Liverpool Bungkam Tottenham Hotspur

April 01, 2019

Jelang bermain di kandang sendiri melawan Crystal Palace hari rabu besok dan merasakan kemegahan serta euforia stadion baru mereka, Tottenham malah dipaksa kalah oleh Liverpool dengan menyakitkan.
Tapi Manajer Tottenham Mauricio Pochettino mengatakan peluang timnya untuk lolos ke Liga Champions tetap ada.

Trus kita kapan juara EPLnya om? Musim depan ya? kan udah punya stadion baru.


Spurs dikalahkan setelah gol bunuh diri yang di lakukan oleh Toby Alderweireld di menit ke-90, tapi pelatih asal Argentina itu masih yakin kalau Tottenham, bisa finis empat besar untuk menjaga asa ke liga champion tahun depan.

"Kami kurang beruntung karena kebobolan di babak kedua, padahal kami mendominasi pertandingan," katanya.

Gol Roberto Firmino membuat Liverpool unggul di menit ke 16 babak pertama, sebelum Lucas Moura menyamakan kedudukan di babak kedua. Lalu kenyataan pahit itu datang di menit ke 90, saat Alderweireld memasukkan bola melewati garis gawang timnya sendiri.

Ada empat tim berjuang untuk dua tempat kualifikasi Liga Champions dan Tottenham masih berada di tempat ketiga dengan 61 poin, mereka hanya unggul satu poin dari Chelsea di urutan keenam.

Tottenham kemungkinan bisa di salip Arsenal yang saat ini berada di tempat kelima, kalau (Arsenal) di pertandingan tandang mereka bisa mengalahkan Newcastle. Doa saya, semoga Newcaslte menang dengan mudah,... Ammiin.

Kalau Newcastle memang, maka mereka berkesempatan menjauhh dari zona degradasi. Karena kalau mereka kalah, bisa jadi mereka akan di salip oleh Southampton atau Brighton

Gol bunuh diri Toby Alderweireld memberi hadiah kemenangan bagi Liverpool, kenapa hadiah? Karena sepanjang babak kedua, Liverpool dikepung habis-habisan dan Tottenham berhasil membuat beberapa peluang.

Memasuki menit ke 80, saya sudah terbayang Tottenham pulang membawa pulang minimal satu angka, sayangnyaitu pupus saat Hugo Lloris, gagal antisipasi sundulan Mohamed Salah yang sebenarnya tidak terlalu keras dan akhirnya bola meluncur ke gawang, setelah sebelumnya mengenai Alderweireld.

Tottenham lewat Sissolo mempunyai peluang untuk unggul saat dia sudah berhadapan dengan kiper Liverpool Alisson. Sissoko memutuskan menendang langsung ketimbang mengoper ke Son Heung-min yang berdiri bebas di sebelah kanan. Sayangnya bola tendangan Sissoko melambung tinggi entah kemana.

Dele Alli pun mempunyai kesempatan saat penempatan bolanya (placing ball) beberapa kali merepotkan kiper liverpool, dan nampaknya The LilyWhite belum beruntung. Tottenham bermain luar biasa di babak kedua, tetapi mereka harus pulang tanpa poin di premier league.

Kalah Gara-Gara Hugo Lloris?

Sepak bola memang permainan tim, tidak ada yang bisa disalahkan secara personal, tapi kekalahan Tottenham atas Liverpool membuat nama Hugo Lloris di komentari oleh Jermaine Jenas. Lloris tidak bisa memberikan keamanan bagi pemain belakang Spurs.

Lloris telah berada di Spurs sejak 2012, dan bermain dengan baik, tapi kalau kita berbicara kualitas kiper yang berhasil memenangkan Piala Dunia dengan Prancis sekaligus menjadi kapten klub dan negaranya, penampilan Loris harus jadi perhatian serius Pochetino.

Menurut Jermaine, Gazzaniga pantas mendapat kesempatan. Dia telah bermain untuk Spurs musim ini sebanyak 10 pertandingan di semua kompetisi. Dan  hasilnya cukup bagus.

Mungkin akan terdengar kejam, kalau saya jadi Pochettino, maka saya akan pertimbangkan Gazzaniga pada pertandingan Rabu melawan Crystal Palace di Stadion baru mereka. Ujar Jermaine Jenas.

Menurut kamu bagai mana?

translate and adapted from bbc.co.uk


You Might Also Like

1 comments

  1. Musim ini walau masih tersisa beberapa pekan, City & Liverpool yg layak menjadi kandidat juara EPL

    BalasHapus

Yesss, Terima kasih sudah membaca dan sampai dihalaman komentar
silahkan komentar atau kritik dengan bahasa yang positif.
Jangan tinggalkan link hidup, saya akan berusaha untuk mengunjungi blog teman-teman semua.

Entri yang Diunggulkan

Saya Pamit Menulis Olahraga