Tips Mudik Sehat dan Aman

Jumat, 23 Juni 2017

Tidak ada komentar
Pulang kampung atau mudik sudah jadi rutinitas setiap tahun, terlebih menjelang jari raya idul fitri. Lalu bagaimana agar kita bisa mudik sehat dan aman ?.

Lebih dari 10 tahun lalu saya dan keluarga selalu rutin pulang kampung ke Jawa Timur tepatnya di kabupaten Malang. Dan jujur tidak pernah memperhatikan secara serius bagaimana mudik sehat dan aman itu.

Memang beberapa tahun terkahir rutinitas mudik sudah tidak menjadi pilihan wajib bagi saya dan keluarga, tapi euforia perjalanan mudik masih terasa.

Dari umur saya 2 tahun, sudah merasakan mudik. Entah naik kereta atau bis. Sekedar info, fasilitas kereta tidak sebagus sekarang.
 
Dahulu, walau sudah punya tiket dan punya nomor bangku, hukum rimba berlaku. Siapa cepat dan kuat mental dia yang bisa duduk.
Kalau sudah begini, almarhummah ibu saya yang paling handal mencari tempat dan berebut bangku duduk untuk kami.

Kenapa ibu bukan ayah saya yang harus berebut bangku?, Karena jujur ayah saya cenderung iba dan gak tega kalau harus berebut kursi kereta dengan ibu-ibu.


Semakin saya besar, kami sekeluarga diberi kesempatan dan rejeki untuk bisa pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi.

Dan ternyata pulang kampung dengan kendaraan pribadi punya kendala tersendiri, walau memang kita bisa lebih leluasa mengatur waktu keberangkatan ke kampung dan pulang kembali ke jakarta.

Kalau dihitung-hitung mungkin lebih dari 10 tahun, saya dan keluarga pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi. Dan selama itu pula, alhamdulillah kami sekeluarga diberikan perlindungan di perjalanan kami.

Sepanjang sejarah perjalan mudik kami sekeluarga, saya selalu diberikan kepercayaan untuk membawa mobil. Bahkan saat umur saya belum genap 17 tahun, sudah dipercaya menjadi supir cadangan dan membawa mobil walau dalam kondisi jalan yang macet. 

Begitu kondisi jalan sudah lancar, ayah saya sebagai supir utama langsung mengambil alih kemudi dan saya menjadi navigator, sambil belajar memahami karakter jalan luar kota.

Karena menurut saya, skill dan kemampuan berkendara, membawa mobil dijalur luar kota itu harus mempunyai mental, pengalaman dan kematangan dalam berkendara. Jangan disamakan dengan membawa mobil di Jakarta yang bisa seenaknya tiba-tiba pindah jalur dan berhenti mendadak.

Rotasi pengendara yang selalu kami lakukan ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik supir utama, karena jarak yang jauh dari Jakarta ke Malang (kurang lebih 900km). Dan ternyata berdasarkan teori, maksimal kita hanya diperbolehkan menyetir selama 4 jam untuk menjaga konsentrasi pengemudi.

Kementerian Kesehatan Ngobrol Bareng Blogger di RPTRA Kalijodo, juga dihadiri oleh Dinas Kesehatan DKI
formasi ini saya dapat saat hadir di acara Kementerian Kesehatan Ngobrol bareng Blogger membahas Mudik Sehat di RPTRA KaliJodo.
Selain istirahat, peregangan ringan juga diperlukan agar badan kita tidak kaku.
 
Untuk persiapan lebaran tahun ini, Kementerian Kesehatan sudah berkordinasi dengan Departemen Perhubungan, Kepolisian dan pihak terkait untuk menempatkan tenaga medis dibeberap jalur mudik yang diperkirakan menjadi titik rawan kesehatan.

Selain itu, Kementerian Kesehatan menginstruksikan pelayan kesehatan (puskesmas) setingkat kecamatan yang sudah dilengkapi fasilitas IGD untuk tetap buka selama 24 Jam dimusim libur lebaran tahun ini. Dan untuk puskesmas ditingkat kelurahan hanya libur di hari pertama dan hari kedua Idul Fitri.

Kementerian Kesehatan pun menyediakan layanan darurat 119 untuk masyarakat yang membutuhkan. Dan bagi pemegang kartu BPJS di ingatkan untuk membawa serta kartu dan fotokopi kartu keluarga. 
Mobil pelayanan informasi kesehatan milik Kementerian Kesehatan hadir di RPTRA Kalijodo saat bulan Ramadhan
Mengantisipasi saat di kampung halaman kita membutuhkan pelayanan kesehatan, fasilitas BPJS bisa kita gunakan. Karena kesehatan dan musibah tidak bisa kita tebak datangnya. Berharapnya sih, kita semua berangkat dalam keadaan sehat lalu sampai ke kampung tujuan dan kembali ke jakarta juga dalam keadaan sehat tanpa kurang satu apapun.

