London Has Fallen, Film Action Khas Amerika

04.00

Agustus-September beberapa film Indonesia angkat  bicara, sebut saja yang terakhir lagi nghitz adalah Warkop DKI Reborn. Walau ada beberapa riview yang bernada negatif, tetap saja film ini banyak di lirik masyarakat, terbukti dalam 1 minggu sudah menjaring 3jt penonton.

Tapi saya gak mau cerita tentan film Indonesia dulu, saya mau sharing tentan film yang saya tonton di bulan maret 2016, "London Has Fallen". Kenapa..? karena jujur saja, saya masih takjub kalau membayangkan kota di bagian eropa bisa chaos seketika. Saya jahat yaa..? tenang saja itu hanya imajinasi dalam film.

Saya pun berpendapat sentimen politik di film ini, tapi saya tidak ingin mebahas masalah politik di artikel ini. London Has Fallen, film yang menurut saya punya jalan cerita yang tidak mudah di tebak, punya kejutan di setiap menit berjalan walau ending ceritanya saya sudah bisa tebak akan seperti apa. Amerika banget.


Film ini merupakan sekuel dari film Olympus Has Fallen yang bercerita tentang pembajakan gedung putih, juga oleh sekelompok teroris.

London Has Fallen berawal ketika para pemimpin dunia akan menghadiri pemakaman dari perdana menteri Inggris. Semua pasukan keamanan di Inggris raya dipersiapkan untuk menyambut para pemimpin negara dari penjuru dunia yang mengucapkan belasungkawa. Tidak terkecuali presiden Amerika Serikat Benjamin Asher yang di perankan oleh Aaron Eckhart, wajahnya sangat familiar ketika memerankan karakter Two Face di Dark Knight.

Pasukan pengaman presiden Amerika dipimpin langsung oleh Mike Banning yang diperankan oleh Gerard Butler (The King Leonidas di film epic 300). Di film ini digambarkan bagaimana detil pengamanan di lakukan oleh Mike Banning dan timnya untuk menjaga sikidal julukan presiden Amerika.

Namun ternyata persiapan para teroris jauh lebih siap, mereka berhasil menguasai kota London dalam serangan yang sangat tersistematis dan terukur. Para penonton diajak menebak bagaimana berbagai cara ditempuh para teroris untuk bisa mengincar para pemimpin dari berbagai negara yang hadir.

London Has Fallen memberikan ketegangan dari awal film, adegan perang ditengah kota London digambarkan dengan sangat dramatis. Landmark dikota London hancur semua panik dan keadaan dipagi hari itu berubah menjadi chaos tak terkendali.

Tujuan utama para teroris sebenarnya adalah presiden Amerika. Mereka ingin membalas dendam apa yang Amerika telah lakukan di negeri mereka. Saat Amerika menyerang membabi buta yang mengorbankan keluarga dan warga sipil tak berdosa sehingga meninggalkan luka yang mendalam.

Semua sudah dipersiapkan dengan baik oleh para teroris, bahkan dari hal terkecilpun sudah mereka rencanakan. Dan dengan kemajuan teknologi para teroris akan melakukan live streaming yang bisa di akes seluruh dunia saat mengeksekusi presiden Amerika.

London Has Fallen membuka mata bahwa sebuah konspirasi bisa saja terjadi di setiap sisi birokrasi,  bahkan untuk negara sekelas Inggris. Dengan iming materi, idealisme bisa saja terbeli.

Film besutan Sutradara kelahiran Teheran, Iran Babak Najafi sungguh merupakan film yang Amerika banget. Adegan aksi, heroiknya pasukan khusus amerika sampai karakter pencitraan teroris itu sendiri seperti sudah pakem setiap pembuatan film tentang cerita kontra teroris dari negeri paman Sam.

Ketika sutradaranya kelahiran timur tengah, sayang sekali kalau pencitraan teroris selalu ditujukan kepada keturunan Arab, dalam film ini di gambarkan berkebangsaan Yaman. Kenapa sosok terorisnya tidak diambil dari negara Rusia atau pecahan soviet yang secara historispun punya hubungan yang tidak baik dengan Amerika.


Film yang di menghabiskan biaya US$60 Million ini pantas menjadi alternatif bagi penikmat film action yang ingin tahu bagaimana kisah heroic pasukan khusus mengamankan pemimpinnya. 

Sayangnya sampai minggu ketiga catatan boxofficenya baru mencapai kurang lebih US$50 million, menurut saya sedikit ada pengaruh tentang pengkarakteran teroris yang terlalu mainstream Amerika banget.

Seharusnya sang sutradara bisa membuat film ini lebih menarik dengan penggambaran teroris dengan wajah yang berbeda. Terlebih lagi sutradaranya kelahiran dari daerah persia. Karena teroris tidak selalu dari arab, karena bisa jadi terorisnya dari kalangan mereka sendiri?. 

Di London Has Fallen semua diungkap, siapa teroris tersembunyinya dan siapa saja pemimpin dunia yang berhasil selamat dari serangan.

“Sangat penting untuk terus memberi inspirasi ketimbang terus memberikan kritik”. 

You Might Also Like

0 komentar

Yesss, Terima kasih sudah membaca dan sampai dihalaman komentar
silahkan komentar atau kritik dengan bahasa yang positif.
Jangan tinggalkan link hidup, saya akan berusaha untuk mengunjungi blog teman-teman semua.

Entri yang Diunggulkan

Prajawangsa City Cijantung, Super Block Di Timur Jakarta