5 Fakta Film Mars Met Venus

Minggu, 23 Juli 2017

17 komentar
Woooww,..ini review film ketiga saya dalam 1 bulan terakhir. Dan semuanya adalah film Indonesia, keren gak?. Film Indonesia pasca libur lebaran semakin banyak yang direalease ke pasaran dengan genre yang didominasi oleh drama dan comedy. Walau pada kenyataannya genre film horor menempati posisi teratas dalam menarik penonton, sampai tulisan ini direalease.

Salah satu film yang baru saja saya tonton adalah Mars Met Venus (part cewek) produksi MNC Pictures yang di rilis pada tanggal 20 Juli 2017. Hhmmm, kalau ada part cewek, berarti akan part cowoknya dong?. Yesss, benar sekali, tapi untuk Mars Met Venus (part cowok) baru akan dirilis pada tanggal 2 agustus 2017.



Jujur, film terakhir besutan MNC Pictures yang membuat saya terhibur adalah Me vs Mami, Film ini sukses menarik perhatian lebih dari 300ribu penonton.

Lalu bagaimana dengan Mars Met Venus?

Pertama, ini film dengan konsep yang menarik, satu cerita dengan dua sudut pandang yang berbeda yang kemudian dipecah menjadi dua film (bukan sekuel) yang bisa dinikmati secara terpisah tapi bisa lebih nikmat kalau ditonton kedua-duanya. Pemecahan film ini menjadi dua bagian ini tidak direncanakan dari awal, justru idenya muncul dipertengahan produksi film ini sedang berjalan.

Boleh percaya boleh tidak, saya sudah menonton kedua part film Mars Met Venus tersebut. Tidak banyak orang yang beruntung seperti saya, dan setelah menonton kedua film tersebut, saya rekomendasikan untuk menonton film yang penuh dengan campuran emosi ini.

Film yang dibintangi oleh Ge Pamungkas (Kelvin) dan Pamela Bowie (Mila) bergenre drama komedi yang menceritakan hubungan cinta 2 manusia yang beranjak kehubungan yang lebih serius. Namun baru disadari oleh mereka bahwa wanita dan pria adalah dua mahluk yang berbeda karakter tapi ada untuk saling melengkapi.



Kemudian mereka berdua membuat Vlog yang dibantu oleh seorang kawan. Dalam proses pembuatan vlog inilah emosi tentang suka dan duka mereka sedikit demi sedikit mulai disajikan secara visual kepada penonton.

Emosi dalam film ini seperti buah dalam campuran es teler, ada yang manis, asam, pahit terkadang ada rasa yang gak jelas.

Mars met Venus berhasil membuat penontonnya tersenyum simpul dan beberapa menit kemudian jadi tertawa terbahak-bahak, seketika dibuat kesal dan benci. Dan tiba-tiba semua mendadak menjadi haru biru.



Akting Ge Pamungkas di film ini harus saya acungi jempol, dengan karakter muka bingung, panik cenderung lugu yang jadi ciri khas Ge berhasil membuat kita tersenyum bahkan kita tertawa. Scene favorit saya untuk Ge Pamungkas di part cewek adalah ketika Kelvin ingin menyatakan cinta ke Mila.

Sayangnya prosesi penembakan itu tidak berjalan lancar karena ada gangguan dari pihak luar. Sumpah disini akting Ge membuat saya tidak bisa menahan tawa. Saya tidak akan ceritakan banyak di sini, karena kamu harus lihat sendiri.

Kalau di part cowok, akting Ge yang membuat saya terkesima saat Kelvin merasa sudah melakukan tindakan bodoh terhadap hubungan dia dan Mila. Emosi, sedih dan airmata membuat semua penonton terdiam. Pun akting sedih Pamela Bowie, terlihat natural. Salut buat para aktor dan Hadrah Daeng Ratu sebagai sutradara yang sudah mengarahkan para pemain.

Kehadiran pemain pendukung seperti Rany Ramadahani, Ria Ricis dan Cameo Project yang beken diyoutube, membuat film ini makin segar dan berwarna.

5 fun fact tentang film Mars Met Venus

1. Sudut Pandang.
Part cewek lebih menggambarkan bagaimana wanita melihat sebuah hubungan percintaan mereka, sebaliknya untuk part cowok.
Kalau para cowok ingin tahu bagaimana perasaan cewek, kamu harus nonton part cewek dan kalau para cewe ingin mengerti bagaimana perasaan cowok kamu harus tonton part cowok. Jangan ketukar, tapi kalau takut ketukar, saran saya tonton dua film ini, karena dua film ini bisa dinikmati oleh siapapun.

2.  Fokus Cerita
Part cewek bercerita bagaimana persahabatan antara Pamela Bowie (Mila) dengan Rany Ramadhani (Malia) dan Ria Ricis (Icha). Persahabat yang saling menguatkan dan mendukung satu sama lain.
Part cowok menggambarkan persahabat 5 cowok dalam 1 rumah kos, Ge Pamungkas (Kelvin), Reza Nangin (Reza), Martin Anugerah (Martin), Steve Pattinama (Steve) dan Ibob Tarigan (Ibob). Sekumpulan cowok dengan ciri khas anak kos yang konyol dan menghibur.

