Wisata Kepulauan Seribu Destinasi Wisata Jakarta [Trilogy #1]

00.29

Sudah pernah dengar nama Kepulauan Seribu..? atau jangan-jangan belum pernah dengar kata Kepulauan Seribu..?

Jujur, saya belum pernah datang ke Kepulauan Seribu. Dan ketika Mendapatkan undangan dari Dinas Pariwisata Kepulauan Seribu melalui Komunitas Indonesia Corners, kesempatan itu tidak saya lewatkan begitu saja.



Entah kenapa baru kali ini saya mengunjungi Kepulauan Seribu. Padahal saya tipe orang yang suka jalan-jalan iseng, walau bukan traveller sejati yang tiap tahun menyediakan bugdet untuk travelling tapi saya selalu menikmati lokasi baru yang saya singgahi. entah itu tempat makan, wisata, musium bahkan sebuah kota kecil di Jawa Tengah bisa membuat saya sangat antusias. Tapi Pulau Seribu, jujur bukan jadi prioritas saya.

Kembali lagi ke Kepulauan Seribu, walau banyak informasi yang bertebaran di dunia maya untuk menuju ke Kepulauan Seribu tapi menurut saya seperti ada info yang hilang dan terasa kurang lengkap. mungkin ini yang bikin saya ragu.

Seperti yang kita ketahui, untuk menuju ke Kepulauan Seribu dari Jakarta ada dua dermaga yang biasa di pergunakan. Yang pertama dermaga Marina Ancol dan yang kedua dermaga Muara Angke. Kalau di Marina Ancol Kapal yang kita gunakan adalah tipe predator atau pemecah ombak, sedangkan di Muara Angke menggunakan Kapal Kayu yang biasa digunakan nelayan.

Parkir Gratis Di Dermaga Marina Ancol

Untuk kesempatan kali ini, saya dan rombongan berangkat melalui dermaga Marina Ancol. Saya yang sudah lama tidak pernah main ke ancol langsung mencari informasi tiket masuk ke wilayah Ancol karena itu satu-satunya akses masuk menuju dermaga. Akhirnya saya mendapat informasi, untuk masuk kawasan Ancol setiap orang dewasa di kenai IDR 25K, begitupun dengan mobil.

Saya sempat bingung antara membawa mobil sendiri atau harus menggunakan transportasi Online. Yang saya khawatirkan kalau membawa kendaraan pribadi adalah biaya parkir permalam di kawasan dermaga Marina Ancol. Saya coba browsing tapi tidak mendapatkan informasi yang mencerahkan. Akhirnya saya bersama 3 rekan Blogger patungan untuk naik taksi Online.

Keesokkan harinya saya baru tahu, kalau parkir mobil atau motor di kawasan dermaga Marina Ancol ternyata Gratis. Di situ saya merasa sebel.
"Saya biasa taruh mobil di sini 3-4 hari mas, gratis asal tiket masuknya jangan sampai hilang". Ujar salah seorang perwakilan Dinas Pariwisata Kepulauan seribu.

Rate harga kapal cepat ini belum termasuk biaya masuk ke dalam wilayah Ancol, kalau tidak salah kapal cepat terakhir yang berangkat dari Marina adalah jam 10.00 pagi. Bisa menghubungi SeaLeader Marine untuk jadwal fixnya di nomor; 021.645.0193 - 021.645.0181
Pukul 08.00 kami masih berada di dermaga Marina Ancol, deretan perahu predator di dermaga berjajar rapi tanpa di komando. Satu persatu peserta berdatangan, dan dermaga 16 mulai terlihat ramai. di area dermaga ada semacam kios yang menjual perlengkapan maupun panganan pengganjal perut, di sana pula saya menemukan informasi mengenai tarif untuk menuju pulau seribu menggunakan kapal predator ini.

Sekedar informasi, rate terdekat menuju pulau Bidadari di kenakan biaya IDR 75K untuk weekday dan untuk Weekend IDR 100K. Untuk rute terjauh ke pulau Pantara dikenakan biaya IDR 300K dan untuk weekend IDR 350K.

Saya sempat terkejut ketika melihat flyer yang tertempel di dinding kaca, tertulis bahwa yang ingin menuju ke Kepulauan Seribu melalui dermaga Marina Ancol di gratiskan tiket masuk ancol. Namun begitu saya konfimasi kepada petugas terkait ternyata peraturan itu sudah tidak berlaku.

Pulau Bidadari merupakan salah satu pulau wisata resort yang paling dekat dengan Dermaga Marina Ancol 

Pulau Bidadari

Akhirnya kami di ijinkan masuk ke dalam kapal, setelah posisi duduk di seimbangkan agar kapal tidak terlalu miring ke salah satu sisi. Kapal secara perlahan mulai keluar dari kawasan teluk jakarta menuju perairan terbuka. 

Kekuatan mesin kapal yang mencapai 350HP membuat kami yang berada di dalam kapal seakan-akan terbang saat kapal memecah ombak laut pantai Jakarta. Beruntung cuaca pagi itu cerah dan ombak laut sangat bersahabat sehingga guncangan dalam perahu tidak terlalu hebat.