Saya punya sedikti saran bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi khususnya kendaraan roda empat berdasarkan pengalaman pribadi.

  • Periksa kesiapan kendaraan ; apalagi kendaraan itu sudah menjadi kendaraan operasional sehari-hari, karakter jalanan luar kota berbeda dengan dengan jalan ibukota. Minimal ganti oli dan tune-up ringan, ban, rem dan pembersih kaca atau wipper. Khusus Wipper terlihat sepele, tapi saat hujan datang bisa membawa celaka.
  • Jangan terlalu memaksakan membawa barang berlebih di atap mobil. karena gaya gravitasi mempengaruhi saat melakukan pengereman. Saat mengerem mobil akan mengurangi kecepatannya lewat sistem pengereman di empat roda, tapi dengan adanya barang di atas yang terlalu berlebih justru akan membuat mobil susah berhenti atau dikendalikan.
  • Jangan paksakan kemampuan supir. Berbagi tugas dengan yang lain, disiplin untuk istirahat sejenak. Minimal saat waktu shalat wajib kita berhenti untuk beribadah dan sekedar melepas lelah. Allah itu maha sempurna karena sudah mendesign waktu istirahat untuk umatnya yang sedang mudik, jadi jangan disia-siakan.
  • Kalau tidak ada supir pengganti, navigator/pendamping supir sangat penting. Terlebih saat-saat di jam rawan mengantuk agar konsentrasi supir tetap terjaga.
  • Sabar, jangan terpancing kendaraan lain yang mendahului kita. jangan terburu-buru, yakinlah keluarga dikampung sudah siap menanti dengan senyum sumringah kapanpun kita sampai.
  • Jangan lupa untuk minum air putih minimal 1.5 liter selama perjalanan. Tidak usaha mengandalkan minuman suplemen pembangkit stamina karena membahayakan kesehatan kita kedepannya. Jika mengantuk istirahatlah, kopi tidak akan membantu.


Read More

Film Yang Wajib diTonton di Masa Libur Lebaran, InsyaAllah Sah

Jumat, 09 Juni 2017

25 komentar
InsyaAllah Sah, film yang terinspirasi dari novel karya Achi TM ini siap hadir untuk mengisi libur lebaran kita.

Jujur saya belum membaca novel InsyaAllah Sah yang bergenre komedi religi. Tapi dibagian akhir saya akan sedikit cerita mengenai sejarah novel ke 21 dari Achi TM ini.

Film InsyaAllah Sah akan tayang pada 22 Juni 2017 menjelang libur lebaran.

Nah melihat pemain, cameo dan sutradara serta penulis skenario yaitu Benni Setiawan saya berharap fim ini tidak hanya menghibur tapi juga berisi nilai yang akan menjadi bahan pelajaran untuk kita.

Pandji begitu totalitas saat hadir di Meet and Greet. Berdandan selama 1.5jam dan konsisten dengan karakter Kang Raka selama acara itu berlangsung, sunggu luar biasa

Dan hadir di meet and greet pemain dan penulis InysaAllah sah, saya makin yakin bahwa film yang berkategori untuk penonton remaja dan dewasa (13+) ini bisa membuat kita terpingkal.

Terlebih melihat akting Pandji yang di percaya sebagai pemeran utama di film ini bersama Titi Kamal. Lohh kok saya jadi sok tau akting Pandji di film ini, padahal filmya saja belum tayang.

Yeesss, saya beruntung bisa ketemu Pandji di kantor MD Pictures saat meet and greet. Dan semakin beruntung saat Pandji hadir dengan karakter Kang Raka di film ini.

Dengan rambut palsu lurus belah tengah, tahi lalat di dagu kiri, gigi palsu dan kemeja warna kuning menterengnya Pandji selalu berhasil membuat gelak tawa satu ruangan itu.

Tidak hanya penampilan fisik, tapi karakter dan gaya bahasa Pandji berubah menjadi Kang Raka, Karakter Pandji dalam film ini.

Bahkan Pandji tidak ingin dipanggil Pandji, saat ini dia adalah Kang Raka.

"Pandji lagi dugem" Ujar Kang Raka yang disambut gelak tawa yang hadir.

Premis Film InsyaAllah Sah menceritakan tentang orang yang melupakan janjinya pada tuhan. Dan ada orang lain yang berusaha mengingatkan janji yang sudah diucapkan.