3. Film yang mengedepankan proses, bukan tujuan akhir.
Film ini mempunyai ending yang sama. Jadi kalau kita sudah menonton part cewek, pasti kita sudah tahu akhir cerita film ini untuk part cowok. Walau endingnya sama, tapi film ini menjual cerita tentang proses bagaimana menuju tujuan yang ingin dicapai. Menurut saya, hanya ada sekitar 20-30% scene yang sama antara film Mars met Venus dan itu tidak menggangu kenikmatan kedua film ini.

4. Siapa sang videographer?
Di part cewek ada seorang videographer yang selalu menemani Kelvin dan Mila membuat vlog, tapi karakter ini seakan misterius dan tidak pernah nampak di scene. Nah, di part cowok cameo videographer ini akan terungkap, siapakah dia? rahasia lah, kalian harus tonton part cowok kalau mau tau. Dan tujuan Kelvin sebenarnya membuat Vlog pun akan diungkap di part cowok.

5. 1 juta penonton tiap part
Setidaknya itu yang terucap produser saat press conferences setelah movie screening di plaza senayan. Kalau melihat kekuatan cerita yang ditulis oleh Nataya Bagya, akting pemain ditambah kekuatan media sosial dari Ria Ricis dan Cameo Project (youtuber) yang support film ini, target 1 juta penonton tiap part tidak mustahil tercapai.
Kalau mendapat respon baik di part cewe, maka film keduanya akan bisa lebih membuat penasaran yang sudah menonton part cewek. 


Rating Mars Met Venus
8.5/10
Memecah 1 film menjadi 2 (bukan sekuel) jadi keunggulan produksi MNC kali ini, dan mereka berhasil

Info Film
Publish : Part Cewe 20 Juli 2017, Part Cowo 2 Agustus 2017
Durasi : 98 menit
Produser : Ferry Ardiyan
Sutradara : Hadrah Daeng Ratu
Penulis : Nataya Bagya
Produksi : MNC Pictures
Genre : Drama Komedi
Kelompok Umur : 13+
Pemain : Ge Pamungkas, Pamela Bowie, Rany Ramadhani, Ria Ricis, Cameo Project


Read More

FILOSOFI KOPI 2; Persahabatan Di Secangkir Kopi

Jumat, 14 Juli 2017

8 komentar
Pegang Pundakku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Mulai Lelah?
Lelah Dan Tak Bersinar
Remas Sayapku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Ingin Terbang?
Terbang Meninggalkanmu

Ku S'lalu Membanggakanmu
Kaupun S'lalu Menyanjungku
Aku Dan Kamu Darah Abadi
Demi Bermain Bersama
Kita Duakan Segalanya
Merdeka Kita, Kita Merdeka
~Sahabat Sejati, Sheila On 7~

Alunan lagu Sahabat Sejati dari Sheila On 7, yang di aransemen dan dinyanyikan oleh Rio Dewanto dan Chico Jericho menjadi penutup dari film Filosofi Kopi 2. Lagu ini seperti menjadi kesimpulan dari film yang karakternya diilhami dari novel Filosofi Kopi karya Dee Lestari.



Ya, film Filosofi Kopi 2 kembali hadir dengan cerita tentang dua orang sahabat karib Ben&Jody yang mengejar mimpi mengembangkan bisnis kedai kopi mereka. Setelah berkeliling kota di Indonesia dengan mobil Combi berwarna kuning dengan tulisan FILOSOFI KOPI di salah satu sisinya, mereka memutuskan untuk kembali membuka kedai kopi di Jakarta.

Bagi kamu yang belum sempat menyaksikan Filosofi Kopi 1 tidak usah khawatir, dijamin seratus persen  kamu bisa menikmati film ini tanpa harus kebingungan atau merasa terlewatkan dalam hal cerita. Tapi bagi yang sudah pernah melihat film terdahulunya, kamu pasti bisa menemukan benang merah yang memperkaya detil imajinasi di film Filosofi Kopi 2, sehingga bisa melibatkan emosi lebih dalam.



Salah satu benang merah yang menarik adalah kemunculan cameo Joko Anwar. Walau hadir tidak lebih dari 5 menit, tapi kehadiran sutradara kawakan ini begitu memecah tawa dengan menganalogikan persahabatan Ben&Jody layaknya sebuah "biji". Jujur ini joke khas cowok banget.

Sahabat sejati itu selalu ada disaat suka dan duka, disetiap persahabatan akan selalu ada konflik dan egoisme yang muncul disela-sela waktu bersama, entah itu masalah prinsip, idealisme, gagasan sampai wanita. Namun yakinlah sahabat sejati akan selalu kembali dengan secangkir kopi ditangan. Ini ruh dari Filosofi Kopi 2, menurut saya.

Filososfi Kopi 2 memang tidak secara dalam membahas masalah kopi dan bisnisnya, di film ini Angga Dwimas Sasongko selaku sutradara lebih memvisualisasikan bagaimana cerita persahabatan 2 cowok tersebut dalam menyelesaikan konflik mereka secara natural khas cowok.

