Artikel Populer Bulan Ini

ASUS ROG Phone 6 si Buas Untuk Para Gamer dan Konten Kreator

“Bro smartphone yang bagus apa ya?” Tanya seorang kawan di sore hari saat warna langit biru mulai memerah. Sebuah pertanyaan yang susah-susah gampang untuk menjawabnya.

Pertanyaan yang sama sulitnya ketika ada siswa di ekskul fotografi saya bertanya, “Kak kamera yang bagus merk apa?” Biasanya saya akan tanya dulu, “Serius belajar foto gak? Bugdetnya berapa?”

Baru saya bisa sarankan merk,type dan harga kameranya, dan ini pun masih subjektif penilaian saya.


Sama halnya dengan membeli handphone, kita harus tahu kebutuhannya untuk apa. Nggak bisa kebutuhan semua orang disamaratakan, contoh, kebutuhan ibu mertua saya yang berumur 80 tahun, tentu akan berbeda dengan anak-anak dan cucunya yang berumur 30-50 tahun.

Ibu mertua cuma butuh handphone yang bisa untuk menelpon dan menerima telpon tanpa touchscreen alias handphone yang masih menggunakan keypad seharga (dibawah) 300rban. Bapak mertua malah ajaib lagi, beliau gak butuh handphone, karena kesulitan mengoperasikan handphone, kalah canggih sama istrinya.

Kembali lagi ke pertanyaan kawan saya diatas, smartphone apa yang bagus? Kebutuhannya untuk apa dulu nih, untuk pelajar, untuk foto selfie, untuk fotografi pro, untuk videografi, untuk mendengarkan musik atau untuk gamming? Karena semua produsen smartphone akan berusaha memaksimalkan di salah satu point agar bisa memaksimalkan pangsa pasar yang ada.

“Gw butuh smartphone yang "buas" buat ngedit foto dan video, kamera oke dan bisa buat main game juga, tapi gak bikin tangan kepanasan gara-gara megang smartphone kelamaan, ada?”.

Spesifikasi yang diajukan kawan saya ini agak bikin kesel sih, cari smartphone yang spesifikasi gamming tapi bisa juga untuk ngedit foto dan video dan kameranya bagus. Banyak maunya..


Kalau memang butuh yang performa gahar, smartphone gaming bisa jadi pilihan

Karena saya tahu sekali, kawan saya ini cuma kegandrungan main Dream League Soccer dan sesekali main Free Fire bareng keponakannya yang masih SMP (itupun selalu matiin duluan), jadi buat apa cari smartphone spesifikasi gaming?

Kalau mengedit foto atau video, memang sudah kerjaannya sebagain konten kreator. Alasan yang (mungkin) masuk akal kenapa cari smarpthone spesifikasi gaming adalah pergelangan tangan yang menghangat ketika smartphone dipaksa kerja keras dalam waktu yang cukup lama. 

Setahu saya memang hampir semua smartphone gamming punya teknologi pendingin, tapi seberapa efektif? 

Baiklah, mari kita pecahkan misteri smartphone apa yang terbaik untuk kawan saya ini. 

Pertama kita pisahkan dulu sesuai kebutuhan, kalau mencari smartphone dengan spesifikasi yang "buas", sudah bisa dipastikan (memang) smartphone khusus gamming-lah yang paling mumpuni dan bisa digunakan dalam kondisi extreme. Karena memang kebutuhan para gammer ini gak main-main. 

Nah kalau ngomongin smartphone gamming, top of mind, atau yang ada dipikiran saya adalah ASUS ROG Phone. 

Tunggu deh yang kita bahas ini smartphone ASUS atau Smartphone ROG sih? 

Jadi gini, ASUS itu adalah produsen produk teknologi informasi dari negara Taiwan, mulai dari PC sampai Laptop. Tahun 2006 mereka membuat produk ROG (Republic of Gamers) yang mempunyai kemampuan paling kencang dikelasnya untuk para maniak gammers dan pejuang overclock yang punya obsesi dengan komputer super speed. 

Dan akhirnya ditahun 2018, ASUS ROG, meluncurkan generasi pertama ponsel gamming yang langsung jadi andalan para gammers untuk menjadi jawara di kelasnya. 

ROG Phone 6 Smartphone Gaming Paling Gahar, Senjata Terbaik Para Gamer Untuk Menjadi Juara

4 tahun perjalanan ASUS ROG Phone, banyak inovasi yang terus dikembangkan, dan membuat para gammers semakin nyaman ketika bermain game online di layar smartphone. Salah satunya ketika 21 September 2022 lalu, resmi diluncurkan ROG Phone 6 dengan spesifikasi yang bikin para gammers tersenyum bahagia. Terutama dengan prosecor Qualcomm® Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform Qualcomm® Adreno™ 730 yang tertanam di ROG Phone 6 ini.


