang perjalanan melintasi aliran sungai. Sayangnya saya juga lupa, ini ada di etape mana.
Herbamojo jelajah alam
 
8 Agustus 2019 lalu saya hadir di kawasan Alam Sutera untuk mellihat 6 mobil Land Rover yang sudah dipersiapkan dengan baik. Semua di cat hitam doff hitam, sticker warna hijau khas Herbamojo dan mempunyai keunikan masing sesuai kriteria para pengemudi.

Kok cuma 6, bukannya ada 7? yupps 1 mobil Land Rovernya sudah standby di Medan untuk persiapan.

Dan salah satu, dari 6 mobil Land Rover Defender yang di pakir di depan gedung, ternyata adalah mobil yang dimiliki oleh pak Mulyo Rahardjo, CEO Deltomed Laboratories.

Memang salah satu hobby pak Mul adalah offroad, jadi kegiatan ini sudah tidak asing lagi dan rupanya pak Mul tidak mau ketinggalan untuk ikut serta mengetes fisik dan mobilnya.

“Sekalian mengetes Herbamojo”.

“Offroader membutuhkan fisik yang sehat dan bugar, terlebih kalau ada kendala di jalan yang terlalu ekstrem”. Lanjut pak Mul.

Herbamojo Jelajah Alam pun bukan yang pertama buat beliau. Pak Mul pernah mengikuti event offroad selama 16 hari, kalau tidak salah saat menjelajah di daerah Flores.
Herbamojo jelajah alam

Herbamojo memberikan dukungan kepada offroader yang dilakukan sebelum dan selama kegiatan Herbamojo Jelajah Alam.

Bahan herbal yang terkandung di Herbamojo di yakini memiliki khasiat untuk memelihara kesehatan, meningkatkan kebugaran, stamina dan vitalitas pada offroader peserta Herbamojo Jelajah Alam.

Mau tau khasiat Herbamojo, ada di artikel saya yang ini : Herbamojo Suplemen Untuk Pria

“Tidak hanya supir, tapi navigator pun akan bekerja sangat berat. Naik turun mobil, berjalan di atas lumpur, pasang winch adalah pekerjaan berat, blum kalau ada kendala mesin. Jadi tidak hanya persiapan mobil tapi juga butuh stamina yang prima dan butuh persiapan fisik” Ujar Om Syamsir Alam.

Di akhir acara om Syamsir alam memberikan tips untuk para pemula yang ingin mencoba untuk mengenal dunia offroad.

“Bukan promosi, tapi standard mobil Land Rover sudah bisa dipakai untuk offroad. TInggal kasih winch untuk jaga-jaga, nggak usah rombak besar-besaran dulu. Lalu coba ikut event singkat yang 1-2 hari dulu sebelum ikut event panjang”.
Herbamojo jelajah alam

Read More

Apartement untuk Mahasiswa di Margonda Depok

Senin, 12 Agustus 2019

Tidak ada komentar
Kebutuhan akan tempat tinggal sudah menjadi prioritas utama bagi masyarakat perkotaan. Salah satu yang sedang hits adalah type apartemen. Tidak usah pikirkan Jakarta, coba search saja di web pencari keyword “apartement margonda depok". Akan banyak informasi yang keluar.
apartemen-margonda-depok
Apartemen di Margonda Depok yang cocok untuk mahasiswa. (model @riyardiarisman)
Tidak heran karena Depok adalah kota penyangga bagi masyarakat yang banyak beraktifitas di Jakarta. Akses KRL yang mudah menjadi salah satu pertimbangan bagi yang memilih lokasi tempat tinggal di Depok. Dan bukan rahasia, kalau kawasan di selatan Jakarta memang cocok untuk tempat tingal.

Perkembangan apartemen di kawasan Margonda Depok sudah di prediksi beberapa tahun yang lalu. Dan salah satu yang paling banyak di cari adalah apartemen untuk mahasiswa. Karena di daerah Margonda, Depok ada beberapa universitas besar yang setiap tahun kedatangan mahasiswa baru.

Diantara gempuran apartemen baru di kawasan Margonda Depok, apa yang harus diperhatikan para calon pembeli? Saya punya opini sendiri mengenai hal ini.