Film ini sangat layak ditonton, bahkan ditonton berulang-ulang karena skenario yang kuat dan detil-detil percakapan dua sahabat ini walau kadang terdengar kasar tapi terlihat natural dengan celetukan mereka yang saling menimpali. Selain itu, sejenak kita juga diajak menikmati keindahan daerah Makassar, Bali, Jogjakarta sampai Toraja.

Kehadiran Luna Maya (Tarra) dan Nadine Alexandra (Brie) juga memberi warna yang beda di Filosofi Kopi 2. Mereka berdua bisa menimpali akting Chicco (Ben) dan Rio (Jody) yang karakternya sudah terbentuk dari film Filosofi Kopi pertama.



Namun ada beberapa catatan yang keluar dari harapan saya. Pada awalnya saya berharap petualangan mereka dengan Combinya lebih bisa di explore, nyatanya hanya menjadi bagian kecil saja dalam film ini.

Konflik yang terjadi sangat bervariasi atau bisa dibilang terlampau banyak, mulai konflik bisnis, pertemanan, cinta sampai konflik keluarga. Jadi penyelesain konflik seakan terburu-buru dan terlihat sangat mudah. Kalau di Filosofi Kopi 1, konflik utamanya jelas, bagaimana mereka mencari uang untuk bayar hutang dengan menjawab tantangan membuat kopi paling enak.

Ditampilkannya logo sponsor sesaat film akan dimulai, menurut saya sangat mengganggu. Karena kita menjadi sedikit antipati ketika logo atau produk sponsor tersebut masuk kedalam frame disalah satu scene film ini. Efeknya, karena kita sudah tahu sponsor apa saja yang mendukung Filosofi Kopi 2, beberapa kali saya dengar celetukan dari bangku penonton yang mengomentari sponsor-sponsor tersebut saat film berjalan.

Mungkin kalau diawal film tidak ada visualisasi logo-logo siapa saja yang mendukung film ini, para penonton tidak akan begitu sadar akan kehadiran produk-produk para sponsor di film.

Saya tidak anti dengan kehadiran sponsor disebuah film, dan kalau boleh jujur disepanjang film Filosofi Kopi 2 kehadiran sponsor masih terbilang soft. Hanya ada satu moment diawal film mulai, produk sponsornya tiba-tiba muncul saat film belum berjalan 5-10 menit (kalau tidak salah).

Secara keseluruhan logo/produk sponsor yang muncul di Filosofi Kopi terlihat natural, nyaman dan masih dalam konteks pengadegan -ada gak sih istilah ini-. Apalagi pemunculan brand mobil, halus banget dan strategi yang cerdas mengajak merek untuk support.

Yang perlu diacungi jempol adalah pemilihan lagu atau soundtrack film ini. Dari awal film dimulai sampai akhir, soundtracknya sudah dapat mewakili perasaan semangat akan petualangan, persahabatan, cinta dan kepedihan. Semua terwakili, hmmm siapa tahu, lagu-lagu tersebut bisa dikompilasi untuk jadi satu album ya..

Ohh ya hampir lupa, info paling penting adalah. Setiap pembelian tiket nonton Filosofi Kopi 2 di cinema seluruh Indonesia, sama saja menyumbang 1 benih kopi untuk petani kopi. Bahkan kalau tidak salah, tiket nontonnya bisa di tukar dengan secangkir kopi di kedai Filosofi Kopi daerah Blok M jakarta Selatan.

Serius gak mau nonton film ini?


Rating Filosofi Kopi 2
8/10
Mungkin kalau porsi cerita kopi dan Combinya diperbanyak saya bisa kasih 9 

Info Film
Publish : 13 Juli 2017
Durasi : 108 menit
Sutradara : Angga Dwimas Sasongko
Produksi : Visinema Pictures
Genre : Drama
Kelompok Umur : 13+
Pemain : Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Luna Maya, Nadine Alexandra Dewi Ames





  
Read More

My Profile

Senin, 10 Juli 2017

Tidak ada komentar
Satto Raji is a popular name of Santo Rachmawan.

Photography and graphic design are hobbies that turn into profession for a man who have educational background at Information Technology of University of Budi Luhur Jakarta.

Willing to learn, upgrading skills to become a professional at creative industry is the main characteristic of him. Photography knowledge he earned started from community, short course, online learning and self-work experiences and also community work-based project.

While graphic design skill that he got from one year school of design, was applied on advertising agency that employed him for several years. 



Writing and blogging are another hobbies of him that open wider opportunity to expand his journey of creative works. Becoming blogger photographer is the next stage he achieved.

He also have big contribution to the establishment of BloggerCrony Community as co-founder.

Joining Toska by focusing on his skill of photography and supporting creative design complete his journey of creative works and to grow to the next level


Contact Us at:
Email : raji.foto@gmail.com


INSTAGRAM

TWITTER

FACEBOOK

YOUTUBE



Read More

Sweet 20 Film Adapatasi Yang Hangat Dan Menghibur

Minggu, 09 Juli 2017

12 komentar
Sweet 20 adalah film adapatasi dari film korea berjudul Miss Granny. Untuk versi Indonesia, CJ Entertainment selaku pihak yang memproduksi film ini di Korea mempercayakan Upi sebagai penulis naskah dan Ody C.Harahap sebagai sutradara.

