Mokzhaware, Sepatu Gunung Buatan Indonesia

Kamis, 24 Oktober 2019

5 komentar
Buat para penggiat alam bebas, yang suka naik gunung atau hiking, pernah lihat brand sepatu Mokhzaware? atau mungkin pernah denger nama brand ini? Jujur saya baru ngelihat langsung Mokhzaware saat event pameran Indotreek 2019 di Balai Kartini Jakarta.
Mokhzaware-sepatu-gunung-buatan-lokal

Kebetulan Mokhzaware jadi salah satu peserta pameran yang memang di khususkan untuk para pecinta kegiatan alam luar. Jadi nggak heran di event ini kita bisa nemuin berbagai brand ternama di dunia outdoor dan juga brand rintisan yang tidak kalah berpotensi.

Dari berbagai brand yang hadir di event tersebut, saya langsung di “jorokin” ke boothnya Mokhzaware untuk ngobrol langsung sama bang Rahmat. Dan ternyata nggak salah, saya dapat cerita menarik di booth Mokhzaware.

Jadi Mokhzaware adalah satu-satunya produsen sepatu untuk keperluan outdoor di Indonesia yang punya pabrik sepatu sendiri. Bisa bayangin gak? Satu-satunya produsen sepatu outdoor yang punya pabrik sendiri. Dan ini keren sihh,..

Tentu sudah bukan rahasia lagi, kalau beberapa brand sepatu internasional (yang gak perlu di sebut merknya) punya pabrik di Indonesia dan menghasilkan sepatu terbaik untuk dunia. Dan Mokhzaware membuktikan bahwa produsen lokal juga bisa membuat produk yang berkualitas.

“Semua bahan bakunya ada di Indonesia, jadi gak ada alasan kita gak bisa bikin” Ujar bang Rahmat.

Pasti pada heran apa yang membuat sepatu buatan Mokhzaware ini berkualitas, bukan berarti punya pabrik sendiri otomatis kualitasnya bagus kan? Sabar Bross, pelan-pelan bakal saya buka satu persatu kelebihan sepatu buatan 100 persen lokal ini.

Mokhzaware-sepatu-gunung-buatan-lokal
Ini adalah type sepatu Mokhzaware yang berbahan kulit, tapi saya lupa, kulit Sapi atau Kuda.
Mokhzaware pertama kali dirintis pada tahun 2015, tidak langsung produksi, tapi mereka melakukan riset terlebih dahulu, kegagalan demi kegagalan harus mereka hadapi agar mendapatkan formula terbaik untuk memproduksi sepatu gunung.

Dan akhirnya di tahun 2016, Mokhzaware pertama kali melepas sepatu gunung buatan mereka kepasaran dengan sistem titip jual di beberapa toko penjual keperluan outdoor. Dari tahun ketahun, dengan kualitas yang diberikan dan harga yang masuk akal berhasil menarik perhatian para toko-toko outdoor.

Tidak hanya toko-toko outdoor, kehadiran Mokhzaware juga mencuri perhatian brand-brand besar yang sudah hadir terlebih dahulu di Indonesia. Mereka sangat mengapresiasi produk Mokhzaware yang mempunya kualitas baik tapi dengan harga yang lebih terjangkau, karena murah atau mahal realtif.

Rahasianya adalah, karena Mokhzaware memproduksi sendiri sepatu mereka dari hulu ke hilir. Setidaknya itu informasi yang saya dapat ketika berbincang-bincang dengan bang Rahmat di hari terakhir penyelenggaraan Indotreek 2019.

Tiga tahun produksi berjalan, sudah ada 20 type sepatu yang di produksi Mokhzaware, ini bukan jumlah yang sedikit Bross.

Sekarang saya kasih tahu 4 hal yang membuat sepatu Mokhzaware menjadi sangat spesial, pertama; Out sole atau dalam bahasa sederhananya sering di sebut tapak sepatu Mokhzaware yang terbuat dari karet.

Kenapa ini penting, karena ini membuat sepatu nyaman dan tidak licin saat digunakan. Dengan outsole bahan karet, juga membuat sepatu lebih lentur ketimbang sepatu yang outsolenya berbahan campuran dominan plastik.

Mokhzaware-sepatu-gunung-buatan-lokal
Disini kanan, ada brake system, atau lokasinya ada dibagian tumit kita.
Kedua, di tapak sepatu Mokhzaware ada Brake system atau sistem pengereman. Jadi pattern atau pola di sol sepatu bagian belakang meningkatkan kemampuan kita agar tidak mudah tergelincir di medan yang tidak terduga.

Ketiga, sistem waterproof yang mempunyai tiga lapisan, yaitu lapisan membran, lapisan foam dan lapisan mesh. Ketiga lapisan ini mampu menahan air dan menjaga agar kaki kita tetap kering selama di perjalanan.

Sistem waterproofnya di balut dengan kulit asli dari kulit sapi dan kulit kuda di bagian luarnya. Kalau kalian pegang langsung, pasti bisa ngerasain bahwa ini dalah kulit asli dengan kualitas terbaik.

Coba bayangin, ketiga system itu ada di sepatu buatan Mokhzaware, sepatu buatan pabrik lokal, sepatu buatan asli anak Indonesia yang pasti bikin bangga.

