Sweet 20 Film Adapatasi Yang Hangat Dan Menghibur

00.21

Sweet 20 adalah film adapatasi dari film korea berjudul Miss Granny. Untuk versi Indonesia, CJ Entertainment selaku pihak yang memproduksi film ini di Korea mempercayakan Upi sebagai penulis naskah dan Ody C.Harahap sebagai sutradara.


Ody C.Harahap berhasil membuat saya tertawa lepas di film Me Vs Mami, lalu bagaimana dengan film Sweet 20?.

Gambaran besar film Miss Granny yang dirilis tahun 2014 di Korea adalah tentang seorang nenek berusia 70 tahun yang tiba-tiba fisiknya berubah menjadi umur 20 tahun. Sederhana tapi justru banyak menimbulkan masalah dan tingkah laku yang membuat kita tersenyum sepanjang film. Miss Granny sendiri sudah di adaptasi di beberapa negara asia seperti Cina, Jepang, Thailand, Vietnam, Filipina dan Indonesia. Dinegaranya, Miss Granny disaksikan oleh 8 juta penonton.

Film adaptasi ini menghibur dengan muatan lokal yang diangkat oleh penulis naskah dan sutradara yang keren.
sumber foto: IG @sweet20movie
  
CJ Entertainment mengijinkan Sweet 20 untuk di isi muatan lokal. Maka tidak heran diawal film, suasana lebaran dan sungkeman langsung diberikan tempat sebagai opening scene. Selain itu ada scene yang menggambarkan orang Indonesia yang hobi banget nonton sinetron ketimbang film layar lebar, lalu diperlihatkan pula tipikal sinetron produksi Indonesia yang menurut saya norak tapi berhasil memancing tawa penonton satu studio.

Semoga yang ketawa pada bagian itu sadar, bahwa sinetron macem begini gak mutu. -maaf jadi curcol-.

Upi (penulis skenario) dan Ody C.Harahap (sutradara) berhasil membuat Sweet 20 menjadi film yang ringan, hangat dan menghibur. Tidak perlu berpikir keras untuk menangkap kelucuan yang dihadirkan di film ini. Semua begitu mudah untuk dinikmati.

Slamet Rahardjo berperan sebagai Hamzah yang di idolakan 2 wanita sebayanya.
sumber foto: IG @sweet20movie

Jajaran pemain senior yang mengisi peran pun sudah tidak diragukan lagi.Sebut saja, Slamet Rahardjo, Widyawati Sophiaan, Niniek L Karim, Lukman Sardi, Cut Mini dan Hengky Solaiman. Nama yang terakhir saya sebut adalah kunci dari film ini. Kalau tidak ada karakter yang diperankan Hengky Solaiman niscaya cerita film ini tidak akan berlanjut. Penasarankan, Hengky Solaiman jadi apa?.

Bisa dibilang, film Sweet 20 adalah film yang diperankan oleh aktor 3 generasi. Diwakili oleh Slamet Rahardjo, Lukman Sardi dan Tatjana Saphira. Tidak berlebihan kalau saya mereka mewakili 3 generasi kan?.

Dan berikut ulasan saya tentang akting mereka di film Sweet 20.

Kakek Hamzah dan Nenek Fatma yang fisiknya berubah menjadi gadis berumur 20 tahun
sumber foto: IG @sweet20movie

Slamet Rahardjo berhasil dengan sempurna menampilkan karakter kakek yang sedang jatuh cinta, kakek yang sedang patah hati dan kakek yang konyol dalam 100 menit durasi film ini berjalan. Penekanan kata dan gestur tubuhnya tidak dibuat-buat dan sangat natural. Bahkan hanya mendengarkan suaranya ber-istighfar dan menyebut Allahu Akbar saat mencoba wahana yang extreme di sebuah taman hiburan, berhasil membuat saya tertawa terbahak-bahak karena membayangkan ekspresi kakek 70 tahun yang "tersiksa" di permainan itu.-jahat ya-

Setiap ada film dengan pemeran Lukman Sardi akan selalu jadi prioritas saya, termasuk Sweet 20. Karena jujur saya sebelumya tidak tahu ini adalah film adaptasi, yang membuat saya ingin menonton film ini karena melihat jajaran para pemain senior yang terlibat, salah satunya Lukman Sardi.

Dan benar saja di penghujung film, saya dibuat terkesima oleh akting Lukman Sardi saat berbicara dengan ibunya yang saat itu secara fisik terlihat lebih muda layaknya gadis  berusia 20 tahun. Sangat menyentuh dengan ekspresi yang tidak berlebih tapi intonasi suaranya yang bergetar menggambarkan perasaan bingung antara percaya atau tidak bercampur rasa bangga dan rasa sayang kepada ibunya. Ini scene paling dramatik di Sweet 20. 