Ody C.Harahap berhasil membuat saya tertawa lepas di film Me Vs Mami, lalu bagaimana dengan film Sweet 20?.

Gambaran besar film Miss Granny yang dirilis tahun 2014 di Korea adalah tentang seorang nenek berusia 70 tahun yang tiba-tiba fisiknya berubah menjadi umur 20 tahun. Sederhana tapi justru banyak menimbulkan masalah dan tingkah laku yang membuat kita tersenyum sepanjang film. Miss Granny sendiri sudah di adaptasi di beberapa negara asia seperti Cina, Jepang, Thailand, Vietnam, Filipina dan Indonesia. Dinegaranya, Miss Granny disaksikan oleh 8 juta penonton.

Film adaptasi ini menghibur dengan muatan lokal yang diangkat oleh penulis naskah dan sutradara yang keren.
sumber foto: IG @sweet20movie
  
CJ Entertainment mengijinkan Sweet 20 untuk di isi muatan lokal. Maka tidak heran diawal film, suasana lebaran dan sungkeman langsung diberikan tempat sebagai opening scene. Selain itu ada scene yang menggambarkan orang Indonesia yang hobi banget nonton sinetron ketimbang film layar lebar, lalu diperlihatkan pula tipikal sinetron produksi Indonesia yang menurut saya norak tapi berhasil memancing tawa penonton satu studio.

Semoga yang ketawa pada bagian itu sadar, bahwa sinetron macem begini gak mutu. -maaf jadi curcol-.

Upi (penulis skenario) dan Ody C.Harahap (sutradara) berhasil membuat Sweet 20 menjadi film yang ringan, hangat dan menghibur. Tidak perlu berpikir keras untuk menangkap kelucuan yang dihadirkan di film ini. Semua begitu mudah untuk dinikmati.

Slamet Rahardjo berperan sebagai Hamzah yang di idolakan 2 wanita sebayanya.
sumber foto: IG @sweet20movie

Jajaran pemain senior yang mengisi peran pun sudah tidak diragukan lagi.Sebut saja, Slamet Rahardjo, Widyawati Sophiaan, Niniek L Karim, Lukman Sardi, Cut Mini dan Hengky Solaiman. Nama yang terakhir saya sebut adalah kunci dari film ini. Kalau tidak ada karakter yang diperankan Hengky Solaiman niscaya cerita film ini tidak akan berlanjut. Penasarankan, Hengky Solaiman jadi apa?.

Bisa dibilang, film Sweet 20 adalah film yang diperankan oleh aktor 3 generasi. Diwakili oleh Slamet Rahardjo, Lukman Sardi dan Tatjana Saphira. Tidak berlebihan kalau saya mereka mewakili 3 generasi kan?.

Dan berikut ulasan saya tentang akting mereka di film Sweet 20.

Kakek Hamzah dan Nenek Fatma yang fisiknya berubah menjadi gadis berumur 20 tahun
sumber foto: IG @sweet20movie

Slamet Rahardjo berhasil dengan sempurna menampilkan karakter kakek yang sedang jatuh cinta, kakek yang sedang patah hati dan kakek yang konyol dalam 100 menit durasi film ini berjalan. Penekanan kata dan gestur tubuhnya tidak dibuat-buat dan sangat natural. Bahkan hanya mendengarkan suaranya ber-istighfar dan menyebut Allahu Akbar saat mencoba wahana yang extreme di sebuah taman hiburan, berhasil membuat saya tertawa terbahak-bahak karena membayangkan ekspresi kakek 70 tahun yang "tersiksa" di permainan itu.-jahat ya-

Setiap ada film dengan pemeran Lukman Sardi akan selalu jadi prioritas saya, termasuk Sweet 20. Karena jujur saya sebelumya tidak tahu ini adalah film adaptasi, yang membuat saya ingin menonton film ini karena melihat jajaran para pemain senior yang terlibat, salah satunya Lukman Sardi.

Dan benar saja di penghujung film, saya dibuat terkesima oleh akting Lukman Sardi saat berbicara dengan ibunya yang saat itu secara fisik terlihat lebih muda layaknya gadis  berusia 20 tahun. Sangat menyentuh dengan ekspresi yang tidak berlebih tapi intonasi suaranya yang bergetar menggambarkan perasaan bingung antara percaya atau tidak bercampur rasa bangga dan rasa sayang kepada ibunya. Ini scene paling dramatik di Sweet 20. 

Tatjana Saphira,cewek kelahiran 1997 yang mirip dengan Chelsea Islan ini ternyata sudah membintangi 4 film layar lebar. Dan jujur saya tidak begitu memperhatikan aktingnya di 4 film tersebut. Tapi di Sweet 20, Tatjana Saphira menjadi bintang bersama para pemain seniornya. Karakternya nenek 70 tahun yang terperangkap di fisik gadis 20 tahun ini berhasil diperankan dengan sangat baik.