Dan jujur, saya baru kali ini ngelihat sepatu gunung dengan warna merah dan orange menyala, dengan bentuknya yang lebih terlihat seperti sepatu basket ketimbang sepatu gunung, saya pun langsung jatuh cinta.
Mokhzaware-sepatu-gunung-buatan-lokal
Bagian dalam yang berwarna silver adalah teknologi waterproof yang di milik Mokhzaware
Beberapa design sepatu Mokhzaware pun bisa digunakan untuk keseharian atau acara formal. Jadi bukan sepatu yang khusus di ajak naik gunung saja. Saya sih udah ngincer yang warna merah atau sepatu berbahan kulit sapi yang tone warnanya agak kekuning, eye catching dan gak kelihatan sepatu gunung.

Ehhh tadi saya baru sebutin 3 dari 4 keunggulan Mokhzaware ya?

Keunggulan ke 4 adalah, harganya sangat kompetitif kalau di bandingkan dengan produk sepatu lainnya dengan teknologi yang hampir sama.

Harga sepatu Mokhzaware termahal yang ada di pasaran saat ini adalah 600k, Yuupps saya gak bohong, kalau di brand lain harganya bisa di atas 1jt, paling murah 800k, setidaknya itu yang di ceritakan seorang kawan yang juga penggiat alam bebas.

Dan tentunya kalian sekarang sudah gak heran kenapa Mokhzaware harganya bisa sangat bersaing,tapi kualitasnya bukan main-main kan? Kalau masih bertanya-tanya, silahkan baca lagi dari atas, kalian pasti bakal menemukan jawabannya.

Terakhir dan ini sangat rahasia jangan kasih tahu siapa-siapa, Mokhzaware kasih kamu garansi 1 tahun, kalau rusak balikin aja ke tempat kamu membeli, nanti akan diperbaiki. Tentunya rusak karena pemakaian ya, bukan karena kelindes truck, kenapa bara rokok atau di gigit tikus.

Mokhzaware-sepatu-gunung-buatan-lokal
Duuhh warna orangenya bikin ngiler nih...
Mokhzaware sepatu gunung buatan lokal Mokhzaware sepatu gunung buatan lokal Mokhzaware sepatu gunung buatan lokal
Read More

Saya Pamit Menulis Olahraga

Kamis, 10 Oktober 2019

1 komentar
Setelah menimbang-nimbang, lalu menimang-nimang (loh kok) dan akhirnya diputuskan bahwa saya pamit menulis olahraga di sattoraji.com.

Sebenarnya tidak pernah direncanakan, tapi ketika sebuah ide gila (menurut saya) meluncur di pertengahan tahun, fix langsung di realisasikan, maka hadirlah indosporties.com.

Kecintaan dan kegemaran saya akan olahraga menjadi dasar, agar lebih fokus menulis curhat ngasal berfaedah di indosporties.com. Walau sebenarnya aktifitas olahraga saya juga masih terbilang rendah, semoga saja dengan hadirnya blog bertema olahraga ala Satto Raji bisa membuat saya bersemangat hidup sehat.

Blog dengan niche olahraga sebenarnya kurang banyak di lirik oleh brand, kemungkinan dapat konten menulis berbayarpun bisa jadi sangat jarang dan saya gak peduli. Saya hanya ingin membebaskan diri untuk curhat mengenai dunia olahraga.

Saya tidak ada target khusus untuk indosporties.com, sama seperti yang saya lakukan terhadap sattoraji.com, biarkan mengalir sambil memperbaiki masalah di sana-sini. Tujuan utama saya adalah, tetap membakar semangat menulis, yang kadang padam karena berbagai hal.

Gorila Sport, Baca Berita Olahraga Dengan Cara Berbeda

Saya malah berharap, indosporties.com bisa menjadi tempat bermain bersama, tidak hanya saya sendiri. Yuupps saya membuka kesempatan untuk semua yang ingin mencurahkan perasaan gundah gulana mengenai dunia olahraga di indosporties.com

Untuk itu, terhitung Oktober 2019, kanal sport di sattoraji.com resmi saya non-aktifkan, berpindah ke indosporties.com. Tulisannya tetap akan ada, karena kalau di hapus bisa merusak performa sattoraji.com

Dengan platform wordpress (sattoraji.com berplatform blogspot) saya dapat pelajaran baru di indosporties.com. Semoga bisa lebih powerfull.

Terimakasih banyak untuk Om Punto Wicaksono dan tante, ehh mbak Monica Angen yang sudah support dari awal indosporties.com yang akhirnya kini resmi mengudara.

Selamat menikmati indosporties.com.

Tottenham vs Ajax

Read More

Kun Saraswati Penyanyi Muda Dengan Suara Merdu

1 komentar
Suara Kun Saraswati terdengar lembut saat membawakan single pertama di hadapan publik pada tanggal 4 Oktober 2019. Para undangan yang hadir terbius oleh suara dan lagu Kun Saraswati yang dibawakan secara live malam itu.
Kun Saraswati
Penampilan live Kun Saraswati memukau yang hadir malam itu
Untuk tahu kualitas suara penyanyi itu bagus atau tidak, kita harus mendengarkan saat si penyanyi tampil live di atas panggung. Tidak bisa hanya sekedar melihat dan mendengar dari channel Youtube atau hasil recordingnya saja.