Tatjana Saphira,cewek kelahiran 1997 yang mirip dengan Chelsea Islan ini ternyata sudah membintangi 4 film layar lebar. Dan jujur saya tidak begitu memperhatikan aktingnya di 4 film tersebut. Tapi di Sweet 20, Tatjana Saphira menjadi bintang bersama para pemain seniornya. Karakternya nenek 70 tahun yang terperangkap di fisik gadis 20 tahun ini berhasil diperankan dengan sangat baik.

Ternyata Tatjana Saphira pemeran Nenek Fatma muda benar-benar baru berumur 20 tahun pada 21 Mei 2017 lalu sumber foto: IG @sweet20movie 
Cara jalan, gaya bicara dan tingkah laku yang kikuk saat didekati oleh cucu atau anak muda yang umurnya jauh di bawahnya diperankan dengan apik dan konsisten. Tantangan Tatjana Saphira yang terbesar menurut saya adala memerankan sosok yang secara fisik berumur 20 tahun, tapi secara mental dan psikologis sebenarnya berumur 70 tahun dan ini berhasil dia lakukan.
Selain itu dia juga mengisi suara sebagai vokalis dan menyanyikan secara langsung 4 lagu di film ini. Saya yakin ke depannya, Tatjana Saphira siap jadi rebutan produser layar lebar.

Kalau dideretan aktor senior semua berperan maksimal. sayangnya di deretan aktor muda, akting Morgan Oey tidak terlalu istimewa saat harus beradu akting dengan Tatjana Saphira. Morgan Oey memang punya kelebihan di wajah yang rupawan, tapi sayangnya difilm ini tidak terlihat kemampuan aktingnya. Kecuali ekspresi dan tatapan mata yang katanya bisa bikin meleleh kaum hawa. Menurut saya Kevin Julio dan Alexa Key di film ini aktingnya lebih baik ketimbang Morgan Oey.

Mau Tau Review Film Me Vs Mami?


Rating Sweet 20
7.5/10
Penulis skenario dan sutradaranya keren, pemain seniornya gak salah pilih, sayang film adaptasi. Saya suka yang original 

Info Film
Publish : 25 Juni 2017
Durasi : 109 menit
Sutradara : Ody C. Harahap
Penulis Naskah : Upi Avianto
Produksi : Starvision, CJ Entertainment
Genre : Drama, Komedi
Kelompok Umur : 13+
Pemain : Lukman Sardi, Cut Mini, Widyawati Sophiaan, Tatjana Saphira, Niniek L Karim, Morgan Oey, Slamet Rahardjo, Kevin Julio, Alexa Key



You Might Also Like

12 komentar

  1. Versi Korea nya bagus ga om..klu ada Slamet Raharjo sih bisa keren nih film

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya belum lihat yg versi korea, katanya sih bagus. Akting Slamet Rahardjo sih bukan main mbak. Selalu membuat terkesima.

      Hapus
  2. Baru tau kalo ini film remake. Pengen nonton yang versi Korea dulu abis itu yang ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, saya juga tahu pas cari referensi buat review film ini. hahaha

      Hapus
  3. kata ponakanku yang udah nonton versi korea dan china-nya, lebih seru dua versi itu daripada versi Indonesianya. Tapi kata aku mah, yg belon nonton kedua versi negara itu, mayan lah Sweet 20 ini. Baru aja nonton kemaren bareng keluarga. Nyokap girang bener nonton film ini karena banyak lagu2 lawas Yang bikin dia bernostalgia sepanjang film. Sampe ikutan nyanyi segala kek di karoke. Ponakan2 asyik ngomentarin neneknya. Sementara bokap asyik ... tidur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahaha, asik ya bisa karoekean bareng2...

      Hapus
  4. Liat iklannya udh nebak klo ini film adaptasi, tipe2nya mirip film korea. Pengen nonton versi asli dan sweet 20 ini juga.. Makasih ulasannya ya mas.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, saya penasaran sama versi koreanya juga nih

      Hapus
  5. Temen kantorku banyak nih yang ngomongin Miss Grany, jadi pensaran juga nih sama versi Indonesianya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pinjem DVDnya miss granny dong....hihihihi

      Hapus
  6. Kalau versi koreanya aku dah nonton, maklum pemainnya aa Soo Hyun. Nah yang ini belom.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan lupa bawain filmnya kalo nanti ketemuan ya

      Hapus

Yesss, Terima kasih sudah membaca dan sampai dihalaman komentar
silahkan komentar atau kritik dengan bahasa yang positif.
Jangan tinggalkan link hidup, saya akan berusaha untuk mengunjungi blog teman-teman semua.

Entri yang Diunggulkan

Prajawangsa City Cijantung, Super Block Di Timur Jakarta