Ternyata Tatjana Saphira pemeran Nenek Fatma muda benar-benar baru berumur 20 tahun pada 21 Mei 2017 lalu sumber foto: IG @sweet20movie 
Cara jalan, gaya bicara dan tingkah laku yang kikuk saat didekati oleh cucu atau anak muda yang umurnya jauh di bawahnya diperankan dengan apik dan konsisten. Tantangan Tatjana Saphira yang terbesar menurut saya adala memerankan sosok yang secara fisik berumur 20 tahun, tapi secara mental dan psikologis sebenarnya berumur 70 tahun dan ini berhasil dia lakukan.
Selain itu dia juga mengisi suara sebagai vokalis dan menyanyikan secara langsung 4 lagu di film ini. Saya yakin ke depannya, Tatjana Saphira siap jadi rebutan produser layar lebar.

Kalau dideretan aktor senior semua berperan maksimal. sayangnya di deretan aktor muda, akting Morgan Oey tidak terlalu istimewa saat harus beradu akting dengan Tatjana Saphira. Morgan Oey memang punya kelebihan di wajah yang rupawan, tapi sayangnya difilm ini tidak terlihat kemampuan aktingnya. Kecuali ekspresi dan tatapan mata yang katanya bisa bikin meleleh kaum hawa. Menurut saya Kevin Julio dan Alexa Key di film ini aktingnya lebih baik ketimbang Morgan Oey.

Mau Tau Review Film Me Vs Mami?


Rating Sweet 20
7.5/10
Penulis skenario dan sutradaranya keren, pemain seniornya gak salah pilih, sayang film adaptasi. Saya suka yang original 

Info Film
Publish : 25 Juni 2017
Durasi : 109 menit
Sutradara : Ody C. Harahap
Penulis Naskah : Upi Avianto
Produksi : Starvision, CJ Entertainment
Genre : Drama, Komedi
Kelompok Umur : 13+
Pemain : Lukman Sardi, Cut Mini, Widyawati Sophiaan, Tatjana Saphira, Niniek L Karim, Morgan Oey, Slamet Rahardjo, Kevin Julio, Alexa Key



Read More

Tips Mudik Sehat dan Aman

Jumat, 23 Juni 2017

Tidak ada komentar
Pulang kampung atau mudik sudah jadi rutinitas setiap tahun, terlebih menjelang jari raya idul fitri. Lalu bagaimana agar kita bisa mudik sehat dan aman ?.

Lebih dari 10 tahun lalu saya dan keluarga selalu rutin pulang kampung ke Jawa Timur tepatnya di kabupaten Malang. Dan jujur tidak pernah memperhatikan secara serius bagaimana mudik sehat dan aman itu.

Memang beberapa tahun terkahir rutinitas mudik sudah tidak menjadi pilihan wajib bagi saya dan keluarga, tapi euforia perjalanan mudik masih terasa.

Dari umur saya 2 tahun, sudah merasakan mudik. Entah naik kereta atau bis. Sekedar info, fasilitas kereta tidak sebagus sekarang.
 
Dahulu, walau sudah punya tiket dan punya nomor bangku, hukum rimba berlaku. Siapa cepat dan kuat mental dia yang bisa duduk.
Kalau sudah begini, almarhummah ibu saya yang paling handal mencari tempat dan berebut bangku duduk untuk kami.

Kenapa ibu bukan ayah saya yang harus berebut bangku?, Karena jujur ayah saya cenderung iba dan gak tega kalau harus berebut kursi kereta dengan ibu-ibu.


Semakin saya besar, kami sekeluarga diberi kesempatan dan rejeki untuk bisa pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi.

Dan ternyata pulang kampung dengan kendaraan pribadi punya kendala tersendiri, walau memang kita bisa lebih leluasa mengatur waktu keberangkatan ke kampung dan pulang kembali ke jakarta.

Kalau dihitung-hitung mungkin lebih dari 10 tahun, saya dan keluarga pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi. Dan selama itu pula, alhamdulillah kami sekeluarga diberikan perlindungan di perjalanan kami.

Sepanjang sejarah perjalan mudik kami sekeluarga, saya selalu diberikan kepercayaan untuk membawa mobil. Bahkan saat umur saya belum genap 17 tahun, sudah dipercaya menjadi supir cadangan dan membawa mobil walau dalam kondisi jalan yang macet. 

Begitu kondisi jalan sudah lancar, ayah saya sebagai supir utama langsung mengambil alih kemudi dan saya menjadi navigator, sambil belajar memahami karakter jalan luar kota.

Karena menurut saya, skill dan kemampuan berkendara, membawa mobil dijalur luar kota itu harus mempunyai mental, pengalaman dan kematangan dalam berkendara. Jangan disamakan dengan membawa mobil di Jakarta yang bisa seenaknya tiba-tiba pindah jalur dan berhenti mendadak.

Rotasi pengendara yang selalu kami lakukan ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik supir utama, karena jarak yang jauh dari Jakarta ke Malang (kurang lebih 900km). Dan ternyata berdasarkan teori, maksimal kita hanya diperbolehkan menyetir selama 4 jam untuk menjaga konsentrasi pengemudi.