Dan Kun Saraswati berhasil membuktikannya kepada kami yang hadir, bahwa suaranya bukan "kaleng-kalengan".

Jadi teringat seorang penyanyi yang terkenal karena kontroversi dan akhirnya publik tahu kualitas suara "si mbak" ternyata tidak bagus-bagus amat, ketika IG story saat bernyanyi tersebar luas dengan suara yang terdengar tidak mengenakkan itu.
Habislah "si mbak" ini jadi bulan-bulanan netizen yang terhormat.

Sudah-sudah, jangan diperpanjang ghibahnya, mari kita fokus ke sosok Kun Saraswati. Perempuan kelahiran 9 September 1998 di kota pahlawan ini sudah menunjukkan bakatnya di dunia musik sejak berumur 3 tahun.

Kun Saraswati bahkan sudah mengikuti les piano klasik, ketika berumur 5-9 tahun.

Ya tuhan, saya umur segitu masih main kelereng dan layangan, tapi gadis yang tahun ini genap berumur 21 tahun sudah terbiasa memegang alat musik sejak kecil. Dan saat SMP, Kun Saraswati secara otodidak sudah bisa memainkan gitar.

Kun Saraswati yang saya temui saat merilis singlenya di sebuah cafe merangkap coworking space di Jakarta, bercerita bahwa inspirasi musik pertama kali dia dapat dari eyang (kakek). Sayangnya Kun Saraswati belum sempat main musik bersama dengan sang eyang.

Ohh ya judul lagu Kun Saraswati yang di launching malam itu berjudul "DONE". Lagu Indonesia yang berlirik bahasa inggris.

Saat di tanya, kenapa Lirik musik Kun Saraswati di single pertamanya menggunakan bahasa Inggris, gadis belia itu dengan santai menjelaskan,

"Jadi waktu itu aku lagi dikamar sama kak Gobin, suasana hujan dan langsung ambil gitar, kalimat pertama yang terucap adalah take me with you ya sudah diteruskan saja dengan bahasa inggris". Ujarnya.

Kun Saraswati dan Dukungan Keluarga

Lirik musik Kun Saraswati yang sudah di tulis sejak tahun 2016 ini memang bisa membuat kita tersadar, bahwa kita harus bisa memutuskan dan harus berani berkata "DONE" cukup untuk semua yang telah menyakiti kita.

Proses pembuatan lagu Done dari Kun Saraswati ini memang sangat panjang. Sempat vakum selama 1 tahun berproses karena harus fokus di kuliahnya terlebih dahulu, baru di tahun 2018 kembali di garap dengan serius.

Akhirnya 4 Oktober 2019 Single berjudul "Done" dari Kun Saraswati resmi bisa dinikmati pecinta musik dan lagu Indonesia.

Yang menarik dari launching single DONE malam itu adalah, dukungan keluarga Kun Saraswati sangat besar. Semua hadir, orang tua, kakak, eyang sampai (jangan di tanya) teman-teman Kun memberi dukungan yang maksimal.

Bahkan Kun Dika (kakak Kun Saraswati) berperan aktif menjadi media relations malam itu.
Dukungan keluarga besar, sangat berpengaruh bagi Kun Saraswati
Ada cerita yang tidak terungkap di panggung, saat saya bertanya, bagaimana cara Kun Saraswati menyampaikan kepada kedua orang tuanya mengenai lagu Done.

Ternyata, Papa dan Mama dari Kun Saraswati secara tidak sengaja mendengar lagu ini di mobil saat lagu Done masih dalam bentuk demo rekaman.

Single Terbaru Usy

Awalnya mereka tidak tahu siapa yang menyanyikan, namun insting kuat orang tualah yang membuat akhirnya mereka sadar bahwa suara yang mereka dengar saat itu adalah suara anak mereka sendiri, Kun Saraswati.

Walaupun pada saat itu mereka juga belum tahu judul lagu Kun Saraswati yang sedang mereka dengar, tapi mereka sangat mengapresiasi karya Kun Saraswati.

Untuk project single Done, Kun Saraswati bekerjasama dengan Passion Vibe. Label rekaman yang di motori oleh Belanegara Abe dan Edo Abraham ini sudah sering bekerjasama dengan sejumlah musisi di Indonesia.

Untuk mendapatkan hasil maksimal di single pertamanya, Kun Saraswati memutuskan untuk mastering di Amerika. Selain itu juga, Kun Saraswati menggandeng Irvant (vocal director), Alvin Witarsa (orchestrator), Eko Sulistiyo (mixing engineer) dan Steve Corrao (mastering engineer).

Kun Saraswati, saat ini masih berkuliah di Fakultas Ilmu Seni Musik Universitas Pelita Harapan, jurusan Vokal dan peminatan Jazz & Pop Music Performance. Kun Saraswati juga menjadi pengajar vokal di MSI (Music School of Indonesia).

Selamat Kun Saraswati atas single barunya, semoga bisa memberi warna baru bagi penikmat lagu Indonesia.

Single Done dari Kun Saraswati sudah bisa di nikmati melalui beberapa platform music online seperti Spotify, Joox, Itunes dan Deezer. Tentunya bisa juga di akses melalui official akun Youtube Kun Saraswati.