Diceritakan, Titi Kamal yang memerankan karakter Silvi, perempuan metropolis yang gaya bicaranya selalu meledak-ledak terjebak di dalam lift bersama Kang Raka.

Kemudian Silvi bernazar atau berjanji jika bisa keluar dengan selamat maka dia akan berubah jadi orang yang lebih baik.

Sayangnya itu hanya janji sesaat, setelah berhasil keluar, Silvi dengan cepat melupakan janjinya.

Kang Raka, yang mendengar sendiri saat Silvi mengucap nazar tidak mau tinggal diam. Dia berusaha mengingatkan dengan berbagai cara.

Disinilah adegan lucu dalam film ini terjadi.

Film yang hampir 90% adalah komedi, harus menjadi pilihan kita semua. Karakter Kang Raka menarik perhatian saya, dengan logat sunda agak cadel, mungkin perpaduan Soleh Solihun dan AA Gym menjadi magnet tersendiri.

"Setiap penonton yang keluar dari bioskop pasti akan mempunyai adegan lucunya masing-masing pada film ini" Ujar Pandji.

Pandji juga optimis film yang penuh pesan positif tapi dikemas dengan komedi ini bisa diterima pecinta film Indonesia.

Sayang di acara meet and greet tersebut tidak hadir sutradara sekaligus penulis naskah Benni Setiawan. Saya suka film terakhir Benni Setiawan yaitu TOBA, dan saya berharap film ini pun bisa diterima masyarakat.

Sedikit tentang novel "InsyaAllah Sah". Novel ini hadir saat sang penulis sedang merasa tidak mood dalam menulis. Sampai akhirnya ketika Achi TM sang penulis, pulang bepergian dan tas miliknya yang berisi laptop tertinggal di bandara.

Achi TM langsung berbalik arah menuju bandara kembali untuk mencari tas laptop, sambil terus berharap tas laptopnya masih ada.

Nah di perjalan menuju bandara untuk mencari tas laptopnya inilah, Achi TM bernazar.

Jika tas laptopnya masih menjadi rejekinya, dia akan menulis novel religi. Nazar ini terucap karena Achi merasa berbuat tidak bersyukur dan menyia-nyiakan dengan talenta menulis yang sudah diberikan Allah.

Alhamdulillah tas laptop berasa isinya, terutama 4 potong rendang (entah kenapa rendang bisa ada ditas laptop) sudah diamankan pihak kemanan bandara. Dan menulislah Achi sampai akhirnya di hubungi pihak MD untuk membuat film dari Novel InsyaAllah Sah.
Read More

Souvenir Tentang Wisata Indonesia

Senin, 05 Juni 2017

4 komentar
Indonesia punya potensi wisata yang sangat luar biasa. Kita dikelilingi jajaran pegunungan yang indah, hutan hujan tropis yang mempunyai ragam satwa. Dan kita juga punya keindahan pantai dan kekayaan biota laut kelas dunia terhampar dari Sabang sampai Merauke.

Itu baru kekayaan alam. Belum kekayaan budaya tiap daerah di seluruh Indonesia yang penuh ragam. Kebudayaan yang punya ciri khas berbeda disetiap daerah yang mempunyai daya tarik masing-masing.





Potensi wisata yang besar ini harus kita promosikan terus, agar wisata kita makin dikenal sehingga orang makin tahu siapa Indonesia.

Pemerintah kini sudah mulai mempromosikan wisata Indonesia kedaratan eropa. Saya teringat cerita seorang kawan, profesinya adalah tourist guide.

Begitu terkejutnya dia, ketika melihat icon Wonderfull Indonesia menempel dibus tingkat yang wara-wiri di kota London, atau saat melihat billboard besar di kota paris yang isinya mempromosikan Indonesia. Ada rasa bangga ketika dinegara orang tercantum nama Indonesia disana.

Kalau pemerintah sudah mulai berusaha, kita sebagai tuan rumah harus bersiap menerima tamu.

Mungkin kalau berbicara infrastruktur, peraturan daerah dan mental rakyat Indonesia pembahasannya akan sangat panjang dan mendalam.

Yang mau saya bahas disini hanya masalah souvenir atau buah tangan. Memangnya kenapa dengan souvenir yang ada sekarang..?

Sebenarnya kita akan dengan mudah menemukan souvenir di tujuan wisata seluruh Indonesia, tapi kalau mau jujur, belum ada standard souvenir yang baku di Indonesia.

Souvenir di Indonesia sebagian besar pangsa pasarnya masih untuk wisatawan domestik, sehingga kurang memperhatikan kualitas dan design yang cenderung tidak berkembang.