Pertama adalah pengembang. Jujur, teman saya pernah bercerita saat dia dan rekannya ingin membeli apartemen dan hampir tergoda dengan nilai investasi yang murah. Tapi entah kenapa dia enggan dan akhirnya tidak jadi membeli apartemen tersebut.

Tapi tidak dengan temannya yang tetap melanjutkan proses pembelian apartemen tersebut. Hasilnya, 4-5 tahun berjalan, apartemen tersebut tidak kunjung selesai di bangun dengan ribuan alasan sampai akhirnya berganti pengembang.

Untuk itu, faktor pengembang jadi pertimbangan penting, jangan cuma lihat harga yang dibanting oleh para sales.

Faktor kedua adalah akses, kenapa? Karena kita tidak mau tempat tinggal kita justru menjadi penghambat untuk beraktifitas. Semisal aktifitas kita sering bolak-balik ke Jakarta, carilah hunian apartemen yang dekat dengan stasiun KRL. Minimal dilewati jalur penghubung TransJakarta atau mudah di jangakau moda trasnportasi lainnya.

Yang ketiga adalah faktor fasilitas. Tentunya tiap orang punya standard berbeda mengenai kenyamanan fasilitas, yang bisa jadi rujukan apakah fasilitasnya sudah sesuai dengan kebutuhan atau tidak? Misalnya, buat apa ada fasilitas lapangan futsal, lapangan tenis kalau kita gak pernah pakai.

Dan akhirnya saya menemukan apartemen yang memenuhi ketiga kriteria di atas, yaitu Grand Taman Melati Margonda 2.
apartemen-margonda-depok
Lokasi strategis, merupakan investasi terbaik dalam memilih apartemen di Margonda Depok
Grand Taman Melati Margonda 2 di kembangkan oleh PT Adhi Perkasa Properti (APP) yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Adhi Karya Tbk. Tentu sudah nggak asing mendengar nama ini kan? Perusahaan yang sudah berpengalaman di bidang konstruksi di seluruh Indonesia dan kini merambah ke bidang properti.

Kedua terkait akses, Grand Taman Melati Margonda 2 dekat dengan stasiun KRL Universitas Indonesia, bukan cuma deket tapi mepet bosss. Di beberapa sudut apartemen kita bisa mendengar announcer atau pengumuman dari stasiun KRL tersebut.

Kebayang dong deketnya, tapi jangan khawatir, suara kesibukan di stasiun UI tidak akan sampai mengganggu kemyamanan penghuni apartemen.

Selain KRL, Apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 persis berada di jalan Margonda Raya Depok. Nggak perlu jalan kaki terlalu jauh, atau naik angkot. Satu kedipan mata (maaf lebay) langsung sampai ke jalan raya Margonda Depok.

Lokasi persis Apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 dimana sih? Dari arah Pasar Minggu, setelah melewati Universitas Indonesia memasuki jalan Margonda, apartemen ini akan segera terlihat di sebelah kanan jalan. Jadi kita tinggal cari putaran balik pertama untuk menuju apartemen ini. Pasti langsung ketemu deh.

Terkait akses dan lokasi yang strategis juga dijabarkan oleh ibu Elvira Wigati Project Director apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 yang saya temui beberapa waktu lalu saat menghadiri diskusi “Kiat Tepat Memilih Apartement Terbaik, Dekat Kampus Terbaik"
apartemen-margonda-depok
Elvira Wigati selaku Project Director Grand Taman Melati Margonda 2 (kiri), Ibu Safira Andika Putri Marketing Manager (tengah) dan Bapak Bapak Cipto Wardoyo selaku Deputi Project Director (kanan).

Nahh yang menarik adalah fasilitas yang ada di apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 ini. Saya gak akan bahas fasilitas standar yang sudah ada di type apartemen lain loh ya.

Fasilitas standar tuh kaya apa? Kolam renang, fitness center, keamanan sampai cafe atau tempat makan. Itu mah udah biasa, trus apa yang luar biasa dari apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 Depok ini.

Yang bikin saya kepincut, jatuh hati sampai kesengsem sama apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 di Depok adalah konsep apartemen untuk mahasiswa.