Kepulauan seribu setidaknya mempunyai 110 gugusan pulau. Beberapa di antaranya di jadikan pulau Wisata resort seperti pulau Bidadarai dan pulau Ayer. Lalu ada pulau Wisata Pemukiman seperti pulau Harapan dan pulau Untung Jawa, lalu ada juga pulau sejarah atau konservasi seperti di pulau Onrost, Cipir, Kelok maupun pulau Pramuka.

Fasilitas di pulau ini sudah sangat lengkap, sport water sampai kolam renang pun tersedia


Untuk pulau yang pertama kami singgahi adalah pulau Bidadari. Di sini tersedia penginapan berupa resort yang lengkap dengan fasilitas restoran, bilyar, lokasi bermain anak sampai kolam renang. Selain itu kita juga bisa melihat sisa puing benteng Matello.Benteng ini digunakan Belanda untuk basis pertahanan ketika terjadi serangan dari arah laut. 

Kalau di lihat dari foto satelit, bisa jadi benteng Matello di pulau Bidadari adalah pertahanan pertama Belanda untuk menahan gempuran dari penyerang. Nanti akan saya jelaskan lebih detil mengenai ini.

Sisa puing benteng Martello yang masih bisa kita nikmati di Pulau Bidadari

Di pulau Bidadari banyak spot cantik yang bisa dijadikan tempat berfoto, mulai dari benteng Martello, pohon jodoh sampai ayunan di tengah laut. saya membayangkan saat sunset atau sunrise tiba suasananya pasti akan terlihat romantis.

Rasanya kurang pas kalau kita tidak berfoto bersama di reruntuhan benteng Martello yang masih terlihat cantik


Pohon besar ini begitu menyita perhatiaan saya. tegap berdiri dengan kerutan yang tegas, walau sudah di makan waktu,
Untuk menginap di pulau Bidadari per-orang dewasa dikenakan biaya paling murah IDR 750K paling mahal IDR 1.500K. Ini sudah termasuk penginapan, makan pagi dan antar-jemput kapal predator dari Marina ke pulau Bidadari. Dari pulau Bidadari kita bisa melihat pulau Onrust yang menjadi titik awal Belanda masuk ke Indonesia.

Di artikel selanjutnya saya akan bahas 3 pulau yang merupakan masuk kategori pulau konservasi atau arkeologi, yaitu Onrust, Cipir dan Kelor.

Yeeesss,...ini kami dari Indonesia Corners, terima kasih Dinas Pariwisata Kepulauan Seribu yang sudah memberikan kami kesempatan mengekslore Kepulauan Seribu.

Tulisan terkait :
- Yuks belajar sejarah di temani keindahan alam di kepulauan seribu



  

You Might Also Like

15 komentar

  1. yeaah, bersyukur saya menjadi bagian travelling bareng mas Satto dan IDCorners....asiik sangaddd..:D

    BalasHapus
  2. yeyyy, kemaren keren banget. Lalu sekarang udah jadi prioritas blm mas Satto ke Kep.Seribu? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi pengen lagi...kemarin masih kurang puas. Kelamaan di jalannya. Hahahahaha

      Hapus
  3. dih? baru ini ke pulau seribu? dih....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diiihh...diihhh...biarin sih. Aku kan kalo main jauh2 gak suka yang deket-deket gitu.
      #SombongGitu

      Hapus
  4. aku udh dong main ke Untung Jawa sama Tidung, lebih jauh dari pulau bidadari kan, wong dari muara angke ke Pulau Tidung itu sampe 3 jam wkwkkwk. Lama kalii diombang ambing oleh ombak :p Boleh lah nanti main-main manja ke pulau Bidadari juga. Penasaran sama benteng ituuu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ke Bidadadi masuk bayar lagi, karena sudah masuk ke pukau resort mending ke pulau kelor. Gratis..

      Hapus
  5. Lengkap eh tulisannya. Fotonya pun bagus-bagus

    BalasHapus
  6. Kok asyik bangeeet... aku belum pernah ke kepulauan seribu. Aaah semoga nanti ada waktu kesana hihi.

    BalasHapus
  7. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai wisata alam.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai pariwisata yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar pariwisata

    BalasHapus
  8. Aku ke pulau seribu cuma pernah ke pulau tidung doang hehhee belum pernah ke pulau ini

    BalasHapus
  9. aih seru... pengen banget bisa nyebrang ke pulau seribu :)

    BalasHapus
  10. Waktu tinggal di Jakarta 3 bulan, sering rencana sama teman-teman ke Kepulauan Seribu, tapi gak pernah terwujud.

    BalasHapus
  11. Yuk kak camping / ikut open trip pulau seribu bareng Rasmunesia bisa cek di Instagram kita @rasmunesia & www.rasmunesia.com more info : WA 087776361998

    BalasHapus

Yesss, Terima kasih sudah membaca dan sampai dihalaman komentar
silahkan komentar atau kritik dengan bahasa yang positif.
Jangan tinggalkan link hidup, saya akan berusaha untuk mengunjungi blog teman-teman semua.

Entri yang Diunggulkan

Kuliner Terbaik Pucuk Coolinary Festival Malang 2018