Ngeri gak sih lihat tampilan belakang ASUS ROG Phone 6 ini?

ROG Phone 6 Series juga sudah disisipi RAM LPDDR5 hingga 18GB dengan penyimpanan SSD UFS3.1 hingga 512GB. Hmmm sepertinya memang dipersiapkan untuk menjadi juara dikelas smartphone gaming, atau bisa jadi gak ada lawannya?
Saya tidak akan secara detil jelasin semua spesifikasi si “monster” ASUS ROG Phone 6, kalau kalian penasaran dan mau tahu detilnya bisa lihat di https://rog.asus.com/id/phones/rog-phone-6-model/ tapi ada beberapa fitur yang ingin saya bahas karena bikin saya terkesima.

Pertama adalah luas layar 6,78in ASUS ROG Phone 6 dengan dimensi keseluruhan 17,7cm x 7,7cm. Waahh ini pasti akan nyaman untuk kawan saya yang punya ibu jarinya sebesar lengkoas. 

Dia gak akan kesulitan atau salah pencet ketika menyentuh tombol saat harus mengedit foto atau video di aplikasi smartphone.

Dan untuk para gammers, layar ini mempunyai Touch-sampling rate hingga 720Hz dan latensi sentuh 23ms, layar ini bisa jadi andalan para gamer makin gesit dan responsif untuk melibas semua lawan. 

Touch-sampling rate apa sih? Sederhananya, sensifitas layar saat menerima input berupa sentuhan. Semakin tinggi angkanya maka akan semakin sensitif dalam mendeteksi sentuhan dan tentunya ini semakin bagus.

Masih dibagian layar, ASUS ROG Phone 6 di fasilitasi dengan AMOLED HDR10+ dari Samsung seluas 6,78 inci, kalau dalam satuan cm kurang lebih garis diagonalnya 17cm (bayangin tuh seberapa luasnya) . Teknologi AMOLED memang paling banyak dipasang di smartphone karena kejernihan dan ketajamannya.

Tidak sampai disitu, untuk kenyamanan dan keamanannya, layar si “monster gahar” ini sudah diproteksi dan diperkuat dengan Corning® Gorilla® Glass Victus™. 

Gorilla Glass Victus mempunyai ketahanan gores dua kali lipat dibanding pendahulunya, dan empat kali lebih tahan gores dibanding kaca pelindung yang terbuat dari aluminosilicate. Bahkan diklaim, bisa bertahan ketika terjatuh dari ketinggian 2 meter di atas permukaan yang keras. Ingat ini terjatuh ya, bukan dilempar seperti melempar bola billyar yang akhirnya malah terjatuh sendiri. Ehhh kita ngomongin apa ya?

Dan saya jadi teringat smartphone ASUS Max Pro M1 saya yang layarnya pecah, ketika terlepas dari genggaman keponakan berumur 2 tahun. Sedih gaes, walau masih bisa digunakan, tapi gak enak dilihat pecahan layarnya yang kaya selulit.

Salah satu yang membedakan smartphone gamming dengan yang lainnya adalah, sistem pendingin. Di ASUS ROG Phone 6, sudah ada teknologi pendinginan GameCool 6 Cooling System generasi kelima. Teknologi pembuangan panas ini lebih efisien daripada sebelumnya, sehingga performa pendinginan pun meningkat hingga 10°C. Hmmmm sepertinya ini yang dibutuhkan kawan saya ketika sedang mengedit video dalam jangka waktu yang agak lama.


Jaminan dipakai ngegame atau kerja ekstrem, bakal tetap adem menjaga performa

Logikanya adalah, ketika alat elektronik apapun itu berada pada titik panas yang tinggi, maka dipastikan performa perangkat tersebut akan turun.

Jadi kalau ada teknologi yang bisa membuat suhu perangkat terjaga pada kondisi stabil, tentu performanya akan terus prima selama digunakan. Ini konteksnya smartphone, bukan mesin diesel yang makin panas makin kenceng larinya.

Para "Penikmat" Kegaharan ASUS ROG Phone

Kalau cuma lihat iklan, web dan konten sosial media, ASUS ROG Phone seri apapun seperti tiada cela, mulai dari ASUS ROG seri pertama di tahun 2018 sampai seri teranyar tahun 2022 ASUS ROG phone 6.

Saya gak bisa berkatanya banyak, karena sampai detik ini belum pernah menggunakannya smartphone gamming yang fenomemal ini sebagai daily driver (gawai andalan harian).