Karena lokasinya yang dekat (tidak hanya dekat) bahkan kita bisa melihat langsung Universitas Indonesia dari apartemen ini, ditambah beberapa universitas swasta nasional di sekitarnya, wajar kalau Grand Taman Melati Margonda 2 ingin memanjakan para mahasiswa.

Konsep apartemen untuk mahasiswa ini langsung terlihat saat saya memasuki loby apartemen Grand Taman Melati Margonda 2. Banyak kursi dan meja yang disediakan di sekitaran lobby. Jauh berbeda dengan beberapa apartemen yang pernah saya kunjungi, dimana kursi dan meja disediakan seadanya untuk menunggu.

Kursi dan meja memang disediakan khusus, tidak hanya di lobby lantai 1 tapi juga di lantai 2 yang merupakan area student center. Kebayang gak? Di apartemen ada student center.

Cuma ada di apartemen Grand Taman Melati Margonda 2. Penting gituh ada student center? Kan bisa diajak masuk ke unit.

Nah ini dia, kalau cuma dua sampai tiga orang mungkin masih nyaman di ajak masuk ke unit. Tapi kalau ada lebih dari 5 orang gimana? Belum lagi kendala saat harus naik turun jemput teman-teman yang mau naik ke unit, ribet gak sik?

Mending dikumpulin di stundent center, mau 10 orang atau satu kelas juga muat. Ini serius gak becanda loh, karena ada 1 ruang dengan konsep mini teater untuk presentasi yang bisa menampung 20 orang. sumpah keren.
apartemen-margonda-depok
Ruang berbentuk mini teater ini bisa menampung lebih dari 20 orang untuk presentasi atau diskusi bersama teman kuliah.
Nggak cukup sampai di situ, akan ada mini library dan juga fasilitas gratis download e-book dari penerbit besar di Indonesia untuk mendukung proses belajar para mahasiswa dan penghuni apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 di Depok ini.

Menarik, konsep apartemen kini tidak hanya untuk tempat tinggal dan istirahat saja tapi sudah memikirkan kebutuhan para penghuni apartemen. Dan apartemen Grand Taman Melati Margonda 2 di Depok ini berhasil menangkap kebutuhan para penghuninya dengan sangat baik.
Read More

Deltomed Perkenalkan Herbamojo, Suplemen Herbal Untuk Pria Dewasa

Rabu, 07 Agustus 2019

2 komentar
Umur nggak pernah bisa bohong, setidak ini berlaku untuk saya. Kalau pun bukan masalah fisik setidaknya masalah mindset atau gaya berfikir pun berpengaruh. Lebih kesentil lagi saat hadir di acara launch Herbamojo produk herbal dari Deltomed.


Kalau berbicara stamina dan kesehatan, tentu tidak akan terlepas dari faktor gaya hidup, pola tidur dan aktivitas olahraga.

Sekarang saya mau tanya, siapa yang rutin olahraga? Atau siapa yang tidurnya cukup tiap hari?

Dua pertanyaan diatas berhasil membuat saya sensitif. Karena jujur, tidur saya kurang dan jarang olahraga. Bahhhh Pria macam apa saya?

Belum kalau pertanyaan berlanjut masalah gaya hidup, walaupun saya tidak merokok, tetap saja pola makan saya masih sangat "barbar".

Kesehatan erat kaitannya dengan stamina seseorang. Dan salah satu indikator yang menentukan tingkat stamina seorang pria adalah hormon testosterone dalam tubuh.

Seiring bertambahnya usia, memang hormon testosteron akan semakin menurun, tapi tidak hanya itu. Banyak faktor dari luar yang bisa mempercepat menurunnya hormon testosterone pada pria.

Misalnya, stres, bahan kimiawi yang terkontiminasi perindustrian, hormon dalam daging, susu dan telur non-organik, minuman dan makanan. Bahkan mengkonsumsi gula, garam dan makanan olahan minyak pun berpengahruh besar dalam menurunnya kadar hormon testosterone dalam tubuh.
kiri ke kanan : Tjokorda Gede Kerthyasa, Victor S Ringoringo dan Mulyo Rahardjo 

Herbamojo Suplemen Herbal Untuk Pria Dewasa

Untuk itu Deltomed Laboratories meluncurkan Herbamojo, suplemen herbal khusus pria dewasa.