Kementerian Kesehatan Ngobrol Bareng Blogger di RPTRA Kalijodo, juga dihadiri oleh Dinas Kesehatan DKI
formasi ini saya dapat saat hadir di acara Kementerian Kesehatan Ngobrol bareng Blogger membahas Mudik Sehat di RPTRA KaliJodo.
Selain istirahat, peregangan ringan juga diperlukan agar badan kita tidak kaku.
 
Untuk persiapan lebaran tahun ini, Kementerian Kesehatan sudah berkordinasi dengan Departemen Perhubungan, Kepolisian dan pihak terkait untuk menempatkan tenaga medis dibeberap jalur mudik yang diperkirakan menjadi titik rawan kesehatan.

Selain itu, Kementerian Kesehatan menginstruksikan pelayan kesehatan (puskesmas) setingkat kecamatan yang sudah dilengkapi fasilitas IGD untuk tetap buka selama 24 Jam dimusim libur lebaran tahun ini. Dan untuk puskesmas ditingkat kelurahan hanya libur di hari pertama dan hari kedua Idul Fitri.

Kementerian Kesehatan pun menyediakan layanan darurat 119 untuk masyarakat yang membutuhkan. Dan bagi pemegang kartu BPJS di ingatkan untuk membawa serta kartu dan fotokopi kartu keluarga. 
Mobil pelayanan informasi kesehatan milik Kementerian Kesehatan hadir di RPTRA Kalijodo saat bulan Ramadhan
Mengantisipasi saat di kampung halaman kita membutuhkan pelayanan kesehatan, fasilitas BPJS bisa kita gunakan. Karena kesehatan dan musibah tidak bisa kita tebak datangnya. Berharapnya sih, kita semua berangkat dalam keadaan sehat lalu sampai ke kampung tujuan dan kembali ke jakarta juga dalam keadaan sehat tanpa kurang satu apapun.

Saya punya sedikti saran bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi khususnya kendaraan roda empat berdasarkan pengalaman pribadi.

  • Periksa kesiapan kendaraan ; apalagi kendaraan itu sudah menjadi kendaraan operasional sehari-hari, karakter jalanan luar kota berbeda dengan dengan jalan ibukota. Minimal ganti oli dan tune-up ringan, ban, rem dan pembersih kaca atau wipper. Khusus Wipper terlihat sepele, tapi saat hujan datang bisa membawa celaka.
  • Jangan terlalu memaksakan membawa barang berlebih di atap mobil. karena gaya gravitasi mempengaruhi saat melakukan pengereman. Saat mengerem mobil akan mengurangi kecepatannya lewat sistem pengereman di empat roda, tapi dengan adanya barang di atas yang terlalu berlebih justru akan membuat mobil susah berhenti atau dikendalikan.
  • Jangan paksakan kemampuan supir. Berbagi tugas dengan yang lain, disiplin untuk istirahat sejenak. Minimal saat waktu shalat wajib kita berhenti untuk beribadah dan sekedar melepas lelah. Allah itu maha sempurna karena sudah mendesign waktu istirahat untuk umatnya yang sedang mudik, jadi jangan disia-siakan.
  • Kalau tidak ada supir pengganti, navigator/pendamping supir sangat penting. Terlebih saat-saat di jam rawan mengantuk agar konsentrasi supir tetap terjaga.
  • Sabar, jangan terpancing kendaraan lain yang mendahului kita. jangan terburu-buru, yakinlah keluarga dikampung sudah siap menanti dengan senyum sumringah kapanpun kita sampai.
  • Jangan lupa untuk minum air putih minimal 1.5 liter selama perjalanan. Tidak usaha mengandalkan minuman suplemen pembangkit stamina karena membahayakan kesehatan kita kedepannya. Jika mengantuk istirahatlah, kopi tidak akan membantu.


Read More

Film Yang Wajib diTonton di Masa Libur Lebaran, InsyaAllah Sah

Jumat, 09 Juni 2017

25 komentar
InsyaAllah Sah, film yang terinspirasi dari novel karya Achi TM ini siap hadir untuk mengisi libur lebaran kita.

Jujur saya belum membaca novel InsyaAllah Sah yang bergenre komedi religi. Tapi dibagian akhir saya akan sedikit cerita mengenai sejarah novel ke 21 dari Achi TM ini.

Film InsyaAllah Sah akan tayang pada 22 Juni 2017 menjelang libur lebaran.

Nah melihat pemain, cameo dan sutradara serta penulis skenario yaitu Benni Setiawan saya berharap fim ini tidak hanya menghibur tapi juga berisi nilai yang akan menjadi bahan pelajaran untuk kita.

Pandji begitu totalitas saat hadir di Meet and Greet. Berdandan selama 1.5jam dan konsisten dengan karakter Kang Raka selama acara itu berlangsung, sunggu luar biasa

Dan hadir di meet and greet pemain dan penulis InysaAllah sah, saya makin yakin bahwa film yang berkategori untuk penonton remaja dan dewasa (13+) ini bisa membuat kita terpingkal.