Perbincangan saya dan Kun Saraswati malam itu di tutup dengan pertanyaan,

"Sudah menyiapkan single ke dua?" Tanya saya memancing.

"Rahasiaaa..." Ujar Kun Saraswati sambil tersenyum. Ahhh rupanya dia tidak terpancing.
Belanegara Abe dan Edo Abraham dari Passion Vibe optimis lagu ini bisa diterima oleh penikmat lagu Indonesia
Berikut lirik lagu Kun Saraswati berjudul DONE, enjoy it..

Verse 1
take me with you or let me be with you
but if we knew, i’m trynna forget you
what did i do? i’m feeling so pale blue
this felt so true, but how about you?

Prechorus
The sky starts raining, but my heart keeps tracing
the storms are raging, but my heart keeps falling

Reff
**i’m clinging on to you, just tell me it’s not true that violets are not blue
i’m clinging on to you, just tell me it’s not true and there is no i love you

Verse 2
im broken in two, im drowning in deep blue
My feelings for you, has drowned with me too

Prechorus
The sky starts raining, but my heart keeps tracing
the storms are raging, but my heart keeps falling

Reff
**i’m clinging on to you, just tell me it’s not true that violets are not blue
i’m clinging on to you, just tell me it’s not true and there is no i love you

Bridge
 -
what i’m gonna do, tell me what i’m gonna do 2x

Reff Modulation
**i’m clinging on to you, just tell me it’s not true that violets are not blue
i’m clinging on to you, just tell me it’s not true and there’s no i love you

Last Outro
but if we knew, i’m done with you


Pameran Kerajinan Indonesia

Read More

DEKRANAS Selenggarakan KriyaNusa 2019, Pameran Kerajinan Indonesia

Senin, 16 September 2019

Tidak ada komentar
Bagaimana rasa berada dalam ruangan yang penuh dengan kerajinan dari seluruh Indonesia? Sebut saja, kerajinan dari bahan tekstil, kayu sampai logam ada didepan mata dan semua begitu mempesona. Ini cuma ada di pameran KriyaNusa 2019 dari DEKRANAS yang berlokasi di Balai Kartini, Jakarta. dari tanggal 11 September-15 September 2019 lalu.
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Widodo Muktiyo memberi sambutan
Kalau saya ada diruangan itu pasti khilaf, banyak yang dimau, karena seperti mimpi bisa melihat kerajinan seluruh Indonesia hanya di satu tempat.

Kesempatan mengunjungi daerah di Indonesia masih terbatas, jadi kalau ada kesempatan memanjakan mata dengan melihat kerajianan ciamik dari seluruh Indonesia gak akan saya lewatkan.

Tema Kriyanusa 2019 kali ini adalah "Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas & Kewirausahaan".

3 hari sebelum pembukaan pameran kerajinan terbesar di Indonesia ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Temu Netizen KriyaNusa 2019.

Hadir pada acara tersebut sebagai narasumber Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Widodo Muktiyo, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP, Septriana Tangkary, Sekretaris Jenderal Dekranas, Euis Saedah dan  Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi KriyaNusa, Triana Rudiantara.

Dalam Temu Netizen tersebut, diharapkan para generasi muda bisa menyebarkan informasi mengenai keindahan kerajinan dari Indonesia keseluruh dunia. Setidaknya ini yang saya tangkap dari pembicaraan pak Widodo siang hari itu.
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranaskriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Netizen kalau udah ketemu mah bakalan rame
Kalau berbicara keragaman budaya, menurut data Badan Statistik, Sensus Penduduk 2010 menyebut ada 1.331 kelompok suku di Indonesia.

Bayangin aja kalau 1.331 suku ini punya kerajinan khas daerah masing-masing? Betapa indahnya Indonesia kita.

Tidak hanya itu, Indonesia juga punya 652 bahasa daerah. Jadi kepikiran kalau misalnya industri kreatif memproduksi kata-kata mutiara dari bahasa daerah ini macamnya Joger di Bali, pasti gak akan ada habisnya ide kreatif di bangsa ini.

Kriyanusa 2019 Pameran Kerajinan Dekranas

Itu baru dari bahasa dan jumlah suku, belum lagi kalau kita pecah berdasarkan jenis kerajinan. Contoh simplenya misal kerajinan kain tenun, songket, anyaman bambu, produk kulit, kerajinan logam, sampai logam mulia.

Kalau 7 kerajinan itu di kalikan (gak usah muluk-muluk) 500 suku di Indonesia, sudah ada 3500 macam kerajinan khas Indonesia. Waaah luar biasa kekayaan bangsa ini. Sayangnya masih banyak yang gak sadar, atau sudah sadar tapi menganggap remeh kerajinan nasional.

Untuk itu DEKRANAS berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajinan Indonesia. Menjaga keberadaan dan kontinuitas produksi produk kerajinan melalui peningkatan ketrampilan pada generasi muda.

Kontiunitas itu penting, terlebih untuk produk kerajinan. Kelemahan bangsa ini adalah, regenerasi. Khususnya pengerajin usia muda.

Saya pernah berbincang dengan seorang pengusaha dari Sumatera Barat. Kenapa China sekarang makin kuat di ekonomi?Karena usaha mereka sanggup diturunkan sampai kelima generasi di bawah mereka.