Berangkat dari keresahan inilah GOESAR Tourist Souvenir (GTS) hadir. GTS ingin mendukung program pemerintah yang ingin membangkitkan kembali sektor wisata pada tahun 2017, dengan mengembangkan produk souvenir yang unik, berkelas dan kreatif.

Ini tentu inisiatif yang baik dan harus di apresiasi, terlebih lagi GTS mengedepankan kualitas souvenir agar tidak memalukan jika dijadikan buah tangan para turis mancanegara.

GTS akan memproduksi setidaknya 24 item souvenir berkualitas dengan kisaran harga 30.000 sampai 1.500.000. Macam souvenir itu diantaranya :
  • Bag luggage
  • Ceramic
  • Botol minuman
  • Kain (fabric)
  • Sendal (flip-flop)
  • Makanan
  • Pigura
  • Magnet kulkas
  • Cermin (hand mirror)
  • Kerajinan tangan
  • Topi
  • Kipas tangan
  • Perhiasan
  • Gantungan kunci
  • Sarung korek api
  • Lukisan
  • Pin
  • Toys
  • Ukiran
  • Patung
  • T'shirt
  • Payung
  • Asbak
  • Pembuka botol
Saya sempat membeli beberapa produk dari GTS, memang saat itu baru tersedia gantungan kunci dan magnet kulkas. Designnya pun baru ada dua daerah yaitu Sumatera Utara dan Belitung.

Penghuni baru kulkas kami.

Kedepannya akan ada dari daerah Jakarta, Wakatobi, Labuan Bajo, Menado, Toraja, Mandalika, Raja Ampat, Kepulauan Seribu dan Borobudur yang menjadi daerah wisata unggulan Indonesia.

Lalu apa bedanya gantungan kunci dan magnet kulkas produksi GTS dengan souvenir pada umumnya di Indonesia.

Gantungan kunci dan magnet kulkas dari GTS ini terbuat dari bahan semacam logam atau lebih tepatnya zinc alloy. Kalau kita pegang terasa berat dan kuat. 

Bahan zink alloy nampak kuat, ada dua titik magnet yang membuat semakin kencang saat menempel di pintu kulkas


Saya jadi teringat hadiah magnet kulkas dari negara tetangga yang sudah lebih dulu menempel dikulkas kami.

Dulu, saya cukup terkesima melihat souvenir itu, tapi begitu saya punya magnet kulkas dari GTS, lewat lah itu magnet kulkas berbentuk twin tower.

Secara bahan dan design, produksi anak bangsa ini lebih baik dengan harga yang bersaing, 30.000 untuk gantungan kunci dan 35.000 untuk magnet kulkas.

Nilai positif lainnya menurut saya adalah, disetiap packaging souvenir GTS selalu menyelipkan informasi mengenai tempat wisata dan keunikannya. 

Sehingga secara tidak langsung ikut mempromosikan daerah tersebut, atau minimal memancing perasaan ingin tahu bagi yang melihatnya.

Saya salah satu korbannya, ketika saya tertarik sekali dengan magnet kulkas berbentuk seperti topeng dengan tulisan besar "GORGA"  di bagian bawah.

Saya awalnya tidak tahu apa itu Gorga, yang ternyata merupakan motif pahat atau ukiran khas batak yang biasanya ada diluar rumah dan alat musik. Tambahan ilmu pengenalan budaya untuk saya.

Ada petunjuk atau informasi mengenai daerah wisata sekitar untuk mempermudah wisatawan mengeksplore tempat wisata lainnya


Untuk saat ini GTS sudah bekerjasama dengan beberapa toko dibandara, dan beberapa daerah wisata untuk pendistribusiannya.

Kalau ingin lebih mudah, kita juga bisa belanja online dan memilih ragam souvenir yang sudah tersedia melalui e-commerce GTS :
www.touristsouvenirindonesia.co.id

Semoga pariwisata kita akan semakin membaik sehingga meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar objek wisata.

Selain itu kita juga harus bisa menjaga lingkungan agar tetap asri sehingga terus menarik perhatian wisatawan untuk dikunjungi.

Karena kalau kita tidak menjaga, maka keindahan wisata tersebut tidak akan bertahan lama dan wisatawan enggan untuk berkunjung.
Kalau sudah begitu, semua akan merasakan kerugiannya.






Read More

Bancakan Khas Sunda Di Hotel Berbintang

Minggu, 04 Juni 2017

3 komentar
Bancakan, kalau denger istilah ini pikiran saya langsung menerawang ke negeri pasundan tanah kelahiran saya.

Ya, saya urang sunda, walau kemampuan bahasa sunda saya masih dibawah rata-rata. Kalau ada tes TOEFL bahasa sunda, sudah pasti saya tidak akan lulus.

Bancakan adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah khas dari wilayah sunda.