Terlebih melihat akting Pandji yang di percaya sebagai pemeran utama di film ini bersama Titi Kamal. Lohh kok saya jadi sok tau akting Pandji di film ini, padahal filmya saja belum tayang.

Yeesss, saya beruntung bisa ketemu Pandji di kantor MD Pictures saat meet and greet. Dan semakin beruntung saat Pandji hadir dengan karakter Kang Raka di film ini.

Dengan rambut palsu lurus belah tengah, tahi lalat di dagu kiri, gigi palsu dan kemeja warna kuning menterengnya Pandji selalu berhasil membuat gelak tawa satu ruangan itu.

Tidak hanya penampilan fisik, tapi karakter dan gaya bahasa Pandji berubah menjadi Kang Raka, Karakter Pandji dalam film ini.

Bahkan Pandji tidak ingin dipanggil Pandji, saat ini dia adalah Kang Raka.

"Pandji lagi dugem" Ujar Kang Raka yang disambut gelak tawa yang hadir.

Premis Film InsyaAllah Sah menceritakan tentang orang yang melupakan janjinya pada tuhan. Dan ada orang lain yang berusaha mengingatkan janji yang sudah diucapkan.

Diceritakan, Titi Kamal yang memerankan karakter Silvi, perempuan metropolis yang gaya bicaranya selalu meledak-ledak terjebak di dalam lift bersama Kang Raka.

Kemudian Silvi bernazar atau berjanji jika bisa keluar dengan selamat maka dia akan berubah jadi orang yang lebih baik.

Sayangnya itu hanya janji sesaat, setelah berhasil keluar, Silvi dengan cepat melupakan janjinya.

Kang Raka, yang mendengar sendiri saat Silvi mengucap nazar tidak mau tinggal diam. Dia berusaha mengingatkan dengan berbagai cara.

Disinilah adegan lucu dalam film ini terjadi.

Film yang hampir 90% adalah komedi, harus menjadi pilihan kita semua. Karakter Kang Raka menarik perhatian saya, dengan logat sunda agak cadel, mungkin perpaduan Soleh Solihun dan AA Gym menjadi magnet tersendiri.

"Setiap penonton yang keluar dari bioskop pasti akan mempunyai adegan lucunya masing-masing pada film ini" Ujar Pandji.

Pandji juga optimis film yang penuh pesan positif tapi dikemas dengan komedi ini bisa diterima pecinta film Indonesia.

Sayang di acara meet and greet tersebut tidak hadir sutradara sekaligus penulis naskah Benni Setiawan. Saya suka film terakhir Benni Setiawan yaitu TOBA, dan saya berharap film ini pun bisa diterima masyarakat.

Sedikit tentang novel "InsyaAllah Sah". Novel ini hadir saat sang penulis sedang merasa tidak mood dalam menulis. Sampai akhirnya ketika Achi TM sang penulis, pulang bepergian dan tas miliknya yang berisi laptop tertinggal di bandara.

Achi TM langsung berbalik arah menuju bandara kembali untuk mencari tas laptop, sambil terus berharap tas laptopnya masih ada.

Nah di perjalan menuju bandara untuk mencari tas laptopnya inilah, Achi TM bernazar.

Jika tas laptopnya masih menjadi rejekinya, dia akan menulis novel religi. Nazar ini terucap karena Achi merasa berbuat tidak bersyukur dan menyia-nyiakan dengan talenta menulis yang sudah diberikan Allah.

Alhamdulillah tas laptop berasa isinya, terutama 4 potong rendang (entah kenapa rendang bisa ada ditas laptop) sudah diamankan pihak kemanan bandara. Dan menulislah Achi sampai akhirnya di hubungi pihak MD untuk membuat film dari Novel InsyaAllah Sah.
Read More

Souvenir Tentang Wisata Indonesia

Senin, 05 Juni 2017

4 komentar
Indonesia punya potensi wisata yang sangat luar biasa. Kita dikelilingi jajaran pegunungan yang indah, hutan hujan tropis yang mempunyai ragam satwa. Dan kita juga punya keindahan pantai dan kekayaan biota laut kelas dunia terhampar dari Sabang sampai Merauke.

Itu baru kekayaan alam. Belum kekayaan budaya tiap daerah di seluruh Indonesia yang penuh ragam. Kebudayaan yang punya ciri khas berbeda disetiap daerah yang mempunyai daya tarik masing-masing.





Potensi wisata yang besar ini harus kita promosikan terus, agar wisata kita makin dikenal sehingga orang makin tahu siapa Indonesia.

Pemerintah kini sudah mulai mempromosikan wisata Indonesia kedaratan eropa. Saya teringat cerita seorang kawan, profesinya adalah tourist guide.

Begitu terkejutnya dia, ketika melihat icon Wonderfull Indonesia menempel dibus tingkat yang wara-wiri di kota London, atau saat melihat billboard besar di kota paris yang isinya mempromosikan Indonesia. Ada rasa bangga ketika dinegara orang tercantum nama Indonesia disana.