Sedangkan di Indonesia, untuk sampai ke generasi ke-3 saja sudah ngos-ngosan. Rata-rata hanya sampai generasi ke-2.

Dan ini terjadi di sektor kerajinan, banyak yang berhenti karena tidak sanggup meregenarsi usaha kerajinan mereka.

Untuk itu Kriyanusa 2019 hadir, agar bisa menanamkan rasa cinta dan bangga masyarakat terhadap penggunaan produk kriya khas Indonesia. Dengan semakin banyak yang menggunakan kriya khas Indonesia, maka keberlanjutan para pengerajin akan semakin terjaga.

Sehingga para pengerajin akan semakin semangat untuk berkarya, karena mereka yakin, diluar sana banyak yang  minat dengan hasil kerajinan mereka.
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Ragam kain nusantara begitu indah menggoda (pic IG/@daffana)
Kriyanusa juga bisa menjadi ajang pembelajaran juga test market bagi para pengrajin daerah, untuk mengetahui trend produk kerajinan tidak hanya Jakarta tapi juga Indonesia, karena mereka bisa bertemu dengan kolega DEKRANASDA seantero negeri.

Berbagi suka, bercerita duka sampai bertukar teknologi untuk peningkatan kualitas, desain, produksi baru agar dapat meningkatkan daya saing di era pasar global.

Secara garis besar, kerajian yang akan hadir di Kriyanusa tahun ini adalah Tekstil, Keramik, Serat Alam, Batu-batuan, Logam, Kayu, Bahan baku alam, Bahan baku alam olahan dan Lukisan.

Setiap daerah walau mempunyai kerajinan tekstil tapi mereka punya ciri khas masing-masing. Jadi bisa dipastikan akan sangat beragam.

Kriyanusa tahun ini akan terdiri dari 246 Stand yang terbagi menjadi, 37 Stand Kementerian & BUMN, 170 Stand dari DEKRANASDA, 25 Stand Individu, 8 Stand Mitra dan 6 Stand dari Asosiasi.

Kalau bukan kita yang bangsa dengan hasil Kriya para pengerajin, siapa lagi?
kriyanusa 2019 pameran kerajinan dekranas
Read More

Susu Nutriboost, Susu Untuk Anak Muda

Selasa, 03 September 2019

1 komentar
Sudah dari awal tahun saya selalu kepikiran untuk minum susu seperti masa kanak-kanak, tapi kok ya malu tiap mau beli susu. Apalagi susu yang ada gambar sapi atau strawberry, duhhh jadi makin ragu pas mau melangkah ke lemari pendingin di mini market buat ambil susu kemasan yang terlihat “unyu-unyu” itu. Sampai akhirnya saya menemukan susu Nutriboost.


Tapi sebenarnya untuk usia remaja atau yang kelakuan dan aktifitasnya mirip remaja macam saya ini, masih butuh susu gak sih? Atau makanan sehat plus olahraga saja sudah cukup? Susu buat apalaagihhh?

Truuss gak malu gituh, seumuran remaja masih minum susu kotak atau kemasan. Anak mamih banget siikk?
Wahhh ini namanya “milk shamming”, hahahahha ini istilah yang saya dapat ketika datang ke acara launching susu Nutriboost di kawasan SCBD Jakarta.

Istilah milk shamming itu artinya kurang lebih, merendahkan kaum remaja yang masih hobby minum susu. Well sebenarnya istilah ini tidak sengaja tercetus dan hanya opini saya semata, tapi memang ini yang saya alami. Berasa “cupu” kalau minum susu.

Bahkan berdasarkan survei, ada kisah nyata seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) yang sembunyi-sembunyi saat minum susu. Siswa ini selalu membawa susu kemasan di pagi hari saat berangkat ke sekolah, dan sebisa mungkin, susu itu dihabiskan sebelum sampai di gerbang sekolah.

Cuptaster Indonesia, Perlombaan Icip-Icip Kopi

Para remaja sekarang tidak banyak tahu, kalau minum susu bisa meningkatkan daya berfikir agar tidak lemot. 

Untuk itu susu Nutriboost hadir menjawab permasalahan mendasar dan sepele para remaja yang malu minum susu.

Menurut Adinia Wirasti, susu Nutriboost bisa menjadi pilihan karena dengan varian rasa kopi dan coklat, lalu kemasan yang fleksibel, kita bisa minum susu drink and go. Cocok untuk kaum muda yang beraktifitas padat.

“Jangan takut tidak keren minum susu Nutriboost, karena kemasan yang handy memudahkan untuk dibawa kemana pun”. Lanjut Ardinia Wirasti. Di temui saat launching susu Nutriboost.

Memang selain malu minum susu, masyarakat umum masih mempunyai pemikiran bahwa asupan selain makanan utama, salah satunya susu bukan hal yang penting.
susu nutriboost
Saat jadwal syuting padat, susu selalu jadi andalan Ardinia Wirasti, tinggal drink and go lanjut syuting lagi
Padahal nutrisi mikronutrien seperti, kalsium, pottasium dan magnesium yang ada dalam susu bisa menjaga semangat mereka dan mendukung aktifitas keseharian sehingga bisa lebih produktif.