Wadahnya pun unik, beralaskan daun pisang memanjang tanpa batas dan sekat. Lalu di atasnya tersaji nasi dan macam-macam lauk pauk di atur sedemikian rupa secara merata dari ujung-keujung.

Tidak ketinggalan lalapan dari sayuran segar dan aneka sambal yang menggugah selera.

Setidaknya gambaran ini yang bisa saya ceritakan ketika menikmati menu Bancakan di Hotel Aston Marina Ancol.

Bancakan di hotel..? Emang ada menu Bancakan di hotel.

Ini yang ditawarkan oleh Hotel Aston Marina Ancol tidak hanya untuk para tamu yang menginap tapi juga bisa untuk semua yang ingin meraskan sensasi kuliner khas sunda.

Duduk bersama dengan sahabat sambil menikmati nasi, lauk pauk beralaskan daun pisang diselingi swnda gurau makin mengakrabkan kita semua

Bagi saya cukup ayam goreng khas dan tempe untuk menikmati menu khas dari ranah Sunda

Dengan harga 178.000/pax kita bisa menikmati hidangan lengkap bancakan berupa nasi putih/nasi liwet (sesuai permintaan) lauk-pauk, lalapan dan sambel. Juga disediakan air mineral freeflow.

Tradisi Bancakan mencerminkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, saling menghormati satu sama lain sekaligus mengakrabkan setiap orang yang terlibat dalam bancakan ini.

Nah yang menarik dari bancakan di hotel Aston Marina Ancol adalah lokasinya yang tidak biasa.

Tidak di dalam restoran seperti layaknya hotel bintang 4 lainnya, kita akan diajak untuk menikmati segarnya udara luar ruang saat menikmati menu bancakan di hotel Aston Marina Ancol.

Di lantai M2 hotel Aston Marina Ancol, memang ada space cukup luas dengan konsep outdoor yang hijau. Lantai yang di lapisi hijau rumput sintetis dan di kelilingi pohon menambah keteduhan di area ini.

Kebersamaan dan keakraban yang ditawarkan oleh Hotel Aston Marina Ancol dengan menu Bancakannya

Acara bancakan di hotel Aston Marina Ancol cocok untuk acara non formil penuh keakraban ataupun acara keluarga. Terlebih jika kita membawa sikecil, mereka bisa berlarian dan mengeksplore area ini karena memang di set-up layaknya taman nan hijau.

Mungkin kalau ada spot bermain untuk anak, pasti akan lebih berkesan buat keluarga yang ingin bancakan di hotel Aston Marina Ancol.

Untuk menikmati menu bancakan Hotel Aston Marina Ancol, kita harus reservasi terlebih dahulu. Karena menu ini bukan menu reguller, dan jika ingin reservasi bisa langsung menghubungi ke nomor 021-96837120
Read More

MPV Jadi Raja di Indonesia

Senin, 29 Mei 2017

70 komentar
Pangsa pasar mobil di Indonesia masih dikuasai oleh tipe MPV dengan total penjualan 44% pada semester pertama 2017, dan ini sangat sulit untuk digeser oleh tipe mobil lainnya.

Pasti sudah pernah mendengar “MPV”, kan? MPV itu adalah Multi Purpose Vehicle, atau kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah kendaraan yang mempunyai fungsi serbaguna. 
Kelebihan dari mobil tipe MPV adalah bisa membawa penumpang lebih banyak, biasanya 7 penumpang. Selain itu, kemampuan membawa barang dengan leluasa jadi kelebihan tambahan dari mobil tipe MPV.

Selain MPV, kita juga mengenal SUV atau Sport Utility Vehicle. Kendaraan ini perpaduan antara jenis sedan, station wagon, dan jeep. Mobil jenis ini memang diperuntukkan guna bisa melewati medan yang bervariasi. 

Ada juga City Car, mobil ini dari segi dimensi lebih kecil bila dibandingkan dengan dua tipe mobil di atas. Mobil jenis ini memang dirancang untuk untuk bergerak gesit di jalan-jalan kota besar. 
Dengan konsumsi bahan bakar yang irit, sebenarnya mobil ini bisa diajak menempuh perjalanan ke luar kota. Yang perlu dipertimbangkan adalah kenyaman bagi para penumpang.

City Car sempat mengganggu laju penjualan MPV karena harganya yang terjangkau, namun itu hanya tren sesaat.

Mengapa MPV Menjadi Raja di Indonesia

Di Amerika atau Eropa, jenis mobil yang paling digemari adalah tipe sedan atau pick-up dengan daya muat sedikit penumpang. Pilihan ini mungkin sesuai dengan karakter mereka yang mandiri dan lebih individual. Tidak mengherankan juga sih.