Suplemen dengan 7 ekstrak herbal alami yang berkhasiat memelihara kesehatan, meningkatkan kebugaran, stamina dan vitalitas pria dewasa. Dan yang tidak kalah penting, 80 persen bahan herbalnya dari Indonesia.

Tujuh bahan herbal yang terkandung di Herbamojo adalah Jahe Merah, Tribulus, Maca, Ginseng, Pasak Bumi, Purwoceng dan Cabe Jawa.

Dari 7 bahan herbal tersebut, yang baru pertama kali saya dengar adalah, Maca dan Cabe Jawa.

Maca adalah tumbuhan dari pegunungan Andes di Bolivia dan Peru. Menurut praktisi kesehatan Holistic dan Homeopath, Tjokorda Gede Kerthyasa, tumbuhan ini berkhasiat untuk meningkatkan stamina, fungsi otak, masa otot dan melindungi prostat.

Kita tentu tahu, problem pria yang sudah berumur, salah satunya adalah gangguan kesehatan pada prostat.

Nah kalau untuk khasiat Cabe Jawa adalah untuk melancarkan sirkulasi, menghangatkan dan melancarkan pernafasan.

Herbamojo ajak komunitas Land Rover Indonesia Jelajah Alam Medan-Bukittinggi, 
Cukup minum Herbamojo 1x sehari 2 pil sebelum beraktifitas
CEO Deltomed Laboratories, Mulyo Rahardjo sedikit bercerita, mengenai latar belakang Herbamojo saat ditemui di acara launching produk ini di kawasan Kuningan.

"Berawal dari keresahan saya mengenai kondisi fisik yang sudah terpengaruh umur, saya munculkan ide untuk membuat suplemen herbal untuk pria dewasa. Yang akhirnya diterjemahkan lewat hadirnya produk Herbamojo ini" Ujar pak Mulyo Rahardjo.

"Bahkan saya yang menjadi kelinci percobaan untuk mencoba Herbamojo" Lanjutnya, disambut tawa para undangan yang hadir saat itu. Dengan mengkonsumsi 2 tablet sekaligus 1x sehari di saat akan beraktifitas, memberikan efek positif bagi CEO yang aktif bersepeda dan gemar akan kegiatan offroad ini.

Siang itu semakin hangat saat Sandiaga Uno turut hadir di acara launching tersebut. Kita semua tahu aktifitas pria yang akrab dipanggil bang Sandi ini sangat dekat dengan aktifitas fisik. Bisa dibilang olahraga adalah gaya hidup yang dekat dengan beliau.

Sandiaga Uno hadir saat launching Herbamojo di kawasan Kuningan
Tahap awal distribusi, Herbamojo bisa didapatkan secara online di official store Tokopedia dan Shopee, serta toko-toko modern seperti Watson, apotek Roxy, AEON BSD dan JGC.

Di akhir bulan Agustus, Herbamojo akan memperluas jaringan distribusi mereka agar lebih mudah didapatkan.

Harga 1 botol Herbamojo isi 60 pil adalah IDR 259k. Kalau dihitung-hitung investasi 1 pil tidak sampai 5 ribu rupiah.

Mojo itu Kharisma, atau bisa di artikan juga sebagai Mulyo Rahardjo, canda CEO Deltomed Laboratories yang masih terlihat energik ini
"2 pil 1x hari itu, nilai investasinya hanya 10 ribu rupiah, kalau kita pergi ke warung kopi uang sebesar itu tidak seberapa". Ujar pak Victor S Ringoringo, Chief Business and Development & Research and Development Deltomed menutup acara diskusi siang itu.

PT Deltomed Laboratoies sudah hadir 43 tahun lalu. Berawal dari industri rumahan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, konsisten memproduksi obat herbal yang berasal dari sari tumbuhan alami.

Kini pabrik seluas 8ha berada di Nambangan, Wonogiri, Jawa Tengah. Dan di tahun 2010 sudah menggunakan teknologi Quadra Extraction System dari Jerman.

Dengan teknologi ini, Deltomed Laboratories bisa menghasilkan ekstrak bahan alami dengan kualitas terbaik.
Read More