Menurut dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK, dokter spesialis gizi, susu merupakan salah satu sumber penting untuk menunjang kesehatan. Salah satunya menjaga kepadatan tulang, sehingga memang di sarankan untuk anak muda agar tetap minum susu.

Selain mikronutrien, susu juga mengandung makronutrien yaitu protein, lemak dan karbohidrat.

Memahami kebutuhan nutrisi untuk anak muda, The Coca-Cola Company menghadirkan Inovasi minum susu untuk anak muda, dengan varian rasa cokelat dan kopi yang (sudah di survei) menjadi favorit sebagian besar anak muda indonesia.

“Nutriboost dengan Vita Go merupakan sumber vitamin B3, B6, E dan Zink untuk membantu proses pembentukan dan metabolisme energi. Kami berharap Nutriboost bisa menjadi pilihan anak muda Indonesia untuk menambah semangat saat menjalani kesibukan dan aktivitas sehari-hari”. Ujar Hans Kristian Kusuma, Senior Brand Manager-Dairy, Coca-Cola Indonesia.
Susu Nutriboost
kiri: dr. Diana F. Suganda, tengah: Ardinia Wirasti, kanan: Hans Kristian Kusuma,
Selain itu Nutriboost juga memberi tantangan untuk anak muda Indonesia yang berada di 70 titik yang tersebar di 5 kota, Jakarta, Surabaya, Medan, Bali dan Makassar untuk membakar kalori mereka sebanyak-banyak dengan beraktifitas menggunakan sepeda statik.

Targetnya 52.000 kaum muda akan ikut serta dalam aktifitas ini, karena total energi kalori yang terkumpul di 5 kota tersebut akan di konversikan menjadi sosial cost untuk membuka akses air bersih di daerah yang mengalami kekeringan di wilayah Indonesia yang sumber energi penggeraknya menggunakan panel surya.

Pengalaman Roadtrip Jakarta-Bali Dengan Susu Nutriboost

Perjalanan ke Bali memang sudah saya rencanakan jauh-jauh hari, tapi membawa Nutriboost selama diperjalanan Jakarta-Bali nggak saya rencanakan. Awalnya ragu, Nutriboost ini berguna gak sik untuk perjalanan panjang kami.

Jakarta-Bali berjarak 1191 kilometer, belum dihitung jarak penyebrangan selat Bali. Melewati tol trans jawa, perjalanan kami mulai dari tol dalam kota. Masuk di gerbang tol kuningan, perjalanan cukup terhambat di wilayah tol cikampek saat melewati kawasan Bekasi, Cikarang dan Karawang.

Masuk tol, jam 16.00 wib pukul 20.00 kami masih belum lepas dari kemacetan di Karawang. Sampai di titik ini, susu Nutriboost belum tersentuh.Lebih karena kami lupa sudah membawa susu Nutriboost.

Lepas dari Cikampek, perjalanan lancar. Dua kali berhenti untuk istirahat dan tetap saja susu Nutriboost terlupakan begitu saja.

Pagi menjelang, kami memasuki kawasan Surabaya. Mencari lokasi tempat makan di daerah yang tidak kami kenal bukan perkara mudah, terlebih saat perut masih keroncongan sementara kami sudah muak dengan cemilan yang ada di dalam mobil. Benar-benar momen tak terduga tapi kami harus tetap konsentrasi (lebaaiii...).

Tips Mendaki Gunung Bagi Pemula

Dan inilah momen di mana susu Nutriboost menjadi pertolongan pertama pada kelaparan, biar bisa tetap fokus dan konsentrasi berkendara, minum susu Nutriboost sambil celingukan nyari warung makan.
Kondisi yang tidak terduga, di saat perut lapar tapi nyatanya mencari warung yang terlihat enak di mata pun nampak sulit.

Setelah 24 jam perjalanan panjang, akhirnya kami sampai di pulau dewata, Bali. Suka cita dan bahagia karena perjalanan terbilang lancar tanpa hambatan.

Kini kami punya ritual baru, stock susu Nutriboost, biasanya kami minum di antara waktu setelah sarapan dan menjelang makan siang atau setelah makan malam.

Minum susu Nutriboost lebih berfaedah dan bergizi ketimbang ngemil brutal sepanjang perjalanan. Lebih nikmat kalau dikonsumsi dingin, kalau tak ada lemari pedingin, solusinya saya gunakan es batu.


Read More

Cup Taster Competition Brotherista Indonesia, Nasionalisme Keluarga Kopi

Kamis, 29 Agustus 2019

10 komentar
Kopi sudah menjadi komoditas seksi di Indonesia. Makin banyak gerai kopi dengan berbagai konsep, mulai dari konsep tongkrongan dengan asap rokok mengepul seisi ruangan, sampai konsep gerai yang memang menyediakan tempat untuk bisa bekerja atau berdiskusi ringan.
cup taster indonesia

Para penikmat kopi pun makin dimanjakan dengan banyak pilihan, keunikan kopi adalah, jenis yang sama di racik oleh orang yang berbeda rasanya akan berbeda. Bahkan saat proses panen sampai roasting bisa mempengaruhi rasa kopi pun dengan jenis yang sama.

Geliat bisnis kopi juga membangkitkan komunitas para barista yang tersebar di antero negeri. Mereka berkumpul untuk sekedar berbagi ilmu, sharing pengalaman agar menjadi lebih baik, sampai berkompetisi positif agar skill dan mental mereka terasah.