Orang Indonesia yang guyub dan merindukan silaturahmi, membuat MPV menjadi pilihan utama

Hal  berbeda dengan karakter orang Indonesia yang hangat, guyub, penuh kekeluargaan, dan mementingkan kebersamaan, yang secara tidak sadar membentuk sudut pandang tertentu dalam memilih kendaraan. 
Pilihannya jatuh pada kendaraan yang mempunyai ruang cukup leluasa untuk keluarga dan bisa maksimal dalam membawa barang. Tentu saja pilihan ini ada di mobil MPV.

Sejarah MPV di Indonesia sudah sangat panjang, setidaknya dimulai sejak tahun 1970-an saat untuk kali pertama MPV atau mobil penumpang masuk pasaran di Indonesia.

Saya pun jadi teringat kejadian yang sangat istimewa pada tahun 1996, saat Pakde (kakak dari ayah saya) mendapatkan rezeki dari hasil menjual sebidang tanah. Dari hasil tersebut, Pakde memutuskan untuk membeli mobil baru tipe MPV. 

Tentu saja pada masa itu, sebutan MPV masih belum terdengar familiar. Mobil baru di keluarga besar kami ini menjadi andalan, mulai dari kebutuhan harian sampai tidak terhitung sudah berapa kali pulang-pergi menempuh Jakarta-Malang, tempat lahir ayah dan Pakde saya.

Walau bisa menampung banyak penumpang, sayangnya dari segi kenyamanan tidak bisa dibilang oke, terutama dari segi suspensi atau peredam kejut yang agak keras.

Berawal dari kejadian istimewa di tahun 1996 itu pula yang membentuk cara pandang saya terhadap memilih tipe mobil yang saya butuhkan.

Untuk perjalanan jauh dengan muatan yang cukup banyak, City Car belum maksimal

Saya butuh mobil MPV, bukan hanya sebagai kendaraan untuk keluarga, tapi juga untuk menjalankan bisnis yang dimulai dari hobi saya. 

Saya suka dengan dunia visual, khususnya fotografi dan video, dan bersama beberapa rekan, saya sering mendapat projek di dalam maupun di luar kota. Dan hanya dengan mobil tipe MPV semua kebutuhan kami tentang transportasi terpenuhi. 

Jujur, untuk saat ini saya baru mampu memiliki kendaraan jenis City Car dengan tiga penumpang karena harganya yang terjangkau. Sayangnya dalam beberapa kesempatan kami harus mencari (pinjam/sewa) mobil dengan kapasitas yang lebih memadai dan juga nyaman dibawa berkendaraan dengan jarak yang jauh. Dan pilihan itu jatuh ke mobil tipe MPV.

Untuk membawa tim lebih dari 4 orang lengkap dengan peralatan audio video, saya butuh MPV agar bisa lebih nyaman dan aman.

Meskipun beberapa pecinta otomotif yang berpendapat bahwa pasar MPV akan cenderung turun, saya bukan saja tidak setuju, malah berpendapat terbalik. MPV akan menjadi tipe mobil yang tak tergantikan di Indonesia. Di luar negeri mungkin saja MPV jadi mobil kedua, tapi di Indonesia ceritanya akan berbeda.

Selama masih ada lebaran setiap tahunnya, MPV akan selalu jadi pilihan favorit keluarga di Indonesia. Coba saja kita perhatikan di kampung halaman masing-masing saat masa lebaran tiba, tipe mobil apa yang paling mendominasi di halaman-halaman rumah warga? Jawabannya pasti MPV!
Jangankan di kampung halaman, di jalanan Ibukota saja sudah jelas terlihat siapa yang menjadi raja jalanan.

Hhhmm jadi penasaran nih sama pendapat kalian semua setelah membaca tulisan ini. Kira-kira mobil MPV seperti apa yang mau kalian beli? Urutkan prioritas di bawah ini dalam memilih mobil MPV, lalu beri alasan singkat.

1. Luas dan nyaman
2. Reasonable price
3. Design yang menarik

Tulis di kolam komentar ya, jangan lupa follow IG @sattoraji DM ya buat di follback, tapi kalau yang saya kenal atau profil blogger, writter atau photographer pasti langsung saya follback. 

Read More

RUN4RARE Indonesia Rare Disorders Kebersamaan Yang Menguatkan

Minggu, 28 Mei 2017

33 komentar
Ratusan orang berkumpul di kawasan SCBD pada minggu pagi 30 April 2017 untuk memberi dukungan terhadap event #Run4Rare yang di gagas oleh IRD (Indonesia Rare Disorders).

Di pagi yang cerah itu, beberapa komunitas berkumpul,  mulai dari @IndoRunners komunitas fotografi dan tentunya @bloggercrony.

Empat perwakilan dari BloggerCrony hadir di acara ini, ada blogger enerjik kaka Denisse, blogger Kece mbak Zatta, blogger  tamvan mas bro Yogi dan saya tentunya.



Meeting point pagi itu ada di depan gedung equity tower, saya baru tahu ternyata di kawasan ini juga ditutup setiap hari minggu pagi untuk memberi kesempatan bagi yang ingin berolahraga.

Walau tidak full di tutup, setidaknya bjsa memberi suasana nyaman dan aman saat berolahraga.

Sekilas tentang Indonesia Rare Disorders, adalah komunitas bagi orang dengan kelainan langka atau juga orang tua yang anaknya butuh perhatian khusus.

Dikomunitas ini mereka bisa saling bertukar informasi, saling menguatkan dan menyatukan persepsi agar perhatian pemerintah lebih baik dan merubah pandangan di masyarakat.

Stigma yang timbul di masyarakat ketika melihat orang (anak) dengan kelainan langka langsung mempersepsikan kesalahannya terdahulu para orang tua dan pandangan negatif lainnya.

Rare Disorders adalah kelainan genetik langka. Disebut langka ketika ada 1 penderita diantara 2500 orang (1:2500)

Sebelum acara #Run4Rare dimulai,20 perwakilan pelari dari IndoRunners diberi kesempatan untuk lebih dekat dengan partner lari mereka.

Agar anak-anak dengan penyakit langka itu tidak kaget saat dibawa berlari bersama-sama. Yaa, orang tua tidak dijinkan untuk menemani anak-anaknya saat berlari.

20 anak dengan penyakit langka menunggu di 100meter menjelang finish, walau sebenarnya mereka tidak mengenal istilah titik finish. Karena bagi mereka ini adalah langkah awal untuk terus berkembang. Sementara itu 20 pelari sudah dilepas dari titik mulai.


Dan ternyata, anak-anak itu sangat menikmati. Banyak dari mereka yang tertawa lepas dan bahagia saat di dorong dalam stroller, di gendong dalam dekapan atau berlari beriringan dengan para pelari IndoRuners yang notabene adalah orang asing bagi mereka.

Mereka bahagia, karena mereka sadar tidak sendiri begitu juga dengan orangtua mereka yang hebat dan luar biasa.
Ketahuilah kalian tidak sendiri.


Khalid dan MAS


McCune-Albright Syndrome (MAS) merupakan kondisi genetis yang ditandai oleh kelainan pigmentasi kulit, penyakit tulang dan endokrin (hormon-sistem produksi). Penyakit tulang dapat menyebabkan kelemahan dan kelainan bentuk tulang pada kaki lengan dan tengkorak.

Namanya Ahmad Khalid Altair Alkautsar, umur 3 tahun. Dan tidak terasa 1 Tahun lalu awal kami bertemu di acara IRD. Saya masih ingat karena rumahnya tidak jauh dari tempat tinggal kami.

Dan kami bertemu kembali di acara #Run4Rare 2017.

Jagoan satu ini terlahir dengan MAS, dilihat dari fisiknya, Khalid mempunyai 6 jari di setiap tangan dan kakinya.

Senyumnya lepas saat diajak berfoto, bahkan saat diajak lari dalam stroller oleh om Oki dari IndoRunners, Khalid sangat menikmati.



Beruntung Khalid punya ayah, ibu dan kakak yang kuat dan sabar. Bahkan sang kakak sudah tahu jenis penyakit langka yang di derita khalid. Ya, kakanya yang mengejakan huruf demi huruf kepada saya, ketika kami bertemu di event #Run4Rare.

Semangat terus @IndonesiaRareDisorders terimakasih @IndoRunners dan terima kasih juga buat D'Cronys yang sudah support kegiatan #BloggerCare.

#BloggerCare adalah kegiatan di BloggerCrony yang bersifat sosial, blogger diajak untuk berkontribusi lewat tulisan dan media sosial tanpa pamrih untuk berbagi.

INDONESIA RARE DISORDERS
Website     : www.inarare.org
Instagram : @indonesiararedisorders

Credit all foto by @sattoraji




Read More

Bersihkan Masjid Bersihkan Perbuatan Sambut Ramadhan

Sabtu, 27 Mei 2017

6 komentar
Saat bangun dini hari tadi, mata saya langsung tertuju ke layar televisi yang sudah dinyalakan oleh separuh jiwaku (sok romantis).

Di layar jelas terlihat suasana kota Las Vegas dengan kerlap-kerlip lampu dan suasana glamournya. Tapi anehnya, backsound musiknya bukan lagu EDM (electronic dance music) tapi yang terdengar justru alunan musik dari timur tengah.