Kalau pemerintah sudah mulai berusaha, kita sebagai tuan rumah harus bersiap menerima tamu.

Mungkin kalau berbicara infrastruktur, peraturan daerah dan mental rakyat Indonesia pembahasannya akan sangat panjang dan mendalam.

Yang mau saya bahas disini hanya masalah souvenir atau buah tangan. Memangnya kenapa dengan souvenir yang ada sekarang..?

Sebenarnya kita akan dengan mudah menemukan souvenir di tujuan wisata seluruh Indonesia, tapi kalau mau jujur, belum ada standard souvenir yang baku di Indonesia.

Souvenir di Indonesia sebagian besar pangsa pasarnya masih untuk wisatawan domestik, sehingga kurang memperhatikan kualitas dan design yang cenderung tidak berkembang.

Berangkat dari keresahan inilah GOESAR Tourist Souvenir (GTS) hadir. GTS ingin mendukung program pemerintah yang ingin membangkitkan kembali sektor wisata pada tahun 2017, dengan mengembangkan produk souvenir yang unik, berkelas dan kreatif.

Ini tentu inisiatif yang baik dan harus di apresiasi, terlebih lagi GTS mengedepankan kualitas souvenir agar tidak memalukan jika dijadikan buah tangan para turis mancanegara.

GTS akan memproduksi setidaknya 24 item souvenir berkualitas dengan kisaran harga 30.000 sampai 1.500.000. Macam souvenir itu diantaranya :
  • Bag luggage
  • Ceramic
  • Botol minuman
  • Kain (fabric)
  • Sendal (flip-flop)
  • Makanan
  • Pigura
  • Magnet kulkas
  • Cermin (hand mirror)
  • Kerajinan tangan
  • Topi
  • Kipas tangan
  • Perhiasan
  • Gantungan kunci
  • Sarung korek api
  • Lukisan
  • Pin
  • Toys
  • Ukiran
  • Patung
  • T'shirt
  • Payung
  • Asbak
  • Pembuka botol
Saya sempat membeli beberapa produk dari GTS, memang saat itu baru tersedia gantungan kunci dan magnet kulkas. Designnya pun baru ada dua daerah yaitu Sumatera Utara dan Belitung.

Penghuni baru kulkas kami.

Kedepannya akan ada dari daerah Jakarta, Wakatobi, Labuan Bajo, Menado, Toraja, Mandalika, Raja Ampat, Kepulauan Seribu dan Borobudur yang menjadi daerah wisata unggulan Indonesia.

Lalu apa bedanya gantungan kunci dan magnet kulkas produksi GTS dengan souvenir pada umumnya di Indonesia.

Gantungan kunci dan magnet kulkas dari GTS ini terbuat dari bahan semacam logam atau lebih tepatnya zinc alloy. Kalau kita pegang terasa berat dan kuat. 

Bahan zink alloy nampak kuat, ada dua titik magnet yang membuat semakin kencang saat menempel di pintu kulkas


Saya jadi teringat hadiah magnet kulkas dari negara tetangga yang sudah lebih dulu menempel dikulkas kami.

Dulu, saya cukup terkesima melihat souvenir itu, tapi begitu saya punya magnet kulkas dari GTS, lewat lah itu magnet kulkas berbentuk twin tower.

Secara bahan dan design, produksi anak bangsa ini lebih baik dengan harga yang bersaing, 30.000 untuk gantungan kunci dan 35.000 untuk magnet kulkas.

Nilai positif lainnya menurut saya adalah, disetiap packaging souvenir GTS selalu menyelipkan informasi mengenai tempat wisata dan keunikannya. 

Sehingga secara tidak langsung ikut mempromosikan daerah tersebut, atau minimal memancing perasaan ingin tahu bagi yang melihatnya.

Saya salah satu korbannya, ketika saya tertarik sekali dengan magnet kulkas berbentuk seperti topeng dengan tulisan besar "GORGA"  di bagian bawah.

Saya awalnya tidak tahu apa itu Gorga, yang ternyata merupakan motif pahat atau ukiran khas batak yang biasanya ada diluar rumah dan alat musik. Tambahan ilmu pengenalan budaya untuk saya.

Ada petunjuk atau informasi mengenai daerah wisata sekitar untuk mempermudah wisatawan mengeksplore tempat wisata lainnya


Untuk saat ini GTS sudah bekerjasama dengan beberapa toko dibandara, dan beberapa daerah wisata untuk pendistribusiannya.

Kalau ingin lebih mudah, kita juga bisa belanja online dan memilih ragam souvenir yang sudah tersedia melalui e-commerce GTS :
www.touristsouvenirindonesia.co.id

Semoga pariwisata kita akan semakin membaik sehingga meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar objek wisata.

Selain itu kita juga harus bisa menjaga lingkungan agar tetap asri sehingga terus menarik perhatian wisatawan untuk dikunjungi.

Karena kalau kita tidak menjaga, maka keindahan wisata tersebut tidak akan bertahan lama dan wisatawan enggan untuk berkunjung.
Kalau sudah begitu, semua akan merasakan kerugiannya.






Read More