Pertemuan pertama saya dan akhirnya bisa memegang ASUS ROG terjadi secara tidak sengaja di rapat tahunan pengurus komunitas, ketika melihat kawan saya, Melati Octavia yang ternyata menggunakan ASUS ROG Phone 3.

Jujur, ketika melihat perempuan memegang ASUS ROG, sisi maskulinnya makin terlihat keluar gaess, jadi lebih macho dan gahar. ASUS ROG Phone 3 ini sudah jadi daily drive Melati selama kurang lebih 2 tahun dan performanya masih terjaga sampai sekarang.

Soal penampilan ROG Phone 3, diakui juga oleh Deddy Huang, ketika orang meilhat design logonya maka akan langsung terkesima. “Smartphone ini cukup bandel dan tampilannya itu mewah” Ujar Deddy.

Untuk performanya sendiri, Melati cukup puas ketika digunakan “bertarung” di League of Legend. “ROGnya gak panas saat dipakai game online, support hyperfusion wifi (wifi+SIM), walau lebih berat dari yang lain, tapi ini konsekuensi dari performa ROG. Jadi gak masalah”

Lain lagi cerita Riswan yang daily drivenya adalah ASUS ROG Phone 2, ini adalah seri yang diluncurkan sebelum ROG 3 yang digunakan Melati dan Deddy.

Dari sekian banyak smartphone yang Riswan punya (kalau saya tulis "banyak" berarti lebih dari 4 loh ya), sebagai konten kreator yang single fighter, performa ASUS ROG Phone 2 untuk scripting (menulis naskah) mengedit foto bahkan mengedit video, bisa diandalkan kecepatannya, selain itu faktor kenyaman juga jadi pertimbangan.

Walau ROG adalah smarthone khusus gaming, tapi Riswan menggunakan ROG untuk memproduksi konten.

“80 persen ROG gw pakai untuk edit video, foto dan sisanya untuk main game dan browsing, speaker ROG ini suaranya enak banget dan untuk kelas smartphone gamming, kualitas kamera ROG paling baik” Ujar Riswan.

Waahhhh, ini ASUS ROG Phone 2 loh, gimana ASUS ROG Phone 6, kok saya jadi “ngeri” bayangin kegaharan performanya, terlebih kualitas kamera dan video stablilizer smartphone ini ya.


Nahhh ini yang saya butuhin, performa gahar layaknya smartphone gaming, tapi kamernya buas gaeess

Sepertinya saya tidak salah untuk merekomendasikan ASUS ROG Phone 6 ini untuk kalian yang ingin merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam beraktifitas ekstrem dengan smartphone walau bukan seorang gammer seperti kawan saya.

Dan untuk para gammer tidak ada pilihan yang lebih baik dari ASUS ROG Phone 6, kalau ada yang bilang skill paling penting saat kita "adu mekanik", itu benar. Tapi kalau ada dua orang yang skillnya sama, dan salah satunya menggunakan ASUS ROG Phone 6, saya berani yakin orang ini akan mendominasi pertarungan.

Bahkan ketika skill kalian dibawah skill lawan, tapi kalau pakai ASUS ROG Phone 6, kalian akan membuat kerepotan lawan dan tidak mudah dikalahkan.


Emang paling juara ASUS ROG, performa dan tools pendukung untuk para gammers super lengkap

Buat kalian yang mau beli ROG Phone 6 PRO, kalian juga udah mulai bisa pre-order di tanggal 24 Oktober - 10 November 2022. Untuk pemesanan awal ini, kalian akan mendapatkan banyak promo menarik antara lain Free Aero Active Cooler 6 + Devil Case + Exclusive Backpack ROGXONIC Esports selama persediaan masih ada, dengan total keuntungan hingga Rp.2.000.000. Untuk ROG Phone 6 PRO ini bisa kalian dapetin dengan harga Rp 18,999,000 eksklusif hanya di Erafone, Urban Republic, ROG Store, ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, Eraspace dan Tokopedia.

Info selengkapnya kamu bisa cek disini ya : https://rog.asus.com/id/phones/rog-phone-6-model/ Nah, kalau buat ROG Phone 6 sekarang udah tersedia di partner-partner penjualan ROG Phone 6 yang bisa kalian dapetin langsung di Erafone,Urban Republic, ROG Store, ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, Eraspace, dan JD.ID langsung dengan harga Rp 10,999,000 untuk variant 8/256GB dan ROG Phone 6 12/256GB dengan harga Rp 13,999,000. So, tunggu apalagi buruan beli sebelum kehabisan!

Gimana Gaess? Pasti ngebeut pengen punyakan?





Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS ROG Phone 6 Blog Writing Competition di Blog Katerina Travelerien




Komentar

Paling Banyak di Baca