Penasaran, saya berhenti sejenak untuk tahu lebih lanjut, sayangnya acara yang membahas tentang keberadaan masjid di Sin City (kota dosa) Las Vegas sudah memasuki segmen terakhir dan saya hanya mendapat sedikit informasi.

Justru ini yang membuat saya makin penasaran, lalu browsinglah saya dengan key word "Masjd di Las Vegas". Dan luar biasa, informasi yang saya dapat dari dunia maya ini.

Ternyata perkembangan umat muslim di Las Vegas atau Amerikat Serikat pada umumnya sangat pesat.

Di Las Vegas sendiri sudah ada sembilan masjid yang terdeteksi oleh google tersebar di sekitar "kota dosa" tersebut.



Dan yang terbaru pada 2016 lalu, sebuah masjid kembali resmi berdiri di kota judi itu.

Masjid Ibrahim, Las Vegas. Dibangun oleh Sharaf Hassebulah (71th), muslimah Amerika Serikat yang mempunya bisnis properti.

Dengan dana 3juta US Dollar, dia mewujudkan mimpinya membangun sebuah masjid.

Terasa besar perjuangan dan cinta saudara-saudara kita di luar sana, yang tinggal dikawasan minoritas. Berbeda dengan kita di Indonesia yang diberikan kemudahan untuk beribadah, berkumpul bahkan membangun masjid atau musholla di sekitar tempat tinggal kita.

Tapi apakah cukup hanya dengan membangun masjid saja..?.

Ya membangun masjid sangat mulia dan mendapat pahala yang berlimpah. Tapi meramaikan dan menjaga masjid, saya yakini akan mendapat balasan yang setimpal.

Dari frase 'menjaga masjid' ini, program dari Unilever tentang "Bersih-Bersih 1001 Masjid" menjadi pengingat bagi kita semua.


Di program ini Unilever ingin berbagi dan membangkitkan semangat kebersamaan, bahwa membersihkan masjid tidak hanya tugas dari marbot. Tapi kebersihan masjid juga tanggung jawab kita.

Kalau kebersihan itu sebagian daripada Iman, maka membersihkan dan menjaga kebersihan masjid adalah sebuah kewajiban.

Acara yang berlangsung di Masjid Raya Sunda Kelapa ini, dihadiri pula oleh Wakil Presiden Bp. Jusuf Kalla sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia.

Unilever bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia memilih 1001 masjid di 11 propinsi dan 33 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Dan 131 masjid diantaranya berada di wilayah Jakarta.

Unilever juga mensupport semua alat kebersihan yang dibutuhkan untuk program bersih-bersih 1001 masjid ini. Tidak hanya peralatan, tapi juga sukarelawan yang paham bagaimana menggunakan alat ataupun penggunaan yang tepat cairan kebersihan yang diproduksi Unilever sesuai dengan peruntukannya.

Memang jumlah 1001 masjid untuk ukuran Indonesia masih terbilang kecil, bahkan jika kita bandingkan saja dengan Jakarta yang mempunyai 3000 masjid, angka 1001 masjid belum ada setengahnya.

Tapi setidaknya ini bisa menjadi pemicu, bahwa membersihkan masjid atau tempat ibadah serta secara sadar menjaga kebersihan masjid adalah sesuatu yang tidak bisa di tawar.



Saya teringat perjalanan pulang kampung saya waktu lebaran tahun lalu. Kebetulan kami sekeluarga menggunakan kendaraan pribadi, dan seperti pada umumnya jika kami ingin istirahat yang kami cari adalah pom bensin atau masjid terdekat.

Permasalahannya, ketika kita ketemu masjid dan beristirahat, kita lupa menjaga kebersihan lingkungan masjid.

Sampah berserakan dimana-mana, padahal jelas di dekat mereka ada tempat sampah. Saya sempat bertanya kepada marbot masjid setempat, ternyata kebiasaan ini sudah berlangsung terus menerus.

"Kebanyakan mereka meninggalkan sampah berserakan setelah meninggalkan masjid" ujar si marbot.

Mungkin para pemudik itu berfikiran sudah ada marbot yang menjaga kebersihan masjid dan mungkin para pemudik itu merasa sudah berkontribusi cukup dengan memasukkan sebagian hartanya kedalam kotak infaq.

Yukk jaga kebersihan masjid, karena kebersihan sebagian dari pada iman apalagi menjaga kebersihan masjid.

Agar lebih tahu mengenai info "Bersih-Bersih 1001 Masjid" atau info seputar Ramadhan, bisa akses ke www.1001inspirasiramadhan.com
Read More