Salah satunya seperti komunitas Brotherista yang rutin mengadakan kegiatan antar para penyeduh (baik profesional atau mandiri). Memeriahkan suasana bulan Agustus tahun ini, Brotherista mengadakan cup taster competition bertajuk Nasionalisme Keluarga Kopi.

Acara yang berlangsung di Alter Coffe Bintaro sukses menghadirkan 40 peserta dan menariknya diantara dominan kaum pria, ada 4 wanita pemberani yang ikutan di kompetisi ini. Sayangnya para wanita ini hanya mampu sampai di babak ke-2.
cup taster indonesia
Acara model begini, kalau MCnya gak ngocol berasa ambyarrrr...
Btw, kalau kalian ada di kawasan Bintaro, coba deh main ke Alter Coffe, tempatnya nyaman, kopinya gak usah ditanya dan asik buat kerja. Saya saranin kesininya naik motor, kecuali hari weekend atau menjelang malam.

Cup Taster Competition Indonesia

Cup taster competition itu apa sik? Waktu pertama kali saya diundang ke acara ini pun, saya gak ngerti BroSs. Walau Aan @kuahsemur (perwakilan Brotherista) sudah panjang ngejelasin, tetep aja saya lemot. Tapi begitu saya melihat langsung, baru saya mengerti.

Jadi cup taster competition itu formatnya yang saya lihat di Alter Coffe Bintaro kurang lebih seperti ini.

Setiap peserta di berikan 5 kelompok gelas kopi, 1 kelompok kopi terdiri dari 3 gelas, dari 3 gelas tersebut 2 gelas adalah jenis kopi yang sama dan 1 gelas varian kopi yang berbeda.

Tugas para peserta adalah memilih gelas kopi yang berbeda di setiap kelompok. Jika peserta berhasil menebak kopi dengan varian berbeda di setiap kelompoknya, maka mereka mendapat poin 1.

Total ada 15 gelas kopi yang tersedia dan mereka harus menebak sebanyak mungkin dari 5 kelompok yang tersedia (1 gelas setiap kelompok) kopi mana yang varian kopinya berbeda.
cup taster indonesia

Terlihat mudah, tapi percaya lah tidak mudah seperti yang saya tuliskan. Tidak lebih dari 5 orang yang berhasil menebak secara keseluruhan, bahkan tidak banyak yang bisa menebak 4 gelas secara benar. Selebihnya antara 3 atau 2, bahkan ada yang berhasil menebak benar 1 kelompok saja.

Persiapan para peserta tidak main-main, ada yang membawa sendok sendiri agar lebih percaya diri saat mencicipi kopi dan menentukan pilihan.

Dari 40 peserta, diambil 20 besar, kemudian dikerucutkan jadi 5 peserta dan terakhir dipilih 3 untuk ditetapkan sebagai jawara cup taster competition. Selain ketepatan memilih kopi, kecepatan waktu memilih jadi pertimbangan penentu jika jumlah poin peserta ternyata sama.

Yang perlu di ketahui, saat saya bilang mencicipi gelas kopi, para peserta tidak serta merta menghabiskan semua kopi yang ada seperti orang kehausan habis upacara bendara.
cup taster indonesia

Mereka hanya menyendok sedikit kopi dari gelas, lalu dengan teknik menyeruput mereka coba merasakan kopi tersebut, sebelum akhirnya menentukan mana gelas berisi kopi yang berbeda variannya.

Beberapa peserta malah terlihat tidak sampai menelan kopi yang ada di sendok mereka, kopi yang sudah terkena di indra pengecap (lidah) langsung di buang ke gelas yang memang disediakan terpisah.

Dua jenis kopi yang disediakan di event ini adalah Ethiopia Sidamo dan Ethiopia Yirgacheffe dari Kintsugi Coffee Roaster yang menjadi salah satu sponsor cup taster competition Brotherista kali ini.

Brotherista sendiri sudah ada sejak tahuan 2016, homebase pertama mereka ada di kawasan Depok, seiring berjalannya waktu dan perkembangan anggota komunitas, homebase mereka bisa dimana saja, salah satunya di TekaTeki Coffee kawasan Ceger, Pondok Aren.
cup taster indonesia
Juara 1 Muhammad Aditya Ario (Koffietree), Juara 2 Rizky Alamsyah (Solak kopi & kopidiologi), Juara 3 Muhamad Dejan Bayhakhi (Kopipionir)
Read More

Herbamojo Ajak Pecinta Land Rover Jelajah Alam Medan-Bukittinggi

Rabu, 14 Agustus 2019

1 komentar
Herbamojo suplemen herbal khusus pria, berkolaborasi dengan Land Rover Club Indonesia mengadakan event Herbamojo Jelajah Alam. Apa hubungannya antara suplemen herbal dan dunia otomotif? Pasti ada hubungannya lah, tapi saya mau cerita sedikit mengenai sejarah offroad di Indonesia terlebih dahulu.
Herbamojo jelajah alam

Sejarah offroad di Indoensia agak unik broo, setidaknya itu yang bisa saya simpulkan saat mencari literasi offroad di Indonesia. Jadi di tahun 1989-1990, terbentuk sebuah klub yang salah satu kegiatannya melakukan perjalanan menggunakan kendaraan 4x4 melalui jalan yang tidak beraspal (off the road).

Dan pada tahun 1990 lahirlah organisasi offroad pertama di Indonesia yang bernama IOF (Indonesia Offroad Federation). Di inisasi oleh 14 orang yang mewakili 14 klub offroad yang ada saat itu.

Saat ini dunia offroad Indonesia sudah sangat berkembang, tidak hanya sekedar menjelejah alam menggunakan mobil 4x4, tapi juga adanya muatan sosial dalam setiap kegiatan mereka.
Om Syamsir Alam senior dunia offroad Indonesia yang ditemui di acara launch Herbamojo Jelajah Alam Bersama Komunitas Land Rover Indonesia (LRCI) berutur.

“Komunitas Offroad sudah sering ikut berperan serta saat membantu saat terjadi bencana alam, berawal saat Tsunami di Aceh dan terus berlanjut hingga saat ini”.
Herbamojo jelajah alam 
 

Herbamojo Jelajah Alam

Mengenai Herbamojo Jelajah Alam Bersama Komunitas Land Rover Indonesia (LRCI), rute yang akan dilewati akan cukup ekstrem. Diikuti oleh 7 mobil Land Rover type Defender dan 24 offroader, Herbamojo akan memberikan dukungan agar stamina para peserta Herbamojo Jelajah Alam bisa tetap terjaga.

Om Syamsir Alam dinobatkan sebagai road captain pada Herbamojo Jelajah Alam kali ini. Keputusan yang tepat mengingat pengalaman beliau di dunia offroad Indonesia dan pengenalan track offroad yang sangat baik.

Herbamojo Jelajah Alam mengambil rute Medan (Sumatera Utara) sampai ke Bukittinggi (Sumatera Barat) yang dimulai tanggal 21 Agustus -30 Agustus 2019.

Para offroader akan mengendarai Land Rover mereka sejauh 1200 km dan akan di bagi menjadi 10 pistop (etape) yaitu di, Puncak 2000, Siosar, Silalahi Park, Tarutung, Tabuyung, Simpang Gambir, Kotanopan, Lembah Harau, Taram dan berakhir di Bukittinggi.

Rute terpanjang sejauh 250km (lupa di etape mana) dan lebih dari separuh etape akan dilalui di atas 1000mdpl (meter di atas permukaan laut). Bahkan ada satu etape yang sepanjang perjalanan melintasi aliran sungai. Sayangnya saya juga lupa, ini ada di etape mana.
Herbamojo jelajah alam
 
8 Agustus 2019 lalu saya hadir di kawasan Alam Sutera untuk mellihat 6 mobil Land Rover yang sudah dipersiapkan dengan baik. Semua di cat hitam doff hitam, sticker warna hijau khas Herbamojo dan mempunyai keunikan masing sesuai kriteria para pengemudi.

Kok cuma 6, bukannya ada 7? yupps 1 mobil Land Rovernya sudah standby di Medan untuk persiapan.

Dan salah satu, dari 6 mobil Land Rover Defender yang di pakir di depan gedung, ternyata adalah mobil yang dimiliki oleh pak Mulyo Rahardjo, CEO Deltomed Laboratories.

Memang salah satu hobby pak Mul adalah offroad, jadi kegiatan ini sudah tidak asing lagi dan rupanya pak Mul tidak mau ketinggalan untuk ikut serta mengetes fisik dan mobilnya.

“Sekalian mengetes Herbamojo”.

“Offroader membutuhkan fisik yang sehat dan bugar, terlebih kalau ada kendala di jalan yang terlalu ekstrem”. Lanjut pak Mul.

Herbamojo Jelajah Alam pun bukan yang pertama buat beliau. Pak Mul pernah mengikuti event offroad selama 16 hari, kalau tidak salah saat menjelajah di daerah Flores.
Herbamojo jelajah alam

Herbamojo memberikan dukungan kepada offroader yang dilakukan sebelum dan selama kegiatan Herbamojo Jelajah Alam.

Bahan herbal yang terkandung di Herbamojo di yakini memiliki khasiat untuk memelihara kesehatan, meningkatkan kebugaran, stamina dan vitalitas pada offroader peserta Herbamojo Jelajah Alam.

Mau tau khasiat Herbamojo, ada di artikel saya yang ini : Herbamojo Suplemen Untuk Pria

“Tidak hanya supir, tapi navigator pun akan bekerja sangat berat. Naik turun mobil, berjalan di atas lumpur, pasang winch adalah pekerjaan berat, blum kalau ada kendala mesin. Jadi tidak hanya persiapan mobil tapi juga butuh stamina yang prima dan butuh persiapan fisik” Ujar Om Syamsir Alam.

Di akhir acara om Syamsir alam memberikan tips untuk para pemula yang ingin mencoba untuk mengenal dunia offroad.

“Bukan promosi, tapi standard mobil Land Rover sudah bisa dipakai untuk offroad. TInggal kasih winch untuk jaga-jaga, nggak usah rombak besar-besaran dulu. Lalu coba ikut event singkat yang 1-2 hari dulu sebelum ikut event panjang”.
Herbamojo jelajah